9 April 2026
Beranda blog Halaman 41893

Keunikan Otak Wanita

Jakarta, Aktual.co — Wanita dan pria diciptakan berbeda. Dari naluri, pemikiran (insting) maupunkarekternya dalam keseharian. Namun meski berbeda, keduanya saling melengkapisatu sama lain. Ahli syaraf dan psikiatri, Dr. Louann Brizendine dariUniversity of California, membeberkan berupa fakta terkait otak laki-laki danperempuan.

Keduanya memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Apa saja keunikan yangdimiliki oleh otak wanita dibandingkan pria? Disini kami akan jelaskan.

1. Intuisi kuat
Insting seorang ibu terhadap anak-anaknya adalah bukti bahwa wanita memilikiikatan batin yang cukup kuat. Dan, itu tercipta sejak buah hatinya berada dalamkandungan. Selain itu, perempuan juga lebih mudah membaca ‘sinyal’ melaluibahasa tubuh atau petunjuk nonverbal, yang lazimnya tidak dimiliki olehlaki-laki.  

2. Lebih tenang dan sabar
Pada minggu kedelapan saat masa kehamilan, hormon progesterone melonjak hingga30 kali lipat. Kondisi tersebut menyebabkan ibu hamil lebih tenang danpenyabar. Berdasarkan penelitian dari American Journal of Neuroradiology, otakwanita menciut sebesar empat persen selama masa kehamilan. Setelah melahirkan,otak wanita pun mengalami perubahan, yaitu terbentuknya hormon-hormon yangmemperkuat intuisi sebagai ikatan batin bersama sang jabang bayi.

3. Berubah sesuai siklus menstruasi.
Wanita setiap bulan menpunyai siklus yang dikenal dengan menstruasi. Mulai darimasa subur, pra-menstruasi, menstruasi, pasca-menstruasi, hingga akhirnyakembali ke masa subur. Di setiap fase siklus itu, wanita memproduksi hormonyang terus berubah-ubah seacara konstan, hingga mempengaruhi kinerja otak,energi, sensitivitas, bahkan penampilan.
Coba perhatikan wanita pasca sepuluh hari menstruasi. Perempuan dewasa akan terlihatlebih fresh, cantik bahkan energik. Hal ini disebabkan, usai haid para wanitabersiap diri menyambut masa subur. Sepekan kemudian sifatnya berubah lagi.Yaitu, memiliki hobi suka meringkuk di tempat tidur sambil membaca buku ataumenyeruput teh hangat. Saat itulah hormon progesterone perlahan-lahan berkurangdan membuat wanita ingin merasa tenang tanpa gangguan.

4. Gairah bercinta
Dalam urusan ranjang, otak pria dan wanita juga bereaksi secara berbeda. Bilapria lebih mudah ‘turn on’, maka wanita sebaliknya. Kaum hawa lebih mudah ‘turnoff’ alias cepat kehilangan gairah dalam bercinta. Dalam satu waktu, wanitabisa menolak melakukan hubungan badan hanya karena hal-hal kecil dan sepeleseperti suasangan udara kamar terlalu dingin, menonton sinetron. Atau alasanklasik seperti sedang tidak mood.

5. Rasa sakit berbeda
Dalam sebuah penelitian terbaru yang berlangsung selama 10 tahun, menyatakan bahwaotak pria dan wanita merespon rasa sakit dan takut secara berbeda. Terbukti,wanita lebih sensitif dalam merespon keduanya. Itulah mengapa wanita lebihmudah stres. Lantaran saat dihinggapi masalah, perempuan cenderungmemikirkannya secara berlebihan.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi Kaji Dugaan Penculikan Sultan Ternate

Jakarta, Aktual.co —Kepala Kepolisian Resort Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kalau Sultan Ternate ke-48 Mudaffar Sjah (80) menjadi korban penculikan.  “Kita masih kaji laporan dugaan penculikan itu,” ujarnya kepada wartawan, Senin (24/11).
Dikatakan Wahyu peristiwa hilangnya Sultan tersebut bermula saat yang bersangkutan berada di rumah istri keempatnya yang saat itu tengah dirundung sakit.
Akan tetapi saat dirumah tersebut, Mudaffar didatangi orang lain yang mengaku sebagai keluarga dan memaksa membawanya ke rumah sakit.
“Jadi penculikan itu karena korban diambil paksa. Makanya istrinya lapor ke kami,” ujarnya.
Lebih lanjut Wahyu mengatakan kalau saat ini yang bersangkutan terbaring di rumah sakit menjalani perawatan. Namun polisi masih belum mendapat keterangan mengenai dugaan penculikan tersebut. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Andi Arief: Wajar DPR Lakukan Interpelasi Terhadap Jokowi

Jakarta, Aktual.co —  Penggunaan hak interpelasi wajar dilakukan karena Parlemen sama sekali tidak diajak bicara dalam kenaikan BBM tersebut.
Demikian disampaikan mantan staf khusus Presiden, Andi Arief, di Jakarta, Senin (24/11)  
Menurut dia, kenaikkan harga bahan bakar minyak tak sebanding apa yang diterima oleh rakyat nantinya.
“Kenaikan harga BBM dan dampak yang dihasilkannya adalah tantangan nyata di depan mata walaupun ledakan akibat kenaikan harga BBM saat ini belum terlihat,” kata Andi Arief.
Oleh karena itu, pencitcol alias pencitraan colongan sudah harus selesai dilakukan Jokowi. “Ini bukan jaman kampanye. Ini jaman bekerja yang sungguh-sungguh,” demikian Andi Arief.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkumham Kembali Tak Hadiri RDPU dengan Komisi III DPR RI

Jakarta, Aktual.co — Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasona Hamonangan Laoly melayangkan surat ketidakhadirannya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, terkait seleksi pimpinan KPK.
Ketidakhadirannya, lataran Laoly sedang mengikuti rapat kerja kabinet bersama Presiden Jokowi, di Istana Negara.
“Menkumham tidak dapat hadir karena rapat kerja kabinet,” ucap Ketua Komisi III DPR, Aziz Syamsuddin, saat memimpin rapat, di Komisi III DPR, Jakarta, Senin (24/11).
Aziz pun mengatakan, jika pihaknya akan kembali memanggil pemerintah melalui Menkumham selaku mitra dengan agenda yang sama.
“Mengingat waktu yang begitu mepet Kami akan mengundang kembali saudara menteri atau mengabaikan saudara menteri,” jelasnya.
Untuk diketahui, Komisi III DPR RI membahas seleksi pimpinan KPK, yaang dihadiri oleh panitia seleksi pimpinan dan dari unsur pimpinan DPD RI.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pertengahan November, Penerimaan Pajak DKI Rp 22,6 Triliun

Jakarta, Aktual.co —Penerimaan pajak DKI Jakarta hingga minggu kedua November tahun 2014 ini senilai Rp . 22,6 triliun dari target Rp. 32,5 triliun. 
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pajak DKI Jakarta Iwan Setiawandi di Balai Kota, Senin (24/11).
“Sampai tanggal 14 November 2014, persentase realisasi penerimaan dari 13 jenis pajak yang telah masuk ke kas daerah sekitar 70,55 persen atau sebesar Rp 22,93 triliun,” ujarnya.
Ia mengatakan, penyumbang pajak tertinggi DKI Jakarta berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Biaya Balik Nama Kendaraan Baru (BBNKB), Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan target penerimaan dari APBD DKI 2014 masing-masing diatas Rp. 5 triliun.
“Realisasi penerimaan hingga 14 November, untuk PKB telah mencapai 83,91 persen atau sebesar Rp 4,32 triliun, BBNKB sekitar 74,53 persen atau sebesar Rp 4,76 triliun, PBB sekitar 81,03 persen atau sebesar Rp 5,26 triliun dan BPHTB sekitar 53,9 persen atau sebesar Rp 2,69 triliun,” ujarnya.
Saat ini, mereka juga terus meningkatkan penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan yang saat ini tercatat 2 juta lebih wajib pajak (WB).
“Di dalam target APBD DKI 2014, kami menargetkan penerimaan pajak dari jenis pajak PBB P2 sebesar Rp 6, 6 triliun. Dan hingga pertengahan November, penerimaan PBB yang masuk ke kas daerah telah mencapai Rp 5,2 triliun atau sekitar 81 persen,” lanjutnya.
Iwanpun optimis penerimaan dari pajak PBB P2 di Jakarta akan mencapai antara Rp 5,5 hingga 5,8 triliun hingga akhir 2014.  
“Tahun ini, ada kenaikan kewajiban warga untuk menyetorkan PBB. Namun, untuk bidang sosial yakni rumah sakit dan sekolah diberikan keringanan pembayaran PBB sebesar 50 persen dan nol persen alias gratis bagi sarana ibadah,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemutahiran data terhadap 2 juta lebih WP dari jenis pajak PBB P2 di Jakarta pada tahun 2015 mendatang untuk mengetahui keabsahan dari 2 juta lebih WP PBB dengan lahan yang dimilikinya.
“Kita akan menggelar sensus atau semacam pendataan ulang untuk mengetahui keabsahan dari 2 juta lebih WP PBB dengan lahan yang dimilikinya saat ini. Sebenarnya, dahulu saat warga hendak mengurus Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) PBB, terlebih dahulu dicek bukti kepemilikan lahan yang sah seperti girik dan sebagainya,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Satu Tewas, Setelah Satu Keluarga Dianiaya di Pematangsiantar

Jakarta, Aktual.co — Warga jalan Sudirman, Kelurahan Proklamasi, Kota Pematangsiantar, Reza Sitorus (22) tewas dianiaya orang tidak dikenal di kediamannya, Minggu (23/11).
Selain Reza, kerabat korban Anggi Nasution (28) dan Meily Sitorus (17) mendapat perawatan intensif di rumah sakit karena mengalami luka-luka serius.
Kepala Satuan Reskrim Polresta Pematangsiantar AKP J Sinaga mengatakan, kasus penganiayaan satu keluarga itu terungkap setelah seorang korban yang selamat berhasil keluar dari rumah tempat kejadian.
“Dia berteriak meminta tolong warga, dan melapor ke piket Bekangdam I/BB, tidak jauh dari tempat kejadian,” kata Kasat Reskrim.
Polisi, kata Kasat Reskrim, masih menyelidiki motif penganiayaan ini dan memburu pelaku yang diduga masih memiliki hubungan keluarga dekat dengan korban.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain