7 April 2026
Beranda blog Halaman 42119

Kebaikan BBM Bukan Solusi Swasembada Pangan

Jakarta, Aktual.co —Rencana penaikan harga BBM bukan suatu solusi agar swasembada pangan bisa tercapai, kata anggota DPR dari Komisi IV Ma’mur Hasanudin di Jakarta.

“Target swasembada pangan dalam tiga tahun sangat diapresiasi dan terobosan yang baik, tapi bukan seperti itu caranya,” kata Ma’mur berdasarkan siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (14/11). 

Anggota DPR dari fraksi PKS tersebut menyayangkan keputusan Presiden Joko Widodo yang berencana menaikhan harga BBM dan menganggap hal tersebut tidak relevan.

“Seharusnya jangan bawa-bawa kenaikan BBM untuk swasembada. Selama ini masalah pangan nasional ada di soal lahan, tata niaga, bibit yang kurang berkualitas, dan pemborosan,” kata Ma’mur menegaskan.

Ma’mur menjelaskan bahwa untuk menyelesaikan masalah tersebut bisa dilakukan melalui koordinasi terpadu dengan kementerian yang bersangkutan.

Terkait dengan adanya pemborosan, katanya, Presiden Joko Widodo harus memperketat anggaran di seluruh kementerian dan lembaga agar tidak ada dana yang terhambur sia-sia.

“Kegiatan seminar, loka karya, dan perjalanan dinas yang tidak penting ya jangan dilaksanakan. Penghematannya bisa signifikan,” katanya.

Menurut Ma’mur, apabila semua kementerian dan lembaga melakukan penghematan maka akan menghasilkan ratusan miliar rupiah, bahkan mampu menembus angka triliunan.

“Jika itu diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bisa digunakan untuk membangun waduk, akan sangat membantu pencapaian target swasembada pangan,” kata Ma’mur.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Sekelompok Kerbau Liar Tabrak Pengendara Motor

Jakarta, Aktual.co —Sekelompok kerbau liar menabrak pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Lintas Barat dekat bandar udara di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Jumat, mengakibatkan tubuh korban mengalami luka berat.

Dari pantauan, di Mukomuko, Jumat (14/11), sepeda motor korban Nani itu terjatuh setelah seekor kerbau mendadak menyeberangi Jalan Lintas Barat (Jalinbar) di bandar udara di daerah itu.

Warga Kelurahan Bandar Ratu yang juga saksi mata Hartono mengatakan sepeda motor yang dikendarai oleh perempuan itu melaju dengan pelan di jalan itu.

Ia mengatakan, karena kerbau saat itu mendadak menyeberang jalan sehingga menabrak sepeda motor yang kebetulan sedang melintas di jalan tersebut.

Akibat peristiwa tersebut, katanya, bagian depan sepeda motor korban mengalami rusak parah. Sedangkan korban sendiri tidak bisa bangun dan dari mulut korban keluar darah.

Beruntung, tidak lama setelah kejadian ada mobil yang berhenti sehingga melarikan korban ke rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat.

Ia menerangkan, peristiwa kerbau atau sapi menabrak sepeda motor dan sebaliknya sudah sering terjadi di daerah itu, karena hewan itu memang sengaja dilepas-liarkan untuk mencari makan oleh pemiliknya. Namun belum ada tindakan dari pemerintah setempat menertibkan kerbau tersebut.

Bahkan, katanya, ada pengendara sepeda motor yang sampai meninggal dunia setelah bertabrakan dengan kerbau atau kawanan sapi.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Solusi Tepat Untuk Penderita Asma

Jakarta, Aktual.co — Asma adalah penyakit yang banyak diidapi oleh beberapa kaum muda dan jumlah penderita asma terus meningkat. Penyakit ini juga tidak mengenal umur, ras, dan status sosial seseorang. Tujuan terapi asma adalah pengendalian, bukan untuk menyembuhkan asma.
Gejala yang terjadi penyakit asma antara lain sesak napas, dada terasa berat, batuk sampai mengeluarkan suara napas berbunyi. Jika penyakit ini dikontrol, gejalanya bisa tidak muncul lagi. 
“Penderita yang ingin sembuh harus menjalankan gaya hidup sehat dan terapi secara rutin, antara lain memakai obat pelega dan pengontrol asma,” kata dr. Sita Andarini, spesialis paru dari Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI Jakarta. 
Menurut Sita obat pengontrol asma harus digunakan terus menerus meski penyakitnya tidak sedang kambuh. Jika digunakan secara teratur, ada manfaat lain, yaitu kepekaan pipa saluran napas berkurang sehingga penderita lebih tahan terhadap rangsangan alergen atau iritan. 
“Lama-lama gejala asma akan hilang,” lanjutnya.
Selain itu, setiap tiga bulan penderita juga harus melakukan pemeriksaan ke dokter. Jika asma semakin terkendali maka dosis obat bisa diturunkan. Untuk pencegahan lakukan dengan menghindari faktor pencetus, misalnya menghindari debu rumah, bulu binatang, asap rokok, atau udara berpolusi. 
Sementara itu untuk makanan disarankan mengonsumsi makanan segar, yang bukan termasuk makanan instan maupun makanan yang diletakkan di kulkas selama berhari-hari. Dikutip dari laman NatGeo, Jumat (14/11). 

Film “The Conjuring Season 2” Segera Hadir!

Jakarta, Aktual.co — Siapa yang tidak mengenal film The Conjuring yang terkenal dengan ketegangan seramnya? Yah, film yang sempat booming dan banyak sekali peminatnya ini kabarnya akan mulai memproduksi sekuel dari film horor The Conjuring.
“Ya, kami akan memproduksi The Conjuring season 2 Juni 2016 mendatang,” kata pihak Warner Bros, seperti dikutip Hollywoodreporter. 
Film pertamanya saja sudah berhasil memperoleh keuntungan sebesar USD318 juta ketika dirilis pada 19 Juli 2013 lalu. Mereka juga memberi sedikit bocoran bila pada The Conjuring season 2 masih bakal bercerita mengenai 2 paranormal Ed dan Lorraine Warren yang akan berburu hantu dalam sebuah keluarga yang dibintangi oleh Patrick Wilson dan Vera Farmiga.
The Conjuring season 2 akan diarahkan oleh sutradara James Wan naskahnya akan ditulis oleh Chad dan Carey Hayes.
Bagaimana Anda penasaran dengan film The Conjuring Season 2? Tunggu kehadirannya di bioskop kesayangan Anda. 

Mendagri Pakai UU Pilkada Baru dalam Penetapan Ahok sebagai Gubernur

Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa pengesahan Basuki Tjahja Purnama dengan memakai dasar hukum Undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang pilkada yang baru disahkan oleh DPR lalu.
Sehingga Basuki Tjahja Purnama alias Ahok akan segera dilantik menjadi Gubernur setelah Pimpinan DPRD DKI mengumumkan dalam sidang paripurna. 
“Sidang paripurna DPRD DKI  (pengumuman Ahok) tidak perlu quorum karena bukan pengambilan keputusan sesuai pasal 79 (1) UU 23 tahun 2014,” demikian disampaikan Mendagri Tjahjo Kumolo kepada Aktual.co, Jum’at (14/11).
Seperti Diketahui, pimpinan fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) menyatakan ketidaksetujuan dengan sidang paripurna DPRD DKI yang mengumumkan persetujuan pelantikan Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI definitif.
Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PKS, Triwicaksana mengatakan ada dua hal yang telah dilanggar Prasetyo Edi Marsudi selaku Ketua DPRD, yang membuat mereka tidak setuju dan memilih absen di sidang paripurna Jum’at (14/11) pagi.

Artikel ini ditulis oleh:

Suami-Istri Harus Hindari 3 Kata Ini Saat Bertengkar

Jakarta, Aktual.co — Membina rumah tangga antara suami istri dalam sebuah keluarga bukanlah hal yang mudah yang dapat dibina dengan indah dan sesuai norma, apalagi sesuai agama, rumah tangga bukan hanya kehidupan surga yang hanya berisi kenikmatan dan suka cita. 
Se-romantis apapun suami istri, sesakinah apapun keluarga, suatu saat pasti akan ada masalahnya. Kadang suami istri berselisih dalam satu hal, atau ‘bertengkar”.
Pertengkaran atau kesalah fahaman antara suami istri itu bukanlah hal yang fatal, sepanjang masih bisa saling mengendalikan diri dan menjaga kata-kata. Agar perselisihan atau ‘pertengkaran’ tidak berkepanjangan, tidak membawa luka mendalam serta tidak merusak hubungan cinta dan kasih sayang, suami istri perlu menghindari tiga ucapan ini:
1. AncamanJaman sekarang kita sering menemukan pasangan suami istri yang begitu menyepelekan kata ancaman. Ancaman hanya makin menyulut kemarahan pasangan hidup kita dan masalah berkepanjangan. Kalaupun ancaman meredakan masalah secara temporer, ia membekaskan kekhawatiran di jiwa pasangan hidup kita. 
Kata-kata seperti “Awas, kalau kamu tidak berubah, aku akan pergi dari rumah ini” atau “Jika kamu mengulangi hal itu lagi, aku akan mengusirmu dari rumah ini” sebaiknya harus dihindari. Betapa banyaknya keluarga yang berantakan setelah suami mengeluarkan ancaman semacam ini, kemudian istrinya menjawabnya dengan ancaman pula. “Oke, kalau begitu aku akan pulang ke rumah orangtuaku.”
Yang lebih berbahaya, jika suami mengancam dengan menggunakan kata “cerai.” Seperti kalimat: “Kalau begini caranya, aku akan menceraikanmu.”
Rasulullah mengingatkan tentang kata-kata cerai ini.“Tiga perkara yang serius dan bercandanya sama-sama dianggap serius, yakni nikah, talak dan rujuk” (HR. Abu Daud)
Imam Nawawi menjelaskan, “Orang yang mentalak dalam keadaan ridha, marah, serius maupun bercanda, talaknya tetap jatuh”
2. Ungkapan kebencianHindarilah kata dan ucapan seperti “Aku Benci Kamu” dalam pertengkaran, mengapa? Sebab, disadari atau tidak, kata-kata ungkapan kebencian ini bisa sangat membekas di hati pasangan hidup, khususnya ketika diucapkan oleh seorang suami kepada istrinya. Sang istri akan merasa bahwa suaminya sudah tak lagi mencintainya. 
Dan ini berbahaya bagi kehidupan pernikahannya. Bahkan, bekas sayatan hati karena ungkapan benci ini akan terus terbawa dalam benak istri meskipun kemarahan sudah mereda, pertengkaran sudah selesai, dan permalasahan sudah teratasi. Salah satu tandanya, ketika ada hal yang tak diinginkan dari suami, istri teringat kembali akan kata-kata itu. Para suami perlu menyadari bahwa wanita adalah makhluk perasa dan sensitif perasaannya.
3. “Selalu” dan “Tidak Pernah”Kata-kata ini juga perlu dihindari seperti “Selalu” dan “tidak pernah.” Contohnya ketika suami istri bertengkar gara-gara anaknya yang masih SD terlambat sekolah. “Ini gara-gara kamu, kamu selalu terlambat menyiapkan sarapan,” kata suami. 
Padahal, dalam satu pekan atau satu bulan, baru kali itu sang istri terlambat menyiapkan sarapan. Itu pun karena dirinya tidak enak badan. Sedangkan penggunaan kata “tidak pernah” umumnya lebih sering dipakai wanita. Ketika marah kepada suaminya, ia mengatakan “Engkau tidak pernah membahagiakanku”, “Kau tidak pernah memberiku nafkah yang layak” dan seterusnya.
Kata-kata “tidak pernah” ini merupakan bentuk pengingkaran atas kebaikan pasangan hidup kita. Dan karena ini banyak digunakan wanita, inilah yang menyebabkan kebanyakan penghuni neraka adalah wanita. Sebagaimana sabda Rasulullah:“Dan aku melihat neraka. Aku belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari itu. Aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita.” Mereka bertanya, “Mengapa para wanita menjadi mayoritas penghuni neraka, ya Rasulullah?” 
Beliau menjawab, “Disebabkan kekufuran mereka.” Ada yang bertanya kepada beliau, “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian pada suatu waktu, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali tidak pernah melihat kebaikan darimu’.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dikutip dari Keluarga Cinta, Jumat (14/11). 

Berita Lain