12 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41510

Chatib Basri: Indonesia Mengalami Krisis Ekonomi pada 2013

Jakarta, Aktual.co —  Selama masa Pemerintahan Presiden Soeharto sampai dengan Presiden Joko Widodo, Indonesia sudah mengalami beberapa kali kenaikkan harga BBM subsidi. Namun, pada tahun 2013 era Presiden SBY kenaikkan harga BBM karena adanya krisis ekonomi.

Mantan Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Chatib Basri mengatakan bahwa pada 2013 Indonesia mengalami krisis ekonomi. Namun dirinya memilih untuk tidak mengatakan yang sesungguhnya kepada masyarakat.

“Krisis ekonomi ada di 2013, tapi saya tidak boleh bilang nanti masyarakat panik,” ujar Chatib di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (25/11).

Lebih lanjut dikatakan Chatib, kenaikan harga BBM subsidi saat itu menjadi satu-satunya cara untuk mengurangi difisit current account. Jika tidak menaikkan harga BBM saat itu, menurutnya Indonesia akan kembali mengalami krisis seperti tahun 1998.

“Perlambatan pertumbuhan ekonomi harus ditempuh bagaimana pun caranya. Dari kebijakan menaikkan harga BBM saat itu kan terbukti berhasil keluar dari kesulitan ekonomi di Januari,” pungkasnya.

Untuk diketahui, saat itu pemerintah mengeluarkan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sekitar Rp9,3 triliun untuk 15, juta keluarga miskin. Dana tersebut sebagai kompensasi kenaikkan harga BBM yang diberikan Rp150.000 per keluarga setiap bulannya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bertapa, Dosen di Madura Tewas di Kamar Mandi

Jakarta, Aktual.co — Hairuddin (36), dosen Bahasa Inggris di Universitas Islam Madura, ditemukan  tewas saat melakukan ritual bertapa di kamar mandi rumahnya, Senin (24/11).
Korban tewas ditemukan setelah hari ke 41 pertapaannya.
Yenny, istri korban, mengatakan bahwa sebelumnya korban meminta agar tidak diganggu hingga hari ke 41 pertapaannya.
Yenny mengaku bahwa sejak seminggu belakangan sudah mencium bau busuk dari arah kamar mandi, namun tak berani membuka, mengingat pesan suaminya tersebut.
Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi setengah telanjang dan telungkup ke dalam bak kamar mandi dengan ketinggian air sekitar 1 meter.

Artikel ini ditulis oleh:

Merasa Dibohongi, Buruh di Medan Obrak-abrik Kantor Disnakertrans

Medan, Aktual.co — Merasa dibohongi oleh Kadis tenaga kerja dan transmigrasi Sumut, Bukit Tambunan, sejumlah buruh SBSI 92 mengamuk di kantor Disnakertrans Sumut, jalan Pondok Kelapa, Medan, Selasa (25/11).
Buruh yang mengamuk mengobrak-abrik ruang tamu di lantai dua kantor dinas tenaga kerja dan transmigrasi. Sejumlah gelas pecah, kursi dan meja terbalik. Amukan itu membuat takut sejumlah  PNS di Disnakertrans.
“Kita datang diundang tetapi kenapa kita ngga ditemui,” kata salah seorang buruh, Erwin Manalu.
Menurut Erwin, kedatangan mereka seyogyanya untuk melaporkan data survei dewan pengupahan yang digunakan sebagai dasar penetapan UMP Sumut tahun 2015 sebesar Rp 1.625.000 dan hal normatif lainnya.
“Kadis tidak layak memimpin karena tidak sanggup mengakomodasi kepentingan buruh, dan berlaku tidak pantas dengan membohongi buruh,” tandasnya.
Pihaknya akan menginap di kantor disnaker hingga kadis datang menemui buruh.
Tampak sejumlah pengurus SBSI 92 Sumut diantaranya, ketua DPD Sumut SBSI 92 Pahala Napitupulu dan Sekretaris Agustina Sinulingga. Selain itu, Ketua DPC Medan Ariadi, serta Ketua DPC Deli Serdang Ahmad Albar.

Artikel ini ditulis oleh:

Riedl Pasang Firman dan Syamsul Sebagai “Starter”

Jakarta, Aktual.co — Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, langsung memasang Firman Utina dan Syamsul Arif, dalam susunan pemain utama atau “starter” untuk pertandingan grup A Piala AFF melawan Filipina di Stadion My Dinh Hanoi, Selasa petang (25/11).

Dalam daftar resmi susunan pemain, Firman yang pada pertandingan melawan Vietnam Sabtu (22/11) lalu, menjadi cadangan dan baru masuk pada pertengahan babak kedua menggantikan Manahati Lestusen, kini menjadi kapten tim Indonesia untuk pertandingan melawan Filipina.

Sementara itu Syamsul Arif, pencetak gol kedua Indonesia sewaktu bermain imbang 2-2 lawan Vietnam, juga dipercaya sebagai “starter”.

Sergio van Dijk tetap di posisi penyerang depan, sementara Boaz Salossa kini sebagai cadangan.

Di tim Filipina, susunan timnya hampir sama dengan ketika mereka mengalahkan Laos 4-1. Namun pencetak dua gol pada pertandingan itu, Patrick Rechelt kini langsung jadi pemain utama.

Berikut susunan pemain tim Indonesia dan Filipina pada pertandingan grup A kejuaraan sepak bola Piala AFF di Stadion My Dinh, Hanoi, mulai pukul 16.00 WIB.

Indonesia-Kurnia Mega; Zulkifli Syukur, Raphael Maitimo, Rizki Pora, Achmad Jufriyanto, Muhammad Roby, Zulham Zambrun, Firman Utina, Muhammad Ridwan, Syamsul Arif, Sergio van Dijk.

Filipina – Patrick Deyto; Juan Luis Guirado, Manuel Ott, Misach Bahadoran Dasuke Sato, Amani Aguinaldo, Jerry Lucena, Martin Steuble, Simone Rota, Patrick Reichelt, Philip Younghusband.

Wasit : Fahar Jaber Al Marri (Qatar).

Artikel ini ditulis oleh:

Fadli Zon: Mendagri Sebaiknya Blusukan di Kantor Sendiri

Jakarta, Aktual.co — Hasil sidak yang dilakukan Wakil Ketua DPR Fadli Zon bersama anggota Komisi II DPR, Selasa (25/11) pagi, menemukan fakta bahwa server e-KTP semuannya berada di Indonesia.
“Tidak benar keterangan Mendagri server (e-KTP) itu di luar negeri. Saya liat sendiri fisik server itu ada. Ada di (kantor Mendagri) di Kalibata dan lebih besar lagi di kantor mendagri sendiri (di Medan Merdeka Utara). Satu lagi ada di Batam,” kata Fadli usai inspeksi mendadak di Jakarta, Selasa (25/11).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa ada server berkapasitas 600 terra di kantor Kemendagri di Medan Merdeka Utara (Jakarta Pusat), kemudian server 37 terra di Kalibata (Jakarta Selatan). Serta server cadangan di Batam. Kesimpulannya semua server e-KTP ada dalam wilayah Indonesia,” tambahnya.
Berdasarkan fakta ini, Fadli menyarankan agar Tjahjo Kumolo jangan melakukan blusukan ke luar sebelum memahami apa yang ada di Kementerian Dalam Negeri sendiri.
“Sebaiknya Mendagri jangan blusukan kemana-mana dulu. Blusukan ke kantornya sendiri untuk melihat di kantornya ada apa di kantornya,” sindirnya.
Fadli juga mendesak agar Mendagri jangan sembarangan menghentikan proses pencetakan e-KTP. Justru dia harus segera memperbaiki keterlambatan distribusi e-KTP ke daerah-daerah. Sebab, dari 172 juta data penduduk yang sudah direkam, baru 145 juta yang disalurkan.
“Pencetakan di daerah dan transfer dananya. Kita butuh e-KTP ini single identity card. Negara lain sejak abad lalu, kita baru di abad ini. Jadi tak ada alasan signifikan lagi tunda pencetakan. Jangan-jangan ini untuk mencari proyek baru,” pungkas Fadli.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Mulai 24 Desember, Kepengurusan IMB Dialihkan ke BPTSP

Jakarta, Aktual.co —Pada 24 Desember mendatang, perizinan Izin Mendirikan Bangunan akan dialihkan kepada Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. 
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) I Putu Ngurah Indiana kepada Aktual.co, Selasa (25/11).
Ia mengatakan pihaknya memindahkan 54 pegawainya masuk ke BPTSP untuk membantu proses pembelajaran dan pelatihan pegawai.
“Kita terus mengadakan pelatihan dan magang kepada pegawai BPTSP, dua minggu sebelum tanggal 24 Desember,” ujarnya.
Sedangkan di Dinas P2B sendiri, ia mengatakan menghentikan proses perizinan, untuk mempermudah penyerahan berkas dan sistem pelayanan IMB ke BPTSP. 
“Saat ini kita stop pendaftaran barunya. Tapi pelayanan tetap berjalan dan memberikan ke BPTSP untuk pegawai magang biar menyelesaikan berkas-berkas yang masuk,” lanjutnya.
Sama halnya dengan Dinas P2B, Dinas Tata Ruang DKI juga mengirimkan enam pegawainya ke BPTSP untuk membantu kepengurusan IMB. “Pembelajaran seperti ketetapan rencana kota, tata letak bangunan sebagai syarat pembuatan IMB. Itu sifatnya teknis dan memang harus insiyur,” ujar Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta Gamal Sinurat di Balai Kota, Selasa (25/11).
Sementara itu, Kepala BPTSP Noor Syamsu mengatakan sesuai dengan arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, lama kepengurusan IMB harus dipangkas dari semula biasanya 35 hari menjadi 21 hari saja. 
“Secara bertahap nanti akan diperpendek waktunya menjadi 20 sampai 21 hari,”paparnya.
“Kita sedang kaji, Pak Sekda juga bilang kita harus prepare dan hati-hati. Jangan terlalu optimis dulu, ya bertahap maka kami menggunakan step, tiap 3 bulan kita akan evaluasi dan kita kembangkan,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain