17 April 2026
Beranda blog Halaman 41739

Hatta Sebut Golkar Sulit Dipecah Belah

Jakarta, Aktual.co — Kehadiran seluruh elit partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) di Munas Partai Golkar menunjukkan dukungan pada Golkar. 
“Saya kira KMP sangat solid. Ini bagian dukungan kita (KMP) pada Golkar, agar Golkar dalam Munas ini mencapai satu kebersamaan,” kata Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa, di Nusa Dua, Bali, Senin (1/12).
Menanggapi isu adanya upaya untuk memecah belah Golkar, Hatta mengatakan bahwa hal itu sulit dilakukan. Sebab Golkar adalah partai besar yang sudah sangat berpengalaman.
“Saya kira, Golkar partai yang besar, berpengalaman, saya yakin Golkar akan bersatu,” kata Hatta.
Hatta pun mengingatkan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) untuk tidak perlu khawatir terhadap KMP. 
“Gak usah khawatir. Kami sebagai kekuatan penyeimbang, dalam negara demokrasi diperlukan, agar pemerintahan bisa berjalan dengan baik,” kata Hatta Rajasa.

Artikel ini ditulis oleh:

Ribuan Massa GMJ Padati Kebon Sirih

Jakarta, Aktual.co —Setelah ‘longmarch’ dari Bundaran Hotel Indonesia massa Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) akhirnya tiba di Gedung DPRD DKI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pukul 10.17Wib.
Massa yang berkumpul sejak pukul 10.17 WIB ini masih menuntut hal yang sama seperti aksi sebelumnya pada 10 November lalu. Yakni melengserkan Basuki Thaja Purnama (Ahok) dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
“Kita minta Ahok segera turun dari Jabatannya, dan bukan lagi menolak,” kata Endang, salah satu koordinator GMJ, di depan Gedung DPRD DKI dalam orasinya, Senin (1/12).
Mereka juga mempermasalahkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi yang dianggap telah melakukan arogansi kekuasaan. Lantaran telah menggelar Sidang Paripurna DPRD DKI untuk menyatakan persetujuan dan pengusulan Ahok sebagai Gubernur DKI tanpa kesepakatan empat orang wakil-nya.
“Padahal DPRD kan kolektif kolegial. Dan sudah ada kesepakatan menunggu tafsiran Mahkamah Agung, tapi kok Prasetyo bisa-bisanya gelar paripurna,” ucapnya.
Dari pantauan Aktual.co, akibat memadatnya ribuan massa GMJ di Jalan Kebon Sirih,  arus lalu lintas pun macet total. 

Artikel ini ditulis oleh:

Korupsi Wisma Atlet, KPK Garap Empat Saksi

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games dan Gedung Serba Guna di Kompleks Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan Tahun Anggaran 2010-2011. 
Saksi-saksi yang bakal diperiksa itu antara lain, General Manager Divisi Konstruksi dan Properti PT Nindya Karya Heru Sulaksono, Mohammad Syafarudin yang merupakan Direktur PT Rotari Persada, Adi Wibowo, Kepala Divisi 1 PT Wakita Karya, dan KM Aminuddin, Kepala UPTD PIP2B Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan,
“Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RA,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha pada Senin (1/12) pagi.
Sekadar informasi, Rizal adalah Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet yang dijerat KPK karena diduga melakukan mark up atau pengelembungan anggaran pada pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna Pemprov Sumsel tahun anggaran 2010-2011.
Dia dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantaasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.
Kasus ini adalah pengembangan perkara yang telah menjerat, M Nazaruddin dan mantan anak buahnya Mindo Rosalina Manullang, Bos Marketing PT Duta Graha Indah, El Idris, dan mantan Sesmenpora Wafid Muharam. Di dalam proses penyelidikan itu ditemukan dugaan kerugian negara sebesar Rp25 miliar pada proyek tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Hari Kedua, Munas Golkar Bahas Tatib Pemilihan Ketum

Denpasar, Aktual.co — Musyawarah Nasional (Munas) IX Golkar kembali dilanjutkan setelah pembukaan, Minggu (30/11) malam. Pembukaan Munas ditandai pemukulan gong tiga kali oleh Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie.
Pada hari ini, Panitia Munas mengagendakan tata tertib pemilihan ketua umum serta laporan pertanggungjawaban dari DPP Golkar.
“Hari ini membahas tata tertib, kemudian laporan pertanggungjawaban,” kata Panitia Munas Ahmadi Nur Supit di Hotel Westin, Bali, Senin (1/12).
Kedua agenda akan dibahas melalui forum paripurna di Mangupura Hall.
“Dibahas secara paripurna, belum per komisi-komisi,” katanya
Diketahui dalam pidato pembukaan, Ical menyatakan Golkar tidak mengalami perpecahan. Selain itu, dia juga menegaskan posisi Koalisi Merah Putih solid sebagai penyeimbang pemerintah. 

Artikel ini ditulis oleh:

Diusulkan Dibawah Kementerian, Kapolri Tolak Usulan Menteri Pertahanan

Jakarta, Aktual.co — Desakan posisi Polri harus berada di bawah kementerian terus bergulir sampai beberapa hari terakhir ini. Namun usulan dan wacana tersebut spontan ditolak Kapolri Jenderal Sutarman. Menurutnya jika Polri dibawah kementrian maka menjadi tak independen.
“Sifat tugas Polri itu disamping Harkantibmas juga penegakan hukum, yang paling ideal penegakkan hukum ini independen, tetapi kita juga fungsi hankamtibmas,” kata Kapolri Jenderal Sutarman di Tanjung Priok Priuk, Jakarta Utara, Senin (1/12).
Sutarman menjelaskan, dengan posisi seperti itu merupakan posisi yang sangat tepat. Hal itu karena Sutarman tidak ingin sampai Polri digunakan untuk kepentingan-kepentingan tertentu.
“Karena dengan posisi seperti ini merupakan posisi sangat tepat karena jangan sampai kekuatan Polri ini digunakan untuk kepentingan-kepentingan tertentu dalam rangka dukung mendukung politik dan sebagainya, itu yang berbahaya bagi negeri ini.”
Sehingga, lanjut Kapolri, tugas Polri sifatnya yakni Hankamtibmas dan penegakan hukum. “Itu dijaga betul sehingga institusi Polri hanya akan patuh pada pimpinan negara dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.”
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengusulkan agar tidak terjadi kesenjangan antara TNI dan Polri, sebaiknya Polri juga berada di bawah Kementerian. Seperti halnya TNI yang posisinya berada di bawah Kemenhan.
“TNI ada di bawah Kemenhan. Seharusnya Polri juga di bawah Kementerian. Kalau langsung ya presiden banyak kerjaan. Apalagi sekarang presiden banyak blusukan,” ujar Ryamizard Ryacudu di, Jakarta Pusat, Rabu (26/11).

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Anis Matta Minta KIH Tak Anggap KMP Musuh

Denpasar, Aktual.co — Presiden PKS Anis Matta bersyukur jika Koalisi Merah Putih (KMP) masih tetap solid, meski banyak gangguan.
Hal itu, kata dia, terlihat dari kehadiran elit-elit partai KMP dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Bali menunjukkan lagi bukti kesolidan yang semakin kuat.
“Kita bersyukur pelaksanaan Munas Golkar ini berjalan aman. Insya Allah KMP justru semakin solid dan segala gangguan jusrtu semakin menunjukkan kesolidan kami,” kata Anis Matta di Nusa Dua, Bali, Senin (1/12).
Dia berharap partai-partai yang ada dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), yang kini menjadi pendukung utama pemerintahan Jokowi-JK, tidak menganggap KMP sebagai musuh.
“KMP dan KIH bisa mengelola bangsa ini bersama-sama,” kata dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain