4 April 2026
Beranda blog Halaman 42450

BPS: NTP Nasional Oktober 2014 Naik 0,50 Persen

Jakarta, Aktual.co —  Nilai Tukar Petani (NTP) nasional bulan Oktober 20149 naik 0,50 persen dari bulan sebelumnya. Hal ini karena Indeks Harga yang Diterima Petani (lt) naik 0,86 persen dibandingkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb) naik sebesar 0,35 persen.

“Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga pedesaan di 33 provinsi Indonesia bulan Oktober ini, NTP secara nasional naik 0,50 persen dibandingkan NTP September 2014, yaitu 102,36 menjadi 102,87,” ujar kepala BPS Suryamin di Jakarta, pada Senin (3/11).

Pada bulan Oktober 2014, lanjutnya, NTP Provinsi Sulawesi Selatan mengalami kenaikan tertinggi 1,30 persen dibandingkan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan terbesar sebesar 0,91 persen.

Selain itu NTP pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan mengalami kenaikan masing-masing sebesar 1,30 persen, 0,75 persen, dan 0,14 persen. Sedangkan pada subsektor tanaman perkebunan rakyat mengalami penrunan sebesar 0,31 persen. NTP subsektor perikanan relatif stabil, yakni 0,37 persen.

“NTP subsektor perikanan relatif stabil karena kenaikan lt dan lb relatif berimbang. Kenaikan lt pada Oktober 2014 disebabkan naiknya indeks kelompok penangkapan ikan sebesar 0,60 persen, khususnya pada komoditi ikan kakap dan tongkol. Sedangkan indeks kelompok budidaya ikan bandeng dan udang naik sebesar 0,20 persen.” jelasnya.

Untuk diketahui, nilai NTP merupakan indikator untuk melihat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan. Semakin tinggi NTP, semakin kuat pula kemampuan atau daya beli petani.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ahok Yakin Dirinya Tetap Dilantik 18 November

Jakarta, Aktual.co —Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yakin bakal dilantik sebagai Gubernur DKI definitif tanggal 18 November mendatang, meskipun DPRD DKI tetap enggan melantiknya.
Keyakinan dia berdasar pada surat yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri yang dilayangkan ke pimpinan DPRD DKI 28 Oktober lalu.
Ahok mengatakan sesuai surat yang dikeluarkan Dirjen Otda yang mengacu pada Perppu 1 Tahun 2014, maka dirinya otomatis akan menjadi gubernur. Terlebih lagi, statusnya sekarang sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta dikatakan Ahok, secara tugas sudah seperti gubernur.
“Orang kita sudah gubernur kok, cuma tinggal pengesahan saja,” ujarnya di Balaikota, Senin (3/11).
Jika DPRD DKI tetap tak mau melantiknya lewat sidang paripurna, Ahok tetap yakin pelantikannya akan berjalan mulus lantaran akan diambilalih Mendagri.
“Kita enggak perlu tunggu minta pengesahan DPRD. Hanya menunggu DPRD paripurna dan mengumumkan Ahok jadi gubenur sesuai surat Dirjen Otda itu. Kalau enggak mau paripurna dan mengumumkan juga, ya presiden ambil alih lewat Mendagri,” ujar Ahok. 
Sebagai informasi, surat dari Kemendagri bernomor 121.31/4438/OTDA berisi tentang mekanisme pengangkatan Wakil Gubernur DKI Jakarta menjadi Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2012-2017.
Dalam surat itu disampaikan ‘fatwa’ agar DPRD DKI melangsungkan sidang paripurna agar mengusulkan pengangkatan Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai Gubernur DKI Jakarta kepada Presiden melalui Mendagri paling lambat tanggal 18 November 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Mukomuko Bangun Museum Benda Peninggalan Benteng Anna

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengusulkan pembangunan museum mini untuk menyimpan benda-benda peninggalan Benteng Anna.
“Tahun 2015 kami mengusulkan pembangunan museum mini menggunakan dana dari APBN,” kata Kabid Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Yulia, di Mukomuko, Senin (3/11).
Benteng Anna (Fort Anna) merupakan peninggalan masa kolonialisme Inggris (EIC) dan didirikan pada tahun 1798 di pinggiran selatan Sungai Selagan, dekat dengan Pantai Mukomuko.
Menurutnya, anggaran untuk pembangunan museum mini ini cukup besar, sehingga instansi itu mengusulkan kegiatan pembangunannya menggunakan dana bersumber dari APBN.
Ia berharap, usulan pembangunan museum mini di daerah itu dapat terealisasi dari dana APBN.
Ia mengatakan, benda benda purbakala yang terpantau oleh instansi itu benda peninggalan Benteng Anna yang berada di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jambi dan Balai Arkeologi Palembang.
Kedua balai ini, menurutnya, yang selama ini rutin melakukan aktivitas penelitian dan pengkajian situs Benteng yang berada sejauh 270 kilometer sebelah utara Kota Bengkulu.
Benda benda Benteng Anna dari dua balai ini, lanjutnya, yang diharapkan dapat mengisi museum mini di daerah itu.
Menurutnya, termasuk benda benda bersejarah lainnya yang masih disimpan oleh warga masyarakat di daerah itu.
Ia menerangkan, karena daerah itu rawan gempa sehingga konstruksi bangunan musium mini dibangun tahan gempa.

Artikel ini ditulis oleh:

Sepuluh Unit DPK Berhasil Padamkan Kebakaran di Jaksel

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak sepuluh mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan kebakaran yang menghanguskan empat bangunan tidak permanen yang terdiri dari tiga rumah dan satu kantor di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
“Kejadian sekitar setengah tiga, kita langsung luncurkan 10 unit mobil dan berhasil kita padamkan dalam satu jam,” kata Perwira Piket Suku Dinas Pemadan Kebakaran dan PB Jakarta Selatan, Soparmanik di Jakarta, Senin.
Menurut dia, bangunan yang terbakar tersebut dihuni oleh pekerja yang sedang menyelesaikan proyek pembangunan gedung bertingkat di dekat kawasan tersebut.
Soparmanik menjelaskan selain api juga menghanguskan dua motor karyawan, tiga unit komputer beserta berkas-berkas dari kantor yang terbakar.
“Dugaan sementara sumber api berasal dari hubungan arus pendek dari salah satu ruang, namun kita masih mendalaminya,” katanya.
Ia menuturkan ketika pihaknya dipanggil, mereka langsung bergerak cepat untuk menuju lokasi kejadian.
“Karena hampir semua bangunan tersusun atas material kayu, api cepat menyebar dan semua hangus,” tuturnya.
Meskipun tidak ada yang tersisa, lanjut Soparmanik, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Seorang saksi mata yang juga karyawan kantor yang terbakar, Nurrizky mengatakan dirinya ketika itu sedang berada di dalam ruangan bersama satu rekannya.
Ia menjelaskan sebelum terjadi kebakaran tiba-tiba listrik di ruangannya padam dan seketika itu ia mendengar teriakan seseorang yang mengatakan ada kebakaran.
“Ada yang teriak kebakaran, saya langsung keluar dari kantor, api pun menyambar ruangan kami,” kata Nurrizky.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Tak Punya Prestasi, Kader Golkar Tolak Ical Maju Ketum Lagi

Jakarta, Aktual.co — Kader Partai Golkar Agun Gunanjar Sudarsa menolak Aburizal Bakrie yang berencana maju kembali sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar di Munas 2015.
Menurutnya, selama Golkar di bawah kendali Ical tidak ada prestasi sama sekali. Seseorang yang maju sebagai calon ketua umum partai, kata dia, harus memiliki terobosan-terobosan yang cemerlang bagi partainya.
“Prestasi dia (Ical) apa? Pileg kalah, ngusung capres wapres tak bisa,” kata Agun saat dihubungi, Senin (3/11).
Agun mengatakan, selama kepemimpinan Ical, organisasi atau partai diatur dengan seenaknya. Aspirasi-aspirasi dari kader partai tak dianggap olehnya. Bahkan ketika rapat pleno DPP Partai Golkar, Ical tidak menunjukkan kewibawaannya dalam memimpin. Rapat pleno berjalan sesuai kehendak Ical dan tidak menampung aspirasi kader.
“Tak ada rapat pleno, seenaknya. Kemudian pemilihan pimpinan DPR MPR sangat oligarki,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejagung Tetapkan Dirut PT Pos Indonesia Sebagai Tersangka

Jakarta, Aktual.co — Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Budi Setiawan (BS) sebagai tersangka baru terkait kasus pengadaan portebel data terminal (PDT), di kantor pusat PT Pos Indonesia tahun anggaran 2012-2013.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Tony Spontana mengatakan, BS ditetapkan sebagai tersangka sekitar dua pekan lalu. “Pekan lalu Dirut PT Pos kita jadikan tersangka,” ujar Tony kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (3/11).
Menurut Tony, penetapan BS menyusul dua tersangka sebelumnya dari PT Pos Indonesia yakni berinisial (M) selaku ketua penerima barang, serta dari kalangan swasta yakni Dirut PT Datindo berinisial (EC).
“Jadi menyusul penentapan tersangka sebelumnya, jadi sudah ada dua Dirut BUMN yang kita jadikan terasangka,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam kasus ini penyidik Kejaksaan Agung  melakukan penyitaan  sebanyak1.675 unit Portable Data Terminals (PDT) merk Intermec di Kantor Pos Indonesia, Jl Lapangan Banteng, Jakpus beberapa waktu lalu. ‪Penyitaan dilakukan di sebuah gudang di lantai 6 gedung utama PT Pos Indonesia.
‪Menurut Kasubdit Tindak Pidana Korupsi Jampidsus Kejagung, Sarjono Turin, pengadaan ini dilakukan tahun anggaran 2013 senilai Rp 10,5 miliar.
Penyidikan kasus ini berawal dari laporan yang diterima Kejagung terkait dugaan korupsi pengadaan jasa layanan informasi dan komunikasi pada periode 2013 di PT Pos Indonesia dengan kerugian negara mencapai Rp50 miliar dari Forum Pusat Kajian Strategis Pemberdayaan Monitoring Rakyat (PUKAS DAMOR).‬
Diduga ada peran dari pimpinan PT Pos sebelumnya I Ketut Mardjana. Pimpinan PT Pos saat itu sengaja memilih mitra pengadaan sarana komunikasi yang tidak sesuai dengan kepakaran.‬ Bahkan pengadaan ini melibatkan salah satu perusahaan yang diduga ditunjuk langsung direksi sebagai vendor PT Bhakti Wasantara Net (anak perusahaan PT Pos Indonesia).‬
‪Pengadaan lain yang diduga bermasalah adalah Link Koneksi Warung Mayarakat Informasi (Warmasif) yang dilakukan penunjukan langsung pada 16 Oktober 2009. Selain itu masih ada pekerjaan pengadaan infrastruktur jaringan dedicated connection PT Pos Indonesia.‬
Dalam kasus pengadaan ini, PT Pos Indonesia menyatakan pengadaan PDT telah dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Seluruh proses administrasi berjalan sesuai dengan aturan yang berlandaskan asas Good Corporate Governance. Pengadaan PDT ini juga diklaim tidak merugikan negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain