17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41461

Jubir KPK Bantah Mosi Tidak Percaya Pimpinan

Jakarta, Aktual.co — Kabar soal adanya penggalangan mosi tidak percaya terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang dilakukan oleh paguyuban pegawainya, membuat Juru Bicara KPK, Johan Budi, terkejut.
Mengetahui hal tersebut Johan lantas mengkonfirmasi kebenaran mengenai isu itu kepada beberapa pegawai KPK.
“Saya terkejut karena tidak mendengar apapun, kemudian saya cek masing-masing termasuk pada pegawai, pegawai terkejut juga membaca berita di media online yang menyebut ada mosi tidak percaya,” kata Johan Budi kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/11).
Menurut Johan pemberitaan teresbut hanyalah gosip belaka, bahkan menurutnya akhir-akhir ini para para pimpinan KPK semakin solid.
“Justru saat inilah, sepanjang saya berkarir di KPK, soliditas pimpinan cukup bagus,” ujar Johan.
Terkait soal minimnya saksi di sejumlah kasus yang ditangani KPK, kata Johan, juga tidak ada sangkut pautnya dengan aksi  mosi tidak percaya itu.
“Tidak ada hubungannya penanganan perkara dengan mosi tidak percaya. Tidak ada perpecahan di pimpinan. Diakui ketua saat ini solid,” tutup Johan.
Pada Rabu (26/11) beberapa media memberitakan soal adanya mosi tidak percaya yang digalang oleh pegawai KPK terhadap pimpinan, tersiar kabar mosi tidak percaya itu disampaikan terkait kinerja pimpinan KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pengamat: Bursa Saham Indonesia Dipengaruhi Sentimen Global

Jakarta, Aktual.co —  Pengamat pasar modal Muhammad Alfatih menilai bahwa pergerakan bursa saham Indonesia masih dipengaruhi sentimen global terutama dari ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga acuan bank sentral AS (Fed rate) pada 2015 mendatang.

“Ekonomi Amerika Serikat yang cenderung mengalami perbaikan akan mendorong suku bunga AS naik, di sisi lain Tiongkok masih melambat sehingga pasar AS akan dinilai lebih menarik dibandingkan Asia, termasuk Indonesia,” ujar Muhammad Alfatih yang juga Kepala Riset PT Samuel Sekuritas di Jakarta, Kamis (27/11).

Ia mengharapkan bahwa pemerintahan saat ini dapat menjaga pertumbuhan ekonomi domestik sehingga sentimen eksternal tidak terlalu mempengaruhi pasar keuangan, terutama pasar modal Indonesia.

“Secara struktural, perbaikan sudah dilakukan pemerintah yakni dengan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Diharapkan perbaikan internal bisa atasi kondisi global,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, diharapkan juga suhu politik di indonesia tidak kembali memanas sehingga tidak mempengaruhi psikologis pelaku pasar dalam menginvestasikan dananya di pasar saham dalam negeri.

“Saat ini cukup hangat suhu politik di dalam negeri, ke depannya pasar akan mencermati bagaiman pemerintah bisa menanganinya, sehingga positif bagi pasar modal,” katanya.

Presiden & Founder PT Astronacci International Gema Goeyardi menambahkan bahwa pemerintah yang sudah menaikan harga BBM subsidi memberi harapan bagi Indonesia ke depan sektor infrastruktur akan berkembang sehingga mendorong ekonomi Indonesia ke depan.

“Meski kenaikan BBM subsidi akan memicu inflasi, namun saya yakin pemerintah memiliki cara dalam meredam laju inflasi ke depan. Diperkirakan efek kenaikan BBM hanya berlangsung selama tiga bulan kedepan saja,” ucapnya.

Ia memproyeksikan bahwa sektor saham yang dapat menopang pergerakan indeks BEI yakni dari sektor properti, konsumer, dan perbankan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bentrok di Makassar, Seorang Remaja Terluka

Jakarta, Aktual.co — Seorang remaja putri terkena lemparan batu saat terjadi bentrokan antara mahasiswa dan polisi di depan kampus UMI, Makasar, Kamis (27/11).
Aisyiah (15), remaja yang saat kejadian berada di sekitar lokasi, tidak mengetahui dari pihak mana batu berasal, sehingga mengenai pipinya.
Aisyiah mengaku, ketika kejadian, dirinya tak dapat melihat karena mata terasa perih imbas dari luapan gas air mata yang disemprotkan polisi.
Sebelumnya, mahasiswa UMI Makassar bentrok dengan kepolisian saat melakukan unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sulsel.

Artikel ini ditulis oleh:

Sambangi Teuku Umar, Ahok: Megawati Bantah Calonkan Boy

Jakarta, Aktual.co —Siang tadi Gubernur DKI Basuki Thaja Purnama (Ahok) kunjungi kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Kunjungannya itu merupakan agenda pribadi di luar jadwal resmi sebagai Gubernur DKI. 
Kepada wartawan, Ahok mengatakan kunjungannya ke kediaman Megawati untuk meluruskan kabar yang menyebut partai berlambang banteng moncong putih mengusulkan salah satu politisinya, Boy Bernadi Sadikin, sebagai Wakil Gubernur DKI.
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku kaget mendengar kabar yang ditudingnya dihembuskan media massa. 
“Dapat simpang siur justru dari berita kalian, bilang PDI-P mengusulkan satu nama, Boy Sadikin. Saya juga kaget, karena yang usulkan Wagub kan bukan partai, tapi saya. Jadi enggak ada hubungan dengan partai. Makanya saya perlu tanya kepada beliau (Megawati),” Kata Ahok, di Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (27/11).
Usai bertemu Megawati, Ahok menegaskan kalau kabar penyalonan Boy oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P sudah dibantah sendiri oleh putri dari Presiden Soekarno tersebut. 
“Dia (Mega) bilang enggak benar tuh. Beliau serahkan kepada saya. Kan beliau juga negarawan gitu, jadi mana ada urusan. jadi itu mungkin DPD PDI-P DKI yang usul,” ujar Ahok.
Padahal, kabar mengenai dicalonkannya Boy oleh PDI-P sebelumnya sudah disampaikan sendiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang juga merupakan politisi PDI-P.
Dalam informasi yang dihimpun Aktual.co, dalam suatu kesempatan Tjahjo mengatakan PDI-P menunjuk Boy Sadikin sebagai Wagub DKI.
Seperti dikutip dari Tempo.co, Tjahjo mengaku mengutip ucapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mereka bertemu. 
“Saya bertemu dengan Ibu Mega dan bertanya, ‘Siapa, Bu, (Wakil Gubernur DKI)?’ Dan dijawab, ‘Ya, Boy Sadikin’,” kata Tjahjo di Surabaya, Rabu kemarin. 
Tapi Ahok sendiri mengatakan partai boleh saja mengusulkan, tapi tetap dirinya yang menentukan. Bahkan Ahok menilai ucapan Tjahjo hanya sekadar bentuk dukungan sebagai sesama kader PDI-P. 

Artikel ini ditulis oleh:

Manajemen Persija Pertahankan 40 Persen Pemain Lama

Jakarta, Aktual.co — Manajemen Persija Jakarta, mempertahankan 40 persen pemain yang memperkuat klub berjuluk Macan Kemayoran itu pada musim 2013/2014, untuk mengarungi musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 nanti.

Diungkapkan Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus, 40 persen pemain yang dipertahankan itu, adalah hasil dari kesepakatan manajemen.

“Paling tidak, 35-40 persen pemain musim lalu, akan kami pertahankan,” ungkap Ferry di sekretariat Persija, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11).

Ketika ditanya, siapa-siapa saja nama pemain yang dipertahankan oleh manajemen, Ferry enggan untuk menyebutkannya.

“Pastinya pemain muda seperti Firmansyah akan kita pertahankan,” ujarnya.

Selain itu, Ferry mengungkapkan bahwa, pelatih barunya, Rahmad Darmawan, juga sudah membeberkan nama-nama pemain yang akan direkrutnya.

Dikatakan Ferry, 30 persen pemain usulan RD dipastikan bakal dikontrak oleh klub Ibu Kota itu.

“Dari manajemen 40 persen dari “coach” RD 30 persen. Jadi 70 persen skuad dipastikan akan rampung, termasuk tiga calon pemain asing. Namun, karena belum terikat kontrak, kami belum bisa sebutkan namanya,” pungkasnya.

Kabar yang berhembus, beberapa pemain skuad lama yang dipertahankan ialah Fabiano Beltrame, Andritany, Amarzuki, Ramdani Lestaluhu, Firmasyah dan Abduh. Sedangkan pemain tambahan yang dipastikan akan bergabung yakni Irfan Bachdim dan Maldini Pali.

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus Pemalsuan, Ketua DPRD Bali Ditetapkan Tersangka

Denpasar, Aktual.co — Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pemalsuan surat, pemalsuan akta otentik dan memberikan keterangan palsu dalam akta otentik. 
Penyidik Polda Bali juga menetapkan anak dari Nyoman Adi yaitu Gede Made Dedy Pratama,  dan Notaris I Ketut Nuridja SH MKn, sebagai tersangka dalam kasus yang sama.
Kasus ini bermula dari balik nama sertifikat tanah milik Made Sarja dengan lokasi tanah terletak di kawasan Tanah Lot, Kabupaten Tabanan.
Dari pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri Cabang Denpasar, ditemukan adanya ketidakwajaran dalam proses tanda tangan akta. Para pihak, dalam hal ini terlapor Adi Wiryatama dan anaknya Gede Made Dedy Pratama, tidak pernah bertemu dan membicarakan jual beli atas 15 sertifikat secara langsung kepada Made Sarja.
Kuasa hukum Made Sarja, Zulfikar Ramly, membenarkan jika politisi PDIP itu telah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka itu imbas dari laporan I Made Sarja, nomor TBL/160/III/2014/SPKT/Polda Bali tanggal 11 Maret 2014. 
“SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) sudah dikirim kepada pihak Kejati Bali. Kemarin saya sudah cek dan benar Adi Wiryatama telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Zulfikar, Kamis (27/11).
Dia menambahkan, SPDP yang dikirim penyidik Polda Bali kepada pihak kejaksaan tanggal 14 November 2014 dengan nomor B/84/VII/2014/Ditreskrimum. 
Ketika dihubungi, telepon genggam Kabid Humas Polda Bali, Hery, dalam keadaan tidak aktif. Belum diperoleh konfirmasi dari Adi Wiryatama terkait penetapan statusnya sebagai tersangka.
Kuasa hukum Adi, Gede Wijaya Kusuma menuturkan jika kleinnya tengah berada di luar kota. “Pak Adi sedang tugas di Jakarta. Beliau masih sibuk,” kata Wijaya.
Akibat kejadian itu, Made Sarja menderita kerugian sebesar Rp 11 miliar. Tanah itu juga sudah dijual kepada pihak lain dan saat ini sedang dalam proses pembangunan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain