9 April 2026
Beranda blog Halaman 42129

92 Persen Spesies Ikan Hilang Akibat Rusaknya Sungai Ciliwung

Jakarta, Aktual.co —Kepala Museum Zoologycum Bogoriense Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Rosichon Ubaidillah mengatakan bahwa kerusakan yang terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung menyebabkan 92 persen spesies ikan hilang.
“LIPI mencoba menelusuri kembali di sungai anakannya mungkin masih tersisa,” kata Rosichon di Jakarta, Jumat (14/11).
Menurut dia, hilangnya sekitar 172 spesies ikan disebabkan oleh pendangkalan sungai, pembuangan limbah kimia maupun plastik dan juga tersapu banjir besar.
“Dulu memang pernah ada banjir tapi struktur ekosistemnya masih ada tempat untuk berlindung. Sekarang nggak ada. Batu diambil, semua dirusak,” katanya.
Berdasarkan data yang diperoleh LIPI sejak tahun 1910 hingga 2013, ikan yang sudah tidak ada lagi di Sungai Ciliwung antara lain belida, putak (Notopterus notopterus), berukung (Barbichthys laevis), brek (Barbonymus balleroides), keperas (Cyclocheilichthys apogon) dan ikan hitam (Labeo chrysopekadion).
Ada juga ikan yang terancam punah di Ciliwung, antara lain ikan hampal (Hampala macrolepidota), genggehek (Mystacoleucus marginatus) dan baung (Hemibagrus nemurus).
Rosichon mengatakan hilangnya ikan tersebut juga disebabkan oleh ikan invasif seperti sapu-sapu, bawal dan alligator gar.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Polisi Bongkar Makam Siswa SMAN 109 yang Tewas Dikeroyok

Jakarta, Aktual.co —Ibu korban Andi Audi Pratama (16) siswa kelas XI SMA 109 sempat mengalami syok saat mendengar makam anaknya di Blok A, TPU Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan dibongkar kepolisian untuk diotopsi, terkait kasus pengeroyokan yang menyebabkan anaknya itu tewas.
Otopsi  dilakukan kepolisian dari Polsek Pasar Minggu dan pihak tim dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara TK. I. R. Said Sukanto, Kramat Jati.
“Semua keluarga Ikut menghadiri pembongkaran makam Audi, termasuk Ibu Audi sendiri ikut. Pembongkaran sendiri dilakukan untuk proses autopsi guna keperluan penyidikan polisi terkait kematian Audi” ujar paman korban, Farry Patlance (37), saat proses pembongkaran makam korban di TPU Jeruk Purut, Jum’at (14/11).
Diakui Farry, pagi tadi ibu korban, Erlita Hidayat (36) memang sempat syok kuburan korban akan dibongkar. “Tapi setelah diberikan dukungan oleh semua keluarga Ibu Audi menguatkan dirinya dengan banyak-banyak berdoa. Pihak keluarga juga berdoa.”
Sebelumnya, kata dia, pihak kepolisian memang sudah meminta ijin melakukan pembongkaran sejak hari Rabu (12/11) lalu.
Awalnya pihak keluarga menolak. Tapi akhirnya demi proses hukum untuk mengungkap kematian Audi, pihak keluarga mengijinkan kepolisian membongkar makam.
“Kami serahkan semuanya pada pihak kepolisian untuk mengungkap kematian Audi ini demi proses hukum. Polisi minta izin dulu sama kita, lalu kami langsung berikan surat ijinnya ke polsek hari Rabu (12/11) kemarin,” katanya.
Farry menambahkan, pihak keluarga ikut mengawal proses autopsi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, kecuali ayah korban, Andi Ardi Sukribaso (37) yang sedang tugas di luar kota.
“Ayah Audi sekarang sedang di Makasar, dia sedang dinas di sana. Ayah Audi pegawai Dinas Perhubungan Jakarta. Tapi, dia sudah tau soal ini,” ungkapnya.
Dari pihak kepolisian sendiri telah melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi terkait kasus kekerasan yang mengakibatkan siswa kelas XI SMA 109, Andi Audi Pratama (16) meninggal.
Pejabat Sementara, Kapolsek Pasar Minggu, I Ketut Sudarsana mengatakan, pihaknya telah memeriksa 12 orang saksi terkait tewasnya siswa SMA 109 tersebut.
“Saat ini, kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua belas orang saksi terkait kasus kekerasan yang menyebabkan kematian ini” ujarnya pada saat mengikuti proses pembongkaran makam korban.
Dia menyatakan, pembongkaran makam sendiri dilakukan guna melengkapi penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya.
“Prosedurnya memang demikian. Apabila terjadi kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal harus dilakukan autopsi” katanya.
Sudarsana menambahkan, pihaknya masih belum dapat menginformasikan hasil autopsi yang dilakukan oleh tim dokter dari pihak Rumah Sakit I. R. Said Sukanto.
Sebab, data yang di dapatnya akan di bawa ke rumah sakit terlebih dahulu untuk di proses.
“Kami belum dapat berikan info. Tim dokter yang menentukan hasil penyebab kematian korban. Setelah di proses datanya, baru pihak tim dokter melaporkannya pada kami” tuturnya.
Namun demikian, kata Sudarsana, saat dilakukan pemeriksaan, terdapat bekas luka di bagian kaki, muka, dan mulut korban.
“Ada bekas sajam. Kemungkinan di bacok itu ada. Tapi, kami masih menanti hasil autopsinya. Mudah-mudahan hasilnya cepat kami terima” jelasnya.
Berbeda dengan Sudarsana, pihak tim dokter yang melakukan proses autopsi enggan memberikan komentar terkait hasil autopsi tersebut.
“Berdasarkan kode etiknya. Kami tidak diperkenankan memberikan keterangan apa pun. Keterangannya akan kami berikan pada pihak kepolisian” tutup salah seorang tim dokter dari pihak RS. I. R. Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

Piala Soeratin Kembali Dilanjutkan

Jakarta, Aktual.co — Janji PSSI untuk terus menggelar pembinaan dari barisan bawah Piala Soeratin hingga Piala Nusantara kembali direalisasikan. Otoritas tertinggi sepak bola Indonesia itu sudah merilis skema pertandingan untuk piala Soeratin maupun piala Nusantara yang akan dimulai hari ini hingga beberapa waktu ke depan.

Seperti rilis skema yang dikirim PSSI, untuk Piala Soeratin, kompetisi yang kembali dimunculkan PSSI di berbagai daerah itu, akan dimulai dengan babak 16 besar yang akan dilaksanakan pada Jumat (14/11) hingga 19 November di Stadion Siliwangi Bandung, Jawa Barat dan kota Malang di Stadion Gajayana, Malang. Untuk babak delapan besar, perhelatan Soeratin akan digelar pada 22 November di tempat yang sama.

Seperti diketahui, babak 16 besar Soeratin mempertemukan beberapa tim yang sudah lolos diantaranya adalah : yang berada pada Group IX adalah Bireun, Persimuba, Persib Bandung dan Jember United. Sementara untuk pertandingan Grup X, akan dipertarungkan empat tim yakni PSP Padang, PS Bintang Jaya, Persis Solo dan Persikota Tangerang.

Pada perhelatan Soeratin, juara grup dan runner up saja yang berhak lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan laga semifinal dan final kompetisi yang kembali dibangkitkan PSSI itu akan digelar pada tanggal 30 November dan 2 Desember di Yogyakarta.

Sedangkan untuk Piala Nusantara. Kompetisi yang diisi oleh banyak pemain muda ini sudah masuk ke fase babak 16 besar. Babak 16 besar akan menggunakan sistem home turnamen dengan setengah kompetisi yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 27 November. Untuk tuan rumah di babak 16 besar ini, proses pengajuan tuan rumah masih berlangsung.

”Sedangkan untuk babak selanjutnya yakni babak 8 besar Piala Nusantara akan dilaksanakan pada tanggal 4 hingga 9 Desember di Yogjakarta,” ujar Joko Driyono, Sekretaris Jendral PSSI, melalui siaran persnya di Jakarta, Jumat (14/11).

Untuk laga pamungkas semifinal hingga final, Piala Nusantara kembali akan digelar di Yogyakarta. Semifinal akan digelar pada tanggal 12 Desember, sedangkan laga final akan digeber pada tanggal 15 Desember di Yogyakarta.

Kontestan babak 16 besar Piala Nusantara adalah : Grup 1 : Persipase, Patriot, Persitas Takengon, PS Batam. Grup 2 adalah : PSBK Bukit Tinggi, Nabil FC, PS.Benteng, Persipas Pangkal Pinang. Sementara Grup 3 adalah : Persija Muda, Bandung Barat, Persigar Garut dan Persimuba. Grup 4 diisi oleh, Persitas, Laga FC, Blitar United, dan Persekap Kabupaten Pekalongan. Untuk group 5, para kontestannya adalah : Perssu Sumenep, Persipal, PU Putra, dan PRO Kundalini. Sedangkan group terakhir, group 6 diisi oleh : Persintan, Kaimana FC, Persma 1960 Manado dan Persidago.

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Kampung Apung Khawatir Kebanjiran

Jakarta, Aktual.co — Warga RT 1 RW 10, Kelurahan Pluit, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat atau yang biasa di sebut Kampung Apung khawatir tempat tinggalnya terendam banjir saat musim penghujan datang.

“Karena kalau hujan pasti banjir, tidak hujan saja air menggenang,” kata Bahari di Kampung Apung, Jumat (14/11).

Bahari mengatakan bila banjir di wilayah tempat tinggalnya tergenang maka aktifitas warga akan lumpuh.

Ia menambahkan hanya warga yang mempunyai perahu rakitan yang dapat keluar masuk kampung tersebut.

Lain halnya dengan Murni warga Kampung Apung lainnya yang mengaku pasrah bila banjir tiba.

“Kami pasrah saja karena sudah biasa merasakan banjir yang datang setiap musim hujan,” kata Murni.

Ia mengatakan keluarganya yang akan melakukan aktifitas bekerja dan sekolah akan tinggal di luar kampung tersebut bila banjir datang.

Murni menambahkan dirinya akan tetap di rumahnya yang tingkat untuk menjaga harta benda milik keluarganya.

Menurut warga, Kampung Apung tergenang sejak tahun 1990. Banyak warga yang sudah meninggikan rumahnya agar tempat tinggalnya tidak selalu terendam.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Indonesia Tidak Sisakan Wakilnya di Tiongkok Terbuka

Jakarta, Aktual.co — Indonesia tidak menyisakan wakilnya pada semifinal kejuaraan bulu tangkis “Thaihot China Open” di Kota Fuzhou, Tiongkok, setelah dua wakilnya tumbang di babak perempat final.

Berdasarkan laman tournamentsoftware, Jumat (14/11), menyebutkan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang menempati unggulan keempat, dikalahkan pasangan tuan rumah Zheng Si Wei/Chen Qingchen dua game langsung 18-21, 15-21 dalam waktu 33 menit.

Kemudian ganda putri pasangan Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii yang menempati unggulan kedelapan dipaksa harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah Tian Qing/Zhao Yunlei yang menempati unggulan kedua dengan dua game langsung 14-21,17-21 dalam waktu 47 menit.

Pada pertandingan antara Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melawan Zheng Si Wei/Chen Qingchen sebenarnya pasangan Indonesia tersebut sudah unggul 12-9 kemudian 13-10 pada game pertama tetapi akhirnya mereka tertinggal 14-15. Setelah itu pasangan Tiongkok selalu unggul dalam perolehan angka hingga akhirnya mengakhiri game ini dengan angka 21-18.

Pada game kedua, perolehan angka pasangan Tontowi/Liliyana selalu tertinggal dari pasangan Tiongkok mulai dari 5-9 kemudian 5-11, 13-19, sebelum akhirnya pasangan Si Wei/Qingchen ini mengakhiri dengan skor 21-15.

Pada babak semifinal, pasangan Tiongkok ini akan menghadapi pemenang antara unggulan pertama Zhang Nan/Zhao Yunlei dari Tiongkok melawan rekannya pasangan Liu Cheng/Bao Yixin yang menempati unggulan kedelapan.

Sementara itu pertandingan ganda putri antara pasangan Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii melawan unggulan kedua dari Tiongkok Tian Qing/Zhao Yunlei selalu tertinggal pada perolehan angka.

Pada game pertama pasangan Indonesia tertinggal 1-3,2-4,12-14, kemudian 14-15 sebelum pasangan Tiongkok itu menyudahi game ini dengan 21-14. Kemudian pada game kedua bahkan sempat tertinggal 4-11 kemudian memperkecil ketertinggalannya menjadi 11-17 dan akhirnya tetap dimenangkan pasangan tuan rumah dengan 21-17.

Pada babak semifinal, pasangan Tiongkok ini akan menghadapi pemenang antara unggulan ketiga Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang) melawan rekannya yang menempati unggulan keenam Reika Kakiwa/Miyuki Maeda.

Kemudian semifinalis lainnya akan saling berhadapan unggulan ketujuh Luo Ying/Luo Yu (Tiongkok) melawan rekannya yang menempati unggulan kellima Wang Xiaoli/Yu Yang.

Artikel ini ditulis oleh:

Satlantas Jakbar Gelar Operasi Zebra

Jakarta, Aktual.co —Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Barat siap melaksanakan Operasi Zebra mulai 26 November sampai dengan 9 Desember 2014.
“Untuk melaksanakan operasi ini kami juga telah berkoordinasi dengan satuan-satuan lain dari Polres seperti Intel, Sabhara, “Reserse”, Binmas, dan lain-lain,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Metro Jakarta Barat AKBP Ipung Purnomo di Jakarta, Jumat (14/11).
Dia melanjutkan semua daerah di wilayah Jakarta Barat tidak akan luput dari operasi penertiban lalu lintas yang rutin diadakan setiap tahun.
“Kamiakan berpindah-pindah tempat, terutama di titik-titik lokasi yang banyak terjadi banyak pelanggaran lalu lintas,” ujar Ipung.
Untuk Operasi Zebra tahun ini, Ipung menambahkan ada tiga persoalan yang menjadi fokus perhatian Satlantas Polres Jakarta Barat.
“Ada tiga fokus kami yaitu pelanggaran lalu lintas terkait naik turun penumpang angkutan umum, ‘stop line’, serta kendaraan berlawanan arus,” ujar dia.
Operasi Zebra ini sendiri merupakan agenda rutin Kepolisian Republik Indonesia dalam untuk menertibkan lingkungan berkendara di jalan raya.
Sebelumnya pada 2013, dalam Operasi Zebra di DKI Jakarta terjadi 183 kecelakaan lalu lintas, di mana jumlah korban mencapai 311 orang, 28 di antaranya meninggal dunia.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain