17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42472

Libatkan KPK, Golkar Nilai Jokowi Sulit Tentukan Kabinet

Jakarta, Aktual.co — Politikus Partai Golkar Tantowi Yahya mengatakan, Presdien Joko Widodo akan sulit menentukan menteri untuk membantu dirinya menjalankan roda pemerintahan jika, melibatkan otoritas lain seperti KPK dan PPATK.
“Ya susah dong dia itu, karena dia sendiri tidak mempunyai otoritas penuh. Dia melibatkan tangan-tangan lain, melibatkan KPK. Konsekuensi melibatkan tangan lain itu ya harus didengar. Orang dimintai pendapat masa pendapatnya tidak didengar,” kata Tantowi di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/10).
Menurut Tantowi, di dalam internal Koalisi Indonesia Hebat sendiri ada tarik menarik. Bahkan, bergabungnya PPP ke KIH juga dengan harapan mendapat jatah kursi menteri.
“Apalagi masuk penduduk baru PPP pasti meminta kursi,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Ryamizard Sempat Ikut Rapat di DPP PDIP

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo dan jajaran elite PDIP serta mantan KSAD Jenderal Pur Ryamizard Ryacudu melakukan rapat di DPP PDIP Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (22/10).
Rapat tersebut dilakukan tertutup dan dipimpin oleh Tjahjo Kumolo. Materi rapat membahas seputar agenda partai pasca Rakernas PDIP.
“Tadi mas Tjahjo memimpin rapat yang mengagendakan pembahasan agenda partai pasca Rakernas PDIP,” kata Hasto saat mendatangi rumah Megawati di Jl Teuku Umar Jakpus 
Sementara itu, Presiden Jokowi yang hadir dalam rapat itu hanya memberikan komentar tentang agenda partai serta soal struktur kabinet.
“Tentu saja secara prioritas pengumumam kabinet saat ini sesuai dengan ketentuan,” ucap Hasto.
Sedangkan Ryamizard hadir untuk memberikan saran dan masukan terkait dinamika politik nasional. ” Masukan tentang berbagai macam perkembangan bangsa termasuk dinamika politik nasional, dan Pak Ryamizard memang biasa,” ucap Hasto.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Sempat Ikut Rapat di DPP PDIP

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo mengikuti rapat dengan elite PDIP di DPP PDIP Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/10).
Pertemuan itu dihadiri oleh Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, Wasekjen PDIP Hasto Kristianto dan mantan KSAD Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu.
“Mas Tjahjo memimpin rapat yang berkaitan dengan agenda partai usai Rakernas,” kata Hasto saat mendatangi rumah Megawati di Jl Teuku Umar, Jakpus.
Hasto mengatakan, Jokowi yang hadir dalam rapat memberikan komentar terkait agenda kerja partai dan soal struktur kabinet.
“Jokowi lebih banyak komentar tentang banyak agenda kerja hingga persiapan yang diberikan kepada kami terkait agenda Pak Presiden di dalam mengimplementasikan. Tentu saja secara prioritas pengumumam kabinet saat ini sesuai dengan ketentuan,” kata Hasto.
Sedangkan Ryamizard hadir untuk memberikan saran dan masukan terkait dinamika politik nasional. 
“Masukan tentang berbagai macam perkembangan bangsa termasuk dinamika politik nasional, dan Pak Ryamizard memang biasa,” kata Hasto.

Artikel ini ditulis oleh:

Medco Alihkan Gas Blok A ke Pertamina

Jakarta, Aktual.co —  PT Medco E&P Indonesia akan mengalihkan aliran gas produksi Blok A, Aceh, ke PT Pertamina (Persero) yang berdasarkan rencana sebelumnya ke PT Pupuk Iskandar Muda. Skema pengalihan tersebut mempertimbangkan efisiensi.

“Pengaliran gas Blok A ke Pertamina lebih dekat dibandingkan PIM,” ujar Direktur Pengembangan Medco E&P Indonesia Eka Satria di Jakarta, Kamis (23/10).

Sementara, pengaliran gas dari Pertamina ke Pupuk Iskandar Muda (PIM) juga dekat, sehingga kebutuhan pabrik pupuk tersebut nantinya dipasok Pertamina. Pengaliran gas Blok A ke Pertamina yakni pipa Arun-Belawan yang dimiliki anak perusahaan, PT Pertagas, hanya memerlukan pengadaan pipa sepanjang enam km. Namun, kalau gas Blok A dialirkan ke PIM sesuai skenario awal, maka pipa yang diperlukan sekitar 175 km.

“Jauh bedanya,” katanya.

Pembangunan pipa yang lebih pendek membuat biaya pengadaan lebih rendah dan pekerjaan menjadi lebih cepat. Di sisi lain, pengalihan skema tersebut tidak mengubah harga gas ke PIM.

Ia mengatakan, Blok A akan mengalirkan gas ke pipa Arun-Belawan sebanyak 63 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Dari volume tersebut, sebanyak 55 MMSCFD akan dipasok Pertamina ke PIM dan sisanya konsumen lain.

Eka menambahkan, skema pengalihan tersebut menunggu persetujuan Menteri ESDM dikarenakan perubahan alokasi gas. Kalau skema disetujui, maka pihaknya akan mulai membangun fasilitas produksi Blok A pada kuartal pertama 2015.

“Kami targetkan pada 2017, Blok A sudah berproduksi,” ujarnya.

Sebelumnya, Dirut Pertagas Hendra Jaya mengatakan, pihaknya mengincar pasokan gas dari tiga blok yang berlokasi di Aceh.

Selain Blok A, Pertagas juga berharap mendapatkan gas dari Blok North Sumatera Offshore (NSO) yang dikelola ExxonMobil dan Krueng Mane yang dioperasikan Eni Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Terkendala Pengangkutan

Jakarta, Aktual.co —Manajer Pasar Induk Buah dan Sayur Mayur Kramat Jati, H Salam mengatakan bahwa selama sepekan ini sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kramat Jati, Jakarta Timur mengalami kendala dalam pengangkutan. 
Menurutnya, biasanya dalam sehari pengangkutan mencapai 10 truk. Namun sudah sepekan ini hanya 5-7 truk. Sehingga setiap harinya sampah tersisa di TPS.
“Kami sudah berupaya mengatasi dengan cara menyewa truk dari PT AJB karena sifatnya darurat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (23/10). 
Salam menjelaskan, pengangkutan sampah saat ini terhambat oleh proses lelang yang belum tuntas. TPS di Pasar Induk Kramatjati mampu menampung 200 kubik sampah setiap harinya, namun yang dapat diangkut maksimal hanya 140 kubik. Sehingga setiap hari tersisa 60 kubik yang tidak terangkut.
“Itupun kami harus membayar langsung. Setiap truk Rp 200-250 ribu. Kalau tidak diatasi begitu, ya makin numpuk,” paparnya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pramono: Jokowi Tak Mau Menterinya Terjerat Korupsi

Jakarta, Aktual.co — Politikus PDI Perjuangan Pramono Anung mengatakan, penundaan pengumuman nama-nama menteri lantaran Presiden Jokowi tidak ingin ada  menteri yang nantinya terjerat kasus korupsi.
“Karena ini untuk kebaikan bersama. Karena dalam waktu yang lalu ada tiga menteri yang terjerat kasus korupsi,” kata Pramono di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/10).
Menurutnya, kehati-hatian pemerintah dalam menentukan kabinetnya dengan berkonsultasi kepada KPK dan PPATK adalah peringatan bagi para politisi agar berhati-hati terhadap rekam jejak mereka masing-masing.
“Jangan nanti kemudian, rekam jejak itu bisa terhapuskan. Ini yang kemudian sangat positif dari proses yang dilakukan pak Jokowi,” kata dia.
Pramono menjelaskan, dalam pemilihan kabinet Jokowi tidak sendiri, melainkan bersama JK.
“Mereka membuat rumusan kabinet dengan intens,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain