4 April 2026
Beranda blog Halaman 41830

Merasa Dibohongi, Buruh di Medan Obrak-abrik Kantor Disnakertrans

Medan, Aktual.co — Merasa dibohongi oleh Kadis tenaga kerja dan transmigrasi Sumut, Bukit Tambunan, sejumlah buruh SBSI 92 mengamuk di kantor Disnakertrans Sumut, jalan Pondok Kelapa, Medan, Selasa (25/11).
Buruh yang mengamuk mengobrak-abrik ruang tamu di lantai dua kantor dinas tenaga kerja dan transmigrasi. Sejumlah gelas pecah, kursi dan meja terbalik. Amukan itu membuat takut sejumlah  PNS di Disnakertrans.
“Kita datang diundang tetapi kenapa kita ngga ditemui,” kata salah seorang buruh, Erwin Manalu.
Menurut Erwin, kedatangan mereka seyogyanya untuk melaporkan data survei dewan pengupahan yang digunakan sebagai dasar penetapan UMP Sumut tahun 2015 sebesar Rp 1.625.000 dan hal normatif lainnya.
“Kadis tidak layak memimpin karena tidak sanggup mengakomodasi kepentingan buruh, dan berlaku tidak pantas dengan membohongi buruh,” tandasnya.
Pihaknya akan menginap di kantor disnaker hingga kadis datang menemui buruh.
Tampak sejumlah pengurus SBSI 92 Sumut diantaranya, ketua DPD Sumut SBSI 92 Pahala Napitupulu dan Sekretaris Agustina Sinulingga. Selain itu, Ketua DPC Medan Ariadi, serta Ketua DPC Deli Serdang Ahmad Albar.

Artikel ini ditulis oleh:

Riedl Pasang Firman dan Syamsul Sebagai “Starter”

Jakarta, Aktual.co — Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, langsung memasang Firman Utina dan Syamsul Arif, dalam susunan pemain utama atau “starter” untuk pertandingan grup A Piala AFF melawan Filipina di Stadion My Dinh Hanoi, Selasa petang (25/11).

Dalam daftar resmi susunan pemain, Firman yang pada pertandingan melawan Vietnam Sabtu (22/11) lalu, menjadi cadangan dan baru masuk pada pertengahan babak kedua menggantikan Manahati Lestusen, kini menjadi kapten tim Indonesia untuk pertandingan melawan Filipina.

Sementara itu Syamsul Arif, pencetak gol kedua Indonesia sewaktu bermain imbang 2-2 lawan Vietnam, juga dipercaya sebagai “starter”.

Sergio van Dijk tetap di posisi penyerang depan, sementara Boaz Salossa kini sebagai cadangan.

Di tim Filipina, susunan timnya hampir sama dengan ketika mereka mengalahkan Laos 4-1. Namun pencetak dua gol pada pertandingan itu, Patrick Rechelt kini langsung jadi pemain utama.

Berikut susunan pemain tim Indonesia dan Filipina pada pertandingan grup A kejuaraan sepak bola Piala AFF di Stadion My Dinh, Hanoi, mulai pukul 16.00 WIB.

Indonesia-Kurnia Mega; Zulkifli Syukur, Raphael Maitimo, Rizki Pora, Achmad Jufriyanto, Muhammad Roby, Zulham Zambrun, Firman Utina, Muhammad Ridwan, Syamsul Arif, Sergio van Dijk.

Filipina – Patrick Deyto; Juan Luis Guirado, Manuel Ott, Misach Bahadoran Dasuke Sato, Amani Aguinaldo, Jerry Lucena, Martin Steuble, Simone Rota, Patrick Reichelt, Philip Younghusband.

Wasit : Fahar Jaber Al Marri (Qatar).

Artikel ini ditulis oleh:

Fadli Zon: Mendagri Sebaiknya Blusukan di Kantor Sendiri

Jakarta, Aktual.co — Hasil sidak yang dilakukan Wakil Ketua DPR Fadli Zon bersama anggota Komisi II DPR, Selasa (25/11) pagi, menemukan fakta bahwa server e-KTP semuannya berada di Indonesia.
“Tidak benar keterangan Mendagri server (e-KTP) itu di luar negeri. Saya liat sendiri fisik server itu ada. Ada di (kantor Mendagri) di Kalibata dan lebih besar lagi di kantor mendagri sendiri (di Medan Merdeka Utara). Satu lagi ada di Batam,” kata Fadli usai inspeksi mendadak di Jakarta, Selasa (25/11).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa ada server berkapasitas 600 terra di kantor Kemendagri di Medan Merdeka Utara (Jakarta Pusat), kemudian server 37 terra di Kalibata (Jakarta Selatan). Serta server cadangan di Batam. Kesimpulannya semua server e-KTP ada dalam wilayah Indonesia,” tambahnya.
Berdasarkan fakta ini, Fadli menyarankan agar Tjahjo Kumolo jangan melakukan blusukan ke luar sebelum memahami apa yang ada di Kementerian Dalam Negeri sendiri.
“Sebaiknya Mendagri jangan blusukan kemana-mana dulu. Blusukan ke kantornya sendiri untuk melihat di kantornya ada apa di kantornya,” sindirnya.
Fadli juga mendesak agar Mendagri jangan sembarangan menghentikan proses pencetakan e-KTP. Justru dia harus segera memperbaiki keterlambatan distribusi e-KTP ke daerah-daerah. Sebab, dari 172 juta data penduduk yang sudah direkam, baru 145 juta yang disalurkan.
“Pencetakan di daerah dan transfer dananya. Kita butuh e-KTP ini single identity card. Negara lain sejak abad lalu, kita baru di abad ini. Jadi tak ada alasan signifikan lagi tunda pencetakan. Jangan-jangan ini untuk mencari proyek baru,” pungkas Fadli.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Mulai 24 Desember, Kepengurusan IMB Dialihkan ke BPTSP

Jakarta, Aktual.co —Pada 24 Desember mendatang, perizinan Izin Mendirikan Bangunan akan dialihkan kepada Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. 
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) I Putu Ngurah Indiana kepada Aktual.co, Selasa (25/11).
Ia mengatakan pihaknya memindahkan 54 pegawainya masuk ke BPTSP untuk membantu proses pembelajaran dan pelatihan pegawai.
“Kita terus mengadakan pelatihan dan magang kepada pegawai BPTSP, dua minggu sebelum tanggal 24 Desember,” ujarnya.
Sedangkan di Dinas P2B sendiri, ia mengatakan menghentikan proses perizinan, untuk mempermudah penyerahan berkas dan sistem pelayanan IMB ke BPTSP. 
“Saat ini kita stop pendaftaran barunya. Tapi pelayanan tetap berjalan dan memberikan ke BPTSP untuk pegawai magang biar menyelesaikan berkas-berkas yang masuk,” lanjutnya.
Sama halnya dengan Dinas P2B, Dinas Tata Ruang DKI juga mengirimkan enam pegawainya ke BPTSP untuk membantu kepengurusan IMB. “Pembelajaran seperti ketetapan rencana kota, tata letak bangunan sebagai syarat pembuatan IMB. Itu sifatnya teknis dan memang harus insiyur,” ujar Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta Gamal Sinurat di Balai Kota, Selasa (25/11).
Sementara itu, Kepala BPTSP Noor Syamsu mengatakan sesuai dengan arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, lama kepengurusan IMB harus dipangkas dari semula biasanya 35 hari menjadi 21 hari saja. 
“Secara bertahap nanti akan diperpendek waktunya menjadi 20 sampai 21 hari,”paparnya.
“Kita sedang kaji, Pak Sekda juga bilang kita harus prepare dan hati-hati. Jangan terlalu optimis dulu, ya bertahap maka kami menggunakan step, tiap 3 bulan kita akan evaluasi dan kita kembangkan,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

F-PDIP dan F-PKB Serahkan Nama Anggotanya ke Komisi dan AKD

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem Johnny G Plate menyatakan 10 fraksi dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) per hari ini telah menyerahkan nama-nama anggotanya ke seluruh komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD). 
‎Usai mengikuti rapat pengganti Badan Musyawarah soal revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (25/11), Johnny menyebut cerita perseteruan KIH dan Koalisi Merah Putih (KMP) adalah masa lalu. 
‎”Tadi dikonfirmasi bahwa seluruh partai, seluruh fraksi di DPR telah memasukkan nama-nama anggota AKD,” jelasnya.
“Jadi kalau dibilang belum, belum, belum, itu sudah cerita masa lalu, sudah jadi sejarah. Saat ini seluruh, 10 fraksi telah memasukkan namanya termasuk PDIP dan PKB,” sambung dia.
Penegasannya, disampaikan Johnny, dikonfirmasi oleh salah satu unsur pimpinan DPR yang mengikuti rapat pengganti Bamus. Dan, ia mengakui bahwa penyerahan nama-nama ini sejalan dengan selesainya revisi UU MD3 di Badan Legislasi (Baleg) pagi ini.
Dimana Baleg menyepakati penghapusan pasal-pasal sebagaimana menjadi kesepakatan antara KMP dan KIH belum lama ini.

Artikel ini ditulis oleh:

KPU Mulai Pusing Bahas Perpu Pilkada Serentak

Jakarta, Aktual.co — Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, pekerjaan berat sudah menanti KPU karena harus fokus mempersiapkan diri untuk membahas Pembahasan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota. Pembahasan rencananya dilakukan pada awal Januari 2015
“KPU akan konsentrasi pada berlakunya Perpu Nomor 1 dan 2 Tahun 2014 yang mengarah pada penyelenggaraan pemilihan kepala daerah secara serentak tahun 2015,” kata Husni di Jakarta, Selasa (25/11).
Mulai awal Januari nanti, lanjut Husni, akan digelar berbagai diskusi untuk menguliti Perpu Pilkada tersebut. Dia pun meminta masyarakat sipil untuk ikut melakukan pemantauan terhadap isi peraturan itu
“Dengan adanya pemantauan dari masyarakat sipil, maka praktek demokrasi, hak-hak sipil, dan apa yang hendak diwujudkan dapat tercapai,” ungkap Husni.
Bekas ketua KPU Daerah Sumatera Barat ini mengaku sangat senang dan berterima kasih atas kontribusi semua pihak yang aktif dalam penguasaan jalannya demokrasi di Indonesia.
“Perjuangan kita belum selesai walaupun pemilu 2014 sudah selesai, karena ada tugas baru yang harus diemban,” tuntas Husni.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain