14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 41039

Diparkir di Halaman Rumah, Motor Wartawan Sindo Digondol Maling

Jakarta, Aktual.co — Seorang wartawan Harian Sindo, Abdullah M Surjaya menjadi korban pencurian sepeda motor di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/12) malam.
“Kejadiannya berlangsung saat sepeda motor saya sedang diparkir di rumah kos adik saya Jalan Prambanan Raya nomor 16 RT 04 RW 10, Perumahan Bumi Bekasi Baru, Kecamatan Rawalumbu,” kata Abdullah usai membuat laporan di Mapolsek Bekasi Timur.
Menurut dia, motor jenis Honda Vario Tekno bernomor polisi B 3346 KOY warna hitam itu diketahui hilang dari dalam garasi dengan kondisi pagar terkunci gembok sekitar pukul 08.30 WIB. “Pas mau dipakai, ternyata sudah tidak ada di tempat. Pintu gerbang juga tidak terkunci lagi.”
Dia mengatakan, sekitar pukul 07.00 WIB sepeda motor tersebut masih ada di lokasi bersama dengan enam sepeda motor lainnya. “Sepertinya si maling masuk dengan merusak gembok pintu garasi. Gembok juga hilang, kemungkinan dibawa pelaku,” katanya.
Menurut Abdullah, lokasi tersebut memang rawan pencurian sepeda motor, karena lokasi yang terbilang sepi. “Sehingga saya mengantisipasi maling dengan cara memasukan motor ke dalam garasi dan digembok. Tapi ternyata hilang juga,” kata dia.
Dia telah melaporkan kasus itu ke Polsek Bekasi Timur untuk segera ditindaklanjuti. “Saya harap polisi dapat menangkap pelakunya. Sudah banyak korbannya di sekitar sini,” kata Abdullah.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Diparkir di Halaman Rumah, Motor Wartawan Sindo Digondol Maling

Jakarta, Aktual.co — Seorang wartawan Harian Sindo, Abdullah M Surjaya menjadi korban pencurian sepeda motor di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/12) malam.
“Kejadiannya berlangsung saat sepeda motor saya sedang diparkir di rumah kos adik saya Jalan Prambanan Raya nomor 16 RT 04 RW 10, Perumahan Bumi Bekasi Baru, Kecamatan Rawalumbu,” kata Abdullah usai membuat laporan di Mapolsek Bekasi Timur.
Menurut dia, motor jenis Honda Vario Tekno bernomor polisi B 3346 KOY warna hitam itu diketahui hilang dari dalam garasi dengan kondisi pagar terkunci gembok sekitar pukul 08.30 WIB. “Pas mau dipakai, ternyata sudah tidak ada di tempat. Pintu gerbang juga tidak terkunci lagi.”
Dia mengatakan, sekitar pukul 07.00 WIB sepeda motor tersebut masih ada di lokasi bersama dengan enam sepeda motor lainnya. “Sepertinya si maling masuk dengan merusak gembok pintu garasi. Gembok juga hilang, kemungkinan dibawa pelaku,” katanya.
Menurut Abdullah, lokasi tersebut memang rawan pencurian sepeda motor, karena lokasi yang terbilang sepi. “Sehingga saya mengantisipasi maling dengan cara memasukan motor ke dalam garasi dan digembok. Tapi ternyata hilang juga,” kata dia.
Dia telah melaporkan kasus itu ke Polsek Bekasi Timur untuk segera ditindaklanjuti. “Saya harap polisi dapat menangkap pelakunya. Sudah banyak korbannya di sekitar sini,” kata Abdullah.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

12 WNI yang Ditangkap Polisi Malaysia, Terdapat Eks Terpidana Teroris

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian mengungkapkan 12 Warga Negara Indonesia yang ditangkap Kepolisian Diraja Malaysia, terdapat satu bekas terpidana teroris yang berasal dari Aceh.
“Sudah jelas, ada salah satu mantan terpidana terorisme baru keluar dari kasus terorisme, yang baru keluar jalani hukuman kasus terorisme,” kata Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti di kantornya, Jakarta, Rabu (17/12). 
Namun, pada saat itu dia tidak bisa menyebutkan identitas bekas teroris yang dia maksud itu.
Ketika hal tersebut dikonfirmasi kepada Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Ronny Sompie menyebut orang yang dimaksud berinisial MS. 
“Ya, betul, atas nama MS dari Aceh,” ujar Ronny di kantornya.
Namun demikian, Ronny tidak bisa merinci identitas orang tersebut. Dia mengatakan, saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh Detasemen Khusus Antiteror 88 di Kelapa Dua, Depok.
Berdasarkan penelusuran dan informasi yang didapatkan wartawan di lapangan yang dimaksud MS diduga adalah M Sibgotuloh. Dia merupakan bekas narapidana teroris kasus perampokan Bank CIMB Niaga di Medan pada 2010 lalu. Dia memang pernah menjalani pelatihan di Aceh.
12 WNI yang dimaksud adalah tiga orang laki-laki, empat orang perempuan, dan lima orang anak yang diamankan di Bandar Udara Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka berencana untuk bepergian ke Suriah.
Karena mereka bertujuan untuk pergi ke Suriah, muncul dugaan keterlibatan mereka dengan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang ditenggarai kerap merekrut anggota dari berbagai negara.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menyebutkan, hingga tahun ini sekitar 300 WNI telah bergabung dengan ISIS. Sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa berusia 17 hingga 25 tahun. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

12 WNI yang Ditangkap Polisi Malaysia, Terdapat Eks Terpidana Teroris

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian mengungkapkan 12 Warga Negara Indonesia yang ditangkap Kepolisian Diraja Malaysia, terdapat satu bekas terpidana teroris yang berasal dari Aceh.
“Sudah jelas, ada salah satu mantan terpidana terorisme baru keluar dari kasus terorisme, yang baru keluar jalani hukuman kasus terorisme,” kata Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti di kantornya, Jakarta, Rabu (17/12). 
Namun, pada saat itu dia tidak bisa menyebutkan identitas bekas teroris yang dia maksud itu.
Ketika hal tersebut dikonfirmasi kepada Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Ronny Sompie menyebut orang yang dimaksud berinisial MS. 
“Ya, betul, atas nama MS dari Aceh,” ujar Ronny di kantornya.
Namun demikian, Ronny tidak bisa merinci identitas orang tersebut. Dia mengatakan, saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh Detasemen Khusus Antiteror 88 di Kelapa Dua, Depok.
Berdasarkan penelusuran dan informasi yang didapatkan wartawan di lapangan yang dimaksud MS diduga adalah M Sibgotuloh. Dia merupakan bekas narapidana teroris kasus perampokan Bank CIMB Niaga di Medan pada 2010 lalu. Dia memang pernah menjalani pelatihan di Aceh.
12 WNI yang dimaksud adalah tiga orang laki-laki, empat orang perempuan, dan lima orang anak yang diamankan di Bandar Udara Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka berencana untuk bepergian ke Suriah.
Karena mereka bertujuan untuk pergi ke Suriah, muncul dugaan keterlibatan mereka dengan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang ditenggarai kerap merekrut anggota dari berbagai negara.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menyebutkan, hingga tahun ini sekitar 300 WNI telah bergabung dengan ISIS. Sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa berusia 17 hingga 25 tahun. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Khidmat, Perayaan Galungan di Bali

Jakarta, Aktual.co — Umat Hindu Dharma di Bali merayakan hari Suci Galungan, hari raya terbesar dalam memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan), dengan penuh khidmat, Rabu (17/12).
Umat Hindu baik pria, wanita dan anak-anak, mengenakan busana adat dominasi warna putih dan wanita menjunjung sesajen (sesaji) pergi ke Pura atau tempat suci keluarga (merajan) untuk mengadakan persembahyangan.
Suasana kota Denpasar dan daerah pedesaan di Bali tampak semarak, karena sepanjang jalan dihiasi dengan penjor sebagai lambang kemakmuran.
Jalan-jalan raya sepanjang kota Denpasar tampak sepi dan lengang, karena seluruh perkantoran instansi pemerintah dan swasta di Bali libur (fakultatif).
“Umat Hindu pada hari Suci Galungan itu wajib melakukan introspeksi diri, agar sadar dan mengetahui, kebenaran yang sejati, karena kebenaran itu tetap ditegakan,” kata Direktur Program Doktor Ilmu Agama Pascasarjana Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Dr Ketut Sumadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Khidmat, Perayaan Galungan di Bali

Jakarta, Aktual.co — Umat Hindu Dharma di Bali merayakan hari Suci Galungan, hari raya terbesar dalam memperingati kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan), dengan penuh khidmat, Rabu (17/12).
Umat Hindu baik pria, wanita dan anak-anak, mengenakan busana adat dominasi warna putih dan wanita menjunjung sesajen (sesaji) pergi ke Pura atau tempat suci keluarga (merajan) untuk mengadakan persembahyangan.
Suasana kota Denpasar dan daerah pedesaan di Bali tampak semarak, karena sepanjang jalan dihiasi dengan penjor sebagai lambang kemakmuran.
Jalan-jalan raya sepanjang kota Denpasar tampak sepi dan lengang, karena seluruh perkantoran instansi pemerintah dan swasta di Bali libur (fakultatif).
“Umat Hindu pada hari Suci Galungan itu wajib melakukan introspeksi diri, agar sadar dan mengetahui, kebenaran yang sejati, karena kebenaran itu tetap ditegakan,” kata Direktur Program Doktor Ilmu Agama Pascasarjana Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Dr Ketut Sumadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain