6 April 2026
Beranda blog Halaman 42188

Komding Tidak Jamin Keamanan di Pertandingan Ulang PBFC vs Persis

Jakarta, Aktual.co — Komisi Banding (Komding) PSSI, belum bisa menjamin keamanan bagi para pemain dan ofisial Persis Solo, ketika bertandang ke markas Pusamania Borneo FC. Pertandingan tersebut merupakan laga ulang Divisi Utama babak delapan besar.

Padahal, Komding lah yang memutuskan, pertandingan ulang tersebut digelar di markas PBFC, Samarinda, Kalimantan Tengah.

“Tolong tanyakan ke Ketua Komding ya,” kata Juru Bicara Komding PSSI, Alfred Simanjuntak lewat pesan elektronik kepada Aktual.co, Rabu (12/11).

Alfred menyerahkan kepada PT Liga Indonesia (PT LI), selaku operator untuk melakukan koordinasi keamanan bagi ofisial dan pemain Persis Solo.

“Kami akan meminta supervisi kepada badan liga untuk penyelenggaraannya. Pengawalan ekstra (bagi ofisial dan pemain Persis), mulai dari awal menginjakkan kaki di Samarinda, hingga terbang kembali ke Solo,” kata Alfred.

Selain itu, Komding juga telah melakukan teguran keras kepada panitia pelaksana (panpel) pertandingan Borneo FC.

“Harus ada perhatian yang lebih serius dari panpel Borneo. Itu yang jadi poin pentingnya,” jelasnya.

“Panpel harus menjalankan sesuai dengan statuta dan kode disiplin. Intinya harus melakukan apa yang sudah diatur,” pungkasnya.

Pertandingan antara PBFC menjamu Persis Solo, sempat tertunda penyelenggaraannya. Hal itu karena, keamanan yang diberikan oleh panpel dan PT LI, tidak ada, sehingga membahayakan bagi para ofisial dan pemain Persis.

Sebelum pertandingan ulang yang belum tahu kapan akan diselenggarakan, pertandingan kedua klub ini dilakukan di markas PBFC. Dan ketika itu, ofisial dan pemain Persis, ketika berada di Samarinda, mendapatkan ancaman dari suporter dan kelompok orang yang tidak dikenal.

Bukan Hanya itu, bus yang mereka tumpangi ketika ingin melakukan latihan, juga dirusak oleh massa yang tidak diketahui siapa.

Artikel ini ditulis oleh:

Bobotoh Tewas, Belasan Anggota Geng Motor Masuk Bui

Bandung, Aktual.co —  Sat Reskrim Polrestabes Bandung berhasil menangkap 12 orang anggota geng motor XTC karena melakukan penganiayaan yang mengakibatkan Herdi (22) tewas.

Kedua belas pelaku tersebut adalah Iqbal (18), Iman Maulana alias Sobeng (18), Irwan Setiawan (18), Angga Anggiawan (18), Vicky Franesa (18), Rian Permana (19), Yogi Pratama alias Yogi (19), Ferdi (19), Irawan Firmasyah alias Iwan (19), Rizky Dwi alias Iweng (20), Pratama alias Tama (20) dan Alrizal Fauzi alias Roheng (23).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi mengatakan, insiden naas tersebut terjadi pada Senin (10/9) dini hari usai konvoi Persib Bandung di Jalan Rancaloa, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

“Saat melintas korban dikeroyok para pelaku dengan batu, balok dan bambu. Motifnya karena dendam,” ucapnya saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Rabu (12/11).

Dari hasil pemeriksaan, aksi para pentolan geng motor XTC ini lantaran korban sebelumnya melakukan aksi penyerangan dengan geng motornya yaitu Brigez.

“Ini merupakan aksi balasan. Korban baru pulang konvoi dan berpapasan dengan para pelaku sehingga dianiaya,” bebernya.

Herdi sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit namun karena mengalami luka yang cukup parah terutama dibagian kepala, akhirnya Herdi meninggal di Rumah Sakit.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 170 ayat 2 KUHPidana tentang pengeroyokan mengakibatkan orang luka dan meninggal dengan ancaman diatas lima tahun penjara.

Artikel ini ditulis oleh:

Apindo: Industri Upstream AS Diharapkan Masuk Indonesia

Jakarta, Aktual.co —  Menanggapi rencana Amerika Serikat (AS) yang menargetkan investasi di Indonesia senilai USD61 miliar dalam lima tahun mendatang, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyatakan sebaiknya pemerintah memprioritaskan infrastruktur terlebih dahulu.

Ketua APINDO, Sofyan Wanandi mengatakan infrastruktur menjadi hal yang penting seperti listrik dan airport.

“Kita sebenarnya mengharapkan perusahaan paling besar masuk ke Indonesia, tentu yang kita harapkan infrastruktur. Apakah itu listriknya, ada port nya, ada airport nya, dan segala macam. Itu semua yang besar-besar yang kita harapkan masuk,” ujar Sofyan di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Rabu (12/11).

Selain itu, Sofyan mengharapkan banyak upstream industri yang masuk ke Indonesia. Namun, menurutnya harus dipikirkan lebih matang pada bagian ekonominya.

“Kita minta industri-industri itu masuk terutama up stream industries. Apakah membangun refinery, petrochemical, dan lain-lain industri-industri up stream. Itu yang kita inginkan dari mereka sebenarnya. Tapi ini perlu pembicaraan macam-macam. Karena itu perlu ada size ekonominya untuk membuat semua itu terjadi,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

7 Wasiat Rasulullah Untuk Umatnya

Jakarta, Aktual.co — Allah telah mengirimkan utusan-Nya yaitu Muhammad Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai suri teladan untuk seluruh umat manusia. Seorang insan yang telah memberikan contoh berperikehidupan mulia bagi seluruh alam. Nabi besar Muhammad Saw, melalui ribuan hadistnya sudah mengabadikan wasiat tentang nilai-nilai kebajikan sebagai pedoman hidup bagi umatnya serta untuk seluruh manusia. Dan salah satunya yaitu wasiat yang Rasulullah sampaikan kepada salah seorangs ahabatnya yaitu Abu Dzar Al Ghifari RA. Dari Abu Dzar RA., ia berkata: “Kekasihku (Rasulullah) Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal:
1. Supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka.
2. Beliau memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yang berada di bawahku dan tidak melihat kepada orang yang berada di atasku.
3. Beliau memerintahkan agar aku menyambung silaturahimku meskipun mereka berlaku kasar kepadaku.
4. Aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah).
5. Aku diperintah untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit.
6. Beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada Allah, dan
7. Beliau melarang aku agar tidak meminta-minta sesuatu pun kepada manusia.
Hadits ini diriwayatkan oleh imam-imam ahli hadits, diantaranya adalah Imam Ahmad, Imam Ath Thabrani, Imam Ibnu Hibban, Imam Abu Nu’aim, dan Imam Al Baihaqi. Ditulis oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) – Pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta. 

Tahun Ini Pemprov DKI Tepati Janji Umrah Puluhan Penjaga Masjid

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai memberangkatkan para penjaga masjid yang ada di wilayah Kota Jakarta untuk menunaikan ibadah umrah ke Mekkah pada tahun ini.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya para penjaga masjid hanya mendapatkan gaji bulanan, maka mulai tahun ini mereka juga sekaligus diberangkatkan ke Mekkah untuk melakukan umrah,” kata Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI Bambang Sugiyono di Jakarta, Rabu (12/11).

Menurut dia, kebijakan pemberangkatan umrah penjaga masjid tersebut merupakan gagasan dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Dia mengatakan pada Kamis (6/11) lalu, pihaknya telah menyeleksi sebanyak 30 orang dari total 3.140 penjaga masjid yang ada di sebanyak 3.000 masjid di Jakarta yang akan diberangkatkan umrah pada tahun ini.

“Kami memprioritaskan para penjaga masjid, terutama masjid kecil, yang memang betul-betul rajin bekerja, sudah lanjut usia dan tidak memiliki penghasilan lain kecuali dari menjaga masjid,” ujar Bambang.

Dia menuturkan berdasarkan permintaan Basuki, pihaknya juga akan menambah kuota para penjaga masjid yang diberangkatkan umrah setiap tahun oleh Pemprov DKI.

Dia menjelaskan apabila tahun ini diberangkatkan sebanyak 30 penjaga masjid, maka untuk tahun depan pihaknya akan memberangkatkan sekitar 40 hingga 70 orang.

“Selain itu, dalam satu tahun, kemungkinan kami akan membuka kesempatan umrah itu satu atau dua kali. Tentunya, penjaga masjid yang sudah pergi umrah harus memberikan kesempatan kepada penjaga masjid lainnya,” tutur Bambang.

Terkait anggaran, dia mengungkapkan Pemprov DKI memberi hibah kepada Dewan Masjid Indonesia sebesar Rp10,1 miliar setiap tahun. Dari jumlah tersebut, akan dialokasikan sebanyak Rp7 miliar untuk pembayaran gaji penjaga masjid serta biaya pemberangkatan umrah.

Sementara itu, sambung dia, gaji yang diterima oleh para penjaga masjid adalah sekitar Rp200.000 setiap bulan.

“Oleh sebab itu, Pak Basuki pernah bilang orang-orang yang bekerja di masjid adalah orang baik, sehingga harus diberikan penghargaan, makanya kita berangkatkan umrah,” ungkap Bambang.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Empat Pemain Timnas Senior Baru Bergabung

Jakarta, Aktual.co — Empat pemain Tim Nasional senior Indonesia terlihat baru bergabung bersama rekan-rekannya untuk berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11) sore.

Irfan Bachdim, Boaz Salossa, Victor Igbonefo serta Imanuel Wanggai, nampak mendapatkan porsi latihan tersendiri dari pelatih Alfred Riedl.

Metode latihan kerja sama, fisik menjadi menu yang diberikan oleh pelatih asal Austria itu. Keempat pemain tersebut memang tidak dalam kondisi yang prima.

Selain itu, para pemain yang berlaga pada pertandingan persahabatan melawan Timor Leste pada Selasa (11/11) kemarin, juga tidak berlatih secara penuh.

“Yang kemarin main hanya berlatih selama 30 menit saja. Tidak ada yang spesial,” ujar Riedl usai menemani latihan timnas.

Selain keempat pemain tersebut, salah satu penjaga gawang timnas, Andritany, juga mendapatkan porsi latihan yang berbeda. Kiper klub Persija Jakarta itu juga tengan didekap cedera pada tangan kananny.

“Andri juga dipastikan tidak berangkat ke Vietnam. Dia juga tahu kalau dia hanya kiper ke lima di timnas,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain