21 April 2026
Beranda blog Halaman 42594

Pemprov DKI Terapkan E-Money

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk menerapkan transaksi menggunakan uang elektronik atau e-money pada sejumlah bidang sebagai upaya mengurangi pemakaian uang tunai.
“Kami akan paksa semua orang di DKI kalau naik kendaraan umum harus pakai e-money (uang elektronik) menuju era masyarakat tanpa transaksi keuangan tunai,” kata Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta, Jumat (31/10).
Menurut dia, pemakaian uang elektronik juga akan diterapkan pada penghuni rumah susun, pengguna bis tingkat, pedagang kaki lima, hingga penerima kartu Jakarta Pintar “Dengan menggunakan kartu jauh lebih efisien dan memudahkan serta tidak bisa disalahgunakan,” kata Basuki.
Ia menargetkan Jakarta akan menuju era dimana pemakaian uang tunai menjadi tidak ada karena sudah digantikan dengan uang elektronik.
Jadi kalau mau bayar parkir, belanja di PKL, naik bus, cukup menggunakan karu sebagai alat transaksi, kata dia.
Selain itu, tambah Ahok penggunaan uang elektronik akan memudahkan mendata orang miskin dan mencegah manipulasi karena bantuan yang diberikan cukup diberikan melalui tranfer uang dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Ia juga berencana pada 2015 semua transaksi dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) khusus di bawah Rp25 juta harus menggunakan sistem transfer antarrekening.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Korupsi e-KTP, KPK Periksa 2 Saksi

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi tampaknya terus menggeber pemeriksaan saksi-saksi atas kasus dugaan korupsi proyek mengadaan kartu tanda penduduk elektronik yang merupakan program Kementerian Dalam Negeri. Penyidik KPK, Jumat (31/10) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi.
Saksi yang bakal diperiksa anatara lain mantan Sales Director PT Oracle Indonesia Tunggul Baskoro dan Countru Manager Commercial and Public Sector PT Hewlett Packard Indonesia‬ Sofran Irchamni. Keduanya bakal dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Sugiharto.
“Keduanya bakal dimintai keterangan sebagai saksi untuk Sugiharto,” kata Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di kantor KPK.
Sebelumnya dalam kasus ini KPK kembali melakukan penggeledahan di 2 lokasi berbeda. Di Cibubur KPK melakukan penggeledahan 2 rumah milik saksi, dan di lokasi berbeda yaitu, Citayam, Bogor penyidik melakukan penggeledahn satu rumah.
Sugiharto adalah Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Sugiharto.
Dalam proyek bernilai Rp6 triliun itu, Sugiharto menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. Dia diduga melanggar Pasal 2 ayat 1 subsidair Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ke-1 juncto Pasal 64 ke-1 KUHP. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Bos Pertamina Harus Independen dan Bebas Kooptasi Keluarga Soemarno

Jakarta, Aktual.co — Masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Muhammad Husen akan segera berakhir pada 1 November 2014. Maka dari itu, Dewan Komisaris dan Pemerintah harus segera menemukan dan memutuskan sosok Dirut Pertamina yang baru. Sosok seperti apakah yang harus mengisi posisi tertinggi di BUMN strategis yang menjadi tulang punggung pendapatan Negara itu?

Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara menyebut Pemerintah harus menempatkan sosok yang berintegritas, amanah, profesionalisme, bersih, bebas KKN dan yang terpenting juga bebas dari kepentingan mafia. Seorang Dirut Pertamina haruslah sosok yang tidak boleh tunduk terhadap intervensi dari pihak manapun selain Presiden.

“Dirut Pertamina haruslah orang yang bisa taat dan tunduk terhadap Undang-Undang, sehingga tidak dapat diintervensi baik dari partai politik maupun dari kooptasi keluarga Soemarno yang jelas telah menguasai sektor BUMN dan ESDM. Jika mendapat intervensi dia harus segera berkordinasi dengan Presiden,” kata Marwan kepada Aktual.co, Jumat (31/10).

Lanjutnya, ia merekomendasikan agar calon Dirut Pertamina adalah orang yang memiliki kemampuan tatakelola hulu-hilir dan kemampuan manajemen yang baik. Ia merekomendasikan agar Dirut Pertamina yang baru berasal dari internal Pertamina sendiri agar ada proses percepatan transformasi dan sudah memahami seluk beluk dalam perusahaan.

“Saya merekomendasikan dirut Pertamina dari Internal. Agar yang sudah memahami kondisi pertamina saat ini dan memiliki jenjang karier yang terukur,” tambahnya.

Selain itu, Marwan menyarankan agar Presiden Jokowi melakukan tahapan uji fit and proper melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti yang dilakukan terhadap pembentukan kabinetnya.

“Memang sih tidak ada aturannya harus seperti itu, meski tidak ada akan lebih bagus kalau itu dilakukan agar konsisten seperti pemilihan Menteri kemarin dan itu sudah sepantasnya mengingat ini merupaka BUMN besar,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemprov DKI Akan Pasang Alat Deteksi Bencana

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera memasang alat khusus sistem peringatan bencana di lima kelurahan rawan banjir yang ada di Kota Jakarta.
“Alat pendeteksi bencana itu akan kami pasang sebagai salah satu persiapan memasuki musim hujan yang sering kali menimbulkan bencana banjir di wilayah Kota Jakarta,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Bambang Suryawardana di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (31/10).
Menurut dia, lima kelurahan yang akan dipasangi alat tersebut, antara lain Kelurahan Rawa Buaya, Kelurahan Kampung Melayu, Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Petogogan dan Kelurahan Ulujami.
“Teknisnya, nanti alat tersebut akan dipasang secara tersebar di 15 titik, yaitu di tiga RW yang terdapat di masing-masing kelurahan,” ujar Bambang.
Dia menuturkan alat tersebut merupakan bantuan atau hibah dari perusahaan Japan Radio Company. Alat yang juga dilengkapi dengan sirine dan pengeras suara itu nantinya akan dipasang di atas tiang.
“Alat tersebut didatangkan langsung dari Jepang dan tiang-tiang yang dibutuhkan untuk memasang alat tersebut sudah tersedia seluruhnya. Sehingga, kini tinggal menunggu pemasangan alat itu saja,” tutur Bambang.
Saat diaplikasikan, dia mengungkapkan alat khusus yang berasal dari Jepang itu selanjutnya akan memberikan informasi mengenai ketinggian permukaan air pada sungai-sungai yang melewati lima kelurahan tersebut.
“Alat itu juga memberikan informasi mengenai ketinggian air di kawasan Puncak (hulu). Apabila terjadi peningkatan, maka alat itu akan berbunyi, dan warga harus segera mempersiapkan diri melakukan antisipasi banjir,” ungkap Bambang.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Sebanyak 35 Pengusaha Bentuk Asosiasi Perjalanan Haji

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 35 pengusaha biro perjalanan haji dan umrah di Jawa Timur siap membentuk asosiasi baru penyedia perjalanan haji dan umrah guna meningkatkan kualitas layanannya kepada setiap jamaah.

“Dengan adanya asosiasi, kami ingin mencari kesamaan kesepahaman. Ini bukan ‘pure business’ tapi bantu jamaah supaya perjalanan haji atau umrah mereka dapat dilakukan dengan baik dan dilaksanakan oleh penyelenggara perjalanan haji dan umrah yang memiliki izin,” kata Presiden Direktur Isbir Tour & Travel H Fauzi Mahendra di Surabaya, Jumat (31/10).

Menurut dia, hingga saat ini di Jatim ada 44 perusahaan biro perjalanan haji dan umrah yang sudah mempunyai izin usaha. Sementara, mereka yang tidak memiliki izin justru jumlahnya bisa mencapai 300an perusahaan di provinsi ini.

“Pada umumnya, kendala belum adanya kepemilikan izin usaha itu karena Kementerian Agama (Kemenag) memberlakukan keterbatasan saat memberikan izin penyelenggara haji. Akibatnya, ada salah satu perusahaan yang ingin mengurus perizinan harus menunggu hingga dua tahun,” ujarnya.

Akan tetapi, jelas dia, sampai sekarang dikeluarkannya izin usaha penyelenggaraan perjalanan haji diberikan oleh Kemenag Pusat. Di sisi lain, peran Kemenag di daerah hanya berwenang untuk menyeleksi perusahaan itu.

“Semua izin memang dari pusat. Dan dalam waktu dekat justru akan diberlakukan kebijakan baru yakni pengusaha yang tidak berizin terancam ditutup usahanya jika memang bisnisnya tidak aktif,” katanya.

Alasan lain segera dibentuknya asosiasi, tambah dia, untuk membenahi sistem layanan perjalanan haji dan umroh di Tanah Air. Penyebabnya, ada beberapa perusahaan perjalanan haji dan umroh yang memberikan janji manis kepada calon jamaah haji maupun umroh. Padahal, masyarakat menginginkan layanan nyaman dan memiliki kualitas baik.

“Akibatnya sebagian pengusaha jasa layanan ibadah haji umrah ini masih menuai banyak keluhan dari konsumen terutama berkaitan dengan kualitas layanannya,” katanya.

Kenakalan oknum tidak bertanggung jawab itu, sebut dia, memicu keresahan sejumlah pengusaha jasa layanan ibadah haji umrah yang berizin. Apalagi, mereka ikut terkena dampak dari kinerja pengusaha jasa layanan haji nakal tersebut.

“Di lain pihak, pembentukan asosiasi baru ini sudah mendapat dukungan dari Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Indonesia (Amphuri) Pusat dan pemerintah melalui Kakanwil Haji. Mereka meminta kami ikut membenahi layanan biro perjalanan haji dan umroh yang nakal,” katanya.

Dengan begitu, lanjut dia, pada masa mendatang seluruh pengusaha khususnya anggota asosiasi haji semakin berdisiplin. Selain itu mampu memberikan pelayanan maksimal kepada tiap jamaah.

“Sampai sekarang, beberapa anggota masih melakukan koordinasi untuk melakukan pembentukan asosiasi baru yang rencananya diresmikan pada Desember 2014.

“Hal itu untuk memikirkan bagaimana pembentukan pengurusan maupun nama asosiasi baru karena kami catat ada lima nama yang diusulkan oleh para anggota,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berikut Agenda Paripurna DPR Tandingan

Jakarta, Aktual.co — Setelah menunggu sekitar satu jam lamanya pintu ruang rapat sidang paripurna yang tidak terbuka. Sejumlah fraksi politik koalisi Indonesia hebat (KIH) menggelar sidang paripurna di ruang sidang Fraksi PDI Perjuangan, di gedung KK 2, gedung DPR RI Jakarta.
Pimpinan sidang sementara paripurna tandingan, Ida Fauziah menuturkan jika berdasarkan pertemuan rapat konsultasi yang terdiri anggota dewan dan fraksi politik pada Kamis (30/10) membawa tiga agenda sidang.
“Rapat paripurna hari ini adalah pembacaan mosi tidak percaya kepada pimpinan DPR ini. Penetapan pimpinan DPR RI,” ucap Ida saat membacakan agenda sidang paripurna, di ruang sidang Fraksi PDIP, di Jakarta, Jumat (31/10). (Baca: Prabowo Kalah Saja Tak Bentuk Presiden Tandingan)
“Ketiga, menetapkan nama-nama pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan,” tambahnya.
Untuk diketahui, pimpinan sidang sementara selain Ida Fauziah dari PKB, Syaifullah Tamliha dari PPP, Effendi Simbolon dari PDIP, Supriyadin dari Nasdem, dan Dossy Iskandar dari Hanura.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain