4 April 2026
Beranda blog Halaman 42075

Kunjungan Luar Negeri, Presiden Nilai Efektif

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai efektif membawa rombongan kecil dalam kunjungan ke luar negeri.
“Ya saya bawa dua menteri cukup, waktu di APEC tiga menteri cukup. Karena yang berhubungan,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Pesawat Kepresidenan, sesaat sebelum mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (16/11) malam.
Menurut Presiden asalkan semua materi disiapkan terlebih dahulu tidak perlu membawa banyak perangkat dalam kunjungan kerja ke luar negeri.
“Di pertemuan puncak G-20 banyak berhubungan dengan keuangan jadi saya bawa menteri keuangan. Kalo bu menlu wajib ikut terus,” katanya.
Dalam kunjungan kerja pertamanya ke luar negeri, Presiden melawat ke Tiongkok untuk mengikuti pertemuan puncak Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC), ke Myanmar untuk mengikuti Pertemuan Puncak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Asia Timur serta Pertemuan Puncak G20 di Australia.
Di Tiongkok, Presiden didampingi oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menlu Retno LP Marsudi, Mendag Rahmat Gobel dan Seskab Andi Widjajanto. Turut serta dalam rombongan tersebut adalah pengamat senior Rizal Sukma dan wakil DPD GKR Hemas.
Di Australia, Presiden didampingi oleh Menlu Retno LP Marsudi dan Menkeu serta Rizal Sukma, sisa rombongan yang lain berhenti di Bali, saat pesawat kepresiden singgah untuk mengisi bahan bakar.
Secara keseluruhan rombongan inti Presiden Jokowi berjumlah sekitar 50 orang termasuk pasukan pengamanan presiden dan wartawan sehingga semuanya dapat tertampung dalam pesawat kepresidenan.
Saat ditanya lebih lanjut tentang kesannya dalam kunjungan perdananya itu, Presiden menilai tidak ada yang di luar kebiasaan karena negara-negara sahabat tersebut juga menghargai serta menghormati Indonesia sebagai negara demokrasi dan berpenduduk muslim terbanyak.
Ia mengaku banyak berbincang-bincang dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. dan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam lawatan tiga negara itu.
Pada kesempatan itu Presiden juga berkomitmen untuk meminta para menteri terkait menindaklanjuti hasil kunjungan kerjanya itu.
Turut mendampingi dalam konferensi pers yang dilakukan di ruang duduk VVIP Pesawat Kepresidenan itu adalah Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.
Pesawat kepresidenan yang membawa presiden beserta rombongan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 19.30 WIB setelah bertolak dari Brisbane, Australia sekitar pukul 15.00 waktu setempat.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Gelar Sidang Kabinet Siang Ini

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo,Senin (17/11), akan menggelar sidang kabinet paripurna untuk menindaklanjuti hasil dari pertemuannya di forum KTT APEC, KTT ASEAN, dan G20 di Tiongkok, Myanmar, dan Australia.

“Rapat kabinet jam 13.00 (WIB), salah satu agendanya adalah mendengarkan rangkuman dari Ibu Menlu tentang hasil-hasil KTT, kemudian Presiden akan memberikan ‘PR’ kepada menteri-menteri terkait untuk segera menindaklanjuti hasil-hasil KTT,” kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (16/11) malam.  

Andi mengklaim jika sudah 10 negara lebih yang menawarkan kerja sama dengan Indonesia.

“Misalnya terkahir itu dengan Turki di Brisbane, memberi tawaran konkret. Sebelumnya dengan Perancis juga seperti itu. Itu yang akan dirangkum Ibu Menlu, Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan disampaikan di sidang kabinet besok,” kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo langsung mengutus sejumlah menteri untuk menindaklanjuti hasil pertemuan bilateral yang dilakukannya dengan kepala negara dalam forum KTT APEC, KTT ASEAN, dan G20.

Para menteri itu diminta untuk jemput bola mendatangi negara-negara yang sudah menyatakan ketertarikannya menjalin kerja sama dengan Indonesia.

Jokowi mencontohkan Menteri Koordinator Maritim Indroyono Soesilo akan diutus ke Tiongkok dan Jepang untuk membahas masalah kemaritiman. Untuk industri otomotif, Jokowi mengungkapkan pengusaha Italia tertarik untuk berinvestasi ban di Indonesia.

Selain itu, Jokowi juga mengaku berhasil membawa rencana investasi di sektor pelabuhan hingga pembangkit listrik. Untuk menggarap dua sektor itu, Jokowi mengaku akan meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar menindaklanjuti sehingga benar-benar tercipta kerja sama yang konkret.

“Ini harus ditindaklanjuti. Kalau enggak, ya enggak akan ketemu,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Mandiri Sekuritas: IHSG Bergerak Mixed Cenderung Menguat

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan awal pekan ini Mandiri Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.

“Indeks hari ini diperkirakan akan bergerak pada kisaran support 4.963 dan resistance 5.088,” tulis Mandiri Sekuritas dalam rilis analisa hariannya, Jakarta, Senin (17/11).

Selain itu, dalam risetnya juga disebutkan beberapa rekomendasi saham yang layak dikoleksi untuk buy pada perdagangan hari ini yakni saham PWON, BBTN, LPKR, TOWR dan sahan TINS.

Mansek pergerakan indeks akan dipengaruhi oleh faktor sepulang dari lawatan ke luar negeri, Presiden Joko Widodo akan menggelar sidang kabinet untuk menindaklanjuti hasil pertemuan KTT APEC, KTT ASEAN, dan pertemuan G20 di Tiongkok, Myanmar, dan Australia. Setidaknya sudah ada 10 negara yang menawarkan kerja sama investasi dengan Indonesia.

Selain itu, Presiden juga akan membahas tentang percepatan pembangunan infrastruktur serta membahas rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

WKSI: IHSG Diprediksi Masih Terus Melemah

Jakarta, Aktual.co — mLaju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan kemarin bergerak tertekan dan berpotensi melanjutkan pelemahannya. Hal itu disebabkan sentimen negatif dari bursa saham global yang tidak mampu memberikan imbas pergerakan positif.

Analis dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada mengatakan bahwa laju IHSG di akhir pekan bergerak sesuai dengan prediksinya, mengalami pelemahan. Menurutnya laju IHSG lebih banyak dihabiskan di zona merah sepanjang sesi perdagangan.

“Laju IHSG di awal sesi bergerak kurang lebih seperti perkiraan kami sebelumnya. Maraknya sentimen negatif membuat laju IHSG kian tertekan dan berpotensi melanjutkan pelemahannya. Laju IHSG pun lebih banyak menghabiskan waktu di zona merah sepanjang sesi perdagangan meskipun sempat mengalami kenaikan di awal sesi,” tulis Reza dalam risetnya.

Pada perdagangan Senin (17/11) Reza memprediksikan laju IHSG dperkirakan berada pada rentang support 4.975-4.980 dan resisten 5.024-5.105. Laju IHSG menurutnya hampir sama dengan dengan pergerakan sideways di pekan lalu.

“Laju IHSG di pekan depan kurang lebih hampir sama dengan pergerakan sideways di pekan kemarin. Tetap mewaspadai potensi pembalikan arah seiring belum adanya sentimen positif,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

WKSI: Rupiah Berpontensi Melemah

Jakarta, Aktual.co — Antisipasi dari kenaikan suku bungan Bank Indonesia (BI) rate yang akan dinaikkan pekan lalu memberikan kesempatan bagi Rupiah untuk melanjutkan kenaikannya. Di sisi lain, penguatan tersebut juga disebabkan terapresiasinya Yuan terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).

Analis dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada mengatakan bahwa terapresiasinya Yuan terhadap DolarAS karena adanya rilis data-data neraca perdagangan China yang mengalami kenaikan.

“Terapresiasinya Yuan terhadap US$ setelah rilis data-data neraca perdagangan Cina mengalami kenaikan dan angka inflasi dinilai stabil,” tulis Reza dalam risetnya.

Pada Senin (17/11) Reza memprediksikan laju Rupiah berada pada level support 12.200, yakni Rp12.250-12.194 kurs tengah BI.

“Tetap antisipasi potensi berlanjutnya pelemahan jika tidak adanya sentimen-sentimen positif,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Boateng Absen Saat Jerman Hadapi Spanyol

Jakarta, Aktual.co — Bek Jerman Jerome Boateng harus absen pada pertandingan persahabatan melawan Spanyol yang akan dimainkan pada Selasa (18/11) WIB, di Vigo.

Bek tengah Boateng mengalami cedera betis dan bergabung dengan rekan setimnya Manuel Neuer, yang mengalami cedera lutut pada Sabtu, yang akan absen pada pertandingan persahabatan melawan sang juara Eropa.

Guna memperkuat lini belakang Jerman, Loew telah memanggil bek Wolfsburg Robin Knoche (22) yang belum pernah memperkuat timnas sebagai pengganti Boateng, namun dia hanya akan memiliki 11 dari 23 pemain yang menghuni tim yang memenangi Piala Dunia di Brazil empat bulan silam.

Dia telah kehilangan sejumlah gelandang yakni Cristoph Kramer, Andre Schuerrle, Bastian Schweinteiger, sehingga hanya ada lima pemain pilihan pertama yakni Sami Khedira, Benedikt Hoewedes, Mario Goetze, Toni Kroos, dan Thomas Mueller, di tim Loew.

Dari 23 pemain yang awalnya terpilih, hanya 17 yang merupakan pemain lapangan dan dua kiper yang mengisi tim Jerman untuk pertandingan internasional terakhir mereka pada 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain