11 April 2026
Beranda blog Halaman 42746

Ruben Sanady Tidak Perkuat Persipura Jamu Semen Padang

Jakarta, Aktual.co — Persipura Jayapura akan menjamu Semen Padang, pada pertandingan babak delapan besar Indonesia Super League (ISL), tanpa pemain bertahannya, Ruben Sanady. Posisinya akan digantikan oleh Ronny Beroperay.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (25/10) sore.

“Ruben Sanadi sudah pasti tidak main karena terkena kartu merah. Posisinya akan digantikan oleh Ronny Beroperay,” kata kata Asisten Pelatih Persipura Jayapura Chrisleo Yarangga saat jumpa pers di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (24/10).

Ruben Karel Sanadi, pemain bernomor punggung 14 di tim “Mutiara Hitam” itu pada Selasa (21/10) lalu saat Persipura Jayapura menundukkan tamunya Arema Cronous dengan skor tipis 2-1, terlibat adu jotos dengan pemain “Singo Edan” Dendy Santoso.

Adu fisik tersebut akhirnya memicu pemain kedua tim bersitegang, dan ujungnya kedua pemain tersebut dihadiahkan kartu merah oleh pengadil lapangan, Najamudin Aspiran asal Balikpapan.

Oleh Komdis PSSI, Ruben yang pernah merumput bersama Persikota Tanggeran, PSMS Medan, Persipasi Bekasi dan Pelita Jaya Purwakarta itu, mendapatkan sanksi pelarangan bermain sebanyak dua kali, plus hadiah kartu merah, sehingga menjadi tiga kali tidak boleh bertanding.

“Ronny tidak kalah bagus dengan Ruben. Dan untuk posisi belakang, terutama Dominggus Fakdawer, kami masih menunggu SK dari Komdis PSSI, apakah langsung berlaku pelarangan bermain buatnya,” katanya.

Diketahui, Ronny Esar Feliks Beroperay mengawali karir di PS Uncen pada 2011/2012, kemudian bermain di Persiram Raja Ampat U-21 hingga 2013 kemudian naik ke tim senior. Dan pada 2014 bergabung dengan Persipura setelah menunaikan tugasnya di timnas U-23 pada SEA Games Myanmar 2013.

Artikel ini ditulis oleh:

Massa GMJ Sebar Angket Kepemimpinan Ahok

Jakarta, Aktual.co —Pengunjuk rasa dari Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) membagikan angket isian mengenai penilaian atas kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI.
Aksi sebar angket itu dilakukan saat aksi menolak Ahok di depan Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (24/10). 
Korlap aksi tersebut, Umar, mengatakan kalau tujuan dari dibagikannya angket untuk menyaring aspirasi dari warga Jakarta tentang kepemimpinan Ahok.
Angket isian ini, kata dia, hanya diisi oleh masyarakat ibu kota dewasa yang memiliki kartu Identitas Jakarta. Dan berlaku bagi semua kalangan masyarakat apa pun latar belakangnya.
“Angket ini khusus warga dewasa yang ber-KTP Jakarta tanpa melihat suku, agama, pendidikan dan pekerjaannya dan nantinya akan kami sampaikan kepada DPRD DKI Jakarta sebagai aspirasi warga tentang Ahok,” ujarnya, Jumat (24/10).
Dia berharap masyarakat mengisi angket dengan jujur, bertanggung jawab. Yakni dengan menyantumkan identitas jelas, serta tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
“Agar suara yang didapatkan adalah suara sesungguhnya dari warga,” ujarnya.
Dari laman web Front Pembela Islam (FPI), yang merupakan salah satu ormas yang bergabung di GMJ, diinformasikan bahwa angket itu akan disebar ke cabang FPI dan majelis ta’lim yang berafiliasi di seluruh wilayah DKI Jakarta selama satu bulan, terhitung sejak diterbitkan pertama kali tanggal 14 Oktober. 
Mengerahkan massa 200 orang, GMJ menuntut pembatalan rencana pengangkatan Ahok sebagai Gubernur DKI definitif. 

Artikel ini ditulis oleh:

Ratusan Penyandang Schizophrenia Ikuti Lomba Membatik

Jakarta, Aktual.co — Ratusan penyandang schizophrenia Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Kota Magelang mengikuti lomba membatik dan melukis untuk memperingati Hari Kesehatan Jiwa se-Dunia 2014.
Direktur Utama RSJ Prof. Dr Soerojo, Bambang Prabowo di Magelang, Jumat (24/10), mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu terapi psikososial bagi penyandang schizophrenia. Schizophrenia adalah penyakit yang mengganggu kejiwaan dan mental seseorang.
“Jika mereka terus dilatih maka akan berperilaku seperti biasa dan lebih tenang dengan aktivitas membatik dan menggambar ini, karena aktivitas ini bisa membantu pemulihan penyandang schizophrenia, khususnya pemulihan secara psikologis,” ucapnya.
Menurut dia aktivitas yang mengasah keterampilan seperti fun game, olahraga, melukis, dan membatik akan membantu memulihkan kepercayaan diri para penyandang schizophrenia untuk kembali diakui oleh masyarakat.
“Mereka akan menjadi lebih percaya diri dan kami sesuaikan kegiatan ini sesuai dengan minat dan bakatnya,” sambungnya.
Selain sebagai upaya pemulihan, lanjutnya kegiatan tersebut juga merupakan upaya mengubah stigma masyarakat tentang penyandang schizophrenia. Selama ini masyarakat masih menganggap penyandang penyakit tersebut sangat membahayakan sehingga perlu dijauhi.
Ia menuturkan penyandang schizophrenia itu tidak berbeda dengan pasien diabetes, darah tinggi, dan penyakit lainnya. Bedanya hanya pada titik yang diserang saja. Mereka juga sama-sama membutuhkan obat dan terapi tertentu. Bahkan, lanjutnya, penyandang schizophrenia itu memang terganggu jiwanya tetapi tidak pada kecerdasannya.
“Hal itu terbukti ketika saya mengikuti puncak peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2014 di Jakarta beberapa waktu lalu, ada dua narasumber yang bergelar insinyur dan ahli teknologi informasi adalah penyandang schizophrenia. Mereka sama dan tetap harus minum obat,” imbuhnya.
Ia berharap dengan kegiatan semacam ini penyandang penyakit kejiwaan ini bisa tetap punya potensi dan diberdayakan. Pihak keluarga maupun masyarakat umum perlu tahu tanda-tanda orang yang terjangkit penyakit tersebut.
Beberapa tanda yang bisa dikenali dari penderita penyakit tersebut, katanya biasanya penyandang akan mengalami perubahan perilaku yang drastis dari perilaku sehari-hari, orang yang biasanya tidak pendiam jadi pendiam atau sebaliknya dia jadi hiperaktif. Sering bergumam atau juga berteriak-teriak.

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus PNS Pengguna Narkoba Segera Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Jakarta, Aktual.co —Kepolisian Sektor Kemayoran Jakarta Pusat segera melimpahkan kasus penyalahgunaan narkotika jenis putaw yang melibatkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. 
Kepala Polisi Sektor Kemayoran Jakarta Pusat Komisaris Polisi Suyud mengatakan, pelimpahan kasus tersebut ke Kejaksaan akan dilakukan setelah dokumen kasusnya lengkap. 
“Kira-kira satu bulan setelah semua dokumen tentang kasus ini lengkap,” ujarnya, Jumat (25/10).
Dokumen yang dibutuhkan untuk kelengkapan penanganan kasus ini, ujar Suyud, antara lain data penyitaan dan penetapan barang bukti, hasil uji laboratorium pada barang bukti dan tersangka yang dilakukan satuan forensik serta informasi tentang proses pemeriksaan.
“Saat ini kami masih menunggu hasil uji laboratorium barang bukti dan tes urine tersangka untuk kelengkapan dokumen yang dibutuhkan dalam pelimpahan kasus ini ke Kejari sehingga bisa segera disidangkan,” katanya.
Kasus yang melibatkan seorang oknum anggota PNS ini terungkap setelah adanya informasi dari warga setempat yang melihat adanya kegiatan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut yang langsung ditindaklanjuti oleh pihak berwajib.
Berbekal informasi tersebut petugas kepolisian dari Polsek Kemayoran melakukan penangkapan dua orang pria berinisial HK (53) dan AG (41) di Jalan Sumur Batu, Gang Lancar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/10) dini hari beserta barang bukti narkotika jenis putaw seberat 0,25 gram.
Suyud mengatakan pada awalnya kedua tersangka mengaku berprofesi sebagai anggota PNS dari Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kota Jakarta Timur. Namun setelah diselidiki lebih lanjut hanya HK yang terbukti sebagai staff pegawai pemerintah di sana.
“Awalnya kedua tersangka mengaku bekerja sebagai PNS namun setelah diselidiki hanya HK yang terbukti berprofesi sebagai staf. Saya tidak tahu apa penyebab AG mengaku sebagai PNS padahal hukumannya sama,” katanya.
Dalam kasus ini, HK dan AG akan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun dan denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Mutiara Hitam Siap Tundukkan Kabau Sirah

Jakarta, Aktual.co — Tim Persipura Jayapura, siap menundukkan tamunya, Semen Padang, pada laga perdelapan final Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (25/10) sore.

“Target kami adalah menang. Dan pada laga besok, anak-anak Persipura telah berkomitmen untuk meraih poin penuh dari Semen Padang,” kata asisten pelatih Persipura Jayapura, Chrisleo Yarangga saat jumpa pers di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (24/10).

Ia mengatakan meski tanpa Ruben Sanadi yang terkena sanksi bermain dan pelatih kepala Jacksen F Tiago yang tidak bisa mendampingi tim, namun manajemen dan jajaran pelatih tim telah memasang target untuk menyapu bersih laga kandang terakhir menjamu Semen Padang.

“Semua pemain siap, kecuali Ruben Sanadi yang telah dapat kartu merah. Sementara untuk Dominggus Fakdawer, manajemen dan pelatih Persipura masih menunggu SK sanksi dari Komdis PSSI,” katanya.

Mengenai gaya permaian tim tamu yang berjuluk “Kabau Sirah”, Yarangga mengaku jika sudah mengantongi sejumlah kelemahan dan kelebihan skuat asuhan Jafri Sastra itu.

“Semen Padang mempunyai kecepatan dan memiliki pertahanan yang kuat. Kami sudah mempelajari hal itu saat dikalahkan pada laga pertama lalu di Padang dan sudah ada strategi yang dipersiapkan,” katanya.

Sementara itu, Fandri Imbiri yang ikut mendampingi Chrisleo Yarangga dalam jumpa pers tersebut mengatakan Ia bersama rekan-rekannya telah siap untuk menghadapi laga esok.

“Saya mewakili rekan-rekan lainnya, sebagai pemain kami telah siap menjalankan arahan dan instruksi pelatih dilapangan. Dan kami siap meraih kemenangan pada laga esok,” katanya.

Pada laga perdelapan final putaran pertama, Persipura berhasil dikalahkan Semen Padang dengan skor 0-1 di Stadion Haji Agus Salim, Sumatera Barat.

Untuk klasemen sementara, Semen Padang berada di peringkat pertama dengan mengemas sembilan poin dari empat kali bertanding dengan tiga kali meraih kemenangan dan sekali kalah.

Sementara, tim Persipura Jayapura dari empat kali berlaga, baru mengemas enam poin dari dua kali menang dan dua kali kalah.

Artikel ini ditulis oleh:

SP Targetkan Poin di Kandang Persipura

Jakarta, Aktual.co — Tim Semen Padang, menargetkan meraih poin saat menantang tuan rumah Persipura Jayapura pada laga perdelapan final Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (25/10) sore.

“Kami tetap target poin pada laga esok,” kata asisten pelatih Semen Padang Welliansyah saat jumpa pers di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (24/10).

Ia mengatakan, meski Ezteban Vizcarra dan kawan-kawan telah mengantongi poin sembilan dan baru saja mengalahkan Persela Lamongan di Stadion Surajaya dengan skor 2-1, namun target mencuri poin dikandang “Mutiara Hitam” tetap akan dilakukan.

“Kami datang dengan membawa lebih dari 22 pemain. Semua pemain siap diturunkan tidak ada yang akumulasi kartu kuning atau cedera,” katanya.

Welliansyah juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan target tersebut, timnya tetap akan bermain seperti pada laga-laga sebelumnya, menyerang untuk mencetak gol dengan tujuan meraih kemenangan.

Namun, lanjut dia, pelatih dan pemain Semen Padangh tahu bahwa tim Persipura memiliki permainan yang kolektif, yang didukung dengan kecepatan yang baik disemua lini.

Sehingga hal itu perlu dibuat strategi yang baik dan tepat guna bisa meredam permainan “Mutiara Hitam” yang terkenal memiliki pemain-pemain hebat.

“Kami siap bermain lawan mereka. Tetap bermain seperti biasanya. Karena kedua tim sama-sama mempunyai peluang ke babak selajutnya,” katanya.

Pada laga perdelapan final putaran pertama, Semen Padang berhasil mengalahkan tamunya Persipura Jayapura saat bertandang ke Stadion Haji Agus Salim, Sumatera Barat dengan skor 1-0.

Pada klasemen sementara, Semen Padang berada diperingkat pertama dengan mengemas sembilan poin dari empat kali bertanding dengan tiga kali meraih kemenangan dan sekali kalah.

Sementara, tim Persipura Jayapura dari empat kali berlaga, baru mengemas enam poin dari dua kali menang dan dua kali kalah.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain