15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41496

Kotak Hipnotis Warga Kutai Kertanegara

Jakarta, Aktual.co — Penampilan grup band papan atas Kotak menggetarkan Kota Raja Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dalam sebuah konser bertajuk “Kukar Rockin Woman’s Day 2014”.

Siaran pers Humas Pemerintah Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar) yang diterima di Samarinda, Rabu (26/11), menyebutkan penampilan grup musik beraliran rock itu mampu menghipnotis ribuan warga yang memadati lapangan kantor Bupati Kutai Kertanegara, Selasa (25/11).

 Ribuan penonton yang didominasi kalangan muda itu larut dalam hentakan musik beraliran cadas. Kendati penampilan “Kotak” pada konser itu tanpa kehadiran bassis cantik Chua, namun tak mengurangi performa kelompok musik cadas yang energik.

Sejumlah lagu bergenre “slow rock” yang dibawakan kelompok musik top Indonesia itu cukup familiar di telinga penggemarnya, menghipnotis para penonton ikut bernyanyi mengiringi Tanri dan kawan-kawan yang tampil energik dan komunikatif.

Dalam penampilan kelompok musik rock di tepian Mahakam Tenggarong itu, “Kotak” juga mengajak penonton berdoa bersama untuk mengenang tragedi ambruknya jembatan Kartanegara 26 November 2011.

Penampilan grup musik Kotak dalam konser bertajuk Rockin Women Day dibuka dengan lagu berjudul Tinggalkan Saja, dilanjutkan dengan Rock Never Dies, Masih Cinta Selalu Cinta, Kecuali Kamu, I Love You.

Kelompok musik cadas itu juga menyanyikan lagu Panggung Sandiwara yang dipopulerkan Ahmad Albar dilanjutkan dengan Pelan Pelan Saja, Tendangan Dari Langit (TDL), Terbang, dan ditutup dengan salah satu lagu populer mereka berjudul Beraksi.

Saat menyanyikan lagu berjudul “Pelan Pelan Saja”, vokalis Tantri berduet dengan Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari. Bupati perempuan pertama di Kalimantan Timur penggemar musik beraliran rock itu mampu membawakan lagu bergenre pop rock dengan cukup apik.

Pada konser bertajuk Kukar Rockin Day itu, Rita Widyasari mengatakan musik rock merupakan salah satu wujud kreatif para pelakunya, dan juga bisa dimainkan atau digemari wanita.

 “Bagi saya musik rock itu bisa memicu semangat berkarya, rocker Kukar dan penggemarnya harus berprestasi dan memberikan contoh yang positif, termasuk taat beragama dan berpendidikan,” ujar Rita di sela-sela konser Kotak.
 
Meski yang menyaksikan konser tersebut didominasi kaum adam, tak sedikit para wanita baik setengah baya maupun remaja ikut dalam kerumunan penonton serta turut berteriak dan berjingkrak menikmati musik cadas.

Tini, salah seorang warga Tenggarong mengaku senang dan beruntung bisa menyaksikan langsung konser band idolanya itu.

“Kesempatan yang luar biasa bisa nonton langsung konser Kotak dan Regina di depan mata di kampung sendiri,” ujar PNS Setkab Kutai Kertanegara yang datang bersama rekan itu di sela-sela menikmati konser yang juga dimeriahkan dengan penampilan artis ibu kota Regina Ivanova.

Sebelum penampilan kelompok musik Kotak, penonton disuguhi suara khas artis ibu kota Regina Ivanova, yang merupakan jebolan salah satu ajang pencarain bakat di televisi swasta Indonesia itu.

Regina tampil membawakan tujuh lagu yang didominasi aliran slow rock. Lagu pembuka yang dibawakan Regina yaitu Sweet Child O Mine, Mengejar Matahari, Kangen, Ku Tak Bisa, I Dont Wana Miss Think, Kemenangan dan diakhiri dengan Separuh Nafas.

Konser bertajuk “Rockin Womans Day” yang dimulai pukul 16.00 Wita itu juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah band metal lokal, yaitu Kapital, Biang Kerock, Rantai, Budass, Moccabery, Scream Of Death, Malvomed, serta MirrorSquad.

Ajang yang dilaksanakan sejak 2013 tersebut disebut-sebut sebagai konser rocker wanita pertama yang dilaksanakan di Kukar, bahkan di Kaltim.

“Konser ini dihajatkan untuk menggairahkan kembali musik rock di kalangan perempuan,” ujar Nala Arung, Event Manager Nagapore.

Konser tersebut, didukung oleh Gerbang Raja, Distorsi Rockaholicompany, Grand Elty, Swaramaha Radio, Kukar Kreatif, serta Royal Tour and Travel.

Pada kesempatan itu Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari menyerahkan hadiah kepada siswa berprestasi di Kutai Kertanegara mulai tingkat SD hingga SMA, dalam rangka memperingati hari guru nasional.

Artikel ini ditulis oleh:

Demokrat: Menkumham “Pembangkang” Pimpinannya

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Demorat, Benny K Harman sempat menyindir kehadiran Menteri Hukum dan HAM, Yasona Hamonangan Laoly dalam rapat sidang paripurna di DPR RI dengan agenda memasukan Undang-Undang (UU) Nomor 17/2014 tentang MD3 ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2014.
Menyusul terbitnya surat edaran dari sekertris kabinet (Sekab) Andi Widjajanto yang melarang menteri hingga setingkat menteri tidak hadir terlebih dahulu ke DPR RI.
“Saya tadi lihat ada Menkumham, saya ingin mengucapkan, ini pembantu presiden yang membangkang perintah atas pimpinannya,” ucap Benny ketika melakukan intrupsi dalam sidang rapat paripurna, yang disambut tawa anggota dewan lainnya, di ruang Paripurna, Rabu (26/11).
Selesai menyindir Menkumham, Benny pun melanjutkan interupsinya memberikan pandangan terhadap revisi UU MD3 ini yang merupakan hasil kesepakatan bersama Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Menurut dia, revisi ini tidak dimasukan dalam Prolegnas 2014.
“Sebaiknya UU ini ditetapkan dalam prolegnas 2015-2020, masukan RUU ke prolegnas dan dibahas di situ,” ucapnya.
Selain itu, Benny juga memberikan apresiasi terhadap keseriusan KIH dalam membahas revisi UU MD3 ini dengan melengkapi alat kelengkapan dewan.
“Fraksi kami memberikan rasa hormat karena teman KIH disiplin telah menyetorkan nama anggotanya,” selorohnya.
Dari pantauan Aktual.co, tak hanya Benny, hampir setiap fraksi partai di parlemen terlebih yang berada di koalisi merah putih (KMP) ikut menyindir kehadiran Menkumham di ruang sidang paripurna DPR RI. Sindiran itu dilakukan acap kali anggota dewan melakukan intrupsi kepada pimpinan sidang paripuna.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Cegah Konflik, Pimpinan TNI dan Polri di NTT Jalin Komunikasi

Kupang, Aktual.co — Komandan Korem (Danrem) 161/ Wirasakti Kupang, Brigjen Achmad  Yuliarto mengatakan bahwa pihaknya selalu menjalin komunikasi dengan pimpinan semua kesatuan demi mencegah konflik antar kesatuan, terutama TNI dan Polri, di Nusa Tenggara Timur.
Hal tersebut disampaikan menjawab wartawan terkait upaya mengantisipasi konflik antara TNI dan Polri seperti yang terjadi di Batam, Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.    “Antara kami pimpinan kesatuan selalu mengedepankan konsep sinergitas dan berkomitmen tidak bisa bekerja sendiri, lantaran TNI dan Polri adalah inti pertahanan negara,” kata dia, Rabu (26/11).
Menurutnya, kebersamaan antara TNI dengan Polri terjalin baik di NTT selama ini. Anggota TNI dan Polri sering mengikuti olahraga atau kerja bhakti bersama.
Dicontohkan, salah satu kerjasama  yang tidak pernah dilupakan dan menorehkan sebuah sejarah adalah digelarnya Tarian Massal Flobamora Bersatu pada tanggal 17 Agustus 2014 lalu yang melibatkan personil TNI dari ketiga angkatan dan Polri.
“Bagi kami, ini adalah sebuah kebersamaan yang  sangat luar biasa  yang dikuti oleh parajurit TNI dan personil Polri, sehingga tidak ada sekat pembeda antara  institusi pertahanan negara,” paparnya.
Dia menambahkan, khusus untuk personil TNI AD diwajibkan memiliki paling sedikit satu nomor kontak  anggota Polri. Tujuannya, untuk saling menjaga komunikasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Gelar Operasi Zebra, Polisi jaring Pelanggar Lalu Lintas

Anggota polisi memberhentikan sepeda motor yang melanggar saat pelaksanaan Operasi Zebra 2014 di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (26/11/2014). Dalam Operasi Zebra 2014, akan ada berbagai penegakan hukum yaitu penilangan dan juga pembinaan bagi para penggendara, yang berada di titik tertentu. Selain itu juga ada teguran, untuk pengguna jalan. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Fadel: Pernyataan Menkopolhukam Representasi Nasdem

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Fadel Muhammad mengatakan pernyataan Menko Polhukam Tedjo Edy yang memerintahkan agar Kapolri tidak memberikan izin pelaksanaan Munas Golkar di Bali kental nuansa politik.
Ia menyadari, Menko Polhukam yang berasal dari Partai Nasdem itu mengerti  kondisi partai berlambang pohon beringin yang mengalami dualisme, dimana salah satu kubu ingin merapatkan Golkar kepada pemerintah.
“Sebagian besar teman-teman menilai ini politis karena Menko Polhukam dari Nasdem, (kita) tau Nasdem itu semua pecahan Golkar, ini ada permainan politik,” kata Fadel kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11).
Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi XI DPR RI itu  pemerintah menyabut peryataan sikap yang dikeluarkan oleh Menko Polhukam, karena bila tidak itu tentu akan merugikan pemerintah sendiri.
“Sangat disayangkan apa yang terjadi di Golkar masalah pertentangan untuk memperebutkan ketua umum pada munas, tidak ada suatu hal yang luar biasa. Ada yang luka-luka para penjaga konsekuensi logis,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Atasi Kerusuhan, Tambahan Pasukan Pengawal Nasional Dikerahkan ke Ferguson

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Missouri Jay Nixon memerintahkan ratusan lagi tentara Pengawal Nasional ke wilayah pinggiran St. Louis yang dilanda kerusuhan dan penjarahan, Selasa (25/11).
Kerusuhan tersebut terjadi setelah dewan juri menolak untuk mendakwa seorang personel polisi kulit putih dalam penembakan fatal seorang remaja kulit hitam.
Para pengacara keluarga Michael Brown, yang berusia 18 tahun, korban penembakan pada Agustus lalu, mengecam proses dewan juri St Louis County yang memutuskan tidak mendakwanya.
Pembunuhan di Ferguson, kota yang sebagian besar berpenduduk kulit hitam dengan struktur kekuasaan didominasi kaum kulit putih, memperlihatkan betapa hubungan ras di Amerika Serikat kadang kala tegang dan ikatan terputus antara komunitas Amerika-Afrika dan kepolisian.
Keputusan dewan juri memicu protes secara rasial yang lebih intens daripada kerusuhan yang terjadi setelah penembakan itu sendiri, tetapi masih jauh lebih kecil daripada aksi pencoptan perwira polisi dalam pemukulan pengemudi motor berkulit hitam Rodney King di Los Angeles dua dekade lalu.
“Semalam para perusuh melakukan aksi yang tak pernah terbayangkan oleh kita semua sebagai anggota masyarakat ketika kita bangun pagi,” kata Kapten Ron Johnson dari Satuan Patroli Jalan Bebas Hambatan Missouri.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain