4 April 2026
Beranda blog Halaman 42452

Tadi Pagi, Kampung Pulo Didatangi Banjir Pertama

Jakarta, Aktual.co —Memasuki musim penghujan, kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/11) pagi tadi mulai kembali didatangi ‘tamu rutin’ yakni, banjir. 
Air setinggi 80 cm menggenangi kawasan tersebut sejak pagi. 
Tapi, bagi warga Kampung Pulo, banjir setinggi itu ternyata tidak dianggap serius dan belum menggangu aktifitas sehari-hari mereka. 
Jali (50) seorang warga di sana, saat ditemui Aktual.co, mengatakan kalau banjir setinggi itu bagi warga di sana belum disebut banjir.
“Kita mah sudah biasa, banjir dua meter saja masih bisa sekolah dan kerja. Kalau empat meter baru itu namanya banjir,” ujarnya enteng kepada Aktual.co, Senin (3/11).
Kata dia, genangan yang sekarang ini diakibatkan oleh air kiriman dari hulu Sungai Ciliwung di kawasan Bogor, Jawa Barat yang diguyur hujan sejak kemarin. Sehingga airnya baru tiba di Kampung Pulo di Senin pagi. 
“Air datang jam enam pagi, baru surut jam 12 siang tadi. Tingginya sekitar 80 cm. Ini banjir perdana mengawali musim hujan,” ungkapnya.
Meski dianggap enteng, Jali mengabarkan kalau banjir tadi pagi menggenangi kawasan di dua RW dan enam RT di Kampung Pulo. Di RW 03 banjir terjadi di RT 03 dan 04.  “Sedangkan kalau RW 02 air masuk ke RT 16, 15, 8, 9.”
Sebelumnya saat ditanya mengenai persiapan di DKI menghadapi masuknya musim penghujan, Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui kalau banjir masih akan terjadi di Jakarta. 
Dia bahkan mengimbau warga yang tempat tinggalnya sering ‘langganan’ banjir, agar bersiap untuk mengungsi lagi.
“Ya siap-siap ngungsi aja,” ujar Ahok minggu lalu.
Dia mengakui proyek-proyek untuk mengantisipasi banjir di Jakarta seperti normalisasi sungai, relokasi warga bantaran sungai, dan perbaikan pompa, hingga saat ini belum sepenuhnya rampung.
“Di sungai itu kan ada rumah. Rumah-rumah di bantaran itu belum selesai semua. Normalisasi Kali Ciliwung juga belum selesai semua padahal yang paling bahaya dan rentan banjir itu kan Ciliwung. Pompa kita juga belum beres kaya di Sentiong sama Marunda. Kita masih kerjakan itu,” ujarnya.
Meski akui proyek antisipasi banjir meleset, Ahok tetap saja mengklaim persiapan banjir tahun ini masih lebih baik ketimbang dua tahun lalu. 
Alasannya, saat ini proyek-proyek penanganan banjir sudah dikerjakan. Meski meleset. 
“Kalau dibandingkan dua tahun lalu ya kita lebih siap. Semua penanganannya masih dalam proses, relokasi, sodetan segala macem. Pompa kita lebih beres kan, pompa waduk pluit udah beres, pompa pasar ikan udah beres,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Korupsi Puskesmas, Kejagung Besok Periksa Suami Walkot Tangsel

Jakarta, Aktual.co — Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah berkordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) prihal rencana pemeriksaan tersangka Tubagus Chairi Wadana alias Wawan.
Suami dari Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany ini diperiksa tim penyidik terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Banten, tahun anggaran 2011 dan 2012.
“Iya, hari ini penyidik kordinasi dengan KPK untuk periksa Wawan,” kata Kepala Subdit Tipikor Pidana Khusus Kejagung, Sarjono Turin, kepada wartawan, Senin (3/11).
Kordinasi dilakukan, kata Turin, karena Wawan juga menjadi tersangka suap pilkada Lebak yang ditangani KPK. “Jadi kita minta fasilitas tempat oleh KPK, untuk periksa Wawan di KPK,” jelasnya.
Turin menegaskan, karenanya penyidik gedung bundar akan memeriksa Tubagus Chairi Wardana pada Selasa (4/11) besok di KPK.”Tidak sekarang, besok diperiksanya, hari ini baru kordinasi saja,” tandasnya.
Diketahui, dalam kasus proyek sebesar Rp 7,8 miliar tahun anggaran 2011 dan 2012, kejaksaan agung sudah menetapkan tujuh orang tersangka diantaranya Wawan ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print. 56/F.2/Fd.1/08/2014 tanggal 12 Agustus 2014. Mamak Jamaksari (MJ), Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) dan Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print 53/F.2/Fd.1/08/2014, tanggal 12 Agustus 2014.
Kemudian, Suprijatna Tamara (ST) selaku Komisaris PT Trias Jaya Perkasa berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print 54/F.2/Fd.1/08/2014. Desy Yusandi (DY), Direktur PT Bangga Usaha Mandiri berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print 55/F.2/Fd.1/08/2014 tanggal 12 Agustus 2014, Neng Ulfah (NU), Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Banten berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print. 57/F.2/Fd.1/08/2014.
Selain itu, Herdian Koosnadi (HK), Komisaris PT Mitra Karya Ratan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print 58/F.2/Fd.1/08/2014 dan terakhir yakni Dadang Mepid, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan.
Dadang melanggar Pasal 2 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, subsidiair Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

BPS: Kenaikan Tarif Listrik Sumbang Inflasi Oktober

Jakarta, Aktual.co —  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan kenaikan harga tarif tenaga listrik dan elpiji 12 kilogram telah memberikan kontribusi pada laju inflasi Oktober 2014 yang tercatat 0,47 persen.

“Kenaikan tarif listrik dan harga elpiji membawa inflasi pada Oktober diikuti juga tarif angkutan udara,” katanya dalam pemaparan di Jakarta, Senin (3/11).

Suryamin menambahkan laju inflasi Oktober 2014 yang tercatat hingga mencapai 0,47 persen, merupakan tingkat inflasi relatif tinggi dalam lima tahun terakhir, yang rata-rata hanya mencapai kisaran dibawah 0,2 persen.

“Bahkan pada Oktober 2011 tercatat deflasi sebesar 0,12 persen, pada Oktober 2012 tercatat inflasi 0,16 persen dan pada Oktober 2013 hanya mencapai 0,09 persen,” katanya.

Suryamin mengatakan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar merupakan komponen penyumbang inflasi tinggi pada Oktober 2014 yaitu hingga mencapai 1,04 persen diikuti kelompok kesehatan sebesar 0,6 persen.

Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau juga menyumbang inflasi sebesar 0,43 persen, diikuti kelompok bahan makanan sebesar 0,25 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,23 persen.

Selain itu, kelompok sandang ikut menyumbang inflasi pada Oktober yaitu sebesar 0,21 persen serta kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,16 persen.

Dengan demikian, laju inflasi tahun kalender Januari-Oktober 2014 telah tercatat mencapai 4,19 persen dan inflasi secara tahunan (yoy) 4,83 persen.

Sementara, Suryamin menambahkan untuk inflasi komponen inti pada Oktober 2014 tercatat sebesar 0,27 persen dan inflasi inti secara tahunan (yoy) 4,02 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemerintah Aceh Buka Tiga Posko Banjir‎

Banda Aceh, Aktual.co – Pemerintah Aceh membuka tiga posko untuk menanggulangi dampak banjir yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Ketiga posko itu terletak di kaki gunung Geurute, Aceh Jaya, di Leuhong Kabupaten Aceh Besar dan posko utama di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh.

Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh, Mahyuzar kepada Aktual.co, Senin (3/11) menyebutkan ketiga posko itu untuk menampung distribusi bantuan dan evakuasi masyarakat korban banjir. Selain itu, sambung Mahyuzar, Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah telah menetapkan banjir kali ini sebagai bencana daerah Provinsi Aceh.

‎”Jadi penanganan korban banjir dan paska banjir akan diambil alih oleh Pemerintah Aceh dengan dibantu oleh pemerintah kabupaten/kota yang terkena banjir. Gubernur mengintruksikan seluruh dinas terkait seperti dinas sosial, badan penanggulangan bencana, dinas kesehatan untuk turun ke Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Besar membantu korban banjir,’ ujar Mahyuzar.

‎Disebutkan, bantuan masa panik, berupa makanan, tenda, dan lain sebagainya telah dibawa dari Banda Aceh ke Aceh Jaya dan sejumlah kabupaten/kota di terendam banjir.

‎“Selain itu, dinas yang turun ke lokasi diinstruksikan untuk mendata detail kebutuhan korban banjir. Sehingga BPBD dan Dinas Sosial Aceh bisa mengirimkan segera bantuan yang dibutuhkan untuk korban banjir itu,” pungkas Mahyuzar. 

Marwan Jafar Tinjau Distribusi KIS KIP dan KKS

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, saat meninjau proses penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar di Kantor Pos Rawamangun, Jakarta, Senin (3/11/2014). Pemerintah membagikan kepada 15,5 juta keluarga kurang mampu secara bertahap yang dimulai dengan pemberian Simpanan Keluarga Sejahtera melalui rekening simpanan uang eleltronik kepada lebih dari 1 juta keluarga, Kartu Indonesia Pintar kepada sekitar 160 ribu anak usia sekolah dan Kartu Indonesia Sehat bagi hampir 4,5 juta individu di 19 Kabupaten/Kota di 9 Provinsi. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Ini Alasan Polisi Pulangkan Penghina Jokowi di Pagi hari

Jakarta, Aktual.co — Tersangka penghinaan terhadap Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri, Muhammad Arsyad, akhirnya dipulangkan ke rumahnya setelah sempat mendekam di tahanan Bareskrim Mabes Polri.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Div Humas Polri Brigjen Boy Rafli Amar, penyidik memulangkan Arsyad di pagi hari tadi lantaran untuk menghindari macet.
“Kan belum macet kalau pagi, Kalau pagi sudah selesai kenapa siang,”,  kata Boy di Mabes Polri, Senin (3/11).
Selain itu, Boy menambahkan, Arsyad diharuskan wajib lapor guna melengkapi keterangan tambahan. “Seminggu satu kali, jika di dalam pelaksaan masih ada keterangan tambahan yang diperlukan penyidik untuk pemberkasan,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain