5 April 2026
Beranda blog Halaman 42008

Naiknya Harga BBM Dianggap Sebagai ‘Oleh-oleh’ Jokowi dari Luar Negeri

Jakarta, Aktual.co — Penaikan harga BBM bersubsidi oleh Presiden Joko Widodo dinilai sebagai sebuah “oleh-oleh yang keren” bagi rakyat Indonesia, setelah kepergian mantan Gubernur DKI Jakarta itu ke luar negeri dalam rangka menghadiri konfrensi tingkat tinggi selama sepekan.
Hal itu diungkapkan Kori Soenarko, salah seorang audiensi dalam acara peluncuran dan bedah jurnal The Global Review “Menuju Ketahanan Nasional Bidang Pertahanan Energi dan Pangan”, di  Wisma Daria Lantai II, Jl. Iskandarsyah No. 7, Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa (18/11).
“Dia (Presiden Jokowi) baru pulang dari luar negeri, oleh-olehnya keren banget langsung naikin BBM. Katanya pro wong cilik, mana? Dulu juga partainya bilang konsisten untuk membela wong cilik sekarang diem, mingkem aja,” kata dia.
Wanita yang menjabat sebagai Channel Account Manager disebuah perusahaan swasta itu pun menyayangkan sikap yang diambil oleh pemerintah Jokowi-JK yang dinilai tidak dengan perhitungan maupun pembicaraan dengan DPR sebagai wakil rakyat.
“Saya sangat sedih, ditengah minyak dunia yang sedang turun, kenapa pemeritah seakan “mengambil kebijakan sendiri” tanpa ada persetujuan DPR,” kata dia.
“Otomatis dari sisi hukum itu sudah tidak legal. (Berbeda) bila dilihat di jaman pak SBY yang tidak sekonyong-konyong menaikan harga BBM,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Menkeu: BBM Naik, Ruang Fiskal Makin Besar Pada 2015

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, ruang fiskal akan membesar pada 2015, karena pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mendorong penerimaan perpajakan serta melakukan efisiensi dalam belanja.

“Kita tidak akan berdiam diri dengan menghitung atau mendapatkan ruang fiskal dari subsidi saja, karena kita akan mengupayakan tambahan lain dari penerimaan pajak, PNBP dan efisiensi belanja,” katanya di Jakarta, Selasa (18/11).

Pemerintah sebelumnya telah mendapatkan ruang fiskal sebesar Rp110 triliun hingga Rp140 triliun dari kebijakan pengalihan subsidi dari sektor konsumtif untuk belanja yang lebih produktif, melalui penyesuaian harga premium dan solar bersubsidi.

Menkeu mengatakan upaya memperlebar ruang fiskal tersebut antara lain dengan memperbaiki skema subsidi listrik dan menghemat biaya perjalanan dinas serta belanja barang dan belanja modal non infrastruktur.

“Subsidi listrik selalu meleset karena kebijakan ‘mix energy’ tidak pernah mencapai target, itu mau kita jaga. Kemudian, penghematan untuk belanja barang dan modal noninfrastruktur, misalnya untuk pembelian mobil, peralatan kantor dan komputer,” katanya.

Selain itu, pemerintah akan melakukan review terhadap pemberian bantuan sosial serta mendorong program kemandirian energi melalui pemanfaatan gas dan membangun kilang minyak, agar penerimaan negara bukan pajak makin meningkat.

“Bantuan sosial nanti kita arahkan kepada perlindungan sosial yang nyata dan jelas penerimanya. Selain itu, kita serius mendukung program ESDM agar penerimaan kita tidak hanya dari pajak namun juga PNBP,” kata Menkeu.

Ia menambahkan pemerintah juga akan melakukan pembenahan dari sektor pajak, serta mengharapkan dirjen pajak yang terpilih melalui seleksi jabatan dapat mengemban amanah untuk mencapai target penerimaan pajak yang jumlahnya mendekati Rp1.400 triliun.

“Kami inginnya target pajak tercapai dengan segala upaya dukungan penuh semua pihak. Kalau pajak membaik, belanja optimal, maka ruang fiskal akan bertambah lagi dan larinya bisa untuk program kesejahteraan masyarakat,” jelas Menkeu.

Pemerintah telah memastikan berbagai ruang fiskal yang didapat dari penyesuaian harga BBM maupun optimalisasi penerimaan perpajakan dan efisiensi belanja, akan dimanfaatkan untuk mendorong percepatan infrastruktur serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ketum Harap Bridge Dipertandingkan di SEA Games 2015

Jakarta, Aktual.co — Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) berharap, agar pemerintah mau memperjuangkan cabang olahraga (cabor) bridge untuk bisa dipertandingkan di pentas SEA Games 2015 dan Asian Games 2018.

Seperti yang disampaikan Ketua Umum PB GABSI, Ekawahyu Kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, apabila pemerintah dapat merealisasikan hal tersebut, PB GABSI berjanji prestasi atletnya tidak akan mengecewakan.

“Jika berhasil dipertandingkan di Sea Games ataupun Asian Games, cabor bridge paling sedikit akan menyumbang dua medali emas,” papar Ekawahyu kepada wartawan di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (18/11).

Selain itu, untuk meyakinkan Menpora, Ekawahyu juga mengumbar bahwa cabor bridge Indonesia merupakan yang terbaik se-Asia Pasifik.

Sesumbar yang dikatakan Ekawahyu bukan hanya omong kosong. Permintaan itu diyakinkan dengan kemenagan dua atlet bridge Indonesia Hengki Lasut dan Eddy Manoppo, di pentas Kejuaraan Dunia Bridge di Tiongkok pada 15-25 Oktober silam.

“Bridge Indonesia sudah berjaya sejak 40 tahun lalu. Kami melihat ada peluang besar untuk dapat medali di cabang bridge, dan hal itu juga sudah dibuktikan pada Kejuaraan Dunia kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

BI Perkirakan Inflasi 2014 Berkisar 7,7 Hingga 8,1 Persen

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia memperkirakan laju inflasi sepanjang 2014 akan mencapai kisaran 7,7-8,1 persen, lebih tinggi dari perkiraan inflasi pemerintah 7,3 persen.

“Kenaikan harga BBM bersubsidi akan memberikan kontribusi terhadap inflasi berkisar 2,4-2,8 persen, atau mid-nya 2,6 persen,” kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (18/11).

Perry menjelaskan, tambahan inflasi sebesar 2,6 persen tersebut, separuhnya merupakan inflasi hasil sumbangan langsung dari kenaikan harga BBM bersubsidi itu sendiri.

“Begitu BBM jenis premium dan solar naik, tambahannya 1,3 persen,” ujar Perry.

Sementara itu, inflasi sebesar 0,7 persen merupakan dampak tidak langsung yang bersumber dari tarif angkutan. Menurut Perry, inflasi tersebut bisa lebih rendah jika kenaikan tarif angkutan dapat dikendalikan dan tidak setinggi tahun lalu.

“Sedangkan inflasi 0,6 persen merupakan akibat kenaikan harga pangan dan harga barang jasa lainnya. Ini bisa lebih rendah kalau ekspektasi inflasi terjangkau, pasokan pangan tersedia, dan distribusi juga baik. Ini yang kita koordinasikan dengan TPI dan TPID,” kata Perry.

Gubernur BI Agus Martowardojo sebelumnya mengatakan, jika respon dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadapi inflasi bisa lebih baik, inflasi diharapkan dapat lebih rendah lagi.

“Pada Juni 2013, ketika ada kenaikan harga BBM, koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah baik, inflasi yang dikhawatirkan bisa jadi 9 persen saat itu ternyata 8,3 persen,” ujar Agus.

Sebelumnya, pemerintah pada Senin (17/11) malam mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp2.000 baik untuk jenis premium maupun solar, berlaku mulai Selasa (18/11).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Golkar Sulbar Minta Munas Digelar Akhir November 2014

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sulawesi Barat (Sulbar) meminta kepada DPP Partai Golkar segera menggelar musyawarah nasional pada akhir November 2014.
“Golkar Sulbar mengusulkan agar munas bisa digelar pada 30 November 2014. Hal ini menjadi poin utama yang disampaikan oleh Golkar Sulbar pada saat pemandangan umum DPD Golkar provinsi se-Indonesia di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VII Golkar di Yogyakarta, ” kata Ketua Harian DPD Golkar Sulbar, Muhyina Muin dari arena Rapimnas Golkar yang berlangsung di Yogyakarta, Selasa (18/11).
Muhyina Muin menyampaikan, hal lain yang disampaikan oleh Golkar Sulbar untuk menjadi bahan rekomendasi rapimnas adalah penguatan Koalisi Merah Putih (KMP) hingga ke daerah-daerah dan meminta agar DPP Golkar memperjuangkan agar dalam pemilu 2019 nanti dilakukan dengan sistem proporsional tertutup.
Sekretaris Partai Golkar Sulbar Hamzah Hapati Hasan yang juga hadir bersama sejumlah pengurus teras Golkar Sulbar mengemukakan, secara umum hal yang disampaikan oleh Golkar Sulbar pada rapimnas adalah keinginan atau aspirasi para pengurus Golkar di seluruh Sulbar agar menjadi bahan pertimbangan DPP Golkar yang merupakan isu krusial di daerah.
Salah satu harapan dari para pengurus daerah termasuk Sulbar adalah keinginan untuk mempercepat pelaksanaan munas agar konsolidasi di daerah bisa dimatangkan sebelum dan setelah munas.
“Secara umum kami ingin ada konsolidasi partai jelang munas. Kami meminta agar munas bisa dipercepat, tidak perlu menunggu sampai tahun 2015. Kami berharap agar salah satu poin yang menjadi rekomendasi munas kali ini adalah munas diadakan akhir tahun ini, kalau bisa tanggal 30 November 2014 ini,” kata Hamzah.
Wakil Ketua DPRD Sulbar ini menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan kepada Ketua DPP bidang Organisasi yang juga Plt Ketua Golkar Sulbar Nurdin Halid, terkait keinginan dari para pengurus di daerah tersebut. Apalagi, Nurdin adalah Ketua SC pada rapimnas, maka sejumlah rapat penting di rapimnas dipimpin langsung oleh Nurdin.
“Selain kita sampaikan dalam bentuk pemandangan umum DPD Partai Golkar Sulbar, secara personal, kita juga sampaikan keinginan teman-teman di daerah kepada Ketua SC Rapimnas Nurdin Halid. Kami harap agar usulan dari kami ini bisa terealisasi karena merupakan aspirasi dari daerah,” kata Hamzah.

Artikel ini ditulis oleh:

Simon Siap Bertanding di Hongkong Terbuka dengan Kondisi Kurang Fit

Jakarta, Aktual.co — Tunggal putra Indonesia, Simon Santoso, siap bertanding di turnamen Hong Kong Open Super Series 2014 di Kowloon Hong Kong, meski kondisi fisiknya hanya mencapai 70 persen, pasca pemulihan sakit demam berdarah.

“Kembali bertanding setelah absen cukup lama memang tidak mudah. Saya perlu beradaptasi dengan atmosfer pertandingan yang tentunya berbeda dibading latihan,” kata Simon di sela-sela latihan di stadion Hong Kong Coliseum, Selasa, seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Selasa (18/11).

Simon harus menjalani perawatan selama empat bulan sejak Agustus 2014 akibat demam berdarah dan melewatkan sejumlah pertandingan kelas super series seperti Denmark Terbuka dan Prancis Terbuka serta laga BWF World Championship dan Asian Games 2014.

Pelatih Simon, Hendry Saputra mengatakan kondisi kekuatan dan ketahanan Simon untuk mengikuti pertandingan masih mencapai 70 persen setelah kembali dari perawatan sakit.

“Namun saya lihat dia punya kemauan untuk kembali bertanding dan kondisinya pun memungkinkan karena banyak progres. Jadi dapat dicoba pada turnamen ini,” kata Hendry.

Hendry berharap Simon dapat tampil maksimal dalam turnamen berhadiah total 350 ribu dolar AS itu dengan bekal semangat dan kemauan meski empat bulan absen dalam pertandingan.

Pada babak pertama yang akan berlangsung Rabu (19/11), Simon akan menghadapi tunggal putra Prancis Brice Leverdez yang menempati peringkat ke-22.

“Dari sisi pengalaman, saya memang di atas lawan. Tapi, saya baru kembali bertanding. Jadi, saya tidak boleh menganggap enteng lawan dan harus waspada,” kata Simon.

Selain Simon Santoso, Indonesia diwakili dua pebulutangkis pelatnas PBSI, yaitu Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro, pada nomor tunggal putra di kejuaraan yang berlangsung Selasa (18/11) hingga Minggu (23/11) itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain