19 April 2026
Beranda blog Halaman 40241

Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Melambat Karena Ada Beberapa Faktor

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2014 tumbuh sebesar 5,1 persen. Angka tersebut lebih rendah dari asumsi pertumbuhan ekonomi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 yang sebesar 5,5 persen.
“Dari asumsi di APBN-P, pertumbuhan kita paling tinggi 5,1 persen,” ujar Bambang di kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (5/1).
Dikatakan Bambang bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di luar target APBN-P karena beberapa hal seperti kinerja ekspor yang menurun karena melemahnya permintaan dunia, serta turunnya harga komoditas di pasar internasional. 
Selain itu, dampak kenaikan harga BBM pada November lalu juga ikut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta melemahnya nilai tukar Rupiah akibat menguatnya Dolar AS.
“Kalau mengenai pertumbuhan kia tidak bisa diprediksi persis karena ada ketidakpastian (uncertainty),” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Masyarakat Diminta Laporkan Penjual Miras Oplosan ke Polisi

Jakarta, Aktual.co —Polda Metro Jaya berharap masyarakat melapor bila ditemukan ada toko kecil atau kelontongan yang menjual minuman keras oplosan. Sebelum jatuh korban jiwa akibat menenggak miras oplosan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto, mengakui selama ini keberadaan sejumlah toko kecil yang menjual minuman keras oplosan memang sulit terpantau petugas.
Karena itu pihaknya berupaya meningkatkan peran Babinkamtibmas untuk menjaga lingkungan masyarakat. 
Dituturkan Rikwanto, penyebab banyaknya nyawa yang melayang akibat konsumsi miras oplosan lantaran pembeli menambahkan kandungan losion nyamuk, spirtus, serta belerang korek api. “Agar efeknya cepat mabuk namun justru mengakibatkan kematian,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Masyarakat Diminta Laporkan Penjual Minuman Oplosan

Jakarta, Aktual.co — Petugas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) berharap masyarakat melaporkan toko kecil atau kelontongan yang menjual minuman keras oplosan.
“Masyarakat harus melaporkan sebelum ada korban tewas,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Jakarta, Senin (5/1).
Rikwanto menuturkan Polda Metro Jaya berupaya meningkatkan peran Babinkamtibmas untuk menjaga lingkungan masyarakat.
Rikwanto mengakui selama ini sejumlah toko kecil menjual minuman keras oplosan tanpa terpantau petugas.
Rikwanto mengungkapkan minuman oplosan itu mengandung alkohol, air dan perasa, namun pembeli menambahkan kandungan losion nyamuk, spirtus, serta belerang korek api.
“Agar efeknya cepat mabuk namun justru mengakibatkan kematian,” ujar Rikwanto.
Sebelumnya, seorang warga Sukatani Cimanggis Depok Jawa Barat Ahmad Jarkasih tewas diduga akibat menenggak minuman keras oplosan pada Rabu (31/12).
Selain Jarkasih, seorang korban lainnya Ferry mengalami kritis akibat mengkonsumsi minuman keras palsu itu saat perayaan malam tahun baru.
Kejadian tersebut meresahkan warga sekitar karena sejumlah warung kelontongan menjajakan minuman keras oplosan yang mematikan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Tim Sembilan Siap Berdialog dengan PSSI

Jakarta, Aktual.co — Tim Sembilan bentukan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) siap melakukan dialog dengan PSSI, guna menyikapi permasalahan sepakbola Indonesia saat ini.

Langkah yang diambil oleh Tim Sembilan yang dikoordinatori oleh mantan Wakapolri Oegroseno bukan tanpa alasan, karena ingin bekerja cepat sesuai dengan tugas yang ada. Apalagi waktu yang disiapkan cukup singkat.

“Kami ingin semuanya terbuka dengan apa yang terjadi pada sepak bola kita. Kami siap berdialog dengan PSSI,” kata Oegroseno usai rapat perdana Tim Sembilan di Kantor Kemenpora Jakarta, Senin (5/1).

Selain melakukan dialog dengan PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia, Tim Sembilan yang berasal dari latar belakang sosiolog, pengamat olahraga, penegak hukum hingga mantan pemain ini juga akan melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya.

Sesuai dengan rencana, Tim Sembilan juga akan melakukan koordinasi dengan induk organisasi olahraga Indonesia yaitu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

“Tim sudah berencana memanggil PSSI paling cepat pekan depan,” kata anggota Tim Sembilan yang juga Deputi V Kemenpora, Gatot Dewa Broto usai pertemuan.

Selain memanggil PSSI untuk melakukan dialog serta melakukan koordinasi dengan KONI dan KOI, Tim Sembilan juga berencana mengundang pihak-pihak lain yang pernah terlibat dengan pengembangan persepakbolaan nasional.

Gatot menambahkan, guna mencari masukan dan informasi, pihaknya juga sudah mengirimkan surat ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk meminta izin dan menjembatani Tim Sembilan untuk bertemu pihak FIFA di Swiss.

Sementara itu anggota Tim Sembilan lainnya yaitu Imam Prasodjo mengatakan, pihaknya tidak akan membicarakan masalah teknis, namun memberikan masukan untuk kebaikan olahraga Indonesia.

“Kami saat ini fokus dalam pembentukan character building (membangun karakter) untuk sepakbola dan olahraga di Indonesia. Sportifitas dan kejujuran harus ditata sebaik mungkin untuk kebanggaan sepakbola Indonesia,” kata pria yang juga sosiolog itu.

Tim Sembilan dibentuk atas respon belum maksimalnya prestasi sepak bola Indonesia. Hanya saja, keberadaan tim tersebut ditentang oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI. Melalui Koordinator Forum Asprov, Gusti Randa bahkan melayangkan mosi tidak percaya kepada Menpora Imam Nahrawi.

Artikel ini ditulis oleh:

Cak Lontong Singgung Dualisme Partai di Harlah PPP,

Jakarta, Aktual.co — Komedian Lis Hartono atau biasa dikenal Cak Lontong mengisi acara ‘stand up comedy’ dalam acara Harlah ke 42 PPP, di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Senin (5/1).
Dalam acara itu, Cak Lontong sempat menyinggung ikhwal konflik dualisme yang terjadi di partai berlambang ka’bah itu, dari soal tandingan hingga menyentil mantan Ketua PPP Suryadharma Ali (SDA).
“Bicara soal tema (acara ini) ‘konsolidasi dan regenerasi’ itu berbicara dan bergantung pada SDM nya, dan bukan bergantung pada SDA,” kata Cak Lontong dengan khas komedinya, di acara Harlah ke 42 PPP, di Jakarta, Senin (5/1).
Yang disambut tawa oleh kader PPP maupun tamu yang hadir dalam acara tersebut.
Cak Lontong pun melanjutkan candaannya itu, dengan mengcoba mengklarifikasi bahwa ‘SDA’ yang dimaksudnya adalah sumber daya alam.
“Ini saya sebut SDA itu sumber daya alam. Ini jangan difikirkan kemana-mana loh ya,” ucap dia kepada para tamu Harlah PPP.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Andy Abdul Hamid

Cuaca Ekstrem, Pendakian ke Puncak Semeru Ditutup

Lumajang, Aktual.co — Otoritas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara aktivitas pendakian ke puncak Gunung Semeru sejak Senin, 5 Januari 2015. 
“Cuaca ekstrem yang menjadi alasan penutupan pendakian,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Hendro Wahyono, Senin (5/1).
Menurut Hendro, BPBD Kabupaten Lumajang telah mengkonfirmasi ihwal penutupan itu kepada Balai Besar TNBTS. Sebab, saat cuaca buruk, di puncak gunung api dengan ketinggian 2676 meter di atas permukaan laut itu sering terjadi badai. Cuaca ekstrem berlangsung selama Januari hingga Februari.
Hendro belum bisa memastikan hingga kapan penutupan dilakukan. Dia juga membantah penutupan itu berkaitan dengan guguran material vulkanis dari puncak gunung itu. Menurut dia, status Gunung Semeru saat ini tetap pada level waspada.
Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari membenarkan ihwal penutupan aktivitas pendakian ke puncak Semeru yang mulai berlaku sejak hari ini Senin, 5 Januari 2015. “Iya, benar ditutup,” katanya kepada wartawan.
Ayu mengatakan penutupan pendakian tersebut dilakukan untuk pemulihan ekosistem, dan penutupan berlaku hingga akhir Maret 2015 mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain