4 April 2026
Beranda blog Halaman 42077

Faisal Basri Ditunjuk Sebagai Pemimpin Komite Reformasi Tata Kelola Migas

Jakarta, Aktual.co — Ekonom Faisal Basri ditunjuk sebagai pemimpin Komite Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi, oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral

Tim tersebut beranggotakan gabungan perwakilan Pemerintahan dan masyarakat
 
“Kita tidak ingin masuk ke krisis energi yang memberatkan. Karena itu, kita memutuskan untuk membentuk Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas,” kata Menteri ESDM Sudirman Said, Minggu (16/11).

Dia mengaku bersyukur Faisal bersedia memimpin tim tersebut. Dia juga mengaku bahwa pihaknya telah mengirim surat kepada BPKP untuk mengaudit tata kelola migas.

Tim komite reformasi tersebut memiliki empat tugas pokok yang hasil kajiannya akan menjadi bahan rekomendasi Kementrian ESDM kepada Presiden Joko Widodo.

Berikut empat tugas pokok komite ini;

1. Mengkaji seluruh kebijakan dan aturan main tata kelola migas dari hulu hingga hilir yang memberi peluang mafia migas beroperasi secara leluasa. Kebijakan dan aturan main yang teridentifikasi menyuburkan praktik mafia migas akan dihapus dan atau diubah.

2. Menata ulang kelembagaan, termasuk di dalamnya memotong mata rantai birokrasi yang tidak efisien

3. Mempercepat revisi UU Migas dan memastikan seluruh subtansinya sesuai dengan konstitusi dan memiliki keberpihakan yang kuat terhadap kepentingan rakyat

4. Mendorong lahirnya iklim industri migas di Indonesia yang bebas dari para pemburu rente di setiap rantai-nilai aktivitasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

NTT Diminta Serius Kembangkan Industri Garam

Kupang, Aktual.co —Menteri Perindustrian, Saleh Husin meminta pemerintah daerah mengembangkan sentra industri yang ada untuk dikembangkan sekaligus dikelola guna pendapatan asli daerah (PAD) menuju kesejahteraan bersama. 
“Pemerintah kabupaten/kota yang mengetahui persis karakteristik wilayah dan potensi daerah yang ada cocok untuk dikembangkan atau dibangun industri kecil hingga menengah yang kemudian menyerap tenaga kerja,” kata Saleh di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/11).
Dia menilai, NTT yang berbasis kepulauan sangat potensial dengan industri garam yang tersebar merata hampir di semua kabupatennya, sehingga perlu mendapatkan perhatiaan serius untuk dikembangkan dan dikelola menjadi usaha garam rakyat untuk meningkatakan pendapatan warga.
Kabupaten Manggarai Timur, menurut dia, juga berpotensi mengembangkan garam rakyat di lahan seluas 3.500 hektare, sementara yang dimanfaatkan baru 60,3 hektare yang menghasilkan garam sebanyak 53 ton.
Adapun Kabupaten Nagekeo memiliki potensi pengembangan lahan garam rakyat seluas 2.000 hektare dengan tingkat pemanfaatan saat ini 14,8 hektare dengan hasil diperoleh 24,9 ton. Manggarai Timur potensi lahan garamnya 5.000 hektare, dan pemanfaataan saat ini 16,3 hektare dengan hasilnya 42,1 ton.
Selain itu, Kabupaten Ende potensi lahan garamnya 200 hektare dengan pemanfaatan 4,5 hektare dan produksi 5,9 ton, serta Kabupaten Alor potensi lahan garamnya 31 hektare dengan pemanfaatan 3,3 hektare dan produksi 1,9 ton.
“Dengan potensi lahan garam rakyat yang ada apabila dikelola dengan baik maka NTT bisa memenuhi kebutuhan sendiri. Sementara beberapa wilayah yang potensial untuk garam industry, bisa difokuskan untuk memenuhi kebutuhan garam nasional,” ujarnya.
Kementerian Perindustrian, menurut dia, terbuka sekaligus siap menindaklanjuti setiap usulan industri garam di NTT, setelah melakukan kajian berbagai aspek, mulai dari kesiapan lahan untuk industri, kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan pasar domestik maupun global.
Dia mengatakan hal itu, usai menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan bersama pengembangan garam antara Dirut PT. Cheetham Salt Indonesia Artur Tanujaya dengan Bupati Nagekeo Elias Djo.
Usai diskusi dengan komponen terkait pengembangan industri kecil dan menengah di wilayah itu serta pengembangan industri gula berbasis tebu , didampingi Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, Menteri Perindustrian meninjau PT Semen Kupang, Ruang Pameran  Dekranasda NTT dan Usaha KerajinanTenun Ikat  Ina Ndao.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Tiga Intruksi dari SBY untuk Kader Demokrat

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan tiga kewajiban kepada Anggota Fraksi, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan para kepala daerah yang berasal dari Partai Demokrat.

Instruksi tersebut, menurut SBY dalam akun twitter miliknya @SBYudhoyono yang diunggah pada Minggu petang sekitar pukul 19.00 WIB, diterbitkan pada 12 November 2014 lalu oleh SBY di Cikeas.

Instruksi SBY itu disebutnya tiga kewajiban bagi Partai Demokrat, atau disingkat “3 Wajib PD”. Pertama, para Gubernur, Bupati dan Wali kota (atau wakil-wakilnya) yang berasal dari PD wajib loyal kepada Presiden Jokowi.

Sebagai Kepala Daerah, garis komando dalam pemerintahan adalah Presiden, dan bukan kepada Ketua Umum Partai, kicau @SBYudhoyono.

Kedua, PD wajib mendukung kebijakan Presiden dan pemerintah yang tepat dan sungguh bermanfaat bagi rakyat. Tidak waton suloyo (asal bicara).

Ketiga, PD wajib mengkritisi dan menolak kebijakan Presiden dan Pemerintah yang tidak tepat dan nyata-nyata tidak pro rakyat.

“Jika harus tolak dan kritisi kebijakan yang salah dan tidak pro rakyat, PD mesti sampaikan dengan cara yang tepat dan beretika. Sekali lagi, tidak waton suloyo,” tulis @SBYudhoyono.

Artikel ini ditulis oleh:

Perjuangkan Bangunan Kuno di Pasar Peterongan, KPS Buru Skripsi

Semarang, Aktual.co —Para aktivis Komunitas Pegiat Sejarah (KPS) Semarang terus memperjuangkan agar bangunan kuno di Pasar Peterongan di Jalan MT Haryono, Semarang, Jawa Tengah, dijadikan sebagai cagar budaya. 
Salah satu usaha yang dilakukan KPS untuk memperjuangkan bangunan kuno itu adalah dengan mendapatkan skripsi mahasiswa Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro yang pernah mengupas fakta empiris tentang sejarah bangunan kuno pasar tersebut.
Skripsi tersebut berhasil mereka dapatkan di Perpustakaan Jurusan Sejarah FIB Undip. “Saya mencarinya baru-baru ini dan akhirnya dapat, terus saya informasikan ke teman-teman. Hanya tidak bisa difotokopi, harus izin pada pimpinan fakultas dulu,” ujar Ristya, salah seorang aktifis KPS, di Semarang, Minggu (16/11).
Skripsi itu diketahui tahun 2008 berjudul “Perkembangan dan Peranan Pasar Peterongan di Semarang terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat di Kelurahan Peterongan dan sekitarnya tahun 1978-2001″ milik karya Tri Winarsih.
Nantinya skripsi itu akan mereka sodorkan ke Dinas Pasar Kota Semarang agar jadi pertimbangan sebelum melakukan tindakan penggusuran cagar budaya.
KPS Semarang telah mendaftarkan cagar budaya dan memohonkan kajian cagar budaya serta memohonkan pelindungan terhadap bangunan kuno Pasar Peterongan lantaran terancam dimusnahkan Dinas Pasar Kota Semarang terkait proyek revitalisasi pasar yang direncanakan akan digarap pada tahun 2015. ‬‪Dalam gambar rancangan revitalisasi pasar kepunyaan Dinas Pasar saat ini, bangunan kuno berusia 98 tahun tersebut rencananya ditiadakan. Langkah tersebut kemudian ditentang KPS Semarang.‬Di samping mendaftarkan cagar budaya, KPS juga meminta Pemerintah Kota Semarang mendesain ulang rancangan revitalisasinya menjadi rancangan baru yang tetap melestarikan bangunan kuno Pasar Peterongan, termasuk juga tetap melestarikan Punden Mbah Gosang yang menyatu dengan pohon asem jawa berusia ratusan tahun yang lokasinya dekat situs bangunan kuno. 

Artikel ini ditulis oleh:

Lawan Prancis, Swedia Tanpa Ibrahimovic

Jakarta, Aktual.co —Kapten Tim Nasional Swedia, Zlatan Ibrahimovic dipastikan absen ketika negaranya melakoni laga lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2016 melawan Prancis, Rabu (19/11).

Menurut laporan Soccerway, Ibrahimovic harus menjalani pemulihan cedera lutut yang kambuh usai dirinya menjalani laga 90 menit penuh saat Swedia dijamu Montenegro, dini hari tadi.

Dalam laga kontra Stevan Jovetic Cs, kapten klun Paris Saint-Germain itu sukses mencetak gol penyeimbang untuk membuat Swedia pulang dengan satu poin.

Ibrahimovic sebelumnya harus absen selama tujuh pekan dan absena dalam dua laga internasional bersama Swedia. Ibrahimovic bisa tampil saat menghadapi Marseille di laga lanjutan Liga Utama Prancis beberapa waktu lalu.

Selain Ibrahimovic, skuad Swedia juga harus ditinggal oleh pemain lainnya. Pelatih Swedia, Erik Hamren harus rela mencoret tiga nama lainnya yang juga tengah cedera. Ketiga pemain tersebut ialah, Johan Dahlin, Marcus Berg dan Mikael Lustig.

Artikel ini ditulis oleh:

BEM Mahasiswa Muhammadiyah Semarang Aksi Menolakan Kenaikan BBM

Semarang, Aktual.co —Aksi puluhan mahasiswa dari Aliansi BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah untuk menolak kenaikkan harga BBM diwarnai aksi dorong dengan petugas kepolisian di Jalan Pahlawan, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (16/11).
Koordinator aksi Armanto Abbas dalam orasinya menyatakan, kebijakan kenaikkan BBM pasti berdampak langsung terhadap merangkaknya harga pokok kebutuhan di masyarakat.
“Kebijakan pencabutan subsidi BBM suatu kebijakan yang tidak mendasar karena bersinggungan langsung dengan rakyat kecil yang sehari-harinya sangat dipengaruhi harga BBM,” kata dia dalam orasinya.
Armanto mengingatkan bahwa sebelum harga BBM dinaikkan, Pemerintah harus menghitung dampak yang bakal ditimbulkan. Namun, kata Armanto, sejauh ini Pemerintah cenderung semena-mena dengan mengorbankan kepentingan rakyat Indonesia kategori ekonomi lemah.
“Tuntutan penolakan kenaikkan harga BBM yang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia menjadi bbukti kuat bahwa Pemerintahan Jokowi tidak pro terhadap rakyat. Setiap kenaikkan BBM mestinya dibarengi dengan ketersediaan transportasi murah dan baik,” ujarnya.
Sedangkan seorang pengunjukrasa, Ahmad Najmul Anam, menuding ada intervensi asing di balik rencana Pemerintah menaikkan harga BBM. Untuk memastikan subsidi BBM tidak sembarangan dicabut, dia mendesak agar Pemerintah kembali pada Pasal 33 UUD 1945 sebelum diamandemen. 
“Kami menolak pencabutan subsidi BBM dan invervensi asing. Kembali kepada Undang-undang Dasar 1945 Pasal 33 sebelum amandemen,” tegasnya. 
Aksi tersebut awalnya dilakukan dengan long march digelar pukul 10.00 WIB di Jalan Pandanaran. Dalam aksi itu, insiden dorong-dorongan antara aparat polisi dengan para mahasiswa terjadi. Pemicunya, mahasiswa ingin menutup seluruh jalan Pahlawan, namun tidak diperkenankan oleh aparat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi menolak kebijakan pemerintahan Jokowi ini cukup menyita perhatian para pengguna jalan yang melintas di depan Gedung Gubernuran. Sebab para mahasiswa ini menggelar aksi tepat di tengah Jalan Pemuda sehingga memotong laju kendaraan dari arah Bundaran Simpang Lima maupun sebaliknya.
Aksi itu sempat memecahkan konsentrasi pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut. Dalam menggelar aksi tersebut, mahasiswa sempat menyediakan dua ban bekas yang semula akan dibakar. Namun, rencana itu urung terlakasana mengingat puluhan polisi segera menggagalkan niat mereka.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain