4 April 2026
Beranda blog Halaman 42076

Mensos: Kemiskinan Bisa Ditekan

Jakarta, Aktual.co — Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, program pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemerintah dewasa ini diharapkan bisa menekan angka kemiskinan yang ditargetkan 5-6 persen pada 2019.

“Pemerintah bukan hanya memberikan bantuan, tetapi banyak program lain untuk bisa mengentaskan kemiskinan dengan target penurunan 5-6 persen pada 2009,” kata dia di Medan, Minggu (16/11).

Dirinya menyebut jika bantuan yang dikenal “kartu sakti” Presiden Jokowi itu untuk semakin mempercepat upaya penuntasan kemiskinan.

Dia tidak menjawab pertanyaan bahwa bantuan itu untuk “peredam” penaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Yang pasti tidak benar, pemberian bantuan akan menambah warga miskin karena penerima juga ada kriterianya,” kata dia.

Menteri mengaku, untuk data lebih akurat, Dinas Sosial di daerah sudah diminta membantu dengan memberikan data valid yang terverifikasi terkait program Kartu Indonesai Pintar (KIP), Kartu indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Penerima kartu tercatat 86,4 juta dan saat ini Pemerintah di daerah diminta mendata penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang tidak terdaftar 1,7 juta jiwa.

PMKS itu berada di panti dan termasuk difabel dan anak jalanan.

Artikel ini ditulis oleh:

PNS Merokok di Sembarang Tempat Diancam Tiga Bulan Penjara

Jakarta, Aktual.co — Sikap tegas yang dilakuka oleh Pemerintah Kota Sukabumi dalam menekan angka pecandu rokok yakni dengan cara menyiapkan sanksi khususnya bagi PNS yang merokok di sembarang tempat.

“Sesuai Peraturan Daerah Kota Sukabumi nomor 3 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok, jika PNS ketahuan atau tertangkap tangan merokok di sembarang tempat sesuai perda itu akan diganjar hukuman tiga bulan penjara atau denda Rp5 juta,” kata Wakil Wali Kota Sukabumi, Ahmad Fahmi, Minggu (16/11).

Menurut Fahmi, sanksi tegas itu untuk membuat jera para pecandu rokok khususnya PNS karena dengan merokok tidak hanya membahayakan dirinya sendiri tetapi juga orang lain yang ada di sekitar perokok. Selain itu, sanksi juga disiapkan untuk masyarakat umum yakni denda Rp 1 juta atau kurungan penjara selama satu bulan penjara jika merakok di kawasan bebas asap rokok.

Dalam perda itu, adapun kawasan bebas rokok yakni tempat ibadah, perkantoran, pusat pendidikan, tempat bermain anak, angkutan umum dan pusat berkumpulnya masyarakat. Untuk tempat ibadah ada sedikit toleran bagi perokok, mereka bisa merokok asal tidak di dalam tempat ibadah.

“Perda ini sudah mulai kami laksanakan dan disosialisasikan kepada seluruh warga yang tinggal atau datang ke Kota Sukabumi, kami juga menargetkan setiap tahunnya, jumlah perokok berkurang,” kata dia.

Fahmi mengatakan pihaknya tidak akan rugi jika wilayahnya tidak ada yang merokok dan memasang iklan rokok. Tetapi rugi jika warganya banyak yang sakit akibat menghisap rokok, karena biaya untuk pengobatan lebih besar jika sudah terkena dampak bahaya rokok tersebut.

“Kami juga mengimbau kepada orang tua yang merupakan pecandu rokok agar tidak merokok di dalam rumah dan tidak melihatkan kepada anaknya apalagi masih di bawah umur dan selalu mengawasi anaknya agar tidak terjerat candu rokok,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Geng Motor Lakukan Kejahatan, Polrestabes Bandung: Tembak di Tempat!

Bandung, Aktual.co —Untuk memberantas aksi anggota geng motor yang semakin meresahkan masyarakat dengan melakukan aksi kejahatan di jalan, jajaran Polrestabes Bandung diinstruksikan untuk melakukan tembak di tempat. 
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi mengatakan instruksi dikeluarkannya sebagai buntut dari rentetan kasus kejahatan yang dilakukan oleh geng motor. Terbukti kurang dari sebulan tiga kelompok geng motor XTC berhasil ditangkap.
“Kita akan lakukan tindakan tegas. Saya sudah instruksikan untuk tembak ditempat bagi kelompok motor yang melakukan kejahatan,” ucapnya saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Minggu (16/11).
Mashudi menegaskan, pihaknya tidak akan pandang bulu kepada siapapun karena aksi geng motor telah meresahkan masyarakat.
“Apa yang membuat masyarakat khawatir pasti kita tangani. Tidak ada pandang bulu. Kita tindak siapapun,” bebernya.
Selain itu, Mashudi menegaskan patroli dari seluruh jajaran akan lebih giat dilakukan seiring target menjadikan Kota Bandung lebih kondusif. 

Artikel ini ditulis oleh:

Gempa Nias, Tak Ada Kerusakan

Medan, Aktual.co — Gempa berkekuatan 5,3 skala richter yang menggoyang Pulau Nias sekira pukul 18.06 WIB, Minggu (16/11), dilaporkan tak menimbulkan kerusakan.

“Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan,” kata Koordinator Pos SAR Nias, Torang Hutahayan saat dihubungi Aktual.co.

Setelah gempa yang terjadi, menurut dia tidak menimbulkan kepanikan berarti. Sebab, gempa berskala kecil memang kerap dirasakan warga di kepulauan itu.

“Kalau warga, sudah tidak terjadi kepanikan, karena sudah sering gempa, dan sudah terbiasa,” kata.

Diketahui gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter itu terjadi di 37 kilometer Timur Laut Gunung Sitoli, Nias dikedalaman 39 Km. Gempa itu tidak berpotensi tsunami.

Selain di kepulauan Nias, gempa turut dirasakan warga di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah. Akibatnya, warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah.

“Semua sempat panik dan lari berhamburan keluar rumah,” kata warga Kota Sibolga, Tini.

Artikel ini ditulis oleh:

PT Pupuk Iskandar Muda Berencana Rumahkan 200 Karyawan

Banda Aceh, Aktual.co —Dengan alasan efektifitas, PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) akan mengurangi 200 karyawannya akhir tahun ini. Saat ini rencana itu sedang dikaji oleh holding perusahaan itu yakni PT Pupuk Indonesia.
Kepala Humas PT PIM, Aceh, Suryadi kepada wartawan di Lhokseumawe, Minggu (16/11) menyebutkan saat ini perusahaan itu memiliki 950 karyawan. Sedangkan jumlah ideal karyawan untuk satu pabrik pupuk hanya 750 karyawan. 
Namun dia mengakui kalau PT PIM hingga kini kesulitan mengoperasikan kedua pabriknya, karena keterbasan bahan baku gas yang belum teratasi.
“Karyawan ditawarkan pensiun atas permintaan sendiri. Perusahaan menawarkan kompensasi, yang pasti angkanya sangat menguntungkan karyawan. Besaran kompensasi sedang dikaji secara detail,” ujarnya, Minggu (16/11).
Selain itu, karyawan yang mengajukan pensiun dini itu misalnya mereka yang berusia di atas 50 tahun. “Penyesuaian jumlah karyawan ini untuk efektifitas perusahaan,” ujarnya.
Pada bagian lain, Suryadi menyebutkan saat ini pihaknya sedang melakukan perawatan tahunan mesin pupuk tersebut. sejak 15 hari terakhir, perusahaan itu berhenti beroperasi dan akan beroperasi kembali dua hari mendatang. 
“Ketika mesin dihidupkan kembali akan muncul api di beberapa bagian. Masyarakat jangan panik, itu adalah start up mesin lagi. Bukan kebakaran,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kesulitan Gas, Dua Pabrik Pupuk Iskandar Muda Belum Beroperasi

Banda Aceh, Aktual.co —PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) hingga kini belum mengoperasikan kedua pabrik milik perusahaan itu. Saat ini, hanya dioperasikan mesin pabrik PIM II. Sedangkan PIM I tidak dioperasikan.
Kepala Humas PT PIM, Suryadi kepada Aktual.co, Minggu (16/11) menyebutkan saat ini pihaknya masih kesulitan bahan baku berupa gas untuk memproduksi pupuk urea. 
“Jika persediaan bahan baku cukup, maka kedua mesin itu bisa beroperasi. Bahkan, produksi pupuk itu bisa diekspor juga. Saat ini, kita hanya untuk kebutuhan petani dalam negeri,” ujarnya, Minggu (16/11).
Ditambahkan, saat ini harga gas terbilang mahal. Manajemen perusahaan itu, sambung Suryadi sedang bernegosiasi untuk membeli gas dengan harga 8 USD per MMBTU. Namun, harga jual saat ini sekitar 10 USD per MMBTU.
“Harga 10 USD itu sangat mahal. Termahal dalam sejarah PIM, kini manajemen sedang bernegosiasi dengan Pertamina untuk membeli gas untuk kebutuhan bahan baku,” ujarnya.
Selain itu, untuk kebutuhan pupuk bersubsidi dalam negeri, sambung Suryadi, pihaknya mampu memenuhinya. Saat ini, PIM menargetkan poduksi pupuk sebesar 570.000 ton per tahun.
“Semoga bahan baku kita semakin memadai. Sehingga kedua pabrik bisa beroperasi,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain