5 April 2026
Beranda blog Halaman 42445

Gantikan Posisi Indra Sjafri, PSSI Datangkan Pelatih Asing

Jakarta, Aktual.co — Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), akan mendatangkan pelatih asing untuk Timnas Indonesia U-19. Hal ini dilakukan karena, kekosongan posisi pelatih Timnas Garuda Jaya, setelah ditinggalkan Indra Sjafri.

“PSSI akan mencari pelatih dari luar negeri untuk u-19. Nama-namanya belum tahu, saya tidak mau berandai-andai,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmuda Mattalitti usai bertemu dengan Menpora, Imam Nahrowi di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (3/11).

Indra Sjafri diputuskan hubungan dengan PSSI, setelah adanya rapat Executive Committee (Exco) PSSI, yang diselenggarakan di Jakarta, Minggu (2/11) malam.

Hal ini karena, PSSI menilai Indra Sjafri tidak mampu mencapai target yang terlah dibebankan kepada dirinya untuk bisa lolos ke babak semifinal Piala Asia U-19 di Myanmar.

Evan Dimas cs, dalam turnamen tersebut, ternyata tidak mampu lolos dar fase grup.

Dengan demikian, secara otomatis, Timnas U-19, di bawah asuhan Indra Sjafri, juga tidak lolos ke Piala Dunia U-20 pada 2015 mendatang.

Sebelum diberhentikan, Indra telah melaporkan hasil evaluasi pemain selama menjalani persiapan hingga pelaksanaan Piala Asia U-19 di Yangon, Myanmar, kepada Badan Tim Nasional (BTN) pada Jumat (31/11).

Dalam evaluasi tersebut Indra mengatakan bahwa kegagalan Evan Dimas Cs tidak membuat masyarakat menghakimi mereka. Pihaknya optimistis Evan Dimas dan kawan-kawan akan berkembang pada level yang lebih tinggi.

Artikel ini ditulis oleh:

Kisah “Republik Cangik” di Teater Koma Mengisahkan Tentang Sisi Wanita

Jakarta, Aktual.co — Teater Koma yang akan menampilkan judul “Republik Cangik” yang akan dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru pada tanggal 13 hingga 22 November 2014. Dalam siaran pers yang diadakan di Galeri Kaya Indonesia, Senin (3/11).
Menjelaskan bahwa drama teater yang menceritakan tentang Cangik, penampakan wanita dari kerajaan mandura yang bertugas memilih pemimpin Negeri Suranesia setelah Maharaja Surasena pemimpin yang sebelumnya meninggal dunia.
Nano, selaku sutradara dalam teater “Republik Cangik” menjelaskan arti dalam drama ini mengartikan bahwa wanita hebat dijaman sekarang haruslah pintar berbicara, layaknya para menteri kabinet yang kebanyakannya terpilih adalah wanita, dan itu menunjukkan bahwa wanita sekarang haruslah pandai berbicara.
Berbeda dengan cerita drama sebelumnya yang ditampilkan oleh Teater Koma seperti ‘petruk’ dan ‘Republik Bagong’ yang lebih menonjolkan sisi karakteristik pria yang berlakon. 
Drama diharapkan bisa memberikan kesan dan sisi tradisi kepada seluruh masyarakat yang menukai seni teruatama anak-anak yang harus diperkenalkan dengan tradisi drama teater yang mendidik. Memperkenalkan dan mengingatkan kembali sisi tradisi pertunjukan wayang yang harus kita kembangkan kepada anak-anak jaman sekarang.

PSSI Akan Bantu Indra Sjafri Tambah Ilmu Kepelatihan

Jakarta, Aktual.co — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana membantu Indra Sjafri untuk menambah ilmu kepelatihannya, setelah jasanya tidak digunakan lagi untuk menangani Timnas Indonesia U-19, pascakegagalan timnas di Piala Asia 2014.

“Kami akan membantu dia (Indra Sjafri) untuk menambahkan ilmunya. Yang jelas PSSI akan membantu,” kata Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin usai bertemu Menpora Imam Nahrawi di Kemenpora Jakarta, Senin (3/11).

Status Indra Sjafri menjadi pelatih Timnas Garuda Jaya diputuskan pada rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (2/11) malam. Hal ini diputuskan karena pelatih asal Pesisir Selatan, Sumatra Barat itu dinilai gagal memenuhi target.

Target yang diberikan oleh PSSI pada Piala Asia 2014 di Myanmar adalah masuk semifinal. Hanya saja, Evan Dimas dan kawan-kawan gagal lolos dari fase grup. Gagalnya timnas ini juga memupus upaya timnas lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun depan.

Djohar menambahkan dengan adanya kekosongan di sektor pelatih Timnas Indonesia U-19, pihaknya akan bergerak cepat untuk mencari penggantinya. Hal ini dilakukan agar persiapan timnas untuk menghadapi kejuaraan internasional akan lebih mudah.

“Rencananya akan menggunakan jasa pelatih asing. Tapi saat ini belum ditetapkan,” kata mantan Staf Ahli Kemenpora itu.

Sebelum menetapkan pelatih Timnas Indonesia U-19, PSSI terlebih dahulu akan menunjuk seorang Direktur Teknis yang akan membantu mempersiapkan tim maupun pelatih. Informasi yang berkembang, calon Direktur Teknis itu berasal dari Belanda.

Terkait pemain Timnas Indonesia U-19, Djohar menegaskan jika jasanya akan tetap digunakan. Sesuai dengan rencana, Evan Dimas dan kawan-kawan dipersiapkan untuk menghadapi SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Artikel ini ditulis oleh:

8.000 Titik Lampu Akan Terpasang di Jaktim

Jakarta, Aktual.co —Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur berencana akan memasang 8.000 titik lampu, yang berfungsi untuk memberikan penerangan jalan umum agar warga yang melintas tidak mengalami rasa takut.
Rencananya penerangan jalan umum tersebut akan diperuntukan di jalan Arteri, Protokol dan Jalan Layang. 
Demikian disampaikan Tuti Kurnia, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur kepada wartawan, Senin (3/11).
“Pemasangan 8.000 titik lampu PJU baru, kami targetkan selesai akhir Desember,” katanya.
Dikatakan Tuti bahwa data yang dimiliki oleh pihaknya kalau saat ini titik lampu penerangan jalan umum baru terpasang 52 ribu. Dengan jumlah tersebut dianggap kurang mencukupi.
“Selain menambah jumlah lampu PJU, Kami juga akan mengganti 2.000 titik lampu menggunakan lampu hemat energi Light Emitting Diode (LED),” paparnya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

DPR Sarankan Pemerintah Ubah Nomenklatur BPJS Jadi KIS

Jakarta, Aktual.co — Anggota Fraksi PPP DPR Okky Asokawati menyarankan agar pemerintah Jokowi-JK untuk melakukan perubahan nomenklatur BPJS menjadi Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Hal itu dikhawatirkan akan muncul dualisme di dalam sistem pelayanan kesehatan Indonesia.
“Jika memang dalam kajian pelaksanaan KIS di lapangan belum paripurna, sebaiknya tidak perlu dipaksakan. Lebih baik ubah nomenklatur saja dari BPJS menjadi KIS,” kata Okky dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/11).
“Ini jauh lebih rasional dan minim potensi masalah daripada menambah yang baru (KIS) namun justru berpotensi bermasalah di lapangan.”
Terlebih, kata dia, merujuk keterangan pemerintah, disebutkan KIS sama dengan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sementara BPJS PBI saat ini baru bisa menampung dari APBN hanya 86, 4 juta jiwa.
“Jika KIS dimaksudkan sama dengan BPJS BPI dan pemerintah mau menambahkan, pertanyaannya darimana anggarannya? Saya sarankan pemerintah agar lebih berhati-hati, terlebih terkait penggunaan APBN,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Diputus Hubungan, Indra: Saya Puas Mengabdi Pada Bangsa

Jakarta, Aktual.co — Indra Sjafri menegaskan, tidak kecewa terkait dengan keputusan PSSI, yang memutuskan hubungan dengannya. Hal ini karena, pelatih asal Sumatera Barat itu, gagal membawa Timnas Indonesia U-19 bersinar di Piala Asia 2014 Myanmar.

Indar Sjafri menilai, selama menangani Timnas U-19, dirinya sudah berusaha memberikan kemampuan terbaiknya. Hasilnyapun empat prestasi sudah dicatat yaitu deua kali juara HKFA, Piala AFF 2013 dan lolos ke Piala Asia 2014.

“Saya puas sudah mengabdi kepada bangsa dan negara. Kalau tidak dibutuhkan lagi, saya tidak masalah,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (3/11).

Indra Sjafri diberikan target oleh PSSI adalah, lolos hingga babak semifinal Piala Asia 2014. Tapi, Indra Sjafri gagal lolos dari fase grup. Gagalnya timnas ini juga memupus upaya timnas lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun depan.

“Kalau karena tidak lolos Piala Dunia 2015 saya diberhentikan, ya tidak apa-apa,” ucapnya.

Selain itu, Indra Sjafri juga mengucapkan terimakasih kepada PSSI, karena telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk mengarsiteki Evan Dimas cs.

“Terimakasih atas kesempatan yang diberikan. Mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mendukung Timnas U-19, saya tidak bisa memenuhi target yang dibebankan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain