4 April 2026
Beranda blog Halaman 42078

Golkar Ditantang Libatkan KPK di Munas

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Politik Burhanudin Muhtadi menantang Partai Golkar untuk melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam musyawarah nasional, untuk memilih Ketua Umum.

Keberadaan KPK dalam hal tersebut, kata dia, untuk memastikan kompetisi berjalan adil.

“Sejauh mana demokratisasi yang terjadi pada sebuah partai, ditandai dengan tidak adanya politik uang. Maka undang saja KPK. Kalau Golkar berani, saya angkat empat jempol saya,” kata Burhanudin dalam diskusi di Jakarta, Minggu (16/11).

Dia berpendapat, jika Partai Golkar mau menggandeng lembaga yang dipimpin oleh Abraham Samad itu, maka akan menjadi teladan bagi semua partai politik dalam proses pemilihan ketua umum.

Terlebih lagi, klaim Burhan pada tahun 2004 lalu, dirinya menyaksikan secara pribadi peredaran uang yang terjadi pada munas Golkar.

“Kalau berani, Golkar undang KPK untuk mengawasi munas.”

Namun demikian, ketika dikonfirmasi kepada Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso hanya mengapresiasi pendapat itu. Apalagi, sambung dia, Ketua Steering Committee Rapimnas Partai Golkar Nurdin Halid bisa mendengarkan usulan tersebut.

“Mudah-mudahan ide ini didengar oleh Ketua SC. Mudah-mudahan ini bisa dimasukkan dalam salah satu maklumat di rapimnas. Saya sendiri mendukung sepenuhnya,” kata Priyo ditempat yang sama.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Dituding Mafia Migas, Sudirman Said Tunjuk Faisal Basri

Jakarta, Aktual.co —Pakar ekonomi Universitas Indonesia Faisal Basri ditunjuk sebagai Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Menteri ESDM Sudirman Said ternyata punya alasan utama menunjuk pakar ekonomi yang dipandang bersih oleh masyarakat itu. 
Yakni agar Kementerian ESDM bisa lebih dipercaya dan terlihat bersih oleh masyarakat. “Saya cari pemimpin yang bisa dipercaya. Karena itu saya memilih Faisal Basri,” ujarnya, di Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (16/11).
Dengan dipilihnya Faisal, Sudirman menjadi punya alasan untuk membantah tudingan bahwa dirinya adalah bagian dari mafia migas. Karena jika dia memang bagian dari mafia migas, tentunya tidak akan memilih Faisal sebagai pengawas seluruh transaksi migas.
“Kalau saya mafia nggak mungkin minta pak Faisal me-review kerja saya,” dalihnya.
Terkait tudingan yang dilontarkan Effendi Simbolon mengenai mafia migas, Sudirman menanggapinya dengan mengatakan bahwa dirinya hanya ingin bekerja dengan baik tanpa mempedulikan omongan negatif pihak lain. “Yang berkomentar, terus berkomentar biar kita bekerja dengan baik.”
Sedangkan bagi Faisal Basri sendiri, ditunjuk sebagai pengawas bagi transaksi migas di ESDM dia mengaku bertekad untuk mengubah kutukan di sektor migas menjadi berkah. “Dengan tim reformasi ini sektor migas dari kutukan menjadi berkah,” ujarnya.
Tugas ini, kata dia, akan dijalankan dengan niat baik semata untuk membawa kemakmuran negara. Yakni dengan membuka semua transaksi di sektor migas agar transparan. 
“Kalau niat baik, hasilnya baik. Saya lihat amanah ini sehingga mudah-mudahan kita bisa betul-betul menjadikan kemakmuran rakyat,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Menteri ESDM Bantah Dirinya Bagian dari Mafia Migas

Jakarta, Aktual.co — Surabaya, Aktual.co — Menteri ESDM Sudirman Said membantah jika dirinya disebut bagian dari mafia migas, seperti yang diungkapkan sejumlah pengamat dan politikus.

Hal itu dia ungkapkan saat memberikan keterangan kepada wartawan, terkait pembentukan Komite Reformasi Tata Kelola Migas di Gedung Kementerian ESDM di Jakarta, Minggu (16/11).

Dia memberi pengandaian jika dirinya menjadi bagian dari mafia migas, maka Faisal Basri tidak akan ditunjuk sebagai ketua tim komite reformasi yang akan mengkaji seluruh kebijakan di sektor migas.

“Kalau saya mafia tidak mungkin minta pak Faisal me-review pekerjaan saya, sampaikan kepada teman-teman yang berkomentar, ayo kita bagi kerja, yang berkomentar terus saja berkomentar,” kata dia.

Dia mengatakan penunjukan dirinya awalnya diberi tugas untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap kementerian yang dia pimpin saat ini.

“Kita bagi tugas sajalah, biarlah yang berkomentar terus, kita bekerja saja,” kata dia.

Dia menjelaskan, pemilihan Faisal Basri sebagai ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas karena Faisal Basri merupakan salah satu tokoh ekonom yang dipercayai masyarakat.

“Saya cari pemimpin yang bisa dipercaya karena itu saya memilih Faisal Basri, sosok yang dikenal memiliki integritas dan kompetensi,” kata dia.

Dia menambahkan, salah satu tujuan dibentuknya komite reformasi ini untuk memberangus mafia migas secara komprehensif.

Artikel ini ditulis oleh:

Serangan udara tewaskan 500 warga Suriah

Jakarta, Aktual.co — Lebih dari 500 warga Suriah tewas atau terluka dalam serangan udara rezim di daerah oposisi dalam dua pekan terakhir, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR).

Dalam pernyataan pers, SOHR mengatakan mendokumentasikan 581 serangan udara oleh pesawat-pesawat tempur dan helikopter rezim sekitar Suriah, sejak awal November sampai tengah malam kemarin.

Serangan pesawat tempur itu termasuk 324 serangan udara di wilayah yang ditargetkan di Damaskus, Aleppo Daraa, Idlib, Reef Dimashq, Homs, Hama dan Der-Ezzor.

Sementara itu, helikopter-helikopter menjatuhkan tidak kurang dari 257 barel peledak di daerah di Damaskus, Aleppo Daraa, Idlib, Reef Dimashq, Homs, Hama, Al-Hasakah. Mereka mencatat bahwa 115 warga sipil tewas (19 anak, 24 wanita) sementara tidak kurang dari 370 orang lainnya luka-luka, selain kerusakan material sipil properti.

Dalam pernyataan terpisah, SOHR mengatakan bentrokan berlanjut 60 jam antara kelompok garis keras Negara Islam di Irak dan Levant (ISIL) dan pejuang YPG Kurdi di selatan Ein al-Arab “Kobane” dalam upaya YPG mendapatkan kendali di daerah itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Menyelami Eksotisme Pulau Mursala

Medan, Aktual.co —Bagi para ‘traveller’, disarankan untuk tak melewatkan Pulau Mursala di Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Menuju pulau ini, jika memulai perjalanan dari Kota Medan dapat ditempuh melalui perjalanan darat ataupun perjalanan udara. Khusus perjalanan udara, ditempuh penerbangan 1 jam dari Bandara Kuala Namu Deli Serdang menuju Bandara FL. Tobing di Kecamatan Pinangsori.
Tiba di Bandara Pinangsori Kabupaten Tapteng, dapat melakukan penyewaan kendaraan mobil ‘travel’ menuju Kecamatan Pandan tepatnya Pantai Pandan.
Tiba di pantai Pandan, anda dapat menghubungi pengelola jasa penyewaan kapal jenis speedboat yang selalu mangkal di kawasan pantai Pandan. 
Untuk penyewaan kapal bermuatan 20 orang itu, biasanya dengan dicarter berbiaya Rp1,5 hingga Rp2 juta rupiah, tergantung nego dengan pengelola kapal. Perjalanan menuju Pulau Mursala ditempuh sektar 2,5 jam perjalanan.
Pulau Mursala, tak berlebihan, jika pengunjung berdecak kagum melihat eksotisme yang dimiliki Pulau ini karena keindahannya yang mengagumkan. Di antaranya, sebuah air terjun unik, dimana airnya langsung tumpah ke dalam lautan yang berada di Samudra Hindia.
Tak hanya unik, air terjun di pulau Mursala ini masih menyimpan misteri tersendiri. Yakni, asal muasal air yang menurut cerita tak pernah mengering walau sungai nya terbilang sangat pendek. Pun, Pulau Mursala  memiliki luas hanya 8.000 hektar persegi. 
Ketinggian bukit di mana air terjun itu berada juga terbilang pendek, yang sebenarnya tak memungkinkan menghasilkan curah air dalam debit yang cukup banyak.
Tak heran, misteri darimana asal air yang mengalir di atas batu granit berwarna kemerahan itu menyisakan cerita-cerita rakyat, yakni diyakini bahwa awal mula air terjun di Pulau Mursala memiliki hubungan erat dengan meletusnya Danau Toba ribuan tahun lalu. Di mana salah satu urat letusan itu sampai ke Pulau Mursala dan akhirnya memunculkan air terjun.
“Ada yang pernah melihat batang padi dan kulit padi yang ikut dalam aliran air terjun Mursala. Kan dipinggir Danau Toba kan banyak petani,” ujar seorang warga tapteng, Sugeng.
Selain keunikannya, Air Terjun Mursala hingga kini masih menyisakan cerita legenda yang masih bertahan di tengah-tengah masyarakat sekitar. Dimana alkisah dahulu kala air terjun itu digunakan sebagai tempat bermain seorang putri cantik bernama Putri Runduk yang merupakan permaisuri Raja Jayadana yang memerintah Kota Kerajaan Barus Raya, sebuah kerajaan Islam di wilayah Sumatera Utara pada abad ke-7 Masehi.
Kecantikan sang putri, mahsyur hingga ketanah seberang. Alhasil, Raja Sanjaya dari Mataram dan Raja Janggi dari Sudan tertarik dengan kecantikan sang Putri, dan memporak-porandakan kerajaan sang Raja Jayadana. Menolak dipersunting, Putri Runduk akhirnya melarikan diri ke pulau Mursala. Sang Putri pun dikisahkan menceburkan diri kedalam lautan dan menghilang.
Selain keunikan dan cerita melegenda, pulau Mursala yang persis menghadap Samudra Hindia itu memiliki sejumlah lokasi spot mancing yang mantap. Tak jarang sejumlah pengunjung dari luar daerah Tapteng menghabiskan waktu liburannya dengan memancing.
“Dari Tebing bang, kita ada kerjaan di Sibolga. Jadi sekalian karena dengar disini ‘spot’ banyak dan ikannya beragam, makanya kita mau coba,” ujar Amin, pemancing asal Kisaran.
Diingatkan, untuk memancing di zona yang diperbolehkan, pasalnya kawasan di perairan Mursala saat ini sedang didorong untuk menjadi kawasan koservasi terumbu karang. Tinggal menunggu keluarnya SK dari kementerian kelautan dan perikanan RI.
“Ada zona inti, zona penyangga dan zona pemanfaatan, diluar zona inti lah bisa melakukan aktifitas. Di zona inti itu pemeliharaan ikan dan terumbu karang dan tak boleh beraktifitas. Apalagi pulau Mursala ini yang akan menjadi kawasan konservasi perairan daerah,” terang staf penyuluh konsultasi terumbu karang, Dinas Kelautan dan Perikanan Tapteng, Rapson Purba.
“Kalau Perda dan renstra terumbu karang, sebagai dokumen pendukung sudah ada. Tinggal bagaimana daerah mendorong, agar Kementrian Kelautan bisa mengeluarkan,” timpal Rapson.
Salah satu lokasi dengan spot terumbu karang yang masih terjaga, yakni perairan pulau Putri, sejarak setengah jam perjalanan menggunakan spedboat dari lokasi air terjun Mursala. Di lokasi ini kerap dijadikan lokasi ‘snorkling’ dan ‘diving’ oleh para pengunjung. Meski, untuk penyewaan peralatan masih sangat terbatas.
“Untuk sewa peralatan ‘snorkling’ sepasang, paket Rp300-Rp400 ribu untuk dua set, itupun harus dengan instruktur. Jika beruntung di sini bisa lihat penyu, selain itu, di sini juga terdapat Ikan Nemo dengan berbagai jenis dan berbagai ikan yang beragam,” kata Rapson.
Selain pulau Putri, sejumlah spot terumbu karang juga terdapat di beberapa pulau di Kabupaten Tapanuli Tengah. Di antaranya, Pulau Mursala, Pulau janggi, Pulau bakkar serta Pulau Ongge dengan luas keseluruhan terumbu karang 25 ribu hektar.
Beberapa jenis terumbu karang dibeberapa pulau itu didominasi jenis Acropora, walau beberapa jenis terumbu karang lainnya masih banyak ditemukan. Di antaranya, Karang Meja, Soft Coral, Spong Coral, batu dan karang akar bahar.
“Pengawasan sedang dibenahi, karena masih saja sering ditemukan eksploitasi. Untuk pemantauan kesehatan terumbu karang kita mengukur pertumbuhannya setiap tahun, terjadi peningkatan 1 persen setiap tahun, tapi harus juga dibantu oleh masyarakat desa. Makanya juga kita butuh penambahan kapal patroli untuk pengawasan,” urai Rapson.
Selain keindahan, keunikan dan panorama bawah lautnya, yang tak boleh dilupakan yakni, Pulau Mursala yang pernah dijadikan sebagai lokasi syuting pembuatan film Hollywod, yakni ‘Kingkong’ pada tahun 2005 silam. Pulau Mursala dalam film itu digambarkan sebagai sebuah pulau yang dihuni hewan-hewan buas, salah satunya hewan berbadan raksasa Kingkong.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: Ari Soemarno Coba Bangun Oligarki Bisnis Di Industri Migas Nasional

Jakarta, Aktual.co — Kakak dari Menteri BUMN Rini Maryana Soemarno, Ari Soemarno dikabarkan memanggil senior Vice Presiden Direktorat Hulu Pertamina, untuk menyusun konsep pembubaran Direktorat Gas di Pertamina.

Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia Salamuddin Daeng menyebut, Ari Soemarno akan membangun oligarki bisnis dilingkaran keluarga sendiri.

“Kita masih kasih warning sama dia (Ari Soemarno). Semua orang tahu, mereka (Keluarga Soemarno) hendak membangun oligarki bisnis di lingkaran keluarga dan konco-konconya,” kata dia di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta, Minggu (16/11).

Dia berpendapat, Ari sebaiknya tak melakukan hal tersebut secara terbuka, karena akan memalukan, terlebih lagi ini untuk pemerintahan.

“Mereka ini memiliki prilaku yang memalukan. Kesannya kok mereka mau membangun oligarki, menggunakan kekuasaan Rini sebagai menteri BUMN dan jaringannya selama dia jadi Dirut Pertamina untuk kepentingan bisnis dia.”

Sebelumnya, ada gelagat keluarga Soemarno untuk menguasai bisnis migas di tanah air. Ambisi Soemarno Inc menguasai bisnis migas nasional terbuka lebar sejak penempatan Rini Soemarno sebagai menteri BUMN. Seluruh jabatan pimpinan/dirut BUMN berada di bawah genggaman Soemarno Inc.

Posisi Dirut Pertamina yang kosong ditinggalkan Karen Agustiawan menjadi satu dari banyak BUMN yang ditarget dalam waktu dekat ini. Menteri Rini Soemarno mengungkapkan, kementeriannya menyewa PT Daya Dimensi Indonesia sebagai pihak ketiga untuk melakukan fit and proper test calon Dirut Pertamina. Meski sudah dibatah oleh Rini, kencang kabar PT DDI adalah perusahaan assesor yang memiliki relasi dengan, Oengky Soemarno.

Hasil dari seleksi yang dilakukan PT DDI memperkuat kecurigaan. Nama-nama yang lolos seleksi ternyata adalah bagian dari bisnis atau setidak-tidaknya terkait jaringan Ari Soemarno seperti Ahmad Faisal (mantan Dirut Niaga Pertamina era Ari Soemarno), Widhyawan (mantan Deputi SKK Migas- saat ini Stafsus Menteri ESDM Sudirman Said), dan dua kandidat lain yakni Budi Sadikin Mantan Dirut Mandiri, Rinaldi Firmansyah mantan Dirut Telkom.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain