1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41554

Guru Aniaya Siswa, KPAI Klarifikasi ke Lumajang

Lumajang, Aktual.co —- Komisi Perlindungan Anak dan Ibu (KPAI) mendatangi wilayah Lumajang terkait dengan laporan masyarakat tentang adanya dugaan penganiayaan di wilayah utara.
Kedatangan KPAI ke SDN 01 Sawaran Kulon, Kedungjajang, untuk melakukan klarifikasi terhadap pihak sekolah tentang kebenaran laporan tersebut.  
Tim KPAI dari pusat yang didampingi perwakilan KPAI Lumajang, Dinas Pendidikan Lumajang, pihak Kecamatan Kedungjajang, dan aparat Desa Sawaran Kulon, langsung menemui pihak kepala sekolah dan guru yang dilaporkan.
Dalam pertemuan yang cukup singkat tersebut, pihak KPAI mulai menemukan titik terang dan kronologis kejadian mulai dari awal hingga akhir. Informasinya, tujuh siswa kelas II SDN Sawaran Kulon dianiaya seluruh teman sekelasnya atas perintah guru kelasnya (Tutik), dengan alasan ketujuh siswa ini tidak mengerjakan Pekerjaan Rumah.
Dengan penjelasan tersebut pihak KPAI mengaku kaget atas alasan terjadinya penganiayaan disekolah tersebut yang terjadi sekitar dua bulan lalu. Pihak KPAI semakin terkejut ketika mendapat informasi jika siswa yang menjadi korban mengalami trauma psikis. 
“Bahkan ketika siswa tersebut minta pindah ke sekolah lain malah dipersulit oleh sekolah, ini kan sudah keterlaluan,” kata Susanto, Komisioner Bidang Pendidikan KPAI Pusat, Jumat (21/11).
Dari hasil investigasi yang dilakukan di Desa Sawaran Kulon, baik itu ke pihak sekolah maupun ke semua korban, KPAI menemukan adanya penganiayaan yang dilakukan secara massal. 
“Untuk mengetahui apakah hal ini dilakukan secara sengaja atau tidak, kita akan dalami sepenuhnya kasus ini agar prosesnya benar-benar tuntas.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Riedl: Kondisi Pemain Sudah 100 Persen

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Timnas Indonesia Senior, Alfred Riedl mengungkapkan, kondisi kebugaran para pemainnya, sudah 100 persen siap untuk melaksanakan pertandingan pertama Piala AFF, Sabtu (22/11), melawan tuan rumah Vietnam.

“Saya bersyukur, semua pemain 100 persen fit, tidak ada masalah cedera, dan kami siap bertanding besok di hadapan penonton yang akan memenuhi stadion,” kata Riedl seusai memimpin latihan timnas di lapangan Stadion My Dinh, Hanoi, yang akan menjadi arena pertandingan Piala AFF, Jumat (21/11).

Pada latihan hari ini, Firman Utina dan kawan-kawan hanya melakukan latihan ringan selama satu jam.

“Ini hanya refressing, latihan menembak dan mengumpan, tidak ada yang spesial hari ini,” kata Riedl.

Pelatih asal Austria itu tidak ingin menyebutkan susunan tim utama yang akan dipasang pada Sabtu besok.

“Yang pasti semuanya siap,” ujarnya.

Sementara itu Boaz Salossa yang sebelumnya sempat dikabarkan belum 100 persen fit, mengatakan bahwa kini tidak ada masalah pada otot pahanya.

“Saya sudah tidak masalah, berlatih juga normal,” kata pemain Persipura Jayapura itu.

Sementara itu pemain tengah Evan Dimas mengatakan bahwa jika ia dipercaya tampil, ia ingin memberikan kontribusi bagi timnya.

“Saya akan nikmati pertandingan ini, dan berharap bisa memberi yang terbaik,” katanya.

Soal penyesuaian dengan pemain-pemain yang lebih senior, Evan mengatakan sudah tidak ada masalah lagi.

Sementara itu tim Vietnam Jumat malam juga berlatih di Stadion My Dinh, setelah latihan tim indonesia selesai.

Tim asuhan Toshiya Miura tersebut juga hanya melakukan latihan ringan.

Miura sendiri tidak ingin mengungkapkan susunan formasinya untuk melawan Indonesia. Namun kemungkinan besar pemain andalan mereka di lini depan seperti Le Chong Vinh dan Nguyen Anh Duc akan ditampilkan.

Artikel ini ditulis oleh:

DPD Bali Mendukung Kembali ARB Jadi Ketum

Denpasar, Aktual.co — Aspirasi kader Partai Golkar di daerah semakin menguat untuk kembali mencalonkan Aburizal Bakrie (ARB) menjadi Ketum Partai Golkar kedua kalinya.
Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Ketut Sudikerta menuturkan, ARB mendapat dukungan mayoritas dari DPD hampir di seluruh Indonesia. Dukungan itu telah disampaikan dalam Rapimnas Partai Golkar di Yogyakarta. 
“Kalau Bali memang sudah bulat untuk memilih ARB dan keputusan ini sudah bulat dan tidak akan berubah lagi,” ujar Sudikerta di DPRD Bali, Jumat (21/11).
Saat ini sudah ada 38 suara dari total 44 suara dari seluruh Indonesia yang mendukung ARB sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Dari 38 suara tersebut, 34 suara berasal dari DPD I Golkar dari seluruh Indonesia dan 4 suaranya berasal dari ormas atau organisasi sayap Golkar.
Sudikerta tak menjawab ketika ditanya apakah dengan dukungan suara sebanyak 38 suara untuk ARB, maka ARB dipastikan sebagai ketum saat Munas nanti.
Bila seluruh DPD yang memiliki hak suara sudah bulat memilih ARB, maka pelaksanaan Munas Golkar nantinya tinggal mengetuk palu untuk mengesahkan ARB. 
Dari total 44 suara tersebut, hanya 6 ormas yang belum memiliki keputusan apakah nantinya mendukung ARB atau tidak, sementara yang lainnya sudah bulat mendukungnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Soal Alih Fungsi Stadion Lebak Bulus, Kemenpora Lepas Tanggung Jawab

Jakarta, Aktual.co — Tersendatnya pembongkaran Stadion Lebak Bulus membuat Kementerian Pemuda dan Olahraga mengambil jalan pintas. Hal itu dilakukan dengan mencabut laporan  polisi Nomor LP/669/VII/2014/Bareskrim, tentang dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang saat itu masih bertatus pelaksana tugas Gubernur.

Seperti berita Aktual.co pada Jumat (21/11) dengan judul “Anggap Pengalihfungsian Stadion Lebak Bulus Selesai, Menpora Cabut Laporan”, Kemenpora resmi mencabut gugatan yang sempat dibuat ketika Kemenpora masih di pimpin oleh Roy Suryo.

Gugatan itu sendiri dibuat karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan bahwa Kemenpora telah menghambat pembongkaran Stadion Lebak Bulus yang ingin dijadikan sebagai Mass Rapid Transportation (MRT), dengan tidak mengeluarkan Surat Keputusan (SK) mengenai pengalifungsian lahan Stadion Lebak Bulus.

Menanggapi pencabutan laporan tersebut, Deputi V Bidang Keharmonisan dan Kemitraan Kemenpora, Gatoto Dewa Broto berdalih bahwa, pencabutan laporan itu dilakukan berdasarkan keputusan Pemprov DKI yang bersedia menyelesaikan pembangunan Taman BMW dengan tenggat waktu selama tiga tahun.

“Kami tidak mau dibilang menyandra pembangunan MRT. Pemprov juga telah mengeluarkan keputusan pada 8 Oktober 2014. Mereka bertanggung jawab penuh atas pembangunan taman BMW,” kata Gatot ketika dihubungi Aktual.co, Jumat (21/11).

Meski begitu, ketika ditanya bagaimana nasib aktifitas olahraga yang berada di Stadion Lebak Bulus, Gatot pun tidak bisa menjawab. Dirinya malah mengatakan seakan-akan Kemenpora telah lepas tanggung jawab ke Pemprov DKI.

Selain itu, ketika ditanya mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh Pemprov DKI agar bisa segera melakukan pembongkaran Stadion Lebak Bulus, Gatot pun mengungkapkan jika persyaratannya belum lengkap.

Seperti diketahui, untuk membongkar suatu stadion olahraga Nasional ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yakni adanya tanah pengganti, sertifikat tanah yang tidak bermasalah, tidak ada gugatan terhadap status kepemilikan tanah, dan ada rencana anggaran pembangunan dari lahan pengganti.

“Iya itu semua tanggung jawab Pemprov. Kami sudah tantang Pemprov, makanya mereka megeluarkan SK Gubernur,” jelas Gatot.

“Kan masih ada masalah hukum, jadi ada beberapa syarat yang belum diberikan,” tandasnya

Artikel ini ditulis oleh:

Proyek Jalan Tol Dalam Kota, Ini Kata Taufik

Jakarta, Aktual.co —Rencana pembangunan enam ruas Jalan Tol Dalam Kota (JTDK) masih menimbukan polemik. 
Dewan Transportasi Kota Provinsi DKI Jakarta (DTKJ) menilai pembangunan JTDK dianggap tidak menunjukkan peran pemerintah untuk mendukung penyelenggaraan angkutan publik yang menopang moda transportasi massal.
Namun pendapat berbeda disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik. Menurutnya Pemprov DKI justru harus segera merealisasikan proyek JTDK sebagai sistem untuk mengurai kemacetan di Ibukota.
Pembangunan itu harus dilakukan secara menyeluruh sesuai rencana, dan jangan sampai terpenggal di sisi. Karena enam ruas jalan tol ini diibaratkan sebagai sistem.
“Ini menurut saya baik untuk diterusin (Pemprov DKI),” ujarnya dalam diskusi di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih DKI, 
Akan tetapi, kata dia, untuk merealisasikan proyek itu terbentuk di masalah keuangan. Masalah muncul ketika banyak keuangan datangnya dari perusahaan daerah dari BUMD (Badan Usaha Milik Daerah). Dan BUMD mengambil anggarannya dari APBD DKI.
Di sinilah penganggaran proyek menjadi rawan dan perlu ada jaminan sehingga bisa terjamin sampai ke tahun 2018. Untuk memulai merealisasikan proyek tol itu, menurutnya memang dibutuhkan sebuah keberanian. 

Artikel ini ditulis oleh:

Orang Yang Sudah Meninggal Bisa Ajukan Pinjaman Rp7,7 Miliar, Kok Bisa?

Jakarta, Aktual.co —  Meski sudah meninggal sejak tahun 2003, namun O. Sugandi, seorang pensiunan TNI yang merupakan warga Curug Kabupaten Tangerang, tercatat mengajukan kredit ke Bank Danamon Cabang Kali Bata tahun 2010 dengan nilai Rp7,7 miliar.
Henny Susanti (47), anak sulung dari Alm O Sugandi di Tangerang, Jumat, mengatakan, awal diketahui adanya pengajuan kredit setelah ahli waris mendapatkan surat penetapan sita eksekusi dari Pengadilan Negeri Tangerang tanggal 6 Mei 2014.
“Kita merasa kaget, tanah keluarga akan disita sebab adanya kredit macet dalam peminjaman uang sebesar Rp7,7 miliar di Bank Danamon tahun 2010. Padahal, orang tua sudah meninggal sejak tahun 2003,” ujar Henny.
Dari hasil penelusuran berkas peminjaman uang di Bank Danamon, ternyata orang tuanya tercatat sebagai direktur PT Petro Kencana bersama rekannya Andi Rusli Sajo. Alm O Sugandi hanya memiliki satu anak bernama Darmawan, padahal anaknya ada lima orang.
“Ternyata nama orang tua saya dimanfaatkan orang lain. Begitu juga identitas lainnya mulai dari KTP, KK hingga tanda tangan,” ujarnya.
Bahkan, orang tuanya tercatat pernah hadir ke Bank Danamon dalam meminjam uang. Dalam peminjaman tersebut, orang tuanya mengagunkan sertifikat tanah dan juga rumah tinggalnya seluas 4.225 meter persegi yang berada di Kelurahan Curug Wetan, Kabupaten Tangerang Pencairan uang dari Bank Danamon kepada orang tuanya dilakukan dalam tiga kali, yakni Rp3,5 miliar, lalu Rp1 miliar dan terakhir Rp3 miliar. Meski dalam proses pencairan bertahap, peminjam tidak pernah membayar cicilan tetapi pihak bank menyetujui untuk pencairan.
“Pihak bank berani mengeluarkan uang dengan nilai besar meski tidak pernah ada pembayaran sepeserpun. Ini yang membuat kami aneh,” ujarnya.
Terkait sertifikat tanah, Henny mengatakan, adiknya, Deni, pernah meminjam uang kepada rekannya bernama Darmawan sebesar Rp25 Juta.
Lalu, sertifikat tanah itu yang dimanfaatkan oleh orang bernama Andi Rusli Sajo dan Darmawan dalam mendapatkan uang pinjaman di Bank Danamon sebesar Rp7,7 miliar. Adapun yang menjadi alasan perlawanan karena lahan yang disita eksekusi PN Tangerang di dalamnya ada makam kedua orang tuanya, yaitu O Sugandi yang dimakamkan di lahan itu pada 10 April 2003 dan istrinya Aminah yang juga dimakamkan di lahan tersebut 17 September 2006.
 “Ini makin aneh, apakah Bank Danamon tidak melakukan pengecekan langsung ke lahan yang diagunkan, jelas-jelas orang tua saya dimakamkan di lahan itu sejak lama,” kata Amin Nasution, pengacara keluarga O Sugandi Kini, pihaknya masih terus melakukan perlawanan terhadap proses hukum di Pengadilan Negeri Tangerang dengan harapan sertifikat tanah milik keluarganya kembali.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain