18 April 2026
Beranda blog Halaman 42387

Belum Punya Komisi, DPRD Belum Bisa Usut Anggaran Siluman

Jakarta, Aktual.co —Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Triwicaksana menilai temuan BPKP DKI Jakarta mengenai adanya anggaran fiktif sebesar Rp3,5 triliun lebih di Dinas Pekerjaan Umum DKI garus segera ditindaklanjuti dengan dilaporkan ke KPK. 
“Baiknya ditindaklanjuti oleh KPK. Karena KPK punya perangkat kewenangan, apabila ditemukan sebesar itu harus diteruskan,” kata Triwicaksana, di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (6/11).
Sedangkan terkait sikap dari DPRD DKI sendiri atas temuan itu, Tri mengatakan mereka akan menyelidiki hal tersebut secara lebih dalam dan akan menghimpun informasi.
Tapi, semua itu saat ini belum bisa dilakukan. lagi-lagi alasannya adalah karena belum terbentuknya alat kelengkapan di DPRD yakni untuk komisi-komisi yang menanganinya.
“Kalau sudah terbentuk komisi di DPRD tentunya kalau ditemukan penyimpangan pasti DPRD akan menindak dengan serius,” janjinya.
Namun dia sendiri belum bisa memastikan apakah DPRD akan membentuk panitia khusus (Pansus) atau tidak untuk mengusut temuan BPKP. 

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Mengaku Sulit Berkomunikasi dengan DPR

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo mengeluh dirinya berkomunikasi dengan DPR sangat sulit. Pasalnya, kata Jokowi, di gedung DPR sendiri sedang terjadi ‘kegaduhan’.

“Kalau pun harus ke DPR, Jokowi DPR saat ini serba sulit. Ke DPR saya harus ke mana? Ketemu dengan siapa? Ke komisi yang mana? Alat kelengkapan dewan yang mana? Apa saya harus menunggu terus?” kata dia.

Jokowi lalu mengatakan bahwa anggaran untuk tiga kartu andalannya itu sudah masuk dalam APBN. Pernyataan ini berbeda dengan pernyataan Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang menyebutkan bahwa dana pencetakan kartu berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) BUMN, sehingga sama sekali tidak menggunakan uang negara.

Seperti diketahui, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan tender fisik kartu pada program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Menurut dia, program itu tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan DPR.

“Kartunya saja itu kan mesti ditender. Kartu itu satu bisa seharga Rp 5.000. Ini Rp 5.000 kali 15 juta orang, sudah berapa coba?” ujar Fahri di kompleks parlemen, Rabu (5/11).

Artikel ini ditulis oleh:

IHSG dan Rupiah Dibuka Melemah

Jakarta, Aktual.co —Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)  dibuka turun 0,86 poin atau 0,02 persen menjadi 5.033,36, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 0,21 poin (0,03 persen) ke level 857,39.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (7/11), dari 503 saham yang ditransaksikan di BEI, 108 saham menguat, 174 saham melemah, dan 220 saham stagnan. Dua sektor menguat, tujuh sektor melemah. Sektor industri dasar dan bahan kimia memimpin pelemahan paling tajam, yakni 1,34 persen, sedangkan sektor perdagangan dan jasa pengalami penguatan paling tinggi, 0,05 persen.

Sedangkan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah sebesar enam poin menjadi Rp12.154 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.148 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Gedung Putih: Tidak Ada Pakta Perdagangan Asia Pada Perjalanan Obama

Jakarta, Aktual.co — Gedung Putih mengesampingkan harapan kemajuan pada kesepakatan perdagangan pan-Pasifik, yang banyak ditunggu selama perjalanan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama ke Asia mendatang.

Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), yang akan mencakup 40 persen dari ekonomi global dan melibatkan 12 negara, telah menjadi subyek dari negosiasi yang berlarut-larut. Ini tidak termasuk Tiongkok.

Presiden Barack Obama mengatakan pada Juni lalu, ia berharap untuk memiliki kesepakatan mengenai bingkai kesepakatan pada November.

Pembicaraan telah diperlambat oleh perdebatan antara Washington dan Tokyo tentang rincian penting, termasuk tarif Jepang pada impor pertanian dan akses AS ke pasar mobil Jepang.

“Dalam konteks negosiasi ini, mereka telah memulai semua poin-poin mencuat yang paling sampai akhir,” juru bicara Gedung Putih Josh Earnest, dikutip dari AFP, Jumat (7/11).

“Mereka telah membuat kemajuan penting namun masih ada beberapa poin penting yang mencuat,” tambahnya. Dan karena mereka tergantung, Earnest menambahkan: “Saya tidak mengantisipasi bahwa kami akan memiliki pengumuman di sepanjang garis-garis ini dalam konteks perjalanan presiden ke Asia.”

Obama akan memulai tur Asia-nya pada Senin (10/11) dengan forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pacific (APEC) di Beijing.

Dia akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping selama kunjungannya.

Obama kemudian akan berkunjung ke Myanmar untuk menghadiri KTT Asia Timur, selanjutnya ke Australia untuk menghadiri pertemuan puncak G20.

Di Myanmar, ia akan bertemu dengan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi di Yangon pada 14 November. Dia juga akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Thein Sein selama kunjungannya di Myanmar pada 12-14 November.

Artikel ini ditulis oleh:

Tentara Suriah Kembali Rebut Ladang Gas Shaer dari ISIS

Jakarta, Aktual.co — Tentara Suriah yang didukung oleh milisi pro-rezim merebut kembali ladang gas Shaer di pusat kota Homs Kamis, televisi negara melaporkan, sepekan setelah kelompok milisi Negara Islam (IS) menyerbu bagian itu.
Mengutip sumber militer, televisi pemerintah mengatakan pasukan telah merebut kembali lapangan dan daerah sekitarnya. Laporan ini juga dikonfirmasi oleh Observatorium Suriah untuk kelompok pemantau HAM.
Bagian-bagian dari lapangan gas Shaer jatuh di bawah kendali IS pekan lalu, setelah serangan oleh milisi yang menewaskan sedikitnya 30 pejuang pro-rezim dan penjaga keamanan.
Ladang gas itu telah berpindah tangan sebelumnya, dan hanya direbut kembali oleh pasukan rezim pada Juli setelah IS berhasil menyerbu itu.
Setidaknya 270 orang tewas ketika kelompok jihad mengambil alih lapangan pada kesempatan itu, dan banyak dari mereka tentara serta pejuang pro-rezim yang dieksekusi oleh IS setelah ditawan.
Situs ini dekat situs arkeologi terkenal Palmyra.
Fasilitas minyak dan gas di Irak dan Suriah berusaha mencapai dana IS dengan target untuk berjuang merebut wilayah untuk “khalifah” Islam yang telah diproklamirkan.

Artikel ini ditulis oleh:

KONI Harap Menpora Mantapkan Pembinaan Olahraga

Jakarta, Aktual.co — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) berharap, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dapat semakin memantapkan pembinaan olahraga. Ini untuk meningkatkan kembali prestasi olahraga Indonesia di ajang internasional.

“Kami juga berharap agar Menpora yang baru dapat membawa angin segar untuk meningkatkan prestasi para atlet di forum internasional,” kata Ketua KONI Pusat, Tono Suratman dalam Rapat Koordinasi KONI se-Indonesia di Jakarta, ditulis Jumat (7/11).

Dia menjelaskan, KONI beserta segenap jajaran patriot olahraga sebagai mitra pemerintah tidak hentinya berusaha melakukan yang terbaik dalam rangka tugasnya membantu pemerintah.

“Koni membantu dalam membuat kebijakan nasional, mengkoordinasikan induk organisasi cabang olahraga, melaksanakan pengelolaan, pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi,” ujarnya.

Tono menuturkan, hal tersebut dilakukan sebagai mana telah diamanatkan dalam pasal 36 Undang-Undang Sistem Olahraga Nasional Nomor 3 Tahun 2005. Di mana itu juga merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung secara penuh upaya KONI dalam pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di seluruh tanah air.

Selain itu, pelaksanaan rakor yang diikuti oleh 190 KONI provinsi dan induk organisasi olahraga di seluruh Indonesia ini juga membahas mengenai mundurnya prestasi Indonesia di Asian Games 2014, Incheon, Korea Selatan, persiapan SEA Games di Singapura, Olimpiade Brazil 2016, serta Indonesia yang menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

“Baru saja dilalui, September kemarin, ternyata kita belum mampu berbuat banyak di Asian Games sehingga kita akan evaluasi hal ini,” katanya lagi.

Dia menambahkan, selain kegiatan olahraga di tingkat internasional, KONI juga akan menghadapi kegiatan nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja ke-2 di Jawa Timur, PON ke-19 di Jawa Barat, dan rencana PON ke-20 di Papua.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain