11 April 2026
Beranda blog Halaman 42745

Masyarakat Punya Peran Penting Pada Masa Depan Terumbu Karang

Jakarta, Aktual.co — Kelompok transplantasi karang “Dewa Ruci” memperoleh juara pertama dalam lomba transplantasi karang terbaik yang diselenggarakan oleh Balai Taman Nasional Takabonerate dalam aksi konservasi tahun 2014 yang di helat mulai tanggal 20 hingga 23 Oktober 2014 dengan pusat penyelenggaraan di Pulau Tinabo, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Menurut Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate, Ir. Jusman kegiatan aksi konservasi ini dilaksanakan untuk mendorong masyarakat agar terlibat dalam kerangka penyelamatan, konservasi dan kegiatan ekowisata.
“Aksi konservasi tahun 2014 ini menjadi ajang untuk mengajak masyarakat secara bersama-sama untuk menyelamatkan terumbu karang, melakukan konservasi dan kegiatan ekowisata secara berkelanjutan. Semua itu tentu akan kembali kepada masyarakat. Syaratnya ya kita bergandengan tangan untuk menjaga taman laut kita ini,” papar alumni Kehutanan Universitas Hasanuddin ini saat malam ramah tamah pengumuman lomba yang dilaksanakan dalam rangka aksi konservasi ini.
Lebih jauh Jusman menguraikan bahwa kesiapan dan partisipasi masyarakat sangat penting, apalagi dalam menghadapi tahun-tahun mendatang. Taman Nasional Takabonerate lanjut Jusman akan menuju Cagar Biosfer Dunia. 
“Itu artinya, Cagar Biosfer ini tidak saja akan menunjukkan komitmen kita akan keberlanjutan lingkungan, tapi juga akan menjamin ketersediaan sumberdaya untuk masyarakat secara berkelanjutan,” ungkapnya ketika ngobrol di sela-sela makan malam santai di restoran dalam wilayah Pulau Tinabo.
Sementara itu Ketua penyelenggara, Anto Nur Fajar menyampaikan bahwa ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan dalam event ini antara lain, lomba lingkungan dan bersih pantai, lomba transplantasi karang, lomba kelembagaan masyarakat, karya tulis konservasi, perahu hias, dan renang.
“Ini ajang silaturrahim dengan masyarakat antara kampung dan desa dalam zona Taman Nasional Takabonerate,” tandas pria yang sudah 14 tahun mengawal ekosistem terumbu karang di wilayah Taman Nasional Takabonerate ini.
Lebih lanjut ia berharap, lewat ini tumbuh kesadaran masyarakat terhadap keberlanjutan kehidupan dan masa depan masyarakat yang banyak menggantungkan hidupnya dari laut.
Turut hadir pada kesempatan tersebut runner up Miss Scuba Indonesia 2014, Nesha Kannama Ichida. Dalam testimoninya usai melakukan penyelaman di spot ibel, Nesha menyapaikan kekagumannya terhadap biota laut di dalam kawasan. 
“Waow, luar biasa” pungkasnya.

“Jazz in Pasar” Ramaikan Pasar Tambahrejo Surabaya

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya berupaya keras dengan berbagai cara agar Pasar Tambahrejo Kota Surabaya menjadi ramai kembali, salah satunya dengan menggelar hiburan “Jazz in Pasar” di pasar tersebut, Jumat malam (24/10).
“Salah satu tujuannya ya meramaikan Pasar Tambahrejo,” kata Dirut PD Pasar Surya Karyanto.
Menurut dia, bicara tentang pasar tradisional adalah bicara tentang budaya, salah satu pendekatannya harus lewat budaya juga. Salah satu budaya yang selama ini dianggap elitis adalah musik jazz.
“Kita akan mengubah persepsi, bahwa aliran jazz awalnya diciptakan oleh orang-orang yang jauh dari kemapanan. Makanya jika dilihat dari sejarahnya, jazz ini untuk semua kalangan,” sambungnya.
Untuk penampilan perdana kali ini, lanjut dia, pihaknya mengundang grup musik jazz lokal Surabaya yakni Fusion Jazz Community. “Nanti rencananya setiap seminggu ada tiga kali penampilan dari aliran musik mulai dari jazz, dangdut, pop dan lainnya,” ungkapnya.
Untuk menunjang seua itu, Karyanto mengatakan pihaknya akan membangun panggung kecil permanen yang akan ditempatkan di tengah pasar. “Kami berharap ini bisa dimaksimalkan dengan baik,” imbuhnya.
Jika program ini berhasil, lanjut dia, pihaknya tidak segan-segan akan mengundang grup musik jazz papan atas. “Itu nanti jika ini berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Masuk ke Museum Sumpah Pemuda di Jakarta, Cuma Bayar Rp2.000 Saja!

Jakarta, Aktual.co — Tiket masuk ke Museum Sumpah Pemuda yang berada di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat hanya dibandrol seharga Rp2.000 untuk orang dewasa dan Rp1.000 untuk anak kecil.
Kepala Museum Sumpah Pemuda Agus Nugroho di Jakarta, Jumat (24/10) mengatakan penetapan tarif tersebut sudah sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Presiden mengenai kunjungan ke museum.
“Bahkan jika yang berkunjung adalah sebuah rombongan, maka pihak kami akan memberikan potongan harga yaitu Rp.1.000 untuk orang dewasa dan Rp500 untuk anak kecil,” ucapnya.
Agus menuturkan berdasarkan kebijakan museum pun, pihaknya tidak memberlakukan biaya masuk bagi anak-anak yang tinggal di sekitar museum untuk dapat berkunjung ke tempat peninggalan sejarah tersebut.
“Terkadang anak-anak itu juga bermain di sekitar taman dan kawasan museum dengan gratis, dan itu diperbolehkan oleh pihak keamanan kami,” ujarnya.
Padahal, Agus mengungkapkan dalam setahun, Museum Sumpah Pemuda menghabiskan sekitar Rp30 juta hanya untuk biaya perawatan dan pemeliharaan koleksi yang dimilikinya.
“Jika dihitung, setiap bulan bisa mengeluarkan sekitar Rp3 juta hanya untuk pemeliharaan koleksi saja, di mana kami juga mendapat bantuan biaya operasional dari pemerintah,” katanya lagi.
Dia menambahkan, sedangkan untuk pemeliharaan dan perawatan gedung Museum Sumpah Pemuda secara keseluruhan dalam setahun bisa mencapai Rp200 juta.

Artikel ini ditulis oleh:

Skuat Persipura Tak Permasalahkan Absennya Jacksen

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, dipastikan tidak akan mendampingi timnya, ketika menjamu Semen Padang, di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Sabtu (25/10). Hal ini karena, pelatih berdarah Brazil itu, dikabarkan hengkan ke Malaysia.

Meski tidak mendampingi Boaz Salossa dan kawan-kawan menjamu Kabau Sirah, salah satu pemain Persipura, Fandr, mengaku tidak masalah.

“Kami masih punya pelatih, ada Pak Chris Yarangga, Pak Lessa, Pak Fabio dan Pak Mettu. Kami tahu hanya bermain dan memberikan yang terbaik buat tim,” katanya di Jayapura, Jumat (24/10).

Dilain pihak, asisten pelatih Persipura, Chrisleo Yarangga, akan memberlakukan strategi permainan, ketika mereka menjamu Arema Cronus, pada Selasa (21/10).

“Strategi dan kompisisi pemain sama dengan lawan Arema. Cuma ada beberapa penggantian pemain, karena ada yang terkena kartu merah, yah itu Ruben,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemilik Bemo Jakarta Berharap Perhatian Jokowi

Jakarta, Aktual.co —Para sopir bemo yang tersisa di beberapa wilayah di Jakarta berharap Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tetap mempertahankan keberadaan angkutan tua tersebut di Jakarta walau trayeknya dibatasi.
“Kami hidup dari Bemo. Semoga pak Jokowi memperhatikan keberadaan Bemo ini, kalau perlu dibuat bagus,” kata Slamat (44), seorang sopir Bemo di kawasan Pasar Benhil, Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan Bemo yang beroperasi di Kawasan tersebut sekitar 60 unit dengan rute Pasar Benhil – Pejompongan, Jakarta Pusat.
“Kalau beroperasi semua ada sekitar 70 Bemo, kalau di daerah lain misalnya Karet ada sekitar 10 unit, Manggarai ada 10 dan Grogol sekitar 20 Bemo,” katanya.
Sementara sopir Bemo lainya, Rafli Alamsyah (19) mengatakan semestinya Bemo tetap ada karena kendaraan tua tersebut merupakan bagian dari sejarah angkutan di Jakarta yang hingga saat ini masih diminati masyarakat.
“Kalau pemerintah minta Bemo dirapiin, kami rapiin. Bodinya kami cat, dempul hingga mulus. Kalau disurih tertib, kami akan tertib. Kalau dihapus, jangan dong,” katanya.
Dia berharap Bemo tersebut diremajakan seperti kendaraan bajaj merah diganti menjadi bajaj biru yang berbahan bakar gas.
“Kalau perlu dibuat baru asalkan modelnya dipertahankan dan mesinnya bandel,” katanya.
Sementara Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengatakan keberadaan Bemo sebagai transportasi umum semestinya diganti dengan angkutan yang sesuai dengan undang-undang.
“Mestinya diganting dong, transportasi umum menggunakan roda tiga itu, coba cek di undang-undang, tidak ada kan. Saya kira kendaraan itu diganti dengan kendaraan yang layak yang tidak melanggar undang-undang,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Sabtu, MUI Luncurkan Stasiun TV

Jakarta, Aktual.co — Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan stasiun televisi bernama TV MUI yang akan diresmikan pada Sabtu (25/10) pukul 10.00.
“Setelah penantian dan perjuangan panjang, akhirnya TV MUI bersama TV nasional akan ikut mencerdaskan bangsa,” kata Ketua Umum MUI, Din Syamsuddin, di Gedung MUI, Jakarta, Jumat (24/10).
Stasiun televisi tersebut, lanjut Din, akan menyiarkan program-program terkait Islam yang akan membantu umat muslim di Indonesia dalam beribadah.
Beragam acara seperti talk show yang dihadirkan akan membahas tentang fatwa kehidupan sehari-hari dan berbagai permasalahan halal haram suatu hal.
“TV ini akan berisi program yang menyajikan tentang fatwa kehidupan sehari-hari, tentang halal haram seperti hukum bayi tabung dan pernikahan lintas agama,” terang Din.
Selain itu, program TV MUI juga akan membahas persoalan ekonomi syariah dan bank syariah.
TV MUI sendiri memiliki slogan “Berkhidmat untuk Bangsa” yang merupakan perwujudan dari mengayomi seluruh kaum umat Islam di Indonesia.
Layanan TV MUI ini bisa dinikmati melalui saluran satelit, streaming, dan juga internet. “TV MUI bisa dilihat di satelit Telkom 1, frekuensi 3793,” kata Din. TV MUI juga bisa ditonton melalui layanan USee TV atau bisa dilihat langsung melalui situs resmi MUI.
Namun hingga saat ini, stasiun televisi milik MUI masih dalam tahap pembangunan dan pengembangan. “Kita sudah punya satu mini studio di samping (gedung MUI), tapi masih belum rampung,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut.
MUI sendiri, lanjut Din, mendapatkan bantuan dari dua perusahaan stasiun televisi swasta dalam membangun TV MUI. “Alhamdulillah kita dapat bantuan dari Trans Corp dan SCTV. Studio dan semua peralatan disediakan oleh Trans TV,” ujar dia.
Selain itu perusahaan Telkom juga memberikan keringanan kepada MUI berupa pembebasan biaya sewa frekuensi selama dua setengah bulan. “Kita dapat gratis dari Telkom hingga akhir Desember 2014. Mulai Januari 2015 bayar Rp140 juta per bulan, oleh karena itu kita harus cari dana dengan bisnis, bisa iklan atau sponsorship,” kata Din.
Dia mengatakan, meluncurkan TV MUI merupakan program MUI yang sudah lama direncanakan. “Awalnya kita niat pada awal Ramadhan diluncurkan, batal. Mundur lagi jadi pas Idul Fitri, batal lagi. Sekarang tepat 1 Muharram harus diluncurkan,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain