17 April 2026
Beranda blog Halaman 40263

Area Pencarian AirAsia QZ8501 Diperluas

Jakarta, Aktual.co — Proses pencarian pesawat dan korban AirAsia QZ8501 diperluas, karena perhitungan arus laut yang kencang.
Hal ini dikatakan oleh Komandan Lanud Iskandar PangkalanBun, Jhonson Simatupang. Menurutnya, pada pencarian sebelumnya luas pencarian sejauh 90×270 nautical mile.
Perluasan pencarian terkait posisi korban atau puing pesawat yang bergeser karena arus.
“Penambahan pesawat belum ada, hanya pesawat yang ada dimaksimalkan untuk penerbangan,” kata dia, Senin (5/1).

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus Penolakan Penguburan Bayi Rumania, Hubungan Prancis-Rumania Renggang

Jakarta, Aktual.co — Lembaga Hak Asasi Manusia (HAM) Prancis terkejut dengan penolakan Wali Kota Champlan terhadap kasus penguburan bayi keturunan Rumania.

Channel NewsAsia melaporkan, Senin (5/1), Jacques Toubon, Komisioner yang juga merangkap sebagai ketua tim penyelidik setempat mengatakan, bahwa penolakan ini mengakibatkan hubungan bilateral antara Prancis dan Rumania menjadi renggang.

“Penolakan penguburan bayi ini dapat memicu ketegangan kembali Prancis dan Eropa Timur,” kata Toubon.

Sementara itu, Wali Kota Champlan, Christian Leclerc menegaskan, tidak ada penolakan terhadap penguburan bayi keturunan Rumania di wilayah tersebut.

“Sudah ada pertimbangan dalam pemahaman ini. Dan, tidak ada penolakan,” cetusnya.

Menanggapi perihal isu tersebut, Perdana Menteri (PM) Prancis Manuel Valls melalui akun Twitter-nya menuturkan, bahwa ‎menolak penguburan bayi di Prancis, sama sama menghina ‘Negeri Menara Pisa’ tersebut.  (Laporan: Sukardjito)

Artikel ini ditulis oleh:

Longsor di Sukabumi, 26 Rumah Rusak

Jakarta, Aktual.co —Sebanyak 26 rumah rusak diterjang longsor di Kampung Linggamanik, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (4/1) kemarin.
Tapi, karena warga sudah bersiap dengan terjadinya longsor, mereka sudah lebih dulu mengungsi. Alhasil, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Namun puluhan rumah rusak. Dengan rincian sembilan rusak berat dan 19 rusak ringan. Tapi, data ini masih sementara dan bisa saja berubah,” kata Camat Bantargadung, Asep Suhenda di Sukabumi, Senin (5/1).
Dijelaskan dia, bencana yang terjadi di RT/RW 04, Desa/ Kecamatan Bantargadung ini disebabkan oleh tingginya curah hujan. Sehingga tebing tanah di belakang rumah warga longsor. Dan menimbun tujuh rumah warga. 
Sekitar 30 jiwa dilaporkan mengungsi. Untuk antisipasi longsor susulan, warga dihimbau jangan dulu kembali ke rumah. Untuk menjaga keamanan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan petugas keamanan baik TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja yang membantu bersihkan puing-puing.
Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang rusak. Pihaknya juga sudah menyiapkan bantuan makanan siap saji kepada warga yang mengungsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Lima Pelaku Pemerkosaan di India Ditangkap Polisi

Jakarta, Aktual.co — Pihak kepolisian menyebutkan lima orang ditangkap di India dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang turis Jepang.
Para tersangka laki-laki yang diduga beroperasi sebagai geng itu, menargetkan wisatawan perempuan asal Jepang.
Menurut pihak kepolisian, korban berusia 22 tahun dari Saitama, Jepang, didekati pada tanggal 20 November 2014 oleh seorang pria yang fasih berbicara Jepang, dan meyakinkannya untuk memandu bersama seorang teman lain.
Dua tersangka ditangkap dari dekat pusat ziarah Buddha Gaya di negara tetangga, negara bagian Bihar, dan didakwa melakukan perkosaan. Tiga orang lainnya ditangkap karena konspirasi kriminal. Penangkapan itu dilakukan pada 1 Januari.
“Korban bekerja sama dengan kami dalam penyelidikan kami,” katanya, seperti dilansir dari CNN.
Korban mengatakan kepada polisi bahwa dia juga telah dipaksa untuk mengambil uang dari rekening bank, selain itu juga menarik uang menggunakan kartu ATM.
Informasi Pertama Laporan berfokus pada pemerasan dan pencurian sejumlah 76.000 rupee ($ 1.200) selama beberapa insiden. Tuduhan itu kemudian diubah ke tindakan perkosaan.
Kekerasan seksual adalah masalah tertinggi di India, terutama setelah perkosaan mahasiswa di bus di New Delhi pada tahun 2012. Sejak itu, seorang turis Swiss juga mengalami hal yang sama saat liburan di India, serta kasus layanan taksi Uber dilarang di ibukota India setelah sopir dituduh memperkosa seorang penumpang wanita.

Artikel ini ditulis oleh:

Adian Napitupulu: Film ‘Di Balik 98’ Jangan Mencuci Orba

Jakarta, Aktual.co — Adian Napitupulu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, cemas film Di Balik 98 karya sutradara Lukman Sardi menjadi alat untuk mencuci dosa sejarah Orde Baru. “Saya berharap agar film itu tidak menjadi tempat cuci tangan Orde Baru,” kata Adian.

Adian berharap film Di Balik 98 tidak mencuci Orde Baru dari serangkaian kekerasan dan kekejaman dalam proses sejarah. Kekhawatiran Adian bermula dari kabar yang ia dengar bahwa bekas Panglima TNI Wiranto menjadi penyandang dana film ini. Wiranto kini menjadi Ketua Umum Partai Hanura, anggota koalisi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Film yang menceritakan salah satu peristiwa besar dalam sejarah Indonesia ini melibatkan beberapa aktris dan aktor, seperti Chelsea Islan, Boy William, Alya Rohali, Fauzi Baadilla, dan Donny Alamsyah. Rencananya, film ini pun akan dirilis pada 15 Januari 2015. “Peluncuran film ini bertepatan dengan malapetaka 1974, bukan pada bulan Mei yang identik dengan bulan pergerakan 1998,” kata Adian.

Sebelumnya, Lukman Sardi menjanjikan film Di Balik 98 ini menceritakan jatuhnya Orde Baru. Di antaranya peristiwa demonstrasi mahasiswa, penculikan aktivis, dan kerusuhan Mei 1998. Aktor papan atas itu menilai peristiwa Mei 1998 merupakan momen bersejarah yang sangat penting bagi Indonesia, walaupun sebenarnya masih sensitif bagi sebagian kalangan.

Garuda Indonesia Raih Pinjaman Rp1,37 Triliun

Jakarta, Aktual.co — PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) meraih pinjaman kredit modal kerja dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) senilai total Rp1,37 triliun. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Keuangan Risiko & Teknologi Informasi Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra

“Fasilitas tersebut terdiri dari kredit modal kerja impor (KMKI) atau penangguhan jaminan impor (PJI) senilai maksimum Rp1 triliun,” kata Askhara kepada wartawan, Minggu (4/1).

Kemudian, kata dia, senilai maksimum US$30 juta atau setara dengan Rp375 miliar sebagai fasilitas kredit KMKI/PJI/irrevocable standby loan (SLBC).

“Fasilitas pinjaman jangka pendek semua, untuk working capital, serta membeli minyak dari Pertamina,” ujarnya.

Berdasarkan keterbukaan informasi di PT Bursa Efek Indonesia, pemberian pinjaman tersebut merupakan transaksi afiliasi antar perusahaan BUMN tersebut. Di mana,  Garuda dikenakan bunga sebesar 11% per tahun untuk pinjaman dalam bentuk rupiah yang dimanfaatkan untuk KMKI, sementara 8,5% per tahun untuk PJI. Serta suku bunga sebesar 6% per tahun untuk pinjaman dalam mata uang dolar yang dimanfaatkan untuk KMKI, dan 2,25% per tahun untuk PJI.

Askhara melanjutkan, pihaknya masih menunggu izin dari Bank Indonesia (BI) atas rencana emisi obligasi global senilai US$500 juta yang akan diterbitkan kuartal I/2015. Manajemen telah mengajukan izin pinjaman komersial luar negeri (PKLN) kepada BI sejak akhir tahun lalu. Perseroan juga telah menunjuk penjamin pelaksana emisi atau underwriter yakni DBS Bank Singapura dan Standard Chartered Bank.

“Izin masih belum keluar dari BI dan BUMN,” imbuhnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain