17 April 2026
Beranda blog Halaman 42596

Arema Jalani Latihan di Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Klub Arema Cronus, setelah memastikan satu tempat di semifinal Indonesia Super League (ISL) 2013/2014, langsung menjalani pemusatan latihan di Jakarta, tempat pertandingan penentuan menuju puncak.

Anak asuh Suharno itu sejak Kamis (30/10), telah berada di Jakarta dan tinggal di salah satu hotel di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Memang benar tim sekarang sudah di Jakarta untuk menjalani pemusatan latihan sebelum turun di semifinal,” kata Media Officer Arema Indonesia, Sudarmaji, saat dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis.

Klub kebanggaan warga Malang Raya itu, dipastikan lolos ke semifinal setelah sukses menahan imbang 2-2 tuan rumah Semen Padang di Stadion Agus Salim, Padang, Rabu (29/10), dengan skor 2-2. Dengan hasil ini kedua tim memiliki poin yang sama yaitu 11 poin.

Hanya saja, klub Singo Edan yang berhak mendampingi Persipura untuk melaju ke semifinal. Bagi Semen Padang hasil pertandingan tersebut tentu mengecewakan, apalagi pertandingan penentuan itu diwarnai dengan kurang tegasnya kepemimpinan wasit Novari Ikhsan.

Sesuai dengan rencana, pertandingan semifinal ISL 2013/2014 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 4 November. Adapun pertandingan final dijadwalkan di tempat yang sama tiga hari berikutnya.

Sudarmaji menambahkan, salah satu tujuan menjalani pemusatan latihan di Jakarta supaya masa recovery (pemulihan) pemain cukup panjang. Kondisi berbeda jika kembali ke Malang. Masa recovery akan terpotong, apalagi pertandingan semifinal kemungkinan besar di Jakarta.

“Kami ingin persiapan ini tidak hanya untuk semifinal, tapi untuk final juga,” pria yang sebelumnya berkecimpung di dunia jurnalistik itu.

Singo Edan Arema Indonesia pada semifinal akan menghadapi juara Grup 1 yaitu Persib Bandung. Pertandingan kedua tim ini dipastikan seru karena selama ini memiliki rivalitas yang tinggi. Begitu juga dengan suporternya.

Baik Arema Indonesia maupun Persib Bandung memiliki dukungan fanatik dari suporter dan selama ini keduanya sering melakukan gesekan. Kondisi ini jelas akan menjadi pantauan tersendiri dari aparat keamanan.

Artikel ini ditulis oleh:

Artha Meris Kembali Jalani Sidang Terait Kasus SKK Migas

Terdakwa kasus dugaan suap di lingkungan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Artha Meris Simbolon (kanan) mengikuti sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (30/10/2014). Artha Meris Simbolon didakwa menyuap mantan kepala SSK Migas, Rudi Rubiandini sebesar 522.500 dolar AS untuk menurunkan formula harga gas yang dijual Pertamina kepada PT Kaltim Parna Industri. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Jaksa Hadirkan 5 Saksi di Sidang Riefan Afrian

Terdakwa Direktur Utama PT Rifuel, Riefan Afrian (tengah) ketika menjalani sidang lanjutan kasus videotron dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (30/10/2014). Jaksa penuntut umum menghadirkan lima orang saksi dalam kasus videotron yang melibatkan Riefan Afrian disebut yang merugikan negara sebesar Rp 5,3 miliar pada proyek pengadaan videotron di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Usai “Blusukan” Menpora “Galau”

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mengaku, perasaannya sedang tidak karuan. Pasalnya, dalam “blusukan” pertamanya ke tiap-tiap cabang olahraga (cabor), dirinya mendapatkan banyak informasi mengenai olahraga Indonesia, baik yang negatif maupun positif.

Sejak pagi, Kamis (30/10), Menpora baru itu sudah melakukan kunjungan ke lima cabor antara lain atletik, anggar, tenis meja, squash, dan bulutangkis. Dari kelimanya, menurut Imam, hal baik yang bisa diambil adalah soal semangat.

“Saya terkesan sekali dengan kunjungan pagi ini, karena saya bisa bertemu dengan para tokoh olahraga dan mendengar apa yang menjadi aspirasi mereka,” kata Imam, Kamis (30/10).

“Semangat dan motivasi mereka (para cabor) sangat tinggi. Tinggal kemauan pemerintah untuk mendukung,” kata Imam.

Selain itu, Imam juga tidak lupa bertanya mengenai sarana dan prasarana dari lima cabang yang di kunjungi. Imam mengatakan, beberapa cabor yang disambanginya masih perlu banyak dukungan.

“Untuk urusan sarana dan prasarana, hanya cabor Squash menurut saya sudah baik. Kami (Kemenpora)  akan terus berusaha untuk mencari solusi dan memberi dukungan terhadap sarana prasaran yang dibutuhkan,” katanya.

Ia pun berharap bisa menggandeng pihak ketiga agar pelatnas cabor bisa mendapatkan dukungan lebih maksimal.

“Saya kira upaya untuk menggandeng pihak-pihak ketiga merupakan salah satu langkah yang dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana tiap cabor.

Artikel ini ditulis oleh:

Minta Maaf ke Jokowi, Ibu Tukang Sate Bersedia Tukar Nyawa

Jakarta, Aktual.co — Ibunda MA tersangka “bully” atau penghina Presiden Joko Widodo, Kamis, mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bersama kuasa hukumnya untuk membesuk dan meminta penangguhan penahanan atas anaknya.
“Dia (MA) penopang hidup keluarga mohon maafkan anak saya,” kata Mursidah (48) di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis.
Dalam kunjungannya siang itu, Mursidah beberapa kali mengucapkan kata maaf di hadapan awak media dan berharap pihak penegak hukum bisa menangguhkan penahanan atas anaknya.
“Bila perlu saya bersujud. Tolong maafkan anak saya. Saya tidak tahu harus bicara apa lagi. Bila perlu tukar dengan nyawa saya,” kata Mursidah kemudian bersujud di halaman depan kantor Bareskrim.
Mursidah menjelaskan bahwa MA adalah anak yang pendiam dan menghabiskan banyak waktunya di tempat kerja di sebuah rumah makan.
Selain itu Mursidah mengaku siap menggantikan anaknya untuk meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo.
“Saya tidak bisa membaca dan menulis tapi saya akan berusaha bilang ke Pak Presiden,” kata Mursidah.
Mursidah mendatangi Mabes Polri bersama kuasa hukum Abdul Aziz juga untuk meminta penangguhan penahanan.
“Untuk permohonan penangguhan penahanan, dia (MA) hanya korban dari konfrontasi situasi politik,” kata Abdul Aziz di Mabes Polri.
Sebelumnya MA ditangkap di rumahnya oleh kepolisian Mabes Polri, Kamis (23/10), karena diduga melakukan tindak pencemaran nama baik dan pornografi setelah memuat gambar Presiden Joko Widodo melalui akun Facebook-nya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Muktamar PPP, Islah Nasional untuk Rakyat

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Surya Darma Ali, bersama Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto, Aburizal Bakri, Amien Rais, Hatta Rajasa, Anis Matta dan Djan Faridz saat mengikuti acara Muktamar PPP di Sahid Hotel, Jakarta, Kamis (30/10/2014). Muktamar PPP yang digelar 30 oktober hingga 2 noveber ini mengusung tema Islah Nasional Untuk Rakyat. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Berita Lain