9 April 2026
Beranda blog Halaman 42650

Ahok Akui Serapan APBD DKI 2014 Rendah

Jakarta, Aktual.co —Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2014 sangat rendah. 
Dia beraIasan rendahnya penyerapan anggaran DKI disebabkan lambatnya proses tender yang dilakukan di Unit Layanan Pengadaan (ULP).
“Memang penyerapannya payah. Penyerapan anggaran kami (tahun ini) paling mentok 65 persen. Karena memang ULP lagi bermasalah,” ujar Ahok di Balaikota DKI, Selasa (28/10).
Selain itu, Ahok juga menyalahkan banyaknya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI yang belum mengerti e-katalog, sehingga enggan melakukan pengadaan barang lewat situ. 
“Persyaratan pengadaan lelang juga tidak dipenuhi, macam-macam lah,” ujarnya.
Namun Ahok menyangkal kalau penyerapan anggaran yang rendah berpengaruh terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta. Penghematan anggaran, ujarnya, justru telah dilakukan Pemprov DKI. “Kemarin kita udah potong anggaran. Lebih baik enggak usah dipakai, tahun depan baru kita kebut.”
Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PKS Rifkoh menilai pengelolaan APBD DKI Jakarta 2014 terburuk se-Indonesia. 
Penilaian itu berdasarkan pada rendahnya penyerapan anggaran di tahun 2014 ini dan penerimaan yang berkurang hingga Rp12 triliun.
Kata Rifkoh, kalangan dewan saja memprediksi sampai akhir tahun 2014 nanti penyerapan APBD DKI maksimal hanya tembus di kisaran 60-65 persen saja.
“Ya, saya kira terburuk se-Indonesia, bahkan mungkin se-dunia. Sebab yang saya tahu semua pemerintah daerah yang ada di Indonesia belum pernah ada yang mengalami penyerapan anggaran serendah yang dialami Jakarta seperti sekarang ini,” ujarnya, Senin (27/10) kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

Taufik Apresiasi Mendagri Turun Tangan di Polemik Perpu No 1

Jakarta, Aktual.co —Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M.Taufik menyambut baik keinginan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk ikut turun tangan menengahi polemik beda tafsiran antara dirinya dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengenai Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perpu) No 1 Tahun 2014 mengenai Pemerintahan Daerah.
Taufik mengaku senang dan mengapresiasi rencana Mendagri dalam polemik payung hukum pengangkatan Ahok sebagai Gubernur DKI.
“Saya sangat senang dan mengapresiasi Pak Tjahjo Kumolo untuk turun langsung. Ya memang begitu seharusnya ada dialog dengan DPRD untuk menafsirkan payung hukumnya. Tau sendiri kan kita juga sudah mengajukan tafsiran ke Mahkamah Agung (MA),” kata Taufik, di Gedung DPRD DKI Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (28/10).
Dia mengaku tak berpikir kalau ikut turun tangannya Tjahjo dalam polemik ini sebagai upaya PDI-P untuk memuluskan Ahok agar jadi Gubernur DKI. 
“Saya gak berpikir gitu, Ya baguslah saya mengapresiasi (turun tangannya Mendagri) karena memang seharusnya begitu. Terlepas nanti Undang-Undang apa yang akan dipakai ya kita terima. Gerindra tuh partai yang taat aturan,” ujarnya. 
Selain itu, Taufik juga membantah kalau dirinya ngotot mengajukan tafsirannya agar dirinya bisa menduduki posisi Gubernur DKI. Kata dia, dirinya tak punya kewenangan untuk mengatur itu.
“Ya saya gak ada kewenangannya, emang saya yang ngatur. Kan aturannya ada di DPP Gerindra. Itu pimpinan yang menentukan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Aplikasi Baru, Sebelum Mengecat Rumah Warnanya Bisa Dites Dulu di Gadget

Jakarta, Aktual.co — Dijaman era yang semakin canggih, banyak sekali aplikasi-aplikasi menarik yang menghibur maupun sangat membantu kita dalam berkehidupan sehari-hari. Salah satu aplikasi terbaru, yaitu membantu orang untuk mempercantik rumah dengan memakai warna yang indah serta sesuai keinginan Anda hanya dengan gadget yang Anda miliki. 
Salah satu cat ternama di Indonesia memperkenalkan aplikasi terbarunya di Energy Buildings, Jakarta, Selasa (28/10). Aplikasi mobile yang dapat digunakan untuk simulasi warna cat dinding secara “langsung” atau “Life”. Visualizer ini merupakan aplikasi inovatif yang membantu konsumen memilih warna cat dinding rumahnya. Konsumen melakukan simulasi hasil warna secara langsung, hanya dengan sekali klik dan mempermudah konsumen untuk memvisualisasikan hasilnya sebelum memutuskannya untuk membeli cat.
Dengan bantuan apliaksi Gadget ini konsumen yang ingin memilih cat untuk ruangan rumahnya tidak usah khawatir dengan repotnya pemilihan warna yang Anda inginkan dan dapat bereksperimen.
Jun de Dios, President Director PT ICI Paints Indonesia mengungkapkan bahwa Inovasi digital ini berupa aplikasi mobile yang merupakan solusi lengkap dalam menjawab kebutuhan konsumen modern akan metode mendekorasi dan memilih palet warna cat rumah dengan menggunakan platform digital. Inovasi ini akan menambah kesenangan bagi konsumen saat memilih warna cat hunian.
Mantan Putri Indonesia 2002, Melanie Putria pun mengaku sangat terbantu sekali dengan adanya aplikasi tersebut. Karena menurutnya warna memiliki kekuatan tersendiri dan dapat mengubah suasana hati seseorang. 
“Maka dari itu aku lebih memilih membedakan warna cat tiap ruangan supaya rasa mood nya juga beda-beda. Seperti ruang keluarga di rumah aku itu warna hijau supaya kesannya hangat untuk keluarga dan siapapun yang datang. Dan untuk warna anak-anak ku beserta ruang kamar bersama suamiku juga dibuat berbeda,” jelasnya dalam acara lauching aplikasi Visualizer tersebut, di Jakarta, Selasa (28/10).
Jadi, buat Anda yang ingin mengecat rumah tanpa harus membuang waktu untuk mengecatnya terlebih dahulu, maka patut dicoba aplikasi Visualizer ini dari Dulux dalam gadget Anda. Selain membantu warna, Visualizer aplikasi tersebut juga dapat memberi tahu Anda tempat penjualan terdekat warna cat yang Anda butuhkan.

Terkait Dirut Pertamina, Menteri BUMN: Masih Dalam Proses

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku bahwa pihaknya hingga saat ini masih melakukan analisa terkait siapa yang akan menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) yang telah ditinggalkan Karen Agustiawan sejak 1 Oktober 2014 lalu.

“Masih diproses. Kami juga tadi menganalisa secara hukum,” kata Rini saat ditemui usai menggelar Rapim di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/10).

Menurutnya, saat ini aksi korporasi yang nantinya akan dilakukan oleh Pertamina masih bisa dipertanggungjawabkan oleh jajaran Dewan Komisaris BUMN energi tersebut. Selain itu, dirinya menegaskan bahwa tidak akan melakukan secara cepat dalam mengusulkan calon-calon Direktur Utama Pertamina kepada presiden, mengingat Pertamina merupakan Perusahaan yang sangat besar.

“Pertamina adalah perusahaan BUMN yang sangat besar sehingga kami tidak mengusulkan begitu saja kepada presiden,” ungkapnya.

Seperti diketahui, kemarin Rini menyebutkan bahwa waktu Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina akan habis masa jabatannya per 1 November 2014.

Sebagai informasi, sebelumnya sempat mencuat bahwa nama Darwin Silalahi disebut-sebut akan menjadi kandidat kuat seagai bos Pertamina. Darwin sendiri saat ini tengah menjabat sebagai CEO Shell Indonesia. Selain Darwin muncul juga nama Widyawan Prawiraatmaja dan Ahmad Faisal.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Rapim Perdana, Rini: KBUMN Harus Bisa Dorong Visi-Misi Presiden

Jakarta, Aktual.co — Setelah resmi dilantik sebagai Menteri BUMN periode 2014-2019, Rini Soemarno pada hari ini (28/10) langsung menggelar Rapat Pimpinan di Kementeriannya guna menyamakan visi misi kerja BUMN selama lima tahun ke depan.

“Rapat saja karena terus terang ini kan rapat pertama saya. Saya bertemu dengan semua deputi dan Sesmen untuk membahas hal apa yang sudah dilakukan dan hal-hal apa saja yang akan diperbaiki,” kata Rini saat ditemui usai Rapim di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/10).

Ia memaparkan, salah satu hal yang dibicarakan saat rapim adalah ke depan harus bisa mendukung visi misi Presiden Jokowi sehingga BUMN bisa menjadi agen pembangunan. Menurutnya, penyamaan visi misi BUMN dengan visi misi Presiden Jokowi sangat diharuskan agar BUMN menjadi agen pembangunan sehubungan dengan efisiensi.

“Salah satu yang kami bicarakan adalah Kementerian BUMN harus bisa mendukung visi misi Presiden,” ucapnya.

Rapat perdana Menteri BUMN yang digelar di lantai 19 gedung Kementerian BUMN itu dihadiri oleh jajaran eselon I seperti Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, dan Perhubungan Dwijanti Tjahjaningsih.

Hadir pula Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi dan Jasa Lain Gatot Trihargo, Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Hary Susetyo Nugroho.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Masyarakat Harus Awasi Kementerian ESDM dan BUMN

Jakarta, Aktual.co — Saat ini, masyarakat maupun lembaga penegak hukum harus pro-aktif mengawasi dua kementerian basah yang diduga menjadi sapi perah. Keduanya adalah Meneg BUMN di bawah kepemimpinan Rini Soemarno maupun Kementerian ESDM di bawah kendali Sudirman Said.
“Saya mensinyalir dua kementerian itu akan menjadi mesin ATM parpol, karena pengalaman membuktikan saat Laksamana Sukardi menjabat Meneg BUMN semua asset BUMN seperti Indosat, Texmaco, penjualan tangker Very Large Crude Carrie (VLCC) dilego murah, sementara uang hasil penjaulan tidak pernah disetor ke kas negara, tapi mengalir ke parpol tertentu,” tegas pengamat politik Rusmin Effendy menjawab wartawan di Jakarta, Selasa (28/10).
Rusmin menambahkan, dalam waktu dekat ini, akan terjadi pergantian empat direksi kakap yakni, Pertamina, Telkom, PLN, dan SKK Migas. “Informasi yang saya terima, pergantian direksi ini akan menjadi agenda pertama yang akan dilakukan Rini Soemarno untuk menempatkan orang-orang tertentu,” tambahnya. 
“Bisa kita bayangkan apakah proses pergantian direksi BUMN yang selama ini melalui Tim Penilai Akhir (TPA) akan berlaku atau calonnya di drop tanpa melalui seleksi. Sekarang ini, para mafia migas  dibawah bendera Soemarno Inc sedang berupaya menempatkan orang-orangnya mengisi keempat BUMN tersebut,” papar dia.
Karena itu, lanjut dia, penempatan Rini Soemarno yang dipertahankan mati-matian oleh parpol tertentu merupakan skenario untuk mengamankan pergantian para direksi BUMN, selain ada agenda lain untuk menjual asset-asset BUMN. Apalagi pengangkatan Sudirman Said sebagai Menteri ESDM merupakan praktik persekongkolan para mafia migas pada saat-saat injury time kabinet akan diumumkan.
“Sekali lagi, Jokowi tak mampu menolak desakan parpol tertentu yang memaksakan nama Sudirman Said bahkan dikabarkan telah terjadi transaksional politik dengan pihak-pihak tertentu. Apalagi Sudirman Said bukanlah figur yang kompeten menduduki pos kementerian ESDM, selain tidak memiliki pengalaman di bidang migas juga memiliki rekam jejak dan track record yang jelek saat menjabat sebagai Vice President Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina tanpa alasan yang jelas. Pembentukan ISC sendiri belakangan diketahui bagian dari skenario mafia migas dan lembaga tersebut telah merugikan keuangan negara, namun kasusnya tak pernah diusut,” ujar Rusmin.

Berita Lain