21 April 2026
Beranda blog Halaman 42545

Presiden Jokowi Diminta Hentikan ULN dan Pengadilan Pajak

Jakarta, Aktual.co — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Trisakti yang diusung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, memiliki pemahaman bahwa APBN sebagai instrumen mendorong ekonomi menjadi lebih mandiri. Hal ini yang dilihat oleh Perkumpulan Prakarsa sebagai suatu tantangan yang harus diselesaikan.

Seknas Perkumpulan Prakarsa AH Maftuchan mengatakan bahwa, jika ingin menjadi ekonomi yang mandiri harus melakukan optimalisasi secara besar-besaran terhadap sumber pembiayaan pembangunan.

“Kalau sumbernya aja bermasalah, hasil pembangunannya ngga akan searah sama pembangunan kita,” ujar Maftuchan di Jakarta, Minggu (2/11).

Menurut Maftuchan jika Presiden Jokowi ingin melakukan APBN Trisakti, maka ada beberapa kebijakan yang perlu dihentikan, yaitu kebijakan Utang Luar Negeri (ULN) dan Pengadilan Pajak.

“Jika ULN  masih andalan pemerintah, maka pemerintahan kedepan tidak akan melakukan banyak perubahan untuk mewujudkan konstitusi yang kita miliki. Lalu terkait dengan pengadilan pajak ini aneh. Pengadilan pajak saat ini cuma ada di tiga kota, Jakarta, Jogja, dan Surabaya. Sementara untuk kasus penanganan pajak hakimnya hanya ada 50, ini minim sekali,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pawai Organik Ramaikan HUT Kota Batu ke-13

Malang, Aktual.co — Pemerintah Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Minggu (2/11) menggelar karnaval Organik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batu yang ke-13.

Pawai organik ini merupakan kampanye yang dilakukan oleh Pemkot, guna merealisasi program pertanian organik yang diprogramkan sejak 2014.

Eddy Rumpoko, wali kota Batu menegaskan, saat ini pertanian organik memiliki posisi yang penting untuk pengembangan pariwisata di kota Batu.

“Fokus kita adalah pertanian organik untuk perkembangan pariwisata,” kata Eddy di Batu, Malang, Jawa Timur, Minggu (2/11).

Pertanian organik yang ramah lingkungan, lanjut Eddy, sangat baik untuk menelurkan hasil pertanian di kota Batu yang selama ini cukup diminati.

“Tak hanya itu, karnaval ini juga agenda rutin tahunan untuk pengembangan pariwisata,” tuturnya.

Dalam acara pawai ini, beberapa peserta dari 24 desa turut hadir memamerkan hasil tani organiknya.

Tak hanya itu, warga juga terhibur dengan hadirnya beberapa kejutan seperti parade ‘Halloween’ dari museum angkut serta kehadiran tokoh Mahabarata yang juga turut meramaikan acara karnaval.

Artikel ini ditulis oleh:

FITRA: Harusnya APBN jadi Instrumen Ideologis Perekonomian

Jakarta, Aktual.co — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) seharunya menjadi instrumen ideologis dan jangkar perekonomian untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Hal tersebut disampaikan Koalisi Masyarakat Sipil dalam diskusinya dengan media terkait APBN Trisakti yang diusung pemerintahan Jokowi JK, di Jakarta, Minggu (2/11).

Sekretaris Nasional Forum Indonesia Transparansi Anggaran (FITRA) yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil, Yenny Sucipto meminta Presiden Jokowi untuk segera menyusun APBN Trisakti sebagai perubahan dalam kebijakan anggaran negara.

“‘Kebiajakan negara ini harus menjadi instrumen penguatan dan daya tahan ekonomi nasional supaya Indonesia menjadi bangsa yang dihormati, tidak diintervensi dari elite politik, dan mendorong kesejahteraan rakyat,” ujar Yenny.

Selain itu, Yenny juga meminta agar pemerintah baru lebih transparansi  dalam akuntabilitas perpajakan.

“Sumber Daya Alam tidak transparansi. Ada 60 persen perusahaan tambang di Indonesia tidak bayar pajak tiap tahun. Ini PR Jokowi kedepannya untuk membangun sistem dalam optimalisasi pembangunan negara. Menyusun kembali kontrak-kontrak kerjasama berdasarkan keadilan,” imbuhnya.

Untuk diketahui bahwa pada tahun 2013 total realisasi pajak PPh Migas sebesar Rp83 triliun, sementara target pendapatan PPh Migas 2013 sebesar Rp74 triliun. Menurut LKPP ditemukan adanya inkonsistensi pengguanaan tarif PPh Migas dan perhitungan Bagi Hasil Migas akibatnya pemerintah kehilangan potensi penerimaan sebesar Rp2,35 triliun.

Artikel ini ditulis oleh:

Mentan Baru Diingatkan untuk Perhatikan Sektor Pertanian

Jakarta, Aktual.co — Meski sudah menjabat sebagai Menteri Pertanian yang baru,  Amran Sulaiman diingatkan agar memperhatikan sektor pertanian. Salah satunya adalah terkait izin usaha perkebunan.

Wakil Direktur Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM), Wahyu Wagiman menyebut, ada beberapa masalah yang sangat krusial di sektor pertanian itu.

“Sebagian besar lahan perkebunan bermasalah sejak pemberian izin dari Kementerian Pertanian,” kata Wahyu dalam diskusi “Pekerjaan Rumah Menteri Pertanian Era Jokowi-JK” di Cikini, Jakarta, Minggu (2/11).

Wahyu mengatakan, Amran harus mereview kembali izin usaha perkebunan yang diberikan dan diterima perusahan perkebunan besar. Dengan begitu, kata dia, bisa menghindari konflik antara perusahaan dengan petani.

“Mentan kaji izin usaha yang dikeluarkan untuk menghindari konflik perusahaan dengan petani,” ucapnya.

Menurut Wahyu, Kementan juga perlu melakukan uji tuntas HAM. Semua regulasi yang dikeluarkan Kementan, kata dia, harus memperhatikan kepentingan masyarakat. Wahyu berpendapat dengan tidak melibatkan masyarakat dalam proses pemberian izin menjadi penyebab awal terjadinya konflik.

“Lahan masyarakat dikonversi tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Abu Sayyaf Tewaskan Enam Tentara Filipina

Jakarta, Aktual.co — Gerilyawan Abu Sayyaf menewaskan enam tentara di Filipina Selatan, kendatipun militer melancarkan serangan terhadap kelompok yang punya hubungan dengan Al Qaida itu.

Dikutip AFP, Minggu (2/11), tentara melakukan patroli di pulau Basilan ketika mereka diserang oleh sekitar 20 petempur bersenjata berat.

Juru bicara militer daerah itu Kapten Rowena Muyuela mengatakan juga “kemungkinan jatuh korban di pihak Abu Sayyaf”.

Insiden itu terjadi kendatipun militer melancarkan serangan akhir pekan terhadap Abu Sayyaf di pulau Jolo, 129km dari Basilan.

Pada Sabtu pasukan terlibat pertempuran dengan sekitar 60 petempur Abu Sayyaf di Jolo dan bahkan menggunakan helikopter tempur untuk menghantam posisi-posisi mereka, kata militer.

Muyuela tidak dapat mengatakan apakah serangan terbaru di Basilan itu ada kaitannya dengan aksi kekerasan di Jolo.

Dua pulau berhutan lebat itu dikenal sebagai pangkalan-pangkalan Abu Sayaf yang didirikan tahun 1990-an atas biaya dari jaringan Al Qaida pimpinan Osama bn Laden.

Kelompok itu dituduh terlibat serangan-serangan teror paling buruk dalam sejarah negara itu termasuk ledakan-ledakan bom dan penculikan-penculikan massal para warga Kristen dan warga asing.

Kelompok itu melakukan pemerasan dan kejahatan, menuntut uang tebusan yang besar kepada para korban penculikan.

Abu Sayyaf baru-baru ini berjanji setai kepada kelompok IS (Negara Islam), kendatipun para pejabat militer dan pemerintah mengatakan bahwa ini hanya satu gerakan propaganda untuk meningkatkan citra mereka.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Diminta Jangan Pilih Jaksa Agung dari Kalangan Parpol

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo, disarankan untuk tidak memilih Jaksa Agung dari partai politik. Hal ini untuk menghindari adanya konflik kepentingan dalam setiap penanganan kasus, yang melibatkan internal parpol itu.

“Nah kalau begitu, maka kasus yang mengenai partainya bisa di hentikan, (SP3),” kata Mantan Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung Chairul Imam dalam diskusi bertajuk “Polemik Calon Jaksa Agung asal Parpol” di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (2/10).

Dia mengatakan, jika presiden Jokowi ingin membantu kerjanya untuk memberantas korupsi, maka harus memilih Jaksa Agung dari internal kejaksaan. “Kalau Jokowi ingin melancarkan kerjanya, harus (pilih) orang dalam,” demikian bekas Jaksa yang mengabdi di korps Adhiyaksa selama 38 tahun itu.

Seperti diketahui Jokowi masih tarik ulur mencari posisi Jaksa Agung, banyak nama muncul di permukaan dari eksternal dan Internal. Dari Internal muncul nama kuat Plt Jaksa Agung Andhi Nirwanto, Jamidsus Widyo Pramono, Kajati Jawa Barat Ferry Wibisono, Staf Ahli Jaksa Agung Farid Haryanto. Kemudian Ketua PPATK M. Yusuf, mantan Jamwas Marwan Effendi dan mantan Jampidum 2006 H.M Prasetyo.

Sedangkan dari eksternal muncul nama mantan Ketua PPATK Yunus Husein, mantan anggota UKP4 Mas Achmad Sentosa serta Politisi PDI-Perjuangan Trimedja Panjaitan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain