3 April 2026
Beranda blog Halaman 42207

Kondisi Cuaca Hari Ini Untuk Seluruh Wilayah Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Ini adalah ramalan cuaca untuk hari ini, Rabu (12/11) untuk seluruh kota di Indonesia menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Cuaca Hujan Ringan dengan suhu sekitar 22-35° akan terjadi di kota Banda Aceh, Pekanbaru, Batam, Padang, Palembang, Pangkal Pinang, Bengkulu, Pontianak, Banjarmasin, Manado, Gorontalo, Palu, Ternate, Jayapura, Sorong, Biak, Manokwari, Merauke, Mataram, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya.
Sementara Hujan Sedang dengan suhu 23 – 33° akan terjadi di kota Jambi, Bandar Lampung, Palangkaraya, Jakarta, Serang dan Bandung.
Cuaca Berawan dengan suhu 23 – 32° akan terjadi di kota Medan, Samarinda, Makassar, Majene, Ambon dan Denpasar.
Cuaca Cerah Berawan dengan suhu 24 – 36° akan terjadi di kota Kendari, Kupang dan Sumbawa Besar.

Penyanyi Opick Curhat Soal Musik Religi

Jakarta, Aktual.co — Penyanyi Aunur Rofiq Lilfirdaus atau lebih populer dengan sapaan Opick mengakui bahwa lagu-lagu releji masih bisa tetap “survive” disebabkan para pelaku menekankan kepada pentingnya dakwah dan syiar Islam.
“Dari sisi pendapatan mungkin tidak terlalu menggembirakan. Tetapi dari sisi dakwah bisa memberikan kepuasan batin. Seharusnya musik relejius dapat porsi yang sama dengan lagu-lagu pop,” kata Opick di Jakarta, Selasa (11/11), ketika mendampingi Direktur Pendidikan Islam Amin Haidari, saat peluncuran kegiatan Rohis (Rohani Islam) bagi siswa setingkat SMA dan SMK.
Hingga kini musik religi Islam masih kurang peminatnya. Idealnya, memang lagu-lagu releji (relegius) Islami mendapat porsi dengan lagu pop. Tapi, bagi Opick, hal itu tidak memusingkan bagi dirinya. Baginya, selagi masih sehat, bisa berkarya melalui jalur musik yang dipilihnya akan terus digeluti.
Karena itu, agar tetap dapat berkarya dalam musik reliji itu dirinya harus memelihara kesehatan dengan baik. Caranya, makan dengan makanan yang halal. Kerja terus selagi sehat sebelum istirahat berkepanjangan alias meninggal.
Kini Opick tengah mempersiapkan lagu-lagi reliji terbarunya. Lagu yang terbaru tersebut merupakan edisi ke-11 dari rekamannya sejak ia berkarir di belantika musik. Ia mohon doa agar pekerjaannya dalam enam bulan ke depan bisa rampung dan publik bisa menikmatinya.
“Kesemua lagu yang disiapkannya itu adalah ciptaan sendiri,” katanya.
Terkait dengan kegiatan lainnya, ia mengaku, banyak melakukan kegiatan amal. Terutama membantu warga Palestina. Melalui berbagai kegiatan konser di berbagai tempat, termasuk di luar negeri, ia ikut mengumpulkan dana untuk warga Palestina.
Direktur Pendidikan Islam, Amin Haidari memberi apresiasi terhadap kegiatan Opick. Islam sejak zaman Rasulullah telah memberi penghargaan besar terhadap karya seni. Para penyair di zaman itu, untuk karyanya yang terbagus, diabadikan di Kabah sehingga terbaca umat Islam yang tengah melakukan ritual di sekitarnya.
“Musik dan seni memang harus terus berjalan. Dakwah tidak melulu harus dengan ceramah. Bisa dilakukan dengan cara berkesenian, seperti yang dilakukan Opick,” ujar Amin Haidari.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia di Acara Kuliner dan Festival Budaya Internasional di Ukraina

Jakarta, Aktual.co — Gebyar Indonesia dalam acara kuliner dan budaya gabungan negara-negara Asia yang diberi nama “Asian Food and Cultural Festival-2014” ke-2 berlangsung digelar di gedung Ukrainian House, Kyiv, akhir pekan.
Korfung Pensosbud KBRI Ukraina, Judika Madhuri, Selasa (11/11) menyebutkan acara Asian Food and Cultural Festival diadakan negara di Asia bekerjasama dengan International Diplomatic Club (IDC).
Festival menghadirkan aneka ragam kuliner, lukisan dan benda budaya, serta pertunjukan film dokumenter dan pergelaran tari dan budaya dari enam negara Asia peserta yakni Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Pakistan dan Viet Nam.
Acara diawali dengan rangkaian opening ceremony berupa kata sambutan dari Duta Besar Malaysia sebagai Chairman of the main Committe festival tahun ini, perwakilan Kemlu Ukraina sebagai Guest of Honor dan IDC serta pengguntingan pita oleh enam Duta Besar Asia peserta festival dan Guest of Honor, Yury Lutivinov dari Kemlu Ukraina.
Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke booth serta rangkaian pertunjukan tari, musik, lagu tradisional dan budaya negara peserta .
Disela pertunjukan diadakan lucky draws dengan menyediakan 18 hadiah berupa barang seni dan budaya yang berasal dari sumbangan setiap Kedutaan peserta festival.
Penjualan raffles tickets disumbangkan ke pihak yang membutuhkan yang pada AFCF 2013 lalu, disalurkan kepada Ukraine Red Cross, Warm a Family Project di Crimea dan pembiayaan operasi mata seorang veteran perang Ukraina.
Gerai Warung Indonesia dikoordinir Dharma Wanita Persatuan KBRI Kyiv menampilkan kuliner khas Indonesia diantaranya Nasi Goreng, soto mie Bogor, gado-gado, sate ayam Ponorogo, coto Makassar, roti jala kari kambing, serta jajanan tradisional seperti lumpia Semarang, kue lapis pepe, panada, dan dadar gulung yang. tandas sebelum waktu penutupan festival.
Sementara Art Exhibition, Indonesia menempatkan karya ukir patung Garuda Wisnu, patung Dewi Saraswati, tenun ikat sumbawa, dan topeng Rangde. Panggung pertunjukan bergantian di isi para penampil tari, lagu dan food demo dari masing-masing Kedutaan.
Indonesia mempersembahkan Tari Batik yang dimainkan dengan apik dan luwes lima mahasiswi jurusan bahasa Indonesia Kyiv National University Taras Shevchenko.
Seniman dan guru seni KBRI Kyiv, Agus Prasetyo, menunjukkan keterampilan memainkan alat musik tradisional angklung, di iringi staf KBRI, Prabowo Himawan menyanyikan lagu rakyat “Ukraina”, yang memukai pengunjung.
Selain itu, KBRI Kyiv juga menggelar demo membatik dipandu Elmira, desainer dan guru seni lukis Ukraina yang tahun 2008 belajar membatik selama setahun di Yogyakarta melalui program Darmasiswa.
Demo membatik tidak hanya menyita perhatian ibu rumah tangga dan pemudi Ukraina, tetapi juga anak-anak yang ikut antri karena tertarik untuk mencoba melukis di atas kain dengan menggunakan canting dengan lilin malam.
Di penghujung acara, Indonesia kembali menyita perhatian penonton, dimana Dubes RI Kyiv memberikan kursus interaktif singkat tari Sajojo dan kemudian memimpin pengunjung berbaur menari bersama.
Dubes RI Kyiv, Niniek Kun Naryatie, menjadi salah satu motor dan penggagas kegiatan ini menyatakan AFCF dimaksudkan untuk memperkenalkan budaya dan kuliner khas Asia di kalangan masyarakat Ukraina.
Selain untuk memupuk saling pengertian, menumbuhkan minat masyarakat terhadap budaya Asia serta meningkatkan people to people contact tanpa melupakan kewajiban sosial membantu sesama dengan menyalurkan seluruh keuntungan penjualan kepada pihak yang membutuhkan.
Head of Department on Middle East and South Asian Countries Kementerian Luar Negeri Ukraina, Yury Lutovinov menyatakan penghargaan kepada Dubes negara peserta festival yang mengorganisir festival unik dan berharga bagi masyarakat Ukraina.
Dengan kegiatan ini masyarakat Ukraina dapat mengenal keanekaragaman budaya berbagai bangsa di Asia.
AFCF menjadi acara tahunan menghadirkan berbagai ribuan pengunjung yang berasal dari kalangan masyarakat umum dan diplomatik yang tidak menyia-nyiakan kesempatan langka yang diselenggarakan setiap musim gugur di Ukraina.
First Lady Ukraina, Maryna Poroshenko disela kesibukannya mengirimkan surat yang dibacakan pada pembukaan acara yang dalam suratnya, menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada penyelenggara khususnya dalam masa sulit di Ukraina, kegiatan kebudayaan merupakan dukungan sosial yang memainkan peran penting dalam memperdalam hubungan kerjasama internasional dan kebudayaan antara masyarakat Asia dan Ukraina.

Artikel ini ditulis oleh:

Di Film Oliver Stone, Aktor Joseph Gordon-Levitt Perankan Tokoh Edward Snowden

Jakarta, Aktual.co — Aktor Joseph Gordon-Levitt akan memerankan tokoh Edward Snowden dalam film yang disutradarai Oliver Stone tentang mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) yang menjadi pembocor rahasia dari program pengawasan massa yang dilakukan pemerintah AS.
Aktor Gordon-Levitt (33) baru-baru ini menyutradarai dan membintangi film “Don Jon” dan telah berperan dalam beberapa film berprofil tinggi, antara lain “Lincoln”, “The Dark Knight Rises”, dan “Inception”.
Stone, yang meraih penghargaan Oscar kategori sutradara terbaik untuk dua film garapannya “Platoon” dan “Born on the Fourth of July”, telah menulis skenario untuk film tentang Edward Snowden berdasarkan dua buku.
Dua buku tersebut adalah “The Snowden Files: The Inside Story of the World’s Most Wanted Man” oleh Luke Harding dan “Time of the Octopus” karangan Anatoly Kucherena.
Berdasarkan keterangan dari studio independen Open Road Films dan perusahaan pembiayaan dan produksi Endgame Entertainment, film yang masih belum diberi judul itu akan mulai diproduksi di Munich pada Januari.
Produser film Moritz Borman mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia dan sutradara Stone memilih studio Open Road dan perusahaan Endgame Entertainment karena “film ini membutuhkan kebebasan dalam arti sebenarnya, di mana tekanan politik tidak akan ikut bermain”.
Snowden yang adalah mantan pekerja kontrak di NSA telah membocorkan isi dari puluhan ribu dokumen intelijen rahasia kepada media pada 2013 dan memicu munculnya kritik atas kegiatan pengawasan NSA terhadap jutaan warga Amerika dan puluhan pemimpin dunia, melalui aktivitas penggunaan internet dan telepon.
Sebelumnya, ada film dokumenter “Citizenfour” karya Laura Poitras yang belum lama ini dirilis bercerita tentang bagaimana mantan kontraktor NSA memutuskan untuk membocorkan dokumen dan dampak global dari tindakan itu.
Snowden menghabiskan hampir enam minggu di bandara Sheremetyevo di Moskow sebelum Rusia memberikan suaka kepadanya selama satu tahun pada 1 Agustus 2013, di mana hal itu menciptakan kehebohan di Amerika Serikat.
Pada Agustus tahun ini ia diberi izin tinggal selama tiga tahun oleh pemerintah Rusia, dan sekarang tinggal di sebuah rumah di Moskow yang alamatnya dirahasiakan.
Hingga sekarang Snowden masih diburu oleh pemerintah Amerika Serikat atas tuduhan pencurian properti pemerintah, komunikasi tidak sah tentang informasi pertahanan nasional, dan komunikasi yang disengaja untuk membocorkan rahasia intelijen kepada pihak yang tidak berwenang.

Surabaya Membara, Jerit Tangis Perempuan dan Bocah Bersahutan Minggu Malam

Jakarta, Aktual.co —Suara desing peluru dan bom terdengar menggelegar di sepanjang jalan pahlawan Surabaya. Sayup-sayup dari kejahuan,  terdengar suara teriakan minta tolong. Lambat laun suara itu terdengar dekat dan keras.

Jerit tangis perempuan dan bocah terdengar bersahutan. Tak jelas siapa yang menangis. Kondisi jalan Pahlawan Surabaya sudah penuh asap. Tong-tong sampah bertumpukan jerami di sepanjang jalan, terbakar habis. Listrik pun padam.

“Surabaya Membara.” Itulah tema dari drama kolosal yang melibatkan  1.200 prajurit TNI dan seniman Surabaya dalam rangka puncak peringatan Hari Pahlawan.”

“Jadi drama kolosal ini kita buat sedemikian rupa persis dengan gambaran saat perang di jalan pahlawan ini. Intinya, ini sebuah karya penghargaan untuk menghormati jasa-jasa pejuang. Agar masyarakat tahu betapa pedihnya perang itu.” Kata produser Surabaya Membara, Taufik Monyong, minggu malam (9/11).

Drama kolosal yang bertemakan Surabaya membara ini menceritakan peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Orange serta menceritakan tewasnya jendral besar sekutu Brigjen Malabi yang akhirnya tercetus perang 10 November.

Ketika drama diawali dengan orang-orang bersepeda, tepuk tangan meriah pun terdengar riuh.

Meski drama kolosal dilakukan di sepanjang jalan Pahlawan, namun warga yang hadir mencapai ribuan. Akibatnya, mereka berdesak-desakkan. Tidak sedikit yang tidak bisa menonton sehingga memilih duduk di pinggiran jalan.

Bahkan jembatan layang rel kereta api pun dimanfaatkan warga sebagai tempat menonton, dengan risiko berbahaya jika ada kereta lewat.

Diketahui, bahwa drama kolosal sengaja ditempatkan di jalan Pahlawan, lokasi tersebut terjadi pusat peperangan antara pribumi melawan sekutu pasca tewasnya jendral besar sekutu, Brigjen Mallaby.(Ahmad H. Budiawan)

Artikel ini ditulis oleh:

Bawa Kabur 30 Sepeda Motor, Polisi Gadungan Dibekuk Polisi

Bandung, Aktual.co — Petualangan Muhamad Sansan Taufik (27) sebagai polisi gadungan hari Selasa ini berakhir di balik jeruji besi Mapolsekta Coblong, Kota Bandung.

Dengan mengaku sebagai petugas kepolisian, Sansan berhasil membawa kabur 30 sepeda motor selama lima bulan terakhir ini.

“Kita tangkap ditempat persembunyiannya, tersangka itu DPO kita karena membawa kabur 30 sepeda motor,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi di Bandung, Selasa (11/11).

Sansan memperdaya korbannya, dengan mengenakan seragam polisi. Bila calon korban itu perempuan, akan didekati dulu dan dipacari. Sehingga, dia bisa membawa kabur sepeda motornya beserta semua surat-surat, saat korban lengah.

“Kalau laki-laki berlagak kayak ada masalah seperti dpo dan sebagainya. Kemudian membawa sepeda motor sebagai jaminan,” ucapnya.

Tidak hanya seragam, pria penganggur ini membawa senjata api replika pula guna meyakinkan korbannya bahwa dia merupakan polisi.

“Kadang pistolnya ditenteng keluar biar nakutin korban. Wajar korban tertekan, panik dan menyerahkan motornya. Orang awam pasti sulit membedakan pistol asli apa palsu,” bebernya.

Dari hasil pemeriksaan kepada tersangka, Mashudi menegaskan seragam polisi lengkap tersebut membeli di salah satu sentra pakaian di Kota Bandung.

“Beli seharga Rp 500 ribu. Kalau senjata api replika dia sudah punya sendiri,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, Sansan terancam dijerat Pasal 378 dan 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan. Ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. (Kiki)

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain