16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42460

Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar NU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj (tengah) bersama Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra (kanan) dan Ketua Panitia Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2014 Arfin Toha (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan terkait Munas NU di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (23/10/2014). Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2014 akan digelar di Gedung PBNU tersebut akan dibuka pada 1 November 2014. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Dubes: AS Tertarik Investasi Ritel, Teknologi dan EBTK

Jakarta, Aktual.co —  Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Robert O Blake menyatakan Indonesia masih menarik bagi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat untuk memperkuat kerja sama perdagangan, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bersangsur membaik.

“Terus menerus meningkatkan hubungan perdagangan dengan Indonesia adalah prioritas bagi kami,” kata Robert O Blake, di Yogyakarta, Kamis (23/10).

Blake mengatakan sebagian besar perusahaan yang masih tertarik untuk melakukan kerja sama perdagangan atau investasi di Indonesia di antaranya adalah perusahaan yang bergerak di bidang ritel, teknologi, serta energi baru terbarukan (EBTK).

“Kerja sama itu akan saling menguntungkan, apalagi perusahaan-perusahaan AS di Indonesia selama ini dikenal sebagai perusahaan yang selalu taat membayar pajak,” kata dia.

Perusahaan yang konsisten berinvestasi di Indonesia, ia mencontohkan, yaitu General Electric (GE) merupakan perusahaan AS yang banyak bergelut di bidang teknologi. PT GE Lighting Indonesia yang ada di Yogyakarta, Blake mengklaim, hingga saat ini telah mempekerjakan 600 orang penduduk Yogyakarta.

“Secara keseluruhan hingga saat ini perusahaan-perusahaan kami di Indonesia telah mempekerjakan 2 juta lebih masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Yogyakarta sebagai kota pelajar yang memiliki banyak perguruan tinggi terkemuka dengan 300.000 mahaiswa, menurut dia, harus disikapi sebagai peluang bisnis yang terus menerus dapat ditindaklanjuti.

Menurut dia, salah satu upaya yang harus dilakukan pemerintah Indonesia untuk lebih banyak menarik minat perusahaan AS untuk berinvestasi di Indonesia adalah dengan terus menerus memperbaiki infrastruktur.

Namun demikian, menurut dia, sebagai kerja sama yang saling menguntungkan pada waktu yang sama perusahaan-perusahaan Indonesia juga seharusnya mampu meningkatkan volume eksport produk ke negara Paman Sam tersebut.

“Pada waktu yang sama, Indonesia juga dapat menjual produk-produk Indonesia yang dibutuhkan di Amerika Serikat. Kita bisa melakukan perdagangan yang menguntungkan di dua arah,” tutur dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jokowi Konsul ke KPK Sesuai Harapan Mega

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Joko Widodo untuk menelusuri rekam jejak calon menteri. Sehingga langkah Jokowi menyerahkan nama- nama calon menteri ke KPK dan PPATK sesuai harapan Mega.
Politisi senior PDI Perjuangan Panda Nababan, di Jakarta, Kamis (23/10) mengatakan, Megawati dalam berbagai kesempatan, terutama dalam Rakernas PDIP mengingatkan kadernya agar berhati-hati dan tak terjerumus dalam tindak pidana korupsi.
“Ibu Mega sudah bilang berkali di Rakernas PDIP, kalau ada yang terlibat kasus korupsi, maka akan diusut, kalau perlu saya antar sendiri ke KPK,” kata Panda.
Setidaknya, kata dia, Megawati menegaskan hal itu dalam Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta Utara dan Semarang, Jawa Tengah.
“Jadi apa yang dilakukan Jokowi untuk ‘screening’ (menyeleksi) pembantunya sejalan dengan yang disampaikan ketum PDI Perjuangan,” tuturnya.

Tak Berlampu, Hutan Kota Kampung Dukuh Kerap Dipakai Mesum

Jakarta, Aktual.co — Warga sekitar Hutan Kota di Kampung Dukuh  di Jalan Raya Pondok Gede, Kramat Jati, Jakarta Timur mengeluhkan banyaknya pasangan muda-mudi yang kerap menggunakan lokasi itu buat berpacaran.
Mereka leluasa melakukan itu lantaran hingga saat ini di taman itu belum terpasang lampu penerangan, pintu gerbang, dan petugas yang berjaga.
“Warga sini sering memergoki muda-mudi yang pacaran di lokasi hingga larut malam. Bahkan keberadaan mereka kerap menimbulkan kegaduhan,” ujar Nahrowi (40), warga Kampung Dukuh yang ditemui Aktual.co di Jakarta, Kamis (23/10).
Kondisi itu diakui oleh Kasie Pemeliharaan Hutan Kota Suku Dinas Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur, William Bonger Purba.
Kata dia, hutan kota di Kampung Dukuh memang belum dilengkapi pintu gerbang.
Alasannya, anggaran biaya tambahan (ABT) yang diajukan belum turun dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
“ABT belum cair. Semoga dalam waktu dekat pintu gerbang bisa dibangun sehingga hutan kota bisa berfungsi maksimal,” katanya saat disambangi Aktual.co di Kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis (23/10).
Sedangkan untuk penyediaan petugas jaga, William mengaku sedang dilakukan pengajuan kepada dinas terkait. 
Sebelum itu semua terlaksana, dia hanya bisa berharap warga sekitar ikut menjaga hutan kota sampai petugas jaga tetap ditempatkan. “Kita sudah ajukan semoga tahun depan dapat dialokasikan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Amerika Pulangkan Lukisan Curian ke Peru

Jakarta, Aktual.co — Pejabat Amerika Serikat memulangkan dua lukisan curian dari masa penjajahan ke pemerintah Peru, Rabu (22/10), dalam upacara pengembalian benda seni itu ke Museum Seni San Antonio.
Lukisan dari akhir abad 18 itu telah dicuri dari altar sebuah gereja di Peru pada 2001 dan dijual beberapa tahun kemudian oleh balai lelang di Texas kepada seorang kolektor pribadi.
Karya lukis itu menggambarkan sosok Santo Vincent Ferrer dan Santo Anthony Abbott, masing-masing bernilai USD10.000.
“Benda-benda budaya yang kembali hari ini bukan merupakan milik kolektor pribadi,” kata agen penangan khusus Janice Ayala dari Penyelidik Keamanan Dalam Negeri San Antonio.
“Kedua lukisan itu adalah milik rakyat Peru, yang sangat menghargai warisan budayanya.” Harold Forsyth, Duta Besar Peru untuk Amerika Serikat, mengatakan bahwa penemuan kedua benda seni itu merupakan pencapaian puncak “moral” bagi negerinya.
Ayala mengatakan pria yang membeli lukisan curian itu tidak akan dituntut tetapi kehilangan uang yang sudah dibayarkan untuk membelinya.
Badan tersebut mendapat petunjuk mengenai lukisan curian itu pada 2009 dan memerlukan waktu bertahun-tahun untuk bisa memulangkan karya seni itu kembali ke pemerintah Peru.
Penyelidik Keamanan Dalam Negeri adalah suatu badan yang dinaungi undang-undang untuk mengurus pengembalian karya-karya seni yang dibawa ke Amerika Serikat secara tidak sah, khususnya yang dilaporkan telah dicuri.

Artikel ini ditulis oleh:

Perenang Indonesia Mulyana Pecahkan Rekor Dunia

Jakarta, Aktual.co — Perenang Indonesia, Mulyana berhasil memecahkan rekor dunia nomor 50 meter gaya kupu-kupu kelompok S4, saat tampil pada babak final Asian Paragames 2014 di kolam renang kompleks Munhak Stadium, Incheon, Korea Selatan, Kamis (23/10).

Mulyana yang turun di lintasan empat, berhasil menyentuh garis finis dengan catatan waktu 39,44 detik, sedangkan rekor dunia atas nama Darko Duric dari Slovakia yang dicetak saat tampil di Paralympic di London, Inggris, 2012.

Sejak start, perenang asal Purwakarta, Jawa Barat, tersebut terus memimpin di depan, tetapi pada sekitar lima meter sebelum garis finish Mulyana terlihat memperlambat kayuhan tangannya karena memang yang bersangkutan sedang cedera pergelangan tangannya.

Tetapi, ketika memperlambat kayuhannya ternyata pesaingnya jauh berada di belakang Mulyana sehingga yang bersangkutan tetap berada di depan dan meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia.

Pelatih renang Indonesia Dimin B.A, mengatakan sebenarnya kalau tidak merasa kesakitan di pergelangan tangannya Mulyana bisa lebih mempertajam catatan waktunya.

Menurut mantan pelatih Perkumpulan Renang (PR) Bina Taruna Purwokerto tersebut, dalam latihan Mulyana bisa mencapai catatan waktu lebih tajam, yaitu 36,15 detik.

“Tetapi hasil inipun tidak masalah yang penting kita bisa mendapatkan medali emas dan Mulyana memecahkan rekor dunia,” katanya.

Dengan rekor dunia itu, kata dia, Mulyana sudah pasti lolos tampil pada Paralympic di Brazil 2016.

“Secara otomatis Mulyana bisa tampil pada Paralympic di Brazil mendatang,” katanya.

Ia mengatakan dengan hasil itu, cabang olahraga renang sudah menyumbangkan tiga medali emas buat kontingen Indonesia karena pada Rabu (22/10) sudah meraih dua medali emas.

“Kita hanya menargetkan meraih dua medali emas tetapi ternyata kita bisa mendapatkan tiga emas. Kita masih menempatkan perenangnya di babak final Kamis sore ini tetapi kalau untuk medali emas cukup berat, ya’ mudah-mudahan bisa meraih perak atau perunggu,” katanya.

Mulyana berhasil menyumbangkan dua medali emas dari nomor 50 meter gaya bebas S4 kemudian satunya dari Melianus Marinus Yowei di nomor 100 meter gaya dada kelompok SB13.

“Kalau menurut perhitungan memang Melianus Yowei bisa meraih medali emas tetapi yang kita targetkan hanya dua emas dari Mulyana. Mulyana sendiri turun di lima nomor,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain