19 April 2026
Beranda blog Halaman 42377

Mahkamah Agung Libya Tak Akui Parlemen Terpilih

Jakarta, Aktual.co — Mahkamah Agung Libya memutuskan parlemen yang diakui internasional inkonstitusional. Putusan tersebut diperkirakan akan menimbulkan kekacauan lebih jauh di negara Afrika utara itu.
Keputusan itu, yang ditolak oleh parlemen itu datang sehari setelah para pria bersenjata menyerbu ladang minyak terbesar dan menghentikan produksi di fasilitas di daeah selatan negara itu.
Libya berada dalam kekacauan karena dua pemerintah dan dua parlemen berusaha menguasai cadangan-cadangan energi yang besar tiga tahun setelah penggulingan penguasa Muamar Gaddafi. Belasan kelompok bersenjata juga ikut memperparah konflik itu.
Negara-negara Barat dan tetangga-tetangganya khawatir negara anggota OPEC (Organisasi Negara Pengekspor Minyak) itu sedang menuju pada perang saudara total, dengan bekas pemberontak yang membantu menggulingkan Gaddafi kini menggunakan senjata-senjata untuk menguasai negara mereka sendiri.
Libya terbelah dua, bagian barat dikuasai para petempur yang menyebut diri mereka ‘Operation Dawn”, yang menguasai ibu kota Tripoli Agustus, dan satu negara pinggir di timur di mana pemerintah dan parlemen yang diakui internasional kini bermarkas.
Dalam satu keputusan yang disiarkan televisi yang mungkin memperparah perpecahan ini dan menghambat usaha-usaha penengahan PBB, Mahkamah Agung membatalkan pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat itu, yang pindah ke kota Tobruk, Libya timur.
Mahkamah itu mengatakan komite yang mempersiapkan undang-undang pemilu melanggar ketentuan-ketentuan konstitusi Libya.
Pemilu Juni menghasilkan satu dewan beranggotakan kelompok liberal dan federalis, yang membuat jengkel kelompok Islam pada Operasi Fajar, yang menguasai Tripoli dua bulan kemudian.
Mahkamah Agung bermarkas di Tripoli, di mana Operation Dwn menghidupkan kembali parlemen sebelumnya, Kongrs Umum Nasinal (GNC) , di mana kelompok Islam lebih kuat.
Para petempur, yang berasal terutama dari kota Misrata, Libya barat, menguasai lembaga-lembaga negara itu.
Ratusan orang terlihat merayakan keputusan Mahkamah Agung itu di Tripoli dan ketua GNC Nouri Abusahmain mengatakan itu memberikan satu peluang bagi dialog nasional untuk mengakhiri krisis Libya.
“Kami Kongres Umum Nasional menyerukan dialog,” katanya dalam satu pidato di televisi. “Satu dialog akan membantu rekonsiliasi nasional, stabilitas dan pembangunan.” Menanggapi keputusan itu, DPR di Tobruk menyatakan pihaknya tidak mengakui pengadilan itu.
“Keputusan itu dibuat di bawah ancaman senjata,” kata ketua parlemen itu Farraj Hashem dalam satu jumpa wartawan.
Tidak ada segera tanggapan dari negara-negara Barat dan Arab yang hanya mengakui parlemen yang bermarkas di Tobrok dan secara resmi memboikot perdana menteri saingannya Omar al-Hassi,yang dilantik para penguasa Tripoli.
PBB dalam satu pernyataan mengatan pihaknya sedang mempelajari keputusan itu, dan menambahkan “semua pihak perlu segera melakukan konsensus mengenai pengaturan-pengaturan politik”.
Keputusan itu datang setelah para pria bersenjata menyerang ladang minyak El Sharara Selasa dan Rabu, menutup fasilitas produksi terbesar negara itu dalam satu pukulan pada usaha-usaha pemerintah untuk menghindari industri minyak itu terhindar dari kekacauan yang luas.
Penutupan fasilitas minyak itu akan menurunkan produksi minyak Libya, terakhir dilaporkan sekitar 800.000 barel per hari, dengan setidaknya 200.000 barel per hari, memperburuk krisis anggaran karena pendapatan minyak berada dibawah target akibat pemogokan yang berulag-ulang di negara itu.
Lebih dari 230 orang tewas sejak militer memulai serangan di kota Benghazi, Libya timur tiga peka lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: Rinaldi Firmansyah Jadi Dirut, Pertamina Bakal Hancur

Jakarta, Aktual.co — Menteri BUMN Rini Soemarno dikabarkan telah melakukan tahapan uji fit and proper terhadap calon Direktur Utama Pertamina dalam beberapa hari terakhir dan masih berlangsung hingga jelang akhir pekan ini. Fit and Proper test di berlakukan ke seluruh Direksi yang ada sekarang dan plus ada 6 calon eksternal Direksi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Aktual.co, nama-nama calon Dirut Pertamina dari eksternal yang sedang menjalani Fit and Proper di PT DDI adalah Budi Sadikin (Dirut Bank Mandiri), Sunarso, (Direksi Bank Mandiri), Zulkifli Zaini (Mantan Dirut Bank Mandiri), Fahmi Muhtar (Mantan Dirut PLN), Dwi Sucipto, (Dirut Semen Indonesia), dan Rinaldi Firmansyah (Mantan Dirut Telkom). Kabarnya, calon kuat dalam bursa kandidat tersebut adalah Rinaldi Firmansyah yang disebut-sebut diendorse langsung oleh  Menteri BUMN Rini Soemarno, Menko Perekonomian Sofyan Djalil dan Wapres Jusuf Kalla. Sementara lima nama lain hanya sekedar pembanding.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Energi sekaligus Koordinator Indonesia Migas Watch Tri Widodo mengatakan, BUMN sekaliber Pertamina sangat membutuhkan sosok seorang pemimpin yang ‘expert’ di bidangnya.

“Pertamina itu kan membutuhkan seorang yang expert. Membutuhkan seorang yang paham manajemen perusahaan perminyakan, Rinaldi kan orang keuangan,” kata Tri kepada Aktual.co, Jumat (7/11).

Ia menilai, Rinaldi adalah sosok yang tidak expert di Telkom. Terbukti bagaimana kinerja Telkom memburuk dibawah kepemimpinannya.

“Lihatlah Telkom, sekarang hancur-hancuran kan, dijual-jual anak perusahaannya. Ditambah dia itu orang Neolib,” tegasnya.

Menurutnya, yang terpenting, sosok Dirut Pertamina itu adalah putra Pertamina asli yang sudah memahami betul kondisi Pertamina. “Kan terbukti sosok eksternal justru menciptakan mafia migas baru. Kalau dari dalam tentu mengetahui corporate culture”.

“Terbukti ketika era Ari Soemarno justru malah membawa pertamina semakin buruk. Yang paling baik itu dari internal. Hanya orang dalam Pertamina saja yang mengerti cara membesarkan Pertamina,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ruhut Tolak Kocok Ulang AKD DPR

Jakarta, Aktual.co — Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan jika diperlukan ‘kocok’ ulang pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD) agar perselisihan di DPR berakhir, maka lebih baik dilakukan.
“Kebersamaaan boleh (dilakukan kocok ulang),” kata dia, di komplek parlemen, Jakarta, Jumat (7/11).
Pun demikian, sambung dia, dirinya sadar betul bila hal itu dilakukan akan mendapat pertentangan dari fraksi partai politik yang tidak masuk lima besar dalam perolehan suara di pemilu kemarin, khususnya yang tergabung dalam koalisi merah putih (KMP), seperti PAN, dan PKS.
Menyusul adanya pertanyaan, apakah pimpinan DPR akan mau dilakukan ‘kocok ulang’ secara proporsional?.
“Dikocok ulang semua. Buntunya disana bila di kocok ulang, jika adalah pimpinan berasal dari partai bukan lima besar,” pungkas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Presiden Joko Widodo Berikan 4 Tokoh Gelar Pahlawan Nasional

Presiden Jokowi menyerahkan plakat Pahlawan Nasional kepada ahli waris Sukarni Kartodiwirjo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2014). Mereka adalah Letjen Djamin Ginting, Sukarni Kartodiwirjo, KH Abdul Wahab Hasbullah, dan H.R Mohamad Mangoendiprojo. AKTUAL/STR

Angka 9.41 di iPhone, Apa Artinya?

Jakarta, Aktual.co — Buat Anda pengguna iPhone apapun tipe jenisnya atau Anda yang paham akan dunia ponsel, pastinya sering melihat dan menemukan banyak sekali iklan atau gambar mengenai ponsel ini dengan gambar ponsel yang menunjukkan waktu pukul 9.41, bukan?
Jika Anda memperhatikan lebih teliti tampaknya angka jam 9.41 ini cukup banyak tampil di setiap gambar iPhone maupun di Apple juga pada iklan komersil komputer Mac dan iPad. Sebenarnya apa arti dari angka tersebut?
Menurut penjelasan seorang developer bernama Jon Manning dari studio aplikasi rekanan Apple, Secret Lab, angka yang menunjukkan waktu pukul ‘9:41’ tersebut baru digunakan Apple pada tahun 2010 ketika iPad generasi pertama dirilis. Sebelumnya, pada tahun 2007 saat pertama kali merilis iPhone, Apple selalu menggunakan angka penunjuk waktu pukul ‘9:41’ pada materi iklan komesil mereka.
“41 atau 42 adalah angka waktu lamanya durasi presentasi (key note) sebuah produk terbaru dari Apple. Sebetulnya waktu presentasi sebuah produk Apple adalah 40 menit, namun disadari bahwa sangat sulit untuk tepat waktu pada sebuah event besar,” jelas Manning seperti yang dilansir laman The Atlantic.
Tetapi ada argumen dan alasan lain dari terbitnya 9.41. Yang ada juga beragumen bahwa angka tersebut adalah angka yang disesuaikan dengan waktu peluncuran produk Apple. Seperti generasi pertama yang diluncurkan oleh Steve Jobs yang menunjukkan iPhone tepat pada pukul 9.42. Dikutip dari theatlantic, Jumat (7/11).

Sekda DKI: Nilai Pajak Tinggi, Penerimaan Pajak Reklame Merosot

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan penurunan penerimaan pajak reklame disebabkan oleh nilai pajak reklame di Jakarta sangat tinggi sehingga membuat perusahaan yang membuat reklame di daerah perbatasan Jakarta atau daerah pinggiran luar Jakarta, karena nilai pajak reklamenya lebih murah dari Jakarta.

“Hal ini yang mengakibatkan terjadinya penurunan pajak reklame. Karena itu, untuk menggenjot penerimaan pajak reklame di Jakarta, maka kita kasih penurunan pajak reklame sebesar 50 persen,” ujar Saefullah di Balai Kota, Jumat (7/11).

Pernyataan Saefullah dibenarkan oleh Kepala Dinas Pelayanan Pajak Iwan Setiawandi. Ia mengatakan dengan diturunkannya pajak reklame sebesar 50 persen, maka akan membuat perusahaan yang membuat reklame akan kembali memasang reklame di wilayah Jakarta.

“Pajak reklame juga menurun. Itu terjadi, ternyata dasar pengenaan pajak reklame yang sangat tinggi menjadi kontraproduktif terhadap penerimaan pajak. Banyak yang nggak mau pakai reklame. Makanya kita mau kasih stimulus 50 persen untuk pajak reklame,” ujar Iwan di Jakarta (7/11).

Berdasarkan data Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI, realisasi penerimaan pajak daerah 2014 tidak akan dapat mencapai target yang ditetapkan, yaitu sebesar Rp 32,5 triliun. Hingga saat ini, penerimaan pajak daerah baru mencapai Rp 22,4 triliun atau sekitar 68 persen. Hingga akhir tahun ini, diperkirakan realisasi penerimaan pajak daerah hanya bisa mencapai 87 persen dari target.

Hal itu disebabkan adanya beberapa pajak mengalami penurunan pemasukan salah satunya pajak reklame baru mencapai 27 persen, atau senilai Rp 659, 374 juta. Sedangkan target yang harus dicapai Rp 2,4 triliun.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain