18 April 2026
Beranda blog Halaman 42957

Usai Ucapkan Sumpah Jabatan, Jokowi-JK Tandatangani Berita Acara Pelantikan

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo dan wakil presiden Jusuf Kalla menandatangani berita acara pelantikan, dalam Sidang Paripurna MPR, di gedung Parlemen, Jakarta, Senin (20/10). Prosesi ini dilakukan usai Jokowi-JK mengucap sumpah jabatan.
Usai mengucap sumpah, presiden dan wapres berjalan ke meja yang telah disiapkan di depan kursi pimpinan MPR.
Jokowi-JK kemudian menandatangani berita acara pelantikan di hadapan pimpinan MPR, yaitu Zulkifli Hasan, EE Mangindaan, Mahyudin, Hidayat Nur Wahid, dan Oesman Sapta Odang. Usai ditandatangani, Ketua MPR Zulkifli Hasan kemudian menyerahkan berita acara pelantikan tersebut kepada Jokowi-JK.
Acara dilanjutkan dengan pidato perdana Jokowi sebagai Presiden RI.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Bersumpah Adil dan Memegang Teguh UUD 1945

Jakarta, Aktual.co —Jokowi mengucapkan sumpah janji sebagai Presiden RI periode RI periode 2014-2019 pada pukul 10.25 WIB.
Pada sumpahnya, Jokowi akan menjalankan pemerintahan dengan adil dan memegang teguh kepada UUD 1945 dan akan berbakti kepada negara. Sumpah janji Jokowi kemudian diikuti oleh Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden RI yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh oleh Jokowi-JK serta Ketua MPR Zulkifli Hasan beserta wakil-wakilnya.
Terlihat ketika penandatanganan berita acara selesai, Ibu Ani Yudhoyono memberikan ucapan selamat secara langsung kepada Ibu Iriana yang mengenakan kebaya berwarna oranye.
Susilo Bambang Yudhoyono juga memberikan ucapan selamat kepada Joko Widodo dan bertepuk tangan sebagai tanda penyambutan kepada Jokowi yang telah resmi menjabat sebagai Presiden RI hingga lima tahun kedepan.
“Dengan diucapkannya sumpah tersebut, maka Joko Widodo beserta Jusuf Kalla dinyatakan resmi sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI,” ujar Ketua MPR Zulkifli Hasan, di gedung DPR/MPR, Senin (20/10).
SBY dan Boediono pun mempersilahkan Jokowi-JK menempati kursi Presiden dan Wakil Presiden RI yang disambut tepuk tangan oleh para peserta sidang paripurna.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Hindari Kemacetan, Motor Gunakan Jalur Trotoar

Jakarta, Aktual.co —Puluhan pengedara sepeda motor menggunakan trotoar untuk menghindari macet yang terjadi di sepanjang Jalan Merdeka Selatan DKI Jakarta, Senin.
Kemacetan lalu lintas terjadi mulai pukul 06.30-09.00 WIB, yang salah satunya disebabkan banyak mobil pribadi dan mobil dinas parkir di tepi Jalan Merdeka Selatan.
“Kalau tidak begini (gunakan trotoar) kami bisa telat masuk kantor,” kata salah seorang pengendara sepeda motor, Rio sambil berlalu.
Rio cukup lambat mengendarai sepeda motornya dibanding puluhan pengendara sepeda motor lainnya.
Pengendara sepeda motor yang lalu lalang di trotoar membuat pejalan kaki terganggu.
Para pejalan kaki yang turun dari angkutan umum di kawasan itu terpaksa mengalah. Mereka jalan di pinggir trotoar, memberi kesempatan kepada pengendara motor melintasi trotoar.
Sedangkan beberapa anggota kepolisia dari Satuan Lalu Lintas membiarkan para pengendara sepeda motor itu melintasi trotoar.
“Kami terganggu. Selain menghambat perjalanan kami, kendaraan roda dua yang dikendarai dengan laju itu membahayakan kami. Kami pula yang dipaksa pinggir,” ujar Inggrit, salah seorang pejalan kaki.
Kemacetan lalu lintas pada pagi itu terjadi hingga di Jalan Sabang dan Kebon Sirih. Hal itu disebabkan truk milik TNI di parkir secara berlapis di Jalan Sabang.
Kemacetan lalu lintas dapat ditanggulangi sekitar pukul 09.15 WIB setelah tidak ada lagi kendaraan yang di parkir di badan jalan.
Lalu lintas kendaraan di jalan raya lebih ramai pada pagi itu lantaran hari ini Jokowi-Jusuf Kalla dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI ke-7.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Jokowi dan JK Ucapkan Sumpah Jabatan

Jakarta, Aktual.co — Joko Widodo-Jusuf Kalla telah resmi menjabat sebagai presiden dan wapres RI periode 2014-2019 setelah mengucap sumpah jabatan di sidang paripurna MPR RI, hari ini, Senin (20/10).
Dalam acara itu, Jokowi terlebih dahulu membacakan sumpah, kemudian disusul oleh Jusuf Kalla.
Sumpah yang mereka ucapkan, sebagaimana tercantum dalam Pasal 35 UU MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3). Keduanya mengucapkan sumpah dengan disaksikan oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali.
Berikut sumpah yang diucapkan Jokowi;
Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa.
Berikut sumapah yang diucapkan Jusuf Kalla;
Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa. 

Artikel ini ditulis oleh:

Sah, Jokowi-JK Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI Lima Tahun ke Depan

Jakarta, Aktual.co — Joko Widodo dan Jusuf Kalla sah menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Usai mengucapkan sumpah jabatan keduanya saling mengggantikan posisi SBY dan Boediono .
Joko Widodo membacakan terlebih dahulu sumpah jabatan dan kemudian disusul oleh Jusuf Kalla.
Sumpah ini sudah tercantum di dalam Pasal 35 UU MD3. Keduanya mengucapkan sumpah dengan disaksikan oleh Ketua MA Hatta Ali.
Berikut isi sumpah yang diucapkan Jokowi dan JK:
Sumpah Jokowi
Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa.
Sumpah JK
Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa.

Artikel ini ditulis oleh:

Petugas Kebersihan Berharap Jokowi-JK Tingkatkan Kesejahteraan

Jakarta, Aktual.co —Petugas kebersihan harian DKI Jakarta mengharapkan Presiden baru Joko Widodo lebih memperhatikan kesejahteraan dan mempertimbangkan masa kerja agar dapat diangkat menjadi pegawai karena kebanyakan usia mereka melebihi batas usia pengangkatan.

“Status kami pegawai lepas dan rata-rata berusia diatas 40 tahun. Kami berharap Pemerintahan baru memberikan kebijakan baru kapada kami,” kata Petugas Kebersihan Jakarta, Siti di Jakarta, Senin (20/10).

Ia mengatakan dengan statusnya sekarang, dia dituntut tidak boleh sakit karena kalau tidak bekerja secara otomatis gajinya akan terpotong sebesar Rp80 ribu.

“Jadi kalau sudah diangkat, gaji kami tidak terpotong apabila tidak masuk kerja karena sakit,” katanya.

Sementara Mamat, petugas kebersihan lainnya mengharapkan sarana dan prasarana kebersihan dapat ditingkatkan.

“Ini peralatan milik kami pribadi, seperti gerobak. Kalau gerobaknya rusak gimana kami mau kerja?, tapi kami usahakan tetap kerja,” katanya.

Ia optimistis harapannya dapat terlaksana karena selama Joko Widodo menjabat sebagai Gunernur DKI Jakarta dinilai pro rakyat kecil.

“Jokowi itu pro rakyat kecil. Walaupun status kami belum pegawai masih pekerja lepas, kami dapat jaminan kesehatan,” katanya Sementara itu, Petugas kebersihan lain Iwan mengatakan kinerja Joko Widodo selama jadi Gubernur DKI Jakarta dinilai bagus dan layak untuk jadi pemimpin di Tanah Air ini.

“Jokowi itu bersih bebas korupsi dan memperhatikan pendidikan. Anak saya dapat kartu Jakarta pintar, jadi sekolahnya gratis,” kata Mamat, yang tugas kesehariaannya membersihkan jalan di Kawasan Pasar Baru.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain