17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42163

‎Siapapun Itu, Ayo Bantu Korban Bencana Aceh

Banda Aceh, Aktual.co – DPP Partai Aceh, mengintruksikan seluruh mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di seluruh daerah untuk membantu korban banjir di kawasan Aceh Besar, Aceh Jaya, Singkil, Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan. Hal itu ditegaskan, juru bicara Partai Aceh, Adi Laweung dalam siaran pers yang diterima Aktual.co, Senin (3/11).

“Bencana ini terjadi secara simultan yang hampir di seluruh Aceh, belum lagi terputusnya jalan di sepanjang Kecamatan Lhong Aceh Besar yang mengkibat terhentinya aktifitas transportasi masyarakat pengguna jalan,” ujar Adi.

‎Jalan itu sambungnya, menghubungkan perjalan masyarakat dari dan ke ibukota Banda Aceh, Aceh Jaya, Aceh Barat dan lintas barat selatan.

‎Sedangkan di Kabupaten Aceh Jaya dilaporkan tenggelamnya kapal nelayan yang berimbas belum didapatkan para nelayan sebanyak sebelas orang, ini suatu hal yang sangat terpukul bagi keluarga korban. 

‎“Maka kita intruksikan kepada seluruh kader dan simpatisan dalam DPW Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh masingg-masing wilayah untuk ikut nimbrung dalam kegiatan sosial ini, mereka sangat membutuhkan tenaga dan keterlibatan kita. Seluruh DPW PA dan KPA harus segera menangani mereka,” tegas Adi Laweung. 

‎Disebutkan, pihaknya mendesak Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota agar sesegera menangani penanganan para warga di masing-masing wilayah, baik dalam bentuk evakuasi maupun kebutuhan lainnya seperti penanganan makanan dan tempat sementara.

‎‎“Hal lain yang terpenting agar pemerintah mempersiapkan berbagai kebutuhan warga pasca pembersihan dan surutnya banjir, termasuk wabah penyakit di sekitar kawasan banjir,” ujarnya.

‎Adi juga mendesak agar Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota harus benar-benar menindak tegas para ilegal longing yang mengakibatkan rusaknya hutan dan berimbas kepada masyarakat. “Sehingga, banjir tak lagi terjadi di Aceh,” pungkasnya.

Bang Ucu Sarankan Aksi Tolak Ahok Diserahkan ke DPRD

Jakarta, Aktual.co —Salah satu tokoh Betawi asal Tanah Abang, Muhammad Yusuf Muhi atau dikenal dengan panggilan Bang Ucu, menegaskan dirinya tidak setuju dengan rencana Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) yang akan melakukan aksi besar-besaran pada 10 November nanti untuk melengserkan Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatannya.
Ketimbang melakukan aksi besar-besaran, GMJ yang diprakarsasi oleh tokoh Betawi KH Fahrurrozi Ishaq itu justru disarankannya untuk menyerahkan persoalan Ahok ke para anggota dewan saja di DPRD DKI Jakarta.
“Kalau emang kebijakannya Ahok, atau bicaranya yang kelewat sombong, kita serahkan aja sama DPRD, mereka yang punya kewenangan bukan kita. Masa kita mau melawan aturan,” kata Bang Ucu kepada Aktual.co di kediamannya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat,  Minggu (2/11). 
Selain itu, Ucu sendiri juga mengaku belum mengetahui persis duduk persoalannya kenapa ormas Islam ataupun Betawi menolak naiknya Ahok jadi Gubernur DKI. 
Dia juga mengaku belum tahu perkara yang membuat kebijakan Ahok dianggap selalu merugikan umat Islam. Diakuinya, sampai hari ini belum ada yang menjelaskan kepadanya tentang perkara tersebut 
Karena itu dia lebih memilih untuk memosisikan dirinya di tengah-tengah konflik antara Ahok dan GMJ, dan menegaskan tak akan hadir saat aksi 10 Novermber nanti.
“Saya udah tau tanggal 10 mau ada aksi tapi saya belum tau jelas duduk persoalannya. Udah banyak juga yang menelpon saya yang minta saya untuk hadir unjukrasa tanggal 10. Tapi InsyaAllah saya kaga hadir, saya belum tau persis duduk masalahnya si Ahok itu,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, “Serahkan aja sama DPRD, saya belum mau turun kalo Jakarta belum rusuh, kecuali sudah benar-benar jelas ngerusak agama kita. Nih Muhammad Yusuf Muhi yang bakal sikat abis,” tegasnya dengan dialek Betawi yang kental.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia Butuh Teknologi Penginderaan Potensi Laut

Jakarta, Aktual.co — Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan teknologi antariksa melalui penginderaan jauh, yang salah satunya mampu memetakan potensi kelautan secara menyeluruh dan sistematik.
“Guna mendukung pembangunan di bidang maritim, diperlukan teknologi yang mampu memantau laut secara menyeluruh dan sistematik. Salah satunya yaitu dengan teknologi antariksa melalui penginderaan jauh,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Lapan, Jasyanto, di Denpasar, Senin (3/11).
Menurut dia, teknologi penginderaan jauh dengan menggunakan satelit sangat bermanfaat untuk pemantauan sumber daya alam di laut.
Dia menjelaskan sebagai contoh untuk pemantauan terumbu karang dan perencanaan pendayagunaan laut untuk berbagai sektor seperti ekonomi dan pariwisata.
Jasyanto mengungkapkan bahwa dengan teknologi penginderaan jauh, aspek fisika dan biologi laut seperti suhu permukaan laut dan kandungan klorofilnya dapat terdeteksi.
Unsur-unsur itu,lanjut dia, sangat penting untuk mengetahui keberadaan ikan di laut melalui sistem Zona Potensi Penangkapan Ikan Indonesia (ZPPI).
“Dengan adanya ZPPI, nelayan akan mudah mengetahui lokasi yang terdapat banyak ikan,” imbuhnya.
Selain itu, contoh lain pentingnya penginderaan jauh di bidang kelautan yakni untuk memberikan informasi spasial pulau-pulau terluar.
Tujuannya, lanjut dia, untuk identifikasi dan perencanaan pengembangan pulau terluar yang terpadu sehingga informasi penginderaan jauh ini akan sangat bermanfaat bagi pemantauan keamanan laut.
“Pemantauan potensi sumber daya alam dan keamanan laut akan lebih efisien dan efektif. Hal ini disebabkan oleh kemampuan satelit dalam memberikan informasi dengan cakupan yang luas,” paparnya.
Pengembangan teknologi penginderaan jauh dari antariksa itu akan dibahas dalam konferensi internasional bertajuk “Pan Ocean Remote Sensing Conference” (PORSEC) yang digelar Lapan dan Universitas Udayana.
Konferensi itu berlangsung pada 4 hingga 7 November 2014 di Sanur, Bali, dengan tema penginderaan jauh untuk keberlanjutan sumber daya kelautan.
PORSEC sendiri merupakan organisasi yang didedikasikan guna membantu negara-negara berkembang untuk meningkatkan pengembangan ilmu pengetahuan khusunya aplikasi teknologi penginderaan jauh untuk kelautan.
Konferensi yang diselenggarakan setiap dua tahun itu rencananya dihadiri oleh 400 peserta dari dalam maupun luar negeri yang merupakan para profesional di bidang penginderaan jauh dan juga dari lembaga-lembaga antariksa berbagai negara seperti Lapan, JAXA (Jepang), dan NASA (Amerika Serikat).
“Indonesia merupakan negara maritim yang besar. Kondisi ini mengharuskan negara memberikan banyak perhatian kepada bidang kelautan sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo yang sedang berupaya meningkatkan kemajuan di sektor maritim,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tual Kota Penyumbang Inflasi Tertinggi

Jakarta, Aktual.co —   Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada Oktober 2014 terjadi Inflasi sebesar 0,47 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 114,42. Dari 82 kota IHK, tercatat 74 kota mengalami inflasi dan 8 kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Tual 2,18 persen dengan IHK 120,13 dan terendah terjadi di Mamuju 0,06 persen dengan IHK 112,61,” kata Kepala BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Senin (3/11).

Sedangkan, deflasi tertinggi terjadi di Sorong 1,08 persen dengan IHK 113,96 dan terendah terjadi di Tanjung Pandan 0,12 persen dengan IHK 120,95.

Sementara untuk wilayah Pulau Sumatera yang berjumlah 23 kota, selama Oktober 2014 tercatat 21 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Padang 1,18 persen dengan IHK 118,68 dan terendah terjadi di Metro 0,18 persen dengan IHK 122,46. Sementara deflasi terjadi di Pangkal Pinang dan Tanjung Pandan masing-masing 0,68 persen dan 0,12 persen dengan IHK masing-masing 114,04 dan 120,95.

Untuk wilayah Pulau Jawa yang berjumlah 26 kota, seluruhnya tercatat mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tangerang sebesar 1,23 persen dengan IHK 120,32 dan terendah terjadi di Jember yang sebesar 0,12 persen dengan IHK 112,34.

Sedangkan dari kota-kota IHK di wilayah luar Pulau Jawa dan Sumatera yang berjumlah 33 kota, 27 kota tercatat mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual yang mencapai 2,18 persen dengan IHK 120,13 dan terendah terjadi di Mamuju 0,06 persen dengan IHK 112,61. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Sorong 1,08 persen dengan IHK 113,96 dan terendah terjadi di Pontianak 0,42 persen dengan IHK 117,22.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jokowi Resmi Luncurkan Tiga Kartu Sakti

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Pemerintah resmi meluncurkan program Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Indonesia Sehat. Nantinya kartu-kartu tersebut akan digunakan sebagai uang elektronik untuk mengambil bantuan sosial.

Kartu-kartu tersebut akan dibagikan kepada masyarakat secara bertahap dengan jumlah total 15,5 juta kartu kepada keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia. Untuk tahap pertama ini, penukaran kartu perlindungan sosial menjadi Kartu Keluarga Sejahtera sebanyak 150 kartu.

“Keseluruhan program tersebut merupakan era baru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, yaitu berupa rekening simpanan berkelanjutan, pendidikan anak, serta pemberian jaminan kesehatan,” ujar Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2), Bambang Widianto di Kantor Pos Jakarta, Senin (3/11).

Selanjutnya Bambang mengatakan bahwa simpanantersebut akan dilakukan dalam bentuk Layanan Keuangan Digital (LKD). Dengan LKD nantinya masyarakat bisa lebih mudah mandiri untuk mengatur sendiri keuangan dirinya.

“Masyarakat nanti tidak lagi dibatasi oleh keberadaan bank atau ATM, mereka bisa mengirim dana lewat ponsel, mengambil uang tunai melalui agen yang telah ditunjuk oleh bank yang menyimpan dana mereka,” pungkasnya.

Untuk diketahui acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Mendikbud Anies Baswedan, Dirut Bank Mandiri Budi Sadikin, Dirut BPJS Elvyn Massaya, Dirut Pos Indonesia Budi Setiawan, Menkes Nila Moeloek, dan Mensos Khofifah Indar Parawansa.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Buruh Di Sumut Tolak Kenaikan BBM

Medan, Aktual.co – Ribuan buruh di Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Sumatera Utara, jalan Diponegoro, Medan, Senin (3/11).

‎Dalam tuntutannya, selain mendesak agar menaikkan upah, ribuan buruh dari berbagai elemen itu menyatakan menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

‎”Kita tahu akhir tahun ini BBM akan dinaikkan, dengan jumlah UMP Rp1,6 juta, mana mungkin buruh akan bertahan,” ujar salah seorang orator buruh.

‎Untuk itu, buruh meminta, agar menaikkan upah menjadi Rp2 juta rupiah. “Buruh merasa masih lebih sejahtera di zaman orde baru, karena waktu itu masih dapat beras satu, pakaian, sekarang malah lebih parah,” katanya.

‎Ribuan buruh dari berbagai elemen menyebut diri Gabungan Serikat Pekerja/Buruh Indonesia (GBSI) itu hendak ditemui Kadisnaker Sumut, Bukit Tambunan. Namun kehadirannya di tolak buruh dan meminta agar Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho sendiri yang turun menemui buruh. 

Berita Lain