6 April 2026
Beranda blog Halaman 41955

Bahaya Konsumsi Ayam Setengah Matang

Jakarta, Aktual.co — Mungkin sebagian dari kita ada yang gemar dan suka sekali mengkonsumsi telur setengah matang? Tak apa dan tak bermasalah, tidak seperti ayam, mengonsumsi ayam yang masih belum matang sepenuhnya ternyata justru membahayakan kesehatan tubuh Anda. 
Hal ini dikemukakan dalam penelitian yang dilakukan oleh Institute of Food Research. Para peneliti di badan peneliti makanan ini menunjukkan bahwa daging ayam yang masih setengah matang akan mengeluarkan cairan yang disebut dengan jus. Jus ini mengandung sekelompok bakteri yaitu campylobacter yang mampu membuat Anda keracunan.
Menurut Helen Brown, selaku pemimpin penelitian menjelaskna mengenai bakteri Campylobacter memang bukan jenis bakteri yang sangat kuat. Mereka sangat sensitif terhadap oksigen dan bisa mati jika terkena oksigen. Namun bakteri jenis ini bisa bertahan hidup dengan cara membentuk lapisan lendir untuk melindungi diri mereka. Dan cara ini mampu membuat mereka lebih tahan terhadap zat antimikroba dan disinfektan. 
“Campylobacter akan muncul di dalam jus ayam dari daging yang masih setengah matang. Jika Anda tidak sengaja mengonsumsinya, maka Anda mampu terkena gejala keracunan makanan.” lanjutnya.
Penelitian ini pun menyarankan Anda untuk lebih berhati-hati dalam mengolah ayam. Selain Anda harus memastikan ayam yang Anda konsumsi benar-benar matang, Anda juga harus memperhatikan cara membersihkan ayam. 
Cipratan air yang terjadi saat Anda mencuci ayam pun juga bisa menyebarkan kuman dan bakteri dari ayam mentah, sehingga lebih baik Anda merebus ayam terlebih dahulu untuk mematikan bakterinya dengan waktu yang sebentar dan kemudian cucilah ayam hingga bersih sebelum Anda mengolahnya. 

Ini Sindiran Ketua Komisi VI DPR untuk Rini Soemarno

Jakarta, Aktual.co — Ketua komisi VI DPR RI Achmad Hafisz Tohir menyindir soal kursi Direktur Utama Pertamina. Dimana seleksi itu dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

Menurut dia, kalau mau makan enak harusnya memilih tukang masak, bukan tukang perah susu kambing.

“Saya cenderung orang profesional saja, seperti Karen Agustiawan (Mantan Dirut Pertamina), sejak dia pegang, pertamina untung, terlepas dari pada ada masalah atau tidak di dalam. Tetapi kenyataannya ‘plat merah’ itu terselamatkan dari kerugian,” kata Hafisz kepada wartawan, Kamis (20/11).

“Kalau kita lihat PLN, rugi berapa triliun dan PLN belum bisa mampu menerangi seluruh Indonesia di daerah pelosok,” kata dia.

Selain itu, dirinya lebih cenderung jika Dirut Pertamina itu berasal dari kalangaan eksternal. Akan tetapi, harus orang yang memiliki pemahaman akan dunia perminyakan baik domestik maupun internasional.

“Meski eksternal juga perlu orang yang paham minyak sehingga tidak perlu dari internal.”

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Kejagung Kembali Tahan Tersangka Kasus Transjakarta

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Agung, Kamis, kembali menahan satu tersangka dugaan tindak pidana korupsi penggelembungan harga pengadaan busway Transjakarta senilai Rp1,5 triliun.
Tersangka yang ditahan, yakni, Agus Sudiarso, yang menjadi rekanan dari pihak swasta PT Ifani Dewi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony T Spontana di Jakarta, Kamis (20/11), membenarkan adanya penahanan satu tersangka korupsi Transjakarta itu ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.
AS ditahan setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik, katanya.
Dasar penahanan itu sendiri, khawatir yang bersangkutan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.
Kejagung juga telah memeriksa artis Bella Shofie, diperiksa penyidik Kejaksaan Agung sebagai saksi terkait kepemilikan apartemen di Jalan Casablanca, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, dalam kasus dugaan korupsi busway Transjakarta.
Kapuspenkum menyatakan pemeriksaan yang bersangkutan untuk tersangka Udar Pristono, mantan Kadishub DKI Jakarta.
“Pemeriksaan itu berkaitan dengan kronologis peristiwa hingga saksi menempati Apartemen Cassa Grande Residence Tower Mirage yang beralamat di Jalan Casablanca Kav. 88 Kelurahan Menteng Dalam,” katanya.
Kasus itu dugaan tindak pidana korupsi Pengadaan Armada Bus Transjakarta senilai Rp1 triliun dan Pengadaan Bus untuk Peremajaan Angkutan Umum Reguler senilai Rp500 juta.
Dugaan korupsi itu pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta tahun Anggaran 2013.
Sampai sekarang sudah ada dua terdakwa yaitu Dradjat Adhyaksa dan Setyo Tuhu serta 5 orang tersangka yaitu Tersangka UP, Tersangka P, Tersangka BS, Tersangka CCK, dan tersangka AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Gangguan Jiwa, Staf Rumah Sakit Tikam 7 Rekannya Hingga Tewas

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak enam perawat dan satu orang staf rumah sakit di Tiongkok, ditikam hingga meninggal dunia oleh salah seorang staf lain di asrama wanita.
Peristiwa penyerangan ini terjadi di kota Beidaihe, Provinsi Hebei Utara, Kamis (20/11). 
Perempuan yang melakukan penyerangan ini mengaku kepada polisi bahwa dirinya memiliki gangguan mental,  seperti yang dilansir dari Aljazeera.
Pihak rumah sakit geram dengan tindakan yang dilakukan oleh seorang staf tersebut. Karena peristiwa seperti ini sebelum-sebelumnya dilakukan oleh pasien.
Sebelumnya, pada April lalu, seorang pasien laki-laki (45) menikam hingga tewas seorang dokter di Provinsi Jiangsu Timur, karena kecewa dengan pelayanan medis yang diberikan.

Artikel ini ditulis oleh:

MEA Menambah Batas Negara Semakin Tidak Jelas

Jakarta, Aktual.co — Bangsa Indonesia dinilai belum siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah di depan mata. Namun, menurut Mayjen TNI (purn), Tubagus Hassanudin ditengah ketidakpastian, Indonesia harus siap menghadapi MEA.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, MEA 2015 harus dihadapi. Dulu kita yang ingin masuk ASEAN. Dulu orang-orang asing belajar di Indonesia, sekarang kebalikannya,” ujar Tubagus di Jakarta, Kamis (20/11).

Lebih lanjut dikatakannya, Indonesia harus siap mengenai segala dampak MEA. Salah satunya yaitu munculnya masalah akibat batas negara yang belum jelas.

“Dengan adanya MEA nanti akan banyak perdagangan bebas. Perdagangan ilegal pun akan semakin banyak. Begitu pula terorisme, pembalakan liar, cyber crime, dan permasalahan titik antar negara, seperti Malaysia. Ada delapan titik batas Indonesia dan Malaysia yang belum selesai sampai saat ini,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

KPK Diminta Cabut 121 Izin Perusahaan Yang Tumpang Tindih

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi diminta untuk mencabut 121 izin perusahaan yang terjadi tumpang tindih di kawasan hutan di Sumatera Selatan, Jambi, dan Bangka Belitung.
“Ada 121 izin perusahaan yang diketahui terjadi tumpang tindih dan itu seharusnya di dilakukan pencabutan berdasarkan rekomendasi dari pihak KPK,” kata Manajer Hutan dan Perkebunan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Zenzi Suhadi di Jakarta, Kamis (20/11).
Dia mengatakan dalam perkembangannya hanya delapan izin yang dicabut dan hal itu menunjukan kepala daerah di Bangka Belitung tidak serius melakukan penataan izin sektor pertambangan. Sedangkan untuk Sumatera Selatan, Jambi serta Bangka Belitung perkembangan pencabutan izin dinilai sangat lamban.
Untuk itu hal penting yang harus diingat, kata Direktur Eksekutif Walhi Jambi Musri Nauli, adanya kepastian izin yang sudah dicabut namun perusahaan yang telah dicabut izinnya tetap berjalan.
Menurut Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Selatan juga mengatakan bahwa sejak 2010 hingga 2013 perkiraan potensi kerugian penerimaan mencapai Rp248.693 miliar lebih di Sumsel, Rp50.467 miliar lebih di Jambi, dan Rp6.596 miliar lebih di Bangka Belitung.
Dengan demikian total kerugian penerimaan di tiga provinsi tersebut adalah sebesar Rp305.757 milia lebih dan kerugian itu harus cepat ditangani.
“Pencabutan izin jangan serta merta membebaskan pelaku kejahatan pertambangan dari segala tuntutan tindak pidana yang dilakukan mereka,” kata Zenzi. [ant]

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain