17 April 2026
Beranda blog Halaman 42595

Penetapan Tersangka La Nyalla, Sekjen BTN: Ini Soal Organisasi

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Jenderal Badan Tim Nasional (BTN), Sefdin Syaefuddin, membenarkan pemberitaan terkait penetapan tersangka Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) wilayah Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti, oleh Polda Sulawesi Selatan.

Penetapan status tersangka itu diberikan kepada pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI itu, atas kasus dugaan pencemaran nama baik, terhadap Kadir Halid, beberapa waktu lalu.

“Iya memang ada pemberitaan itu,” kata Sefdin kepada Aktual.co, Kamis (30/10).

Ditegaskan Sefdin yang juga sebagai orang dekat La Nyalla, permasalahan itu, bukanlah permasalahan personal, namun permasalahan organisasi yaitu, PSSI.

“Inikan persoalan organisasi, jadi masalah ini sedang dikaji oleh tim hukum dari PSSI, bagaimana untuk menanganinya,” tegasnya.

Seperti diberitakan Aktual.co sebelumnya, La Nyalla Mattalitti resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulsel, terkait dengan pencemaran nama baik Kadir Halid.

Dikatakan Kanit III Subnit II Dit Reskrimsus Polda Sulsel, Kompol S Sitorus, pencemaran nama baik yang dilakukan pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI itu, terhadap Kadir Halid, adalah melalui media elektronik dan media cetak.

“Berdasarkan laporan polisi No Pol: LPB/115/III/2014/SPKT tanggal 01 Maret 2014, Yang bersangkutan (La Nyalla) sudah ditetapkan tersangka setelah dilakukan gelar perkara pekan lalu,” katanya, Selasa (28/10).

Artikel ini ditulis oleh:

Seminar Internasional Konflik Timur Tengah

Mantan Menlu Hasan Wirayuda (kanan), Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (tengah), Sekjend ICIS Hasim Muzadi (kanan), dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) menjadi pembicara dalam Seminar Internasional Timur Tengah: Konflik dan Proses Demokratisasi (Arab Spring) di Pesantren Al-Hikam, Depok, Jawa Barat, Kamis (30/10/2014). Seminar membahas perkembangan politik, kebangsaan, dan keagamaan di kawasan Timur Tengah yang terus diwarnai kekerasan serta munculnya gerakan radikal ISIS (Islamic States of Iraq and Syria) yang berpotensi mengancam stabilitas keamanan dunia. AKTUAL/JUNADI MAHBUB

Ical: Jangan Sampai Ada Pemerintah Tandingan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie mengatakan bahwa pembentukan parlemen tandingan oleh fraksi politik koalisi Indonesia hebat (KIH) sudah merusak tatanan negara demokrasi.
“Itu sesuatu ketidakdewasaan di dalam berdemokrasi, itu semua merusak nanti,” ucap pria yang akrab di sapa Ical ketika usai menghadiri acara muktamar PPP ke VIII versi Suryadharma Ali, di Jakarta, Kamis (30/10).
Ia pun sempat mengilustrasikan, jika dalam pemerintahan Presiden Jokowi juga terdapat pemerintah tandingan, akibat ketidak puasan dalam penyelenggaraan Pilpres kemarin.
“Bayangkan saja kalau kemudian ada lagi yang membuat pemerintah tandingan, kan tidak boleh seperti itu,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pra Munas Golongan Karya IX

Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso (kedua kiri) bersama Agus Gumiwang (kiri), Zainudin Amali (kedua kanan) dan Airlangga Hartarto menyampaikan pandangan ketika silaturahami 50 tahun Partai Golkar dan menyongsong Munas IX di Jakarta, Kamis (30/10/2014). Kegiatan yang mengangkat tema Mewujudkan Visi 2045 Melalui Regenerasi Kepemimpinan Partai Gokar tersebut sebagai ajang silaturahmi serta menyiapkan regenerasi untuk lebih memajukan partai berlambang beringin itu. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Jangan Anggap Sepele Gusi Berdarah Saat Sikat Gigi!

Jakarta, Aktual.co — Gusi berdarah saat menyikat gigi adalah salah satu tanda awal masalah gusi yang kerap dianggap sepele namun sebenarnya tidak boleh diabaikan, kata drg. Sandra Olivia, MARS, SpPerio.
“Sakit gusi itu seperti silent disease, baru ketahuan setelah sudah parah, tidak seperti gigi yang langsung terasa sakit bila bermasalah,” kata staf pengajar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia di Jakarta, Kamis (30/10).
Sandra menjelaskan gusi yang dibiarkan bermasalah akan berdampak langsung pada kesehatan gigi.
“Gusi dan tulang di dalamnya adalah struktur penyangga gigi, bila penyangganya sakit maka gigi pun tidak akan berfungsi dengan baik,” papar dia.
Menurut Sandra, radang gusi (gingivitis) ditambah dengan berbagai faktor seperti kebersihan mulut yang tidak dijaga, susunan gigi yang berantakan serta tambalan gigi yang kurang bagus dapat menyebabkan radang tulang (periodontitis).
“Periodontitis bisa membuat gigi lepas secara tiba-tiba meski sebelumnya tidak ada masalah,” jelas dia.
Perempuan yang menggeluti spesialisasi struktur pendukung gigi seperti gusi itu memaparkan fakta bahwa penyakit gusi telah diderita oleh mayoritas masyarakat perkotaan di Indonesia.
Berdasarkan data Indonesia Dental Health Profile pada 2000 silam, 88,67 persen masyarakat terbukti memiliki penyakit gusi. Sementara itu, berdasarkan Survei Kesehatan Rumah Tangga pada 2011, tercatat bahwa enam dari sepuluh orang di Indonesia memiliki masalah gusi.
Oleh karena itu, dia mengingatkan agar masyarakat segera memeriksakan diri ke dokter gigi bila kerap mengalami gusi berdarah.

Musim Hujan, Jakbar dan Jakut Diprediksi Paling Rawan Banjir

Jakarta, Aktual.co —Daerah Jakarta Barat dan Jakarta Utara diperkirakan akan menjadi daerah yang paling banyak mengalami banjir di musim hujan tahun ini. 
Kepala Seksi Informatika Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI  Bambang Surya Putra mengatakan di musim hujan nanti ada 125 Kelurahan atau kemungkinan 615 Kecamatan yang diperkirakan terendam banjir.
Kelurahan itu, kata dia, merupakan wilayah-wilayah yang dilalui sungai besar. Seperti Kali Ciliwung, Kali Angke, Kali Krukut dan Kali Sunter.
“Paling banyak itu kelurahan di wilayah Jakarta Barat dan Utara (Jakut). Kemudian di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan dengan proporsi seimbang,” katanya, Kamis (30/10).
Namun ditegaskannya kalau itu baru sebatas perkiraan. Sebab Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) belum memberi informasi secara jelas, rinci dan detail. 
“Itu untuk prediksi kontijensi. Tetapi kita belum dapat informasi detail dari BMKG apakah curah hujan tahun ini lebih besar dari tahun kemarin atau tidak,” ujarnya.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga sudah mengakui di musim penghujan yang sebentar lagi tiba Jakarta kemungkinan akan kembali mengalami banjir. 
Dia bahkan mengimbau warga yang tempat tinggalnya sering ‘langganan’ banjir, agar bersiap untuk mengungsi lagi.
“Ya siap-siap ngungsi aja,” ujar Ahok di Balaikota DKI, Kamis (30/10).
Kata dia, dirinya mengimbau seperti itu lantaran proyek-proyek untuk mengantisipasi banjir di Jakarta seperti normalisasi sungai, relokasi warga bantaran sungai, dan perbaikan pompa, hingga saat ini belum sepenuhnya rampung.
“Di sungai itu kan ada rumah. Rumah-rumah di bantaran itu belum selesai semua. Normalisasi Kali Ciliwung juga belum selesai semua padahal yang paling bahaya dan rentan banjir itu kan Ciliwung. Pompa kita juga belum beres kaya di Sentiong sama Marunda. Kita masih kerjakan itu,” ujarnya.
Meski akui proyek antisipasi banjir meleset, Ahok tetap saja mengklaim persiapan banjir tahun ini masih lebih baik ketimbang dua tahun lalu. 
Alasannya, saat ini proyek-proyek penanganan banjir sudah dikerjakan. Meski meleset. 
“Kalau dibandingkan dua tahun lalu ya kita lebih siap. Semua penanganannya masih dalam proses, relokasi, sodetan segala macem. Pompa kita lebih beres kan, pompa waduk pluit udah beres, pompa pasar ikan udah beres,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain