14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 41045

Rizah Ramli: Tolok Ukur Kepemimpinan adalah Visi Bukan Sensasi

Jakarta, Aktual.co — Dr Rizal Ramli kembali menyindir pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kali ini dalam akun twitternya, Rizal Ramli mengatakan kepemimpinan di Indonesia harus diukur lewat visi bukan sensasi.
“Sudah waktunya visi, karakter dan track record dijadikan indikator kepemimpinan, bukan hanya ‘sensasiisme’ atau ‘hebohisme’,” Cuit mantan Menko Perekonomian era Gus Dur ini dalam akun twitter @RamliRizal, Rabu (17/12).
Selain itu, media-media besar di Indonesia adalah ‘king makers’ pada Pilpres 2014 dengan cara ‘sensasiisme’ atau ‘hebohisme’. Sementara visi, character dan track record dipinggirkan.
“”Tradisi ‘sensasiisme’ atau ‘hebohisme’ harus dikurangi jika Indonesia tidak ingin sekedar mengikuti tradisi politik Philipina,” papar ekonom senior ini.
Kata dia lagi, negara yang menseleksi kepemimpinan lewat sensasi tidak akan pernah maju.
“Tidak ada negara yang bisa hebat dan besar di dunia jika seleksi kepemimpinan hanya mengandalkan ‘sensasiisme’ atau ‘hebohisme’,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Inilah Jalur Alternatif Bagi Pengendara Motor

Jakarta, Aktual.co —Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan apabila warga yang ingin tetap menggunakan sepeda motor ke tempat tujuannya di kawasan Sudirman-MH Thamrin, dapat melintasi jalur alternatif.
Inilah jalur alternatif bagi pengedara motor:1. Sisi BaratMulai dari Dukuh Bawah dialihkan menuju Karet Bivak-Jl KH Mas Mansyur-Jl Abdul Muis-Majapahit-Harmoni dan seterusnya.
2. Sisi TimurJl Rasuna Said-Jl HOS Cokroaminoto-Jl Sam Ratulangi dan seterusnya ataudari Jl Hos Cokro Aminoto-Jl Agus Salim-Jl Sabang dan seterusnya.
3. Sisi UtaraSepeda motor dari sisi utara dialihkan ke Jl Juanda- Pasar Baru-Kantor Pos-Pejambon- Jl Medan Merdeka Timur dan seterusnya atau Jl Juanda memutar ke Jl Veteran Raya-Jl Suryopranoto-Cideng dan seterusnya

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Inilah Jalur Alternatif Bagi Pengendara Motor

Jakarta, Aktual.co —Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan apabila warga yang ingin tetap menggunakan sepeda motor ke tempat tujuannya di kawasan Sudirman-MH Thamrin, dapat melintasi jalur alternatif.
Inilah jalur alternatif bagi pengedara motor:1. Sisi BaratMulai dari Dukuh Bawah dialihkan menuju Karet Bivak-Jl KH Mas Mansyur-Jl Abdul Muis-Majapahit-Harmoni dan seterusnya.
2. Sisi TimurJl Rasuna Said-Jl HOS Cokroaminoto-Jl Sam Ratulangi dan seterusnya ataudari Jl Hos Cokro Aminoto-Jl Agus Salim-Jl Sabang dan seterusnya.
3. Sisi UtaraSepeda motor dari sisi utara dialihkan ke Jl Juanda- Pasar Baru-Kantor Pos-Pejambon- Jl Medan Merdeka Timur dan seterusnya atau Jl Juanda memutar ke Jl Veteran Raya-Jl Suryopranoto-Cideng dan seterusnya

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

PII Aceh: Kurikulum 2013 Tidak Tersosialisasi, Tiba-tiba Dievaluasi

Banda Aceh, Aktual.co — Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh menyatakan kurikulum 2013 tidak disosialisasikan dengan baik. 
Hal ini dibuktikan dengan sebagian pelajar di provinsi itu yang belum mengetahui adanya kurikulum 2013. Kini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI bahkan ingin mengevaluasi dan memperbaiki kurikulum itu.
“Sejumlah pelajar di pedalaman Aceh itu bahkan sampai sekarang belum tahu apa itu kurikulum 2013. Sebagian di kota malah sudah menerapkan kurikulum itu. Ini kurikulum yang membuat pelajar bingung,” sebut Ketua Umum PII Aceh, Munawar Khalil kepada Aktual.co, Selasa (16/12).
PII Aceh menyarankan agar kementerian mengevaluasi dan mengkoreksi pelaksanaan kurikulum tersebut bukan mengubah kurikulum secara total. Pasalnya, untuk mengubah kurikulum dibutuhkan dana yang besar. “Jangan dijadikan kurikulum itu proyek. Koreksi dan evaluasi penting. Bukan mengubah kurikulumnya,” tegas Munawar.
Selain itu, kementerian harus menegaskan kurikulum yang mana yang harus digunakan pihak sekolah. Sehingga, dengan kurikulum yang sama bisa melahirkan lulusan dengan kualitas yang sama. 
PII Aceh mendukung upaya evaluasi tataran pelaksanaan kurikulum 2013. Namun, PII meminta agar kurikulum itu tidak dijadikan proyek untuk menyedot dana APBN. 

Artikel ini ditulis oleh:

PII Aceh: Kurikulum 2013 Tidak Tersosialisasi, Tiba-tiba Dievaluasi

Banda Aceh, Aktual.co — Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh menyatakan kurikulum 2013 tidak disosialisasikan dengan baik. 
Hal ini dibuktikan dengan sebagian pelajar di provinsi itu yang belum mengetahui adanya kurikulum 2013. Kini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI bahkan ingin mengevaluasi dan memperbaiki kurikulum itu.
“Sejumlah pelajar di pedalaman Aceh itu bahkan sampai sekarang belum tahu apa itu kurikulum 2013. Sebagian di kota malah sudah menerapkan kurikulum itu. Ini kurikulum yang membuat pelajar bingung,” sebut Ketua Umum PII Aceh, Munawar Khalil kepada Aktual.co, Selasa (16/12).
PII Aceh menyarankan agar kementerian mengevaluasi dan mengkoreksi pelaksanaan kurikulum tersebut bukan mengubah kurikulum secara total. Pasalnya, untuk mengubah kurikulum dibutuhkan dana yang besar. “Jangan dijadikan kurikulum itu proyek. Koreksi dan evaluasi penting. Bukan mengubah kurikulumnya,” tegas Munawar.
Selain itu, kementerian harus menegaskan kurikulum yang mana yang harus digunakan pihak sekolah. Sehingga, dengan kurikulum yang sama bisa melahirkan lulusan dengan kualitas yang sama. 
PII Aceh mendukung upaya evaluasi tataran pelaksanaan kurikulum 2013. Namun, PII meminta agar kurikulum itu tidak dijadikan proyek untuk menyedot dana APBN. 

Artikel ini ditulis oleh:

Rupiah Dibuka Menguat Tujuh Poin ke Rp12.718

Jakarta, Aktual.co —  Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat sebesar tujuh poin menjadi Rp12.718 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.725 per dolar AS.

“Rupiah menguat meski tipis terhadap dolar AS menyusul adanya intervensi secara intensif dari Bank Indonesia,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Rabu (17/12).

Rangga mengemukakan bahwa Bank Indonesia juga terlihat aktif di pasar surat utang negara (SUN) sehingga membuat yield SUN dengan tenor 10 tahun turun walaupun tipis. Dalam dua hari ini BI telah melakukan intervensi pasar dengan membeli obligasi senilai Rp1,7 triliun.

Ia menambahkan bahwa peluang mata uang rupiah menguat kembali terbuka terhadap dolar AS menjelang rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), masih belum kuatnya pertumbuhan ekonmi AS akan membantu penguatan rupiah.

“Inflasi Amerika Serikat sedang ditunggu pasar, diperkirakan turun ke 1,4 persen secara tahunan,” katanya.

Pengamat pasar uang dari Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan bahwa mata uang rupiah kembali mulai stabil dengan kisaran pergerakan yang mulai terbatas seiring dengan intervensi dari Bank Indonesia.

“Saat ini, sentimen yang cukup kuat didominasi dari eksternal. Perkirakan pasar bahwa Fed rate akan naik pada pertengahan tahun 2015, namun itu bisa lebih cepat jika perbaikan ekonomi di AS berkelanjutan. Kalau suku bunga di sana naik, akan membuat peluang imbal hasil di AS menjadi besar,” ujar Rully.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain