15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41491

BI Tekan Inflasi 2014 Hingga 7,7 Persen

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia (BI) menyatakan akan berupaya menekan laju inflasi sepanjang 2014 mencapai 7,7 persen (mtm), atau di batas bawah perkiraan BI sebelumnya 7,7-8,1 persen.
“Kami melihat ini (inflasi 2014) di 7,7-8,1 persen. Kita tentu harus upayakan agar di 7,7 persen,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, Rabu (26/11).
Laju inflasi pada Oktober 2014 lalu mencapai 0,47 persen (mtm) atau 4,83 persen (yoy). Diperkirakan pada November akan terjadi lonjakan inflasi sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
“Inflasi kelihatannya akan sedikit naik (pada November 2014). Akan ada di kisaran 1,3-1,6 persen (mtm),” ujar Agus.
Namun hingga minggu ketiga November, inflasi inti masih terjaga. Namun Agus tidak menyebutkan angka detailnya. BI juga mewaspadai peningkatan inflasi pada Desember, yang diperkirakan akan mengalami inflasi tertinggi.
“Desember (inflasi) bisa di atas 2 persen (mtm),” katanya.
Perkiraan inflasi Bank Indonesia sepanjang 2014 7,7-8,1 persen memang lebih tinggi dari perkiraan inflasi pemerintah 7,3 persen.
Kenaikan harga BBM bersubsidi diperkirakan akan memberikan kontribusi terhadap inflasi berkisar 2,4-2,8 persen.
Tambahan inflasi sebesar 2,6 persen tersebut, separuhnya merupakan inflasi hasil sumbangan langsung dari kenaikan harga BBM bersubsidi itu sendiri, yakni 1,3 persen.
Sementara itu, inflasi sebesar 0,7 persen merupakan dampak tidak langsung yang bersumber dari tarif angkutan sedangkan inflasi 0,6 persen merupakan akibat kenaikan harga pangan dan harga barang jasa lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Operasi Zebra di Jakarta Timur, Polisi Incar Pengendara Motor dan Angkot

Jakarta, Aktual.co —Satlantas dan petugas gabungan Jakarta Timur turunkan 170 personel di Operasi Zebra yang pagi ini serempak digelar di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (26/11).
Di Jaktim, Satlantas gelar operasi di tiga titik berbeda. Yakni di Pasar Rebo, Kampung Melayu dan Pasar Klender.
“Target utama kita adalah roda dua yang melanggar arus, tidak mengenakan helm, dan angkutan umum yang menaik turunkan penumpang di sembarang tempat,” kata Kasatlantas Jakarta Timur AKBP Haris Hadis di Jakarta, Rabu (26/11).
Di Kampung Melayu, Satlantas Jakarta Timur turunkan sekitar 30 personil. Saat ini sudah ada 50 hingga 100 roda dua di titik itu yang terjaring. 
Dengan pelanggaran didominasi oleh pengguna sepeda motor yang nekat melawan arus. “Disusul dengan tidak mengenakan helm oleh pemboncengnya.”  Operasi Zebra akan terus digelar hingga sembilan Desember 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Prediksi Interpelasi Kenaikkan BBM versi Pengamat

Jakarta, Aktual.co — Beberapa anggota DPR akan menggunakan hak Interpelasi kepada Presiden Joko Widodo terkait kenaikkan harga BBM diprediksi tidak berjalan mulus.
Demikian disampaikan pengamat politik Undip Teguh Yuwana, saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (26/11). 
Menurut Teguh, hal ini diketahui ada beberapa fraksi yang tak langsung mengusulkan hak interpelasi.
“Interpelasi masih tarik ulur ada fraksi yang juga menolak,” ungkap Teguh Yuwono.
Syarat interpelasi itu akan terpenuhi bila jumlah yang mengusulkan cukup banyak. Namun masih ada kendala karena belum bersatunya Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Konflik Merah Putih (KMP).
“Peluang besarnya Interplasi tidak akan jalan,” ucap Teguh Yuwana.
Kedua, peluang besar batalnya interplasi bukan hanya karena masih konfliknya KIH dan KMP di DPR. Tetapi juga munculnya surat larangan kabinet kerja untuk rapat dengan DPR. Dengan adanya surat ederan bernomor SE-12/Seskab/XI/2014 yang ditandatangani oleh Seskab Andi Widjajanto.
Hak interpelasi itu kan berhubungan antara eksekutif dan legislatif dengan adanaya surat edaran ini pun mentri tidak bisa bertemu DPR.
“Interpelasi akan berjalan tetapi akan berkendala belum satu kata dalam konflik yang terjadi di DPR,” demikian Teguh.
Seperti diketahui, pemerintah mengeluarkan kebijakkan kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan dalih untuk penghematan anggaran dan mengalihkannya untuk anggaran pembangunan. 
Tapi, kenaikkan dari BBM subsidi tidak pernah membuka data keekonomian dari harga BBM secara terperinci. Terlebih lagi menaikkan harga BBM ini pada saat harga minyak dunia turun.
Laporan: Meutia

Artikel ini ditulis oleh:

IHSG Ditutup Menguat 14,09 Poin

Jakarta, Aktual.co —  Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), ditutup menguat sebesar 14,09 poin didorong aksi pelaku pasar saham asing yang mengambil posisi beli saham. IHSG BEI ditutup menguat sebesar 14,09 poin atau 0,28 persen ke posisi 5.133,03. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik sebesar 3,31 poin atau 0,38 persen ke posisi 884,58.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya  mengatakan bahwa aksi beli saham oleh pelaku pasar asing masih berlanjut sehingga indeks BEI kembali berada di area positif.
“Capital inflow yang masih terus berlanjut, merupakan salah satu sinyal positif dari pergerakan IHSG BEI pada Rabu ini (26/11),” katanya di jakarta, Rabu (26/11).
Dalam data BEI, tercatat pelaku pasar saham asing membukukan beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp260,85 miliar pada perdagangan saham Rabu (26/11) ini.
Kondisi itu, menurut William Suryawijaya, membuka potensi bagi indeks BEI untuk kembali melanjutkan tren penguatannya meski sempat terjadi sedikit tekanan wajar pada beberapa saham-saham di Bursa Efek Indonesia.
“Secara teknikal, pembentukan pola tren penguatan sudah mulai terlihat, IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan pada pekan ini,” katanya.
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 216.203 kali dengan volume mencapai 4,76 miliar lembar saham senilai Rp3,83 triliun. Tercatat saham yang bergerak naik sebanyak 154 saham, melemah 147 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 108 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 268,07 poin (1,12 persen) ke 24.111,98, indeks Nikkei turun 24,04 poin (0,14 persen) ke 17.383,58, dan Straits Times menguat 0,97 poin (0,03 persen) ke posisi 3.345,26.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Golkar Bali Sesalkan Pernyataan Menko Polhukam

Denpasar, Aktual.co — Sekretaris DPD Partai Golkar Bali, I Komang Purnama menyesalkan pernyataan Menko polhukam Tedjo Edi Purdjianto yang menyarankan Polri tak mengeluarkan izin penyelenggaraan Munas Partai Golkar di Pulau Bali. 
Menurut dia, semua persiapan sudah hampir rampung 100 persen. Audiensi dengan Gubernur dan Kapolda Bali pun sudah dilakukan.
Pernyataan Menkopolhukam dianggap sebagai bentuk intervensi pemerintah terhadap urusan internal partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Jadi pendapat yang harus dipertanyakan. Banyak hal lain yang harus diurus. Munas ini soal internal,” kata Purnama saat ditemui di Kantor Golkar Bali, Denpasar, Rabu (26/11).
Menurut dia, pernyataan Menkopolhukam perlu diberi penjelasan lebih lanjut. Pasalnya, persiapan yang telah dilakukan sudah sangat matang, termasuk dari aspek pengamanan. Koordinasi sudah dilakukan dengan pihak TNI, Polri bahkan pengamanan desa adat pecalang. “Tidak ada potensi rusuh seperti disampaikan. Kami menjamin sepenuhnya Munas di Bali berjalan aman dan lancar. Ini sebenarnya masalah kecil, kenapa harus dibesarkan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Demo DPRD, Buruh: Masa UMP DKI Kalah Sama Bekasi?

Jakarta, Aktual.co —Ribuan buruh yang tergabung dalam Petisi Buruh DKI Jakarta geruduk Gedung DPRD DKI, Rabu (26/11). 
Massa yang berkumpul sejak pukul 14.50 WIB ini menuntut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar tiga juta rupiah.
“Kita warga Jakarta yang taraf hidupnya tinggi, tapi upahnya di bawah Bekasi. UMP Jakarta 2,7 ditetapkan sama si Ahok, Bekasi udah 2,9 Juta. Buruh Jakarta kalah sama buruh penyangga,” kata salah satu buruh saat berorasi, di Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (26/11).
Selain menuntut kenaikkan UMP, para buruh juga menagih janji kepada Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi yang pernah mengatakan akan merevisi UMP buruh DKI Jakarta.
“Mana Pras, mau gak dia menerima buruh hari ini? kalau nggak ada biar kita yang jemput dari rumahnya,” tegas si orator.
Dalam aksinya, ribuan buruh juga membawa sebuah boneka yang disebut sebagai mayat Gubernur Basuki Thaja Purnama (Ahok). 
Akibat aksi ini, arus lalulintas di Jalan Kebon Sirih  macet total. Berdasarkan informasi yang dihimpun Aktual.co, 20 orang perwakilan para buruh akan segera diterima Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra, M. Taufik.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain