5 April 2026
Beranda blog Halaman 42677

BNN Berhasil Gagalkan Pengiriman Ganja Seberat 8.088 Ton

Jakarta, Aktual.co —Badan Narkotika Nasional berhasil mengamankan truk bermuatan 8,088 ton ganja di salah satu Rumah Makan, Jl. Kandis KM. 53 Telaga Samsam Kandis, Provinsi Riau. Truk bernomor polisi B9396 AH tersebut yang mengangkut ganja dari Aceh dengan tujuan akhir Sukabumi, Jawa Barat. 
“Seorang sopir bernama M. Jamil (32) dan dua Orang rekannya bernama Muhallil (25) dan Syafrizal (20) berhasil kita amankan,” ujar Kabag Humas BNN, Sumirat Dwiyanto, Senin (27/10). Dikatakan Sumirat dari pengakuan salah satu tersangka kalau dirinya mengaku diperintah oleh seorang pria Aceh yang bermukim di Bandung bernama Arifin Ibrahim als Bang Pin als Aris (47). 
Mendapatkan informasi tersebut, BNN pun segera bergegas melakukan penangkapan terhadap Bang Pin di kediamananya di Jl. M. Toha, Bandung. Dan dari mulut Bang Pin, ganja tersebut akan diberikan kepada seorang pria bernama Budiman als Ade als Cadel (45) untuk disimpan di gudang penyimpanan di Sukabumi. 
Pada hari dan waktu yang sama petugas melakukan penangkapan terhadap Ade di Jl. Pondok Jaya, Mampang, Jakarta. Dari keterangan Bang Pin, sebagian ganja tersebut merupakan barang pesanan seseorang dan sebagian lagi akan didistribusikan oleh Ade. 
“Jika pengiriman ganja tersebut berhasil, Bang Pin akan mendapat imbalan berupa 1,2 Ton ganja atau sekitar Rp 1,2 miliar. Sementara itu sang sopir truk, M. Jamil,  dijanjikan upah oleh Bang Pin sebanyak Rp 120 Juta. Sebelumnya M.Jamil diberikan uang jalan oleh Bang Pin sebesar Rp 10 juta. Kepada kedua rekannya, M. Jamil berjanji akan membagi upahnya sebesar 50 juta kepada Syafrizal dan 20 Juta kepada Muhallil,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pimpinan MPR Apresiassi Maraknya Perempuan di Kabinet Kerja

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengapresiasi banyaknya perempuan yang masuk di kabinet kerja pimpinan Jokowi-JK.
“Saya lihat mereka yang jadi menteri itu bukan perempuan biasa,” kata Hidayat di gedung Parlemen, Jakarta, Senin (27/10).
Hidayat sendiri merupakan anggota Komisi VIII DPR RI periode 2009-2014, diamana salah satu mitra kerjanya adalah Kemeneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungam Anak.
“Saya menanggapi positif bahwa pemberdayaan perempuan naik status menjadi kementerian penuh, bukan kementerian negara,” kata Hidayat.
Hidayat tak ingin memberi penilaian negatif di awal. Dia ingin memberi kesempatan dahulu bagi Kabinet Kerja untuk bekerja.
“Kalau ada pandangan negatif tentang satu atau dua tokoh itu, biarlah Presiden Jokowi yang klarifikasi,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

DPRD DKI Berpotensi Guncang Pemerintahan Jokowi-JK

Jakarta, Aktual.co —DPRD DKI Jakarta bisa berpotensi mengguncang Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla setelah alat kelengkapan dewan yang saat ini sedang disusun rampung.
Jika alat kelengkapan dewan seperti komisi rampung, maka DPRD bisa saja membuat Panitia Khusus (Pansus) untuk mendalami setiap kebijakan – kebijakan yang dianggap ‘bermasalah’ dari Joko Widodo saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta. 
“Berbagai pansus bisa dibentuk, seperti pansus Kartu Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Transjakarta,” kata pengamat tata negara Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Masnur Marzuki, saat dihubungi Aktual.co, Senin (27/10).
Dilanjutkan Marzuki, potensi ‘mengguncang’ pemerintahan pusat akan jadi mencuat jika pansus-pansus yang dibentuk DPRD DKI ternyata menemukan ada indikasi korupsi di kebijakan yang digagas Jokowi saat menduduki kursi nomor satu di DKI.
“Itu bisa berimbas kepada pemerintah pusat (Jokowi), karena semua berawal dari DKI Jakarta di mana tanggungjawab politiknya telah selesai, namun ada tanggungjawab lain yang tidak bisa hilang begitu saja,” kata Masnur. 
Namun dia mengingatkan agar DPRD dalam membentuk pansus berdasarkan pada kepentingan masyarakat Jakarta. Dan bukan atas dasar balas dendam politik.
“Sepanjang pansus bukan atas dasar balas dendam politik maka upaya ini bisa dilakukan. Karena di DPRD DKI kalau kita lihat jumlah kursi dikuasai oleh (fraksi) Koalisi Merah Putih,” ucapnya.
Masnur membantah kalau apa yang diungkapkannya ini bersumber dari kalangan anggota dewan. 
Dia mengaku belum pernah mendengar langsung dari kalangan anggota dewan mengenai niatan tersebut. Tapi dia meyakini DPRD DKI akan serius mendalami kebijakan Pemerintahan Provinsi DKI di bawah kepemimpinan Jokowi-Ahok yang lalu.
“Saya belum pernah dengar langsung ya dari kalangan dewan yang mengatakan akan mengguncang pemerintah pusat dengan membentuk Pansus. Namun seperti Pak Haji Lulung (PPP), Pak Taufik (Gerindra) dan teman-teman dari Golkar menyatakan serius untuk mendalami status hukum kebijakan-kebijakan yang lalu setelah alat kelengkapan dewan terbentuk,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi Ambil Alih Penanganan Kebakaran Pabrik di Bekasi

Jakarta, Aktual.co —Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, mengambil alih sementara PT Bina Karya Prima di Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, untuk proses penyelidikan pascainsiden kebakaran, Jumat (24/10) lalu.
“Untuk sementara pabrik kita tutup agar memudahkan petugas melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Ujang Rahanda, di Bekasi, Senin (27/10).
Menurut dia, pabrik PT Bina Karya Prima (BKP) di Jalan Raya Kaliabang RT 06/RW 04, Kelurahan Kaliabang Tengah itu tidak dapat beraktivitas terlebih dahulu selama proses penyelidikan berjalan.
“Penutupan pabrik untuk mempermudah Puslabfor melakukan penyidikan terhadap kebakaran tersebut,” katanya.
Menurut dia, sampai saat ini polisi belum melakukan olah TKP, karena masih ada beberapa titik api di lokasi yang masih didinginkan.
Lamanya upaya pemadaman api dikarenakan pabrik yang memproduksi kelapa sawit itu telah bercampur dengan minyak dan air. Bahkan, api sempat membakar gudang penyimpanan batu bara sebagai bahan bakar produksi.
“Nanti kalau benar-benar sudah kondusif baru dilakukan penyelidikan,” ujarnya.
Dikatakan Ujang, penyebab kebakaran pabrik seluas 5 hektare tersebut hingga kini masih didalami, dengan memeriksa sejumlah saksi mata kejadian.
“Kami tidak bisa menerka-nerka penyebab kebakaran, karena masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” katanya.
Sementara itu, manajemen PT BKP hingga kini belum memberikan keterangan soal total kerugian akibat kebakaran itu.
Gudang yang terbakar itu menyimpan sejumlah produk rumah tangga bermerek seperti minyak kelapa sawit Tropical, margarine Forvita, dan sabun Shinzui yang siap jual.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kemenkominfo Gelar Lepas Sambut Menteri Sore Ini

Jakarta, Aktual.co — Para pejabat dan karyawan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dijadwalkan pada, Senin (27/10) sore akan menggelar acara lepas Menteri Tifatul Sembiring dan menyambut penggantinya, Rudiantara.
“Hari ini pukul 16.00 WIB dilaksanakan lepas sambut bersama Pak Tifatul Sembiring dengan Pak Rudiantara,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Ismail Cawidu di Jakarta, Senin.
Tifatul Sembiring, Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II akan menyerahkan memori akhir jabatan kepada Menteri Kabinet Kerja Rudiantara.
Mengenai Rudiantara, Ismail menyatakan tidak perlu dikhawatirkan lagi karena Meneteri baru itu berpengalaman di sektor telekomunikasi.
“Saya kira Rudiantara mumpuni di dunia telekomunikasi sehingga tidak perlu lama beradaptasi i. rekam jejaknya juga memperlihatkan bahwa dia tepat di posisi ini,” kata Ismail.
Dia mengatakan, Rudiantara yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen PT Indosat Tbk sangat memahami pengaturan, program, dan alokasi frekuensi yang tepat agar keperluan komunikasi Indonesia berjalan dengan baik.
Rudiantara yang berasal dari kalangan profesional telekomunikasi pernah menjabat Wakil Presiden Direktur PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sejak 2008, sebelumnya ia menjadi Direktur Hubungan Korporat PT XL Axiata dari 2005 hingga 2008.
Pria kelahiran Bogor, 3 Mei 1959 itu Komisaris Independen PT Indosat sejak November 2012 dan dipercaya menjadi Komisaris Independen PT Telekomunikasi Indonesia pada 2011 hingga 2012.

Artikel ini ditulis oleh:

Perampasan Motor di Penjaringan Jakut Kembali Telan Korban

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —Seorang pria Senin (27/10) ditemukan tewas mengenaskan di Jalan SMP 122 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Korban diketahui bernama Ahmad Landung Apipudin (26) tewas dengan kondisi masih menggunakan jaket, sarung tangan dan helm. 
Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan, Ajun Komisaris Polisi, Bungin Misalayuk kalau jasad pria berusia 26 tahun ini ditemukan pertama kali ditemukan oleh warga. 
“Korban diduga sebagai korban perampasan sepeda motor,” ujarnya. 
Dikatakan Bungin sendiri mengalami luka tusukan dibagian rusuk sebelah kiri. “Pada tubuh korban didapati luka tusuk di bagian rusuk kiri,” tambahnya.
Dari identifikasi, kata Bungin ditemukan kartu identitas atasnama Ahmad Landung Apipudin dan STNK Sepeda motor Honda Beat Nopol B-3024-UAU.
Kasus ini ditangani Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain