17 April 2026
Beranda blog Halaman 40268

Basarnas Duga Banyak Jenazah Terjebak di Badan Pesawat AirAsia

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo, menduga banyak jenazah yang masih terjebak di dalam badan pesawat, mengingat hasil temuan jenazah korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 terus berkurang.
“Dari hari ke hari, korban mulai makin sedikit ditemukan. Saya masih punya prediksi apabila nanti ini memang lokasi bagian besar pesawat yang kita duga, saya masih punya harapan saudara-saudara kita masih ada yang berada dalam badan pesawat, di dasar laut. Kita akan mati-matian akan melakukan pencarian body pesawat,” kata Kepala Basarnas saat jumpa pers di kantornya, di Kemayoran, Jakarta, Minggu (4/1) malam.
Soelistyo mengatakan sebagian besar puing dan jenazah ditemukan di area prioritas, dekat Teluk Kumai. Pencarian akan tetap difokuskan di area tersebut.
Meski fokus di area prioritas, Soelistyo menerangkan Basarnas juga memperluas area pencarian ke wilayah timur, di sekitar selat Karimata, Kalimantan Tengah. Keputusan perluasan wilayah diambil setelah membuat perhitungan dengan aplikasi Search and Rescue Mapping.
“Kita merencanakan segala sesuatunya ini memakai satu perhitungan yang sudah baku, kita tambah dengan evaluasi kita hari perhari,” ujarnya.
Hingga saat ini 34 jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 sudah berhasil dievakuasi.
“Sampai detik ini jumlah jenazah yang sudah dikonfirmasi 34 jenazah yang semuanya sudah berada di Surabaya,” kata Soelistyo.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

2015, Pemkot Bekasi Fokus Macet dan Banjir

Jakarta, Aktual.co — Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan persoalan kemacetan dan banjir di wilayah setempat merupakan “pekerjaan rumah” (PR) yang harus diselesaikan pada 2015.
“Pada tahun ini kita akan fokus pada pengentasan 49 titik banjir, dan 19 titik kemacetan di Kota Bekasi yang pada 2014 belum sepenuhnya kita kerjakan,” katanya di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (4/1). 
Menurut dia, penyelesaian titik banjir pada 2014 dilakukan dengan cara pembuatan sodetan sungai menuju kanal banjir timur (KBT), perbaikan saluran air, hingga pembebasan lahan untuk pembuatan tandon air di sejumlah kawasan banjir.
Ada sedikitnya tiga proyek pengentasan banjir yang perlu dimaksimalkan pada 2015.
Proyek itu di antaranya pembuatan tandon air di Perumahan Dosen IKIP, Pengasinan, dan sejumlah kawasan di Kecamatan Bekasi Barat.
“Pembebasan lahan sudah kita lakukan pada 2014 lalu, Masing-masig tandon memiliki luas lahan 1 heltare sampai 2 hektare,” katanya.
Sedangkan upaya penanggulangan titik kemacetan dilakukan pihaknya dengan cara penerapan rekayasa lalu lintas, operasional armada pengangkut massal, hingga pembuatan jalan alternatif.
Pihaknya mengklaim telah mengurai kemacetan di lima titik pada 2014, di antaranya di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di simpang Tol Bekasi Barat I, Kecamatan Bekasi Selatan.
“Penanggulangannya kita lakukan dengan pembangunan pintu selatan (Ramp Tol Bekasi III) Kalimalang, untuk membagi beban transportasi dalam tol,” katanya.
Selain itu, Pemkot Bekasi juga membangun jalan sisi Kalimalang, sehingga kendaraan yang keluar tol tidak seluruhnya menumpuk di Jalan Ahmad Yani.
Titik selanjutnya ada di sekitar kawasan Telukbuyung, Bekasi Timur, tepatnya di sekitar Jalan Perjuangan.
“Kita membangunan jalan sisi barat Perjuangan mulai dari simpang PDAM Tirta Patriot hingga Universitas Bhayangkara,” katanya.
Jalan tersebut, kata dia, mengurai kemacetan di sekitar Jalan Perjuangan dan sekitar Stasiun Kota Bekasi.
Titik berikutnya di Simpang Sumir, Kecamatan Pondokgede dengan cara memperlebar badan jalan.
Penanggulan macet juga dilakukan pihaknya di Jalan Komsen, Jatiasih dengan cara pembebasan lahan milik warga, sehingga kanan dan kiri jalan sudah berfungsi optimal.
Sementara titik terakhir ada di Jalan Djoyomartono, simpang Tol Bekasi Timur dengan pelebaran jalan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Presiden Jokowi Perintahkan Kapal Riset Cari Pesawat AirAsia

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto mengatakan keikutsertaan kapal riset Baruna Jaya 1 (BJ1) mencari pesawat Air Asia QZ8501 merupakan perintah dari Presiden Joko Widodo.
Unggul saat mengunjungi Puskodal Operasi KR Baruna Jaya BPPT di Jakarta, Minggu (4/1), mengatakan, keikutsertaan kapal BJ1 langsung atas perintah Presiden Joko Widodo.
“Selain itu ekspedisi BJ1 ini juga sebagai bentuk partisipasi BPPT dalam memberikan solusi teknologi, dan investigasi mengenai lokasi jatuhnya pesawat Air Asia,” katanya.
Kapal riset BJ1, ia mengatakan, merupakan sebuah wahana yang bisa digunakan untuk bermacam keperluan, mencari objek bawah laut seperti kapal dan pesawat tenggelam. Selain itu, bisa membantu pemasangan alat deteksi tsunami hingga untuk survei potensi kekayaan alam di dasar laut.
“Sebenarnya fungsinya banyak tergantung alat yang dimiliki dan misi yang diemban,” ujar dia.
Keunggulan Kapal Baruna Jaya, menurut dia, terletak pada peralatan yang dimiliki seperti multibeam echo sounder yang dapat mendeteksi benda di bawah laut. Selain itu, terdapat sonar untuk memastikan, dan magnetoneter untuk membedakan antara logam atau gundukan biasa.
“Pada ekspedisi ini Baruna Jaya bekerja sama dengan perusahaan swasta yang memiliki ROV (remotely operated vehicle–red) untuk membantu memastikan prediksi posisi badan pesawat Air Asia,” ujar dia.
Sebelumnya, kapal riset Baruna Jaya membantu operasi SAR mengidentifikasi lokasi reruntuhan Jembatan Kutai Kertanegara yang ambruk, mencari Kapal Feri Bahuga yang tertabrak tangker, serta membantu pencarian Pesawat Adam Air di Selat Makassar di kedalaman 2.000 meter di dasar laut.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Dokter Ahli Jiwa Dampingi Keluarga Korban AirAsia

Jakarta, Aktual.co —  Sejumlah dokter ahli jiwa mendampingi keluarga korban AirAsia QZ 8501 di Crisis Centre Mapolda Jawa Timur untuk membantu menguatkan mental akibat insiden kecelakaan pesawat tersebut.
“Keluarga korban dihinggapi kesedihan luar biasa sehingga dibutuhkan mental yang benar-benar kuat,” ujar Humas Perhimpunan Dokter Spesialis Kejiwaan Indonesia (PDSKI) Cabang Surabaya, dr Hendro Riyanto, Minggu (4/1)
Menurut dia, secara kasat mata kelihatannya dari luar kondisinya tenang, padahal di dalam hatinya sangat sedih.
Selain itu, lanjut dia, menghadapi kejiwaan dalam kondisi seperti ini tidak mudah dan harus selalu dikuatkan.
“Kondisi kejiwaan inilah yang menjadi fokus penanganan dan pendampingan,” kata Direktur Utama RS Jiwa Menur Surabaya tersebut.
Pendampingan trauma, lanjut dia, tidak hanya berlangsung singkat, namun bisa berlangsung hingga bulanan, bahkan tahunan.
“Keluarga harus sering komunikasi dengan pendamping. Kami siap membantu pendampingan,” katanya.
Setiap hari di posko, setiap hari ada empat ahli jiwa yang mendampingi keluarga korban jatuhnya pesawat rute Surabaya ke Singapura tersebut.
Hingga hari ke delapan pencarian, terdapat 9 dari 34 jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara yang sudah teridentifikasi dan diserahkan keluarganya masing-masing.
Jenazah pertama yakni Hayati Lutfiah Hamid, kemudian Grayson Herbert Linaksita, Kevin Alexander Soetjipto, Khairunnisa Haidar Fauzi, Hendra Gunawan Sawal, Themeiji Tejakusuma, Wismoyo Ari Prambudi, J Stephanie Gunawan serta Juanita Limantara.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Meski BBM Turun, Harga Kebutuhan Pokok di Aceh Masih Melambung

Banda Aceh, Aktual.co — Meski pemerintah telah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), namun harga jual kebutuhan pokok masih melambung di sejumlah pasar tradisional Provinsi Aceh.
 Informasi yang diterima Aktual.co, Minggu (4/1) menyebutkan hanya harga cabai merah yang mulai turun dari harga sebelumnya Rp 70.000 per kilogram kini menjadi Rp 60.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai hijau masih tetap Rp 30.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp 11.000 per kilogram, bawang merah Rp 30.000 per kilogram dan bawang bombai Rp 20.000 per kilogram.
 Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Muslim (LPKM) Aceh, Syahrial menyebutkan pihaknya meminta pemerintah kabupaten/kota melakukan operasi pasar untuk menertibkan harga jual kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu, sambung Syahrial tarif angkutan umum juga masih tetap sama ketika pemerintah menaikkan harga BBM. 
“Seharusnya kebutuhan pokok dan tarif angkutan itu sudah bisa diturunkan sedikit. Meski pun memang tak bisa diturunkan secara drastis. Namun, penurunan harga jual kebutuhan pokok dan tarif angkutan tentu sangat diharapkan masyarakat,” terang Syahrial.
 Dia meminta, pemerintah kabupaten/kota di Aceh merespon keputusan penurunan harga BBM itu dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional. Sehingga, mengetahui harga rill kebutuhan pokok di pasar.
 “Pemerintah kabupaten/kota di Aceh harus cepat tanggap soal kebutuhan pokok. Karena, itu kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Revisi Statuta, Anggota PSSI Susut Jadi 105

Jakarta, Aktual.co — Revisi Statuta merupakan salah satu agenda pembahasan pada Kongres Tahunan (KT) PSSI 2015 di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (4/1). Statuta PSSI Pasal 23 tentang “Delegate and Votes”.
Dari perubahan Pasal 23, terdapat pengurangan anggota delegasi PSSI yakni yang awalnya 108 anggota menjadi 105 anggota. Hasil itu didapat dari pengurangan klub Amatir.
“Kompetisi Divisi Satu (D1) dihapuskan. Klub D1 akan digabung dengan klub-klub D2 dan D3. Ketiganya itu dikumpulkan dalam satu kompetisi,” papar Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono.
Adapun rincian keanggotaan PSSI mulai 2015 adalah 18 klub Indonesia Super League (ISl), 16 klub Divisi Utama (DU), 32 klub Amatir, 34 Asosiasi Provinsi (Asprov) dan lima Asosiasi lain.
Perubahan statuta lainnya yang dipaparkan dalam kongres yang dihadiri terdapat pada poin Asprov. Dikatakan Jokdri (sapaan Joko Driyono), pada revisi tersebut terjadi perluasan kewenangan PSSI Provinsi dan Kota.
“Perubahan itu membuat kekuasaan Asprov semakin kuat. Jadi, harus ada statuta tersendiri,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain