2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42975

Ruang Sidang MK Dirusak

Bangku-bangku berserakan saat petugas memeriksa ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK) di Gedung MK, Jakarta, Kamis (14/11/2013). Kerusakan ruang MK dilakukan oleh pendukung pemohon sengketa Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Maluku yang ditolak gugatannya oleh Ketua MK Hamdan Zoelva. Aktual/Tino Oktaviano

Indonesia International Infrastructure Conference And Exhibition 2013

Pengunjung melihat beberapa rancangan infrastruktur saat Pameran Indonesia International Infrastructure Conference And Exhibition (IIICE) 2013 di Jakarta, Rabu (13/11/2013). Pameran infrastructure inisiatif Kadin Indonesia bersama degan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta Asosiasi Pemerintah Provinsi Indonesia (APPSI) dan didukung sepenuhnya oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ini diharapkan dapat menjaring investor internasional dan lokal yang akan mengerjakan proyek infrastrukur di wilayah Indonesia. Aktual/Tino Oktaviano

Aksi Tolak Pilkada Ulang

Kelompok kesenian Reog Ponorogo Suro Sentono Mudo Cipondoh, menghibur warga Kota Tangerang yang melakukan aksi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Rabu (13/11/2013). Aksi tersebut untuk menolak pencoblosan ulang terkait perkara sengketa pilkada Kota Tangerang yang masih dibahas di MK. Aktual/Tino Oktaviano

KPK Takut Sita Dokumen Bergambar Ibas



Jakarta, Aktual.co — Tim kuasa hukum Anas Urbaningrum segera mengadakan jumpa pers terkait penggledahan rumah Anas di Duren Sawit oleh penyidik KPK. Penggledahan Rumah Anas ini terkait dengan Attiyah Laila (Istri Anas) mantan komisaris PT. Dutasari Citralaras. Saat ini attiyah masih berstatus sebagai saksi untuk tersangka Mahfud Suroso selaku Direktur PT. Dutasari Citralaras.
Paska penggledahan oleh KPK, tim kuasa hukum Anas yang diketuai oleh Firman Wijaya menolak menandatangani berita acara penggeledahan, dikarenakan banyak barang-barang yang disita oleh penyidik KPK tidak ada korelasinya dengan kasus tersebut. Tim kuasa hukum juga mempertanyakan kepada penyidik KPK soal tidak dibawanya buku Yasin bergambar Ibas padahal buku tersebut ditemukan KPK pada tempat yang sama dengan buku Yasin bergambar Anas. Penyidik KPK hanya menjawab “Nanti dijelaskan di persidangan”.
Selain menyita 3 handphone milik Anas dan 3 hanphone milik Attiyah,KPK juga menyita kartu kredit atas nama Anas dan paspor atas nama Attiyah, serta surat kaleng yang mengaitkan aliran dana ke SBY dari proyek Hambalang dalam rangka pilpres 2009.
Untuk lebih lengkapnya simak presconference tim kuasa hukum Anas Urbaningrum pada video diatas.

Dana Operasional Disita, PPI Melawan KPK



Jakarta, Aktual.co — Selasa, 12 November 2013.Sekitar Pukul 10.00-21.00, Rumah Perhimpunan Pergerakan Indonesia digeledah KPK. Penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK ini terkait kasus Sport Center Hambalang, dimana Attiyah Laila (istri Anas Urbaningrum) menjadi saksi untuk tersangka Mahfud Suroso. Mahfud Suroso merupakan direktur PT. Dutasari Citralaras, sedangkan Attiyah Laila mantan Komisaris PT. Dutasari Citralaras. PT. Dutasari Citralaras yang menjadi Sub Kontraktor PT. Adhi Karya terindikasi menerima aliran dana proyek Hambalang sebesar Rp170,39 miliar. 
Dalam penggledahan Rumah Pergerakan yang menjadi markas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), KPK menyita uang dalam bentuk rupiah sebesar Rp. 1 Milyar. “Uang yang disita KPK tersebut merupakan uang operasional PPI selama 1 tahun kedepan”. Jelas Makmun Murod.
Makmun Murod juga mempertanyakan maksud penggeledahan KPK di Rumah Pergerakan, karena rumah yang dijadikan markas PPI itu sudah tidak di tempati keluarga Anas Urbaningrum sebelum PPI dideklarasikan. Jadi Rumah Pergerakan tidak ada hubunganya dengan kasus yang menjerat Attiyah Laila.
Untuk lebih jelasnya simak Press Conference Makmun Murod, setelah KPK meninggalkan Rumah Pergerakan pada Video di atas.    

IHSG Tumbang 61 Poin

Seorang berjalan depan papan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (12/11/2013). Mengakhiri perdagangan, IHSG ditutup anjlok 61,084 poin (1,38%) ke level 4.380,640. Anjloknya IHSG ini dipicu maraknya aksi jual setelah Bank Indonesia (BI) menaikkan tingkat suku bunga acuan ke level 7,5%. Naiknya BI Rate ini di luar prediksi pasar. Aktual/Tino Oktaviano

Berita Lain