21 April 2026
Beranda blog Halaman 41715

Bupati Karawang Nonaktif dan Istrinya Jalani Sidang Perdana di Bandung

Jakarta, Aktual.co — Bupati Karawang non-aktif Ade Swara dan isterinya Nurlatifah menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung di Jalan LLRE Martadinata, Selasa (2/12).
Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Nawawi Pamolango ini dimulai pukul 10.45 WIB. Saat ini keduanya sudah duduk di kursi pesakitan. 
Ade berpakaian batik berwarna merah dan istrinya memakai baju batik warna krem dan memakai jilbab hitam.
Pasangan suami istri tersebut terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis 17 Juli 2014 lalu. 
Mereka kedapatan memeras pengusaha dari PT Tatar Kertabumi dengan meminta uang Rp 5 miliar, terkait izin penerbitan surat persetujuan pemanfaatan ruang. Dalam pengembangan kasus ini, KPK kemudian menjerat keduanya dengan ‘bonus’ pasal pencucian uang.
Mereka dijerat dengan Pasal 12 e atau Pasal 23 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 421 jo Pasal 55 KUHP.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

HMI UNJ Adakan Gerakan Peduli HIV/AIDS

Jakarta, Aktual.co — Tanggal 1 desember merupakan hari peringatan penyakit HIV/AIDS. Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Negeri Jakarta (HMI UNJ) mengadakan serangkaian acara yang dinamai “Gerakan Peduli HIV/AIDS”, untuk merayakan hari sakral dalam bidang kesehatan ini. Pada acara ini terdapat seminar terkait HIV/AIDS.

“Kita akan diingatkan kembali akan sebuah penyakit berbahaya dari pola pergaulan dan pola hidup yang buruk,” kata Gilang Adi Mahardika, Ketua Koordinator Komisariat HMI UNJ.

Selain seminar, Koorkom HMI UNJ juga mengadakan pameran foto yang berisikan pesan dukungan bagi mereka yang menderita penyakit HIV/AIDS, dan juga sosialisasi langsung di kalangan mahasiswa untuk menyadarkan mereka agar berhati-hati dalam bergaul, sekaligus membagi-bagikan pita merah.

Sementara menurut Ketua Pelaksana Arlen Intani mengatakan, pihaknya membuat acara ini sebagai bentuk solidaritas ke sesama.

“Kami semua prihatin akan nasib penderita penyakit HIV/AIDS, melalui acara ini besar harapan kami bisa mengangkat kondisi moral mereka. Kami ingin mereka tetap bersemangat menjalani kehidupan,” kata Arlen.

Acara ini diselenggarakan di Komplek A Universitas Negeri Jakarta, dari pukul 8 pagi hingga 12 siang. Lantunan akustik menjadi pembuka pada acara ini, dan dilanjutkan dengan seminar serta pameran foto, dan diakhiri dengan sosialisasi langsung kepada para mahasiswa di sekitar Komplek A UNJ. Dalam melangsungkan acara tersebut, Koorkom HMI UNJ bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa (HiMa) Teknik Sipil UNJ, dan KSR PMI UNJ.

Peserta yang hadir nampak antusias, banyak dari mereka yang melontarkan banyak pertanyaan kritis kepada pembicara, sehingga terbangun lah suasana diskusi dinamis dua arah. Mereka memberikan apresiasi kepada para penyelenggara agar acara seperti ini tetap dilangsungkan di tahun-tahun berikutnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berkas Demo Anarkis FPI Milik Habib Novel Pelimpahan Tahap Dua

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah merampungkan berkas perkara milik 18 anggota Front Pembela Islam, terkait demo anarkis di depan gedung DPRD dan Balai Kota DKI Jakarta, pada Jumat (3/10). Hari ini proses pelimpahan kedua, dari penyidik Polda Metro Jaya ke Kejaksaan akan dilakukan.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Waluyo menjelaskan, untuk perkara demo anarkis penyidik Polda Metro Jaya sudah menetapkan 22 anggota FPI sebagai tersangka. Namun baru 18 tersangka yang berkasnya dinyatakan lengkap.
“Sudah P21 (lengkap) kemarin, Senin (1/12). Yang P21 milik Habib Novel berkas terpisah, tersangka Shahabuddin H Anggawi berkas terpisah dan 16 tersangka diantaranya Abdul Rohim, Suharto, Ramlan berkas disatukan,” kata Waluyo saat dihubungi di Jakarta, Selasa (2/12).
Sementara itu, lanjut dia, 4 berkas milik tersangka lainnya, anggota FPI yang masih tergolong anak-anak masih berada di Polda Metro Jaya. “Hari ini tahap kedua. Dari Polda ke Kejaksaan ya,” sambung Waluyo.
Dia mengatakan, hingga pukul 10.00 WIB proses pelimpahan tahap kedua yang meliputi berkas dan tersangka belum dilakukan. Waluyo mengaku masih menunggu apakah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pusat atau hanya di Polda menyusul jumlah tersangka yang banyak. 
“Nanti saya informasikan kembali,” kata Waluyo.
Para tersangka sendiri dijerat pasal berlapis yakni Pasal 214 ayat 1 dan 2 KUHPidana, Pasal 170 KUHPidana, Pasal 160 KUHPidana, dan Pasal 406 Jo 55 KUHPidana.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pilih Djarot, Pengamat: Ahok Tak Mau Diganggu Partai

Jakarta, Aktual.co —Setelah mencoret nama Sarwo Handayani, yang merupakan birokrat ‘asli’ Pemprov DKI, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah mengerucutkan pilihan calon Wakil Gubernurnya pada dua nama. 
Yakni Boy Sadikin dan mantan Walikota Blitar, Djarot Syaiful Hidayat. Keduanya merupakan politisi dari PDI-P. Namun dalam perkembangan terakhir, Ahok beberapa kali menyatakan lebih tertarik Djarot, ketimbang Boy.
Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarok, menilai dengan memilih Djarot, menunjukkan kalau Ahok sebenarnya tidak ingin kepentingan partai mengganggu kinerja di Pemprov DKI. 
Meskipun sama-sama kader PDI-P, kata Zaki, Djarot dinilai relatif bisa menjaga jarak soal kepentingan partai. Sedangkan Boy diketahui merupakan Ketua DPD PDI-P DKI. 
“Pak Djarot tampak menjadi jalan tengah atau pilihan moderat. Ia dari PDI-P tapi diyakini tidak banyak ‘conflict of interest’ (konflik kepentingan),” ujarnya, saat dihubungi Aktual.co, Selasa (2/12).
Menurutnya, saat ini restu Ketum PDI-P Megawati Soekarno Putri dibutuhkan Ahok yang lebih memilih Djarot ketimbang Boy. Restu itu, ujar Zaki, dibutuhkan guna meredam ‘gejolak’ di kalangan internal partai berlambang banteng moncong putih yang terlihat lebih condong menginginkan sosok Boy sebagai Wagub DKI. 
“Supaya tidak terjadi pergolakan dari internal PDI-P DKI dengan dipilihnya jarot, bukan Boy.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Kapal Penangkap Ikan Korsel Tenggelam, Puluhan WNI Belum Diketahui Nasibnya

Jakarta, Aktual.co — Puluhan Warga Negara Indonesia belum ditemukan pada peristiwa tenggelamnya kapal penangkap ikan milik Korea Selatan, Oryong 501, yang tenggelam di perairan Rusia.
Sebanyak 3 WNI dikabarkan sudah diselamatkan, namun belum diketahui bagaimana kondisi dari ketiga WNI tersebut.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyebutkan bahwa saat ini sedang dilakukan komunikasi yang intens dengan pihak kedutaan RI di Moscow dan Seoul untuk mendapat informasi terkini tentang nasib penumpang asal Indonesia.
Terdapat 60 penumpang di dalam kapal Oryong 501, 35 diantaranya WNI, sisanya 13 dari Filipina, 11 dari Korea Selatan, dan satu orang dari Rusia.
Staf kedutaan Indonesia di Moscow dijadwalkan hari ini mengunjungi lokasi tenggelamnya kapal untuk mengetahui keadaan lebih lanjut. 

Artikel ini ditulis oleh:

Akupuntur Solusi untuk Migrain Berat

Jakarta, Aktual.co — Sakit kepala sering menyerang bisa disebabkan oleh banyaknya masalah atau kurangnya asupan makanan. Sakit kepala sebelah (migrain) diidap oleh 1 dari 7 orang di Inggris. Masalah ini diklasifikasikan sebagai gangguan kesehatan utama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dr Martin Jones, ahli akupunktur dari Sevenoaks Medical Centre (Rumah Sakit London Bridge), menjelaskan, bila akupunktur sangat efektif untuk mencegah migrain. Pengobatan tersebut dengan cara memasukkan jarum halus ke dalam kulit kepala, leher, dan anggota tubuh lainnya.

“Sementara akupunktur sering dianggap sebagai ‘alternatif’ obat-obatan dan oleh karena manfaatnya sering diuji coba secara ilmiah. Dan, ternyata itu sangat sukses,” ujarnya, demikian dilansir dari Femalefirst, Selasa (02/12). 

Dokter Jones kembali mengatakan, bahwa lebih dari setengah (50%) penderita migrain menurun jumlahnya, setelah mengikuti kursus akupunktur.

“Akupunktur sangat aman dan cocok untuk kebanyakan orang. Hal ini sebagai obat alternatif pengganti obat-obatan kimia atau produksi pabrik,” terangnya lagi. 

Kata dokter Jones, akupunktur membantu meringankan sakit kepala kronis dan gejala migrain berat.  Penyebab dari migrain berat yaitu terlalu banyaknya beban pekerjaan, jam kerja yang panjang, dan kurangnya istirahat. Selain itu, kurangnya asupan makanan bergizi di dalam tubuh, bisa menjadi pemicu terjadinya sakit kepala sebagian tersebut.

“Akupunktur menggunakan jarum ultra halus untuk meningkatkan Qi atau energi dalam tubuh. Tambahan energi inilah yang mengurangi frekuensi atau rentannya sakit kepala atau migrain yang parah,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain