17 April 2026
Beranda blog Halaman 40476

Tentara Pakistan dan India Lakukan Aksi Baku Tembak

Jakarta, Aktual.co — Tentara perbatasan India dan Pakistan pada Sabtu (27/12) saling menembaki pos di sepanjang perbatasan internasional di Kashmir.
Baku-tembak antara kedua pihak tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (27/12) pagi dari perbatasan internasional di Sektor Arnia, Kabupaten Jammu, sekitar 322 kilometer di sebelash selatan Kota Srinagar, Ibu Kota Musim Panas Kashmir yang dikuasai India.
“Pasukan Pakistan memulai penembakan provokasi dengan sasaran pos India dan menggunakan senjata ringan sampai sedang sekitar pukul 12.10 waktu setempat,” kata beberapa pejabat, sebagaimana dikutip Xinhua, Minggu (28/12) pagi. 
Nah, akibat tindakan itu tentu saja dibalas oleh personel Pasukan Keamanan Penjaga Perbatasan India (BSF) yang menjadi perbatasan. Baku-tembak berlangsung selama sekitar satu jam.
Beberapa pejabat India mengatakan tak ada laporan mengenai kerusakan di pihak India.
Sebelumnya, pada Rabu (24/12), penjaga perbatasan kedua negara bertetangga di Asia Selatan tersebut saling menembaki pos masing-masing dengan menggunakan mortir di Sektor Hiranagar, Kabupaten Kathua.
New Delhi dan Islamabad saling tuduh mengenai siapa yang melepaskan tembakan provokasi dan melanggar kesepakatan gencatan senjata, dan berkeras tentara masing-masing membalas serangan pihak lain.
Tentara India dan Pakistan sekali-sekali terlibat baku-tembak di garis Pemantauan (LoC) dan perbatasan internasional, kendati ada kesepakatan pada 2003 untuk melaksanakan gencatan senjata. Meskipun pelanggaran dilaporkan telah dilakukan oleh kedua pihak, namun gencatan senjata tersebut tetap berlaku.
LoC adalah perbatasan de fakto yang membelah Kashmir menjadi wilayah India dan Pakistan, sedangkan perbatasan internasional dijaga oleh BSF di pihak India dan Ranger Pakistan di pihak lain.

Artikel ini ditulis oleh:

Kenakan Pakaian Jawa, Wali Kota Solo Tinjau Kebakaran Pasar Klewer

Jakarta, Aktual.co — Wali kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo setelah mendapat informasi adanya kebakaran di pasar Klewer langsung menuju lokasi masih mengenakan pakaian adat Jawa.
Menurut Wali Kota Hadi Rudyatmo, pihaknya sudah meminta pengerahan seluruh mobil pemadam kebakaran dari Surakarta, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Wonogiri untuk memadamkan api.
Bahkan polisi juga mengerahkan kendaraan berat antihuru-hara water canon dan mobil PDAM untuk membantu memadamkan api yang membakar tempat perbelanjaan itu.
Sementara itu ada sekitar 20 unit mobil pemadam kebakaran dari eks Keresidena Surakarta hingga Minggu, pukul 01.15 WIB masih berupaya untuk memadamkan api yang dengan cepat membesar karena embusan angin kencang di lokasi kebakaran.
Namun, Pasar Klewer di bagian barat api sudah dapat dikendalikan, sedangkan di bagian timur depan atau dekat dengan Gapura masuk Klewer api masih menyala.
Perlu diketahui, kebakaran di Pasar Klewer Solo terjadi Sabtu (27/12), sekitar pukul 19.45 WIB. Warga setempat mengetahui munculnya asap pertama kali dari salah satu kios Blok D di lantai dua pasar.

Artikel ini ditulis oleh:

Pascakebakaran Pasar Klewer, Polisi Imbau Masyarakat Tak Panik

Jakarta, Aktual.co — Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Noer Ali mengimbau masyarakat agar sadar dan tidak memperkeruh situasi akibat kebakaran yang melanda pasar kain yang memiliki omzet terbesar di Asia Tenggara tersebut.
“Kejadian ini, kita sangat prihatin karena tempat perbelanjaan kebanggaan warga Solo terbakar,” kata Kapolda saat meninjau lokasi kejadian, Minggu (28/12) dini hari.
Perlu diketahui, kebakaran di Pasar Klewer Solo terjadi Sabtu (27/12), sekitar pukul 19.45 WIB. Warga setempat mengetahui munculnya asap pertama kali dari salah satu kios Blok D di lantai dua pasar.
Menurut Nono (40) pemilik kios di Blok C Pasar Klewer, ia mendapat informasi melalui telepon seluler adanya kebakaran dan langsung ke lokasi, sekitar pukul 20.00 WIB. Api muncul dari lantai atas kawasan Blok D, tetapi tidak mengetahui kiosnya.
Menurut dia, jumlah kios di Pasar Klewer ada sekitar 2.000 lebih, dan ditambah yang pedagang kaki lima. Pasar Klewer juga ada kantor cabang sejumlah bank ikut terbakar.
Api pertama merembet ke kios-kios di lantai atas bagian barat dan kemudian meluas ke arah timur dengan cepat akibat kencangnya angin yang bertiup di lokasi kebakaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Kapolda Jateng: Polisi akan Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Klewer

Jakarta, Aktual.co — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Pol. Noer Ali mengatakan bahwa polisi mengamankan lokasi kebakaran di pusat perbelanjaan kain dan batik terbesar di Indonesia, Pasar Klewer di Jalan Dr. Rajiman, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.
“Polisi melakukan pengamanan di lokasi kebakaran Pasar Klewer, sehingga petugas pemadam kebakaran bisa bekerja memadamkan api dengan lancar,” kata Kapolda saat memantau langsung lokasi kebakaran Pasar Klewer, Solo, hingga Minggu (28/12) dini hari.
Menurut Kapolda, polisi pengamanan lokasi kebakaran sebagai lamngkah antisipasi agar tidak sampai terjadi tindak pidana. Setelah itu, polisi baru melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.
“Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng untuk melakukan olah di tempat kejadian perkara. Apakah penyebab kebakaran ada unsur kesengajaan atau dugaan akibat konseleting listrik,” kata Kapolda.
Tim Labfor telah disiapkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP setelah api dapat dipadamkan.
“Dugaan sementara akibat konseleting listrik, tetapi kita tunggu hasil labfor nanti,” demikian Kapolda.
Perlu diketahui, kebakaran di Pasar Klewer Solo terjadi Sabtu (27/12), sekitar pukul 19.45 WIB. Warga setempat mengetahui munculnya asap pertama kali dari salah satu kios Blok D di lantai dua pasar.

Artikel ini ditulis oleh:

Pasar Klewer Terbakar, Ratusan Pedagang Tak Bisa Selamatkan Barang

Jakarta, Aktual.co — Ratusan pedagang tak bisa menyelamatkan barang dagangannya saat kebakaran hebat melanda Pasar Klewer Solo, Sabtu (27/12) malam.
Aparat kepolisian melarang para pedagang masuk ke dalam pasar karena api yang kian membesar akan membahayakan keselamatan jiwa mereka, sehingga mereka hanya bisa melihat api melalap sebagian bangunan Pasar Klewer Solo.
Meski sudah ada larangan dari polisi untuk mendekat ke lokasi, ada sejumlah pedagang yang tetap berupaya menyelamatkan dagangan dengan menggunakan karung yang ditumpuk di depan Pasar Klewer.
Menurut Nono (45), salah seorang pedagang di Pasar Klewer, api pertama kali berasal dari bagian belakang pasar dan sampai sekarang terus membesar meski sudah lebih dari dua jam.
Ia mengaku hanya bisa pasrah melihat kiosnya terbakar habis tanpa sempat menyelamatkan barang dagangannya, sebab api sudah telanjur membesar saat dirinya tiba di pasar tersebut.
“Ya, bagaimana lagi. Api sudah telanjur membesar, jadi tidak sempat lagi menyelamatkan barang-barang,” kata pemilik Kios “Cemoro Asri” yang berada di Blok C itu, sembari tertunduk lesu.
Sampai sejauh ini, belum diketahui jumlah kios yang habis dilalap si jago merah, namun api sudah melalap habis separuh dari pusat penjualan tekstil dan batik itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Pencurian Traktor Marak di Jembrana

Jakarta, Aktual.co — Pencurian traktor milik petani di Kabupaten Jembrana, Bali, marak dalam satu bulan terakhir, sudah 10 unit hilang.

Terakhir, tiga unit traktor yang disimpan di Balai Benih Pembantu (BPP) Padi Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo diketahui hilang, Sabtu (27/12).

“Kami menduga maling masuk ke balai ini Jumat malam. Saya tahu tiga unit traktor hilang tadi pagi saat hendak sembahyang di kantor ini,” kata Wita Darma, salah seorang pegawai BPP, Minggu (28/12).

Menurut dia, mesin traktor merek Kubota yang hilang tersebut merupakan bantuan dari Pemkab Jembrana, yang total berjumlah 32 unit.

Ia mengatakan, tiga traktor yang hilang tersebut bagian dari 15 unit yang ditaruh di halaman, karena gudang tidak mampu menampung seluruhnya.

“Kantor ini juga tidak ada yang menjaga, karena kami tidak memiliki anggaran. Padahal rencananya hari Senin (29/12), traktor ini akan dibagikan kepada kelompok petani,” katanya.

Kapolsek Mendoyo, Komisaris Wayan Sinaryasa mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP untuk menyelidiki kasus ini, dengan dugaan sementara pelakunya lebih dari satu orang.

Dari olah TKP, ia memperkirakan, pelaku masuk setelah menjebol pagar besi bagian belakang kantor dengan kunci besar yang masih tertinggal di lokasi.

Selain di Kecamatan Mendoyo, pencurian mesin traktor juga terjadi di Kecamatan Pekutatan dan Melaya yang sampai saat ini belum terungkap.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain