18 April 2026
Beranda blog Halaman 41220

Revitalisasi Pasar, PD Pasar Tohaga Harapkan Investor

Jakarta, Aktual.co —Kepala PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, Cahya Vidiadi, berharap ada investor yang tertarik menanamkan modal untuk merevitalisasi pasar tradisional secara menyeluruh di wilayahnya.
Diakuinya, PD Pasar sebenarnya ingin merevitalisasi seluruh pasar tradisional. Namun keinginan itu terhambat modal.
“Jika ada investor menanamkan modalnya ke revitalisasi pasar tradisional. Saya sangat bersyukur karena potensi pasar tradisional di kabupaten Bogor sangat menjanjikan,” kata dia, di Bogor, Kamis (11/12).
Untuk investor yang diharapkannya adalah yang berpengalaman dengan revitalisasi pasar tradisional. Karena banyak hal-hal yang perlu dikerjakan bersama untuk menyukseskan pembangunan pasar tradisional jadi pasar semi modern.
“Yang menguntungkan investor dan peningkatan pendapatan asli daerah,” ucap dia.
Banyak pasar tradisional, ujar dia, yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat namun belum digarap dengan baik. 
Terkait sudah dilakukannya revitalisasi di 24 pasar tradisional di Kabupaten Bogor, Cahya mengatakan pihaknya memberi lapak pasar gratis kepada masyarakat.
“Masyarakat bisa dapat lapak pasar gratis di 24 pasar tradisional yang sudah direvitalisasi jadi pasar semi modern oleh pemerintah.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Revitalisasi Pasar, PD Pasar Tohaga Harapkan Investor

Jakarta, Aktual.co —Kepala PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, Cahya Vidiadi, berharap ada investor yang tertarik menanamkan modal untuk merevitalisasi pasar tradisional secara menyeluruh di wilayahnya.
Diakuinya, PD Pasar sebenarnya ingin merevitalisasi seluruh pasar tradisional. Namun keinginan itu terhambat modal.
“Jika ada investor menanamkan modalnya ke revitalisasi pasar tradisional. Saya sangat bersyukur karena potensi pasar tradisional di kabupaten Bogor sangat menjanjikan,” kata dia, di Bogor, Kamis (11/12).
Untuk investor yang diharapkannya adalah yang berpengalaman dengan revitalisasi pasar tradisional. Karena banyak hal-hal yang perlu dikerjakan bersama untuk menyukseskan pembangunan pasar tradisional jadi pasar semi modern.
“Yang menguntungkan investor dan peningkatan pendapatan asli daerah,” ucap dia.
Banyak pasar tradisional, ujar dia, yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat namun belum digarap dengan baik. 
Terkait sudah dilakukannya revitalisasi di 24 pasar tradisional di Kabupaten Bogor, Cahya mengatakan pihaknya memberi lapak pasar gratis kepada masyarakat.
“Masyarakat bisa dapat lapak pasar gratis di 24 pasar tradisional yang sudah direvitalisasi jadi pasar semi modern oleh pemerintah.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Palestina Pertimbangkan untuk Hentikan Koordinasi Keamanan dengan Israel

Jakarta, Aktual.co — Pemimpin Palestina memutuskan untuk bertemu pada Jumat (12/12), guna mempertimbangkan menghentikan koordinasi keamanan dengan Israel, setelah pembunuhan pejabat Palestina, Ziad Abu Ein.

Di antara isu-isu utama lainnya yang akan dibahas bersama adalah sejumlah perjanjian internasional, termasuk Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Menurut kantor berita Palestina (WAFA), kepemimpinan Palestina mengatakan dalam satu pernyataan bahwa hal itu juga akan membahas draft keputusan mendirikan negara Palestina dengan perbatasan tahun 1967 dan menetapkan jadwal untuk mengakhiri pendudukan Israel.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas itu juga membahas masalah menelepon Sekretaris Jenderal PBB untuk membentuk satu komite internasional dan meningkatnya protes damai di tengah permukiman Israel.

Satu pemakaman resmi akan berlangsung, hari ini untuk Ziad Abu Ein dan akan dihadiri oleh Presiden Palestina Abbas.

Sebelumnya, Presiden Abbas mengatakan bahwa Israel akan mencoba untuk tidak bertanggung jawab atas kematian pejabat Palestina, Ziad Abu Ein, setelah ia diserang oleh pasukan Israel selama protes damai.

“Apa yang terjadi hari ini adalah satu kejahatan yang tidak dapat diabaikan, ini adalah mengapa kepemimpinan bertemu pada saat-saat ini untuk memutuskan apa yang dibutuhkan,” katanya, sesaat setelah mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan insiden itu sebagai “tindakan barbar.” “Semua opsi terbuka untuk diskusi dan implementasi,” katanya, menunjukkan bahwa Israel akan mengklaim “beberapa skenario” untuk memohon tidak bersalah atas insiden tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Palestina Pertimbangkan untuk Hentikan Koordinasi Keamanan dengan Israel

Jakarta, Aktual.co — Pemimpin Palestina memutuskan untuk bertemu pada Jumat (12/12), guna mempertimbangkan menghentikan koordinasi keamanan dengan Israel, setelah pembunuhan pejabat Palestina, Ziad Abu Ein.

Di antara isu-isu utama lainnya yang akan dibahas bersama adalah sejumlah perjanjian internasional, termasuk Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Menurut kantor berita Palestina (WAFA), kepemimpinan Palestina mengatakan dalam satu pernyataan bahwa hal itu juga akan membahas draft keputusan mendirikan negara Palestina dengan perbatasan tahun 1967 dan menetapkan jadwal untuk mengakhiri pendudukan Israel.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas itu juga membahas masalah menelepon Sekretaris Jenderal PBB untuk membentuk satu komite internasional dan meningkatnya protes damai di tengah permukiman Israel.

Satu pemakaman resmi akan berlangsung, hari ini untuk Ziad Abu Ein dan akan dihadiri oleh Presiden Palestina Abbas.

Sebelumnya, Presiden Abbas mengatakan bahwa Israel akan mencoba untuk tidak bertanggung jawab atas kematian pejabat Palestina, Ziad Abu Ein, setelah ia diserang oleh pasukan Israel selama protes damai.

“Apa yang terjadi hari ini adalah satu kejahatan yang tidak dapat diabaikan, ini adalah mengapa kepemimpinan bertemu pada saat-saat ini untuk memutuskan apa yang dibutuhkan,” katanya, sesaat setelah mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan insiden itu sebagai “tindakan barbar.” “Semua opsi terbuka untuk diskusi dan implementasi,” katanya, menunjukkan bahwa Israel akan mengklaim “beberapa skenario” untuk memohon tidak bersalah atas insiden tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Ratusan Monyet di Lumajang Serbu Perkebunan Warga

Lumajang, Aktual.co — Sejak seminggu terakhir, warga desa Grobogan Kacamatan Kedungjajang, Kabuaten Lumajang, Jawa Timur dibuat resah. Pasalnya, lahan kebun mereka nyaris ludes diserang ratusan monyet (kera), yang diduga turun dari hutan lereng Gunung Semeru.

Berbagai jenis tanaman hasil kebun warga, seperti singkong, pisang dan lainnya amblas dilalap sekawanan monyet tersebut.

“Mereka kalau datang bisa mencapai ratusan dan ini jelas membuat warga takut dan resah, meskipun kehadiran monyet ini tidak menyerang warga,” ujar Sutarjo, salah satu warga setempat, Kamis (11/12).

Kejadian munculnya ratusan moyet ini, tampaknya masih belum diketahui aparatur desa setempat. “Sementara ini baru warga dusun Ledduk yang tahu, tapi kemarin (Rabu, 10/12) kita sudah laporkan agar kejadian ini bisa disikapi pihak desa atau bahkan pihak terkait, karena kalau dibiarkan bisa merugikan perkebunan warga disini,” kata Kholik, warga dusun lainnya.

Dijelaskan Kholik, untuk sementara ini, warga terpaksa mengusirnya dengan menyulut petasan agar kawanan monyet ini takut dan kembali ke hutan.

“Tapi yang susah kalau mereka itu datangnya pagi-pagi buta, dan kita tahunya saat berkebun, tanaman singkong dan pisang sudah ludes dimakan gerombolan monyet itu,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ratusan Monyet di Lumajang Serbu Perkebunan Warga

Lumajang, Aktual.co — Sejak seminggu terakhir, warga desa Grobogan Kacamatan Kedungjajang, Kabuaten Lumajang, Jawa Timur dibuat resah. Pasalnya, lahan kebun mereka nyaris ludes diserang ratusan monyet (kera), yang diduga turun dari hutan lereng Gunung Semeru.

Berbagai jenis tanaman hasil kebun warga, seperti singkong, pisang dan lainnya amblas dilalap sekawanan monyet tersebut.

“Mereka kalau datang bisa mencapai ratusan dan ini jelas membuat warga takut dan resah, meskipun kehadiran monyet ini tidak menyerang warga,” ujar Sutarjo, salah satu warga setempat, Kamis (11/12).

Kejadian munculnya ratusan moyet ini, tampaknya masih belum diketahui aparatur desa setempat. “Sementara ini baru warga dusun Ledduk yang tahu, tapi kemarin (Rabu, 10/12) kita sudah laporkan agar kejadian ini bisa disikapi pihak desa atau bahkan pihak terkait, karena kalau dibiarkan bisa merugikan perkebunan warga disini,” kata Kholik, warga dusun lainnya.

Dijelaskan Kholik, untuk sementara ini, warga terpaksa mengusirnya dengan menyulut petasan agar kawanan monyet ini takut dan kembali ke hutan.

“Tapi yang susah kalau mereka itu datangnya pagi-pagi buta, dan kita tahunya saat berkebun, tanaman singkong dan pisang sudah ludes dimakan gerombolan monyet itu,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain