Tim Sosialisasi MPR Dani Anwar menyampaikan materi kepada siswa SMU 26 Jakarta, saat Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara , di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Sosialisasi ini dilakukan untuk menguatkan kecintaan terhadap nilai-nilai Pancasila yang telah kembali masuk dalam kurikulum pendidikan sekolah, sehingga dapat diimplementasikan dalam berpikir dan berkarya bagi pelajar terutama untuk menangkis serbuan budaya barat seperti bahaya Pornografi dan Narkoba. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharli menyapa para Guru dan Siswa saat menyampaikan materi kepada siswa SMU 26 Jakarta, pada Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Sosialisasi ini dilakukan untuk menguatkan kecintaan terhadap nilai-nilai Pancasila yang telah kembali masuk dalam kurikulum pendidikan sekolah, sehingga dapat diimplementasikan dalam berpikir dan berkarya bagi pelajar terutama untuk menangkis serbuan budaya barat seperti bahaya Pornografi dan Narkoba. Aktual/Tino Oktaviano
Tim Sosialisasi MPR Dani Anwar menyampaikan materi kepada siswa SMU 26 Jakarta, saat Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara , di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Sosialisasi ini dilakukan untuk menguatkan kecintaan terhadap nilai-nilai Pancasila yang telah kembali masuk dalam kurikulum pendidikan sekolah, sehingga dapat diimplementasikan dalam berpikir dan berkarya bagi pelajar terutama untuk menangkis serbuan budaya barat seperti bahaya Pornografi dan Narkoba. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharli menyapa para Guru dan Siswa saat menyampaikan materi kepada siswa SMU 26 Jakarta, pada Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Sosialisasi ini dilakukan untuk menguatkan kecintaan terhadap nilai-nilai Pancasila yang telah kembali masuk dalam kurikulum pendidikan sekolah, sehingga dapat diimplementasikan dalam berpikir dan berkarya bagi pelajar terutama untuk menangkis serbuan budaya barat seperti bahaya Pornografi dan Narkoba. Aktual/Tino Oktaviano
Tim Sosialisasi MPR Dani Anwar menyampaikan materi kepada siswa SMU 26 Jakarta, saat Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara , di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Sosialisasi ini dilakukan untuk menguatkan kecintaan terhadap nilai-nilai Pancasila yang telah kembali masuk dalam kurikulum pendidikan sekolah, sehingga dapat diimplementasikan dalam berpikir dan berkarya bagi pelajar terutama untuk menangkis serbuan budaya barat seperti bahaya Pornografi dan Narkoba. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua Komisi II Arief Wibowo menunjukan data melalui layar saat konferensi pers mengenai kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT), di ruang Fraksi PDIP, Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Beberapa waktu lalu, KPU telah menetapkan 186 juta pemilih masuk daftar pemilih tetap (DPT), namun 10,4 juta ternyata tanpa NIK. Setelah disisir, KPU berhasil melengkapi 3,2 juta NIK pemilih sehingga hanya tersisa 7,2 juta pemilih tanpa NIK. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua Komisi II Arief Wibowo menunjukan data melalui layar saat konferensi pers mengenai kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT), di ruang Fraksi PDIP, Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Beberapa waktu lalu, KPU telah menetapkan 186 juta pemilih masuk daftar pemilih tetap (DPT), namun 10,4 juta ternyata tanpa NIK. Setelah disisir, KPU berhasil melengkapi 3,2 juta NIK pemilih sehingga hanya tersisa 7,2 juta pemilih tanpa NIK. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua Komisi II Arief Wibowo menunjukan data melalui layar saat konferensi pers mengenai kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT), di ruang Fraksi PDIP, Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Beberapa waktu lalu, KPU telah menetapkan 186 juta pemilih masuk daftar pemilih tetap (DPT), namun 10,4 juta ternyata tanpa NIK. Setelah disisir, KPU berhasil melengkapi 3,2 juta NIK pemilih sehingga hanya tersisa 7,2 juta pemilih tanpa NIK. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua Komisi II Arief Wibowo menunjukan data melalui layar saat konferensi pers mengenai kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT), di ruang Fraksi PDIP, Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Beberapa waktu lalu, KPU telah menetapkan 186 juta pemilih masuk daftar pemilih tetap (DPT), namun 10,4 juta ternyata tanpa NIK. Setelah disisir, KPU berhasil melengkapi 3,2 juta NIK pemilih sehingga hanya tersisa 7,2 juta pemilih tanpa NIK. Aktual/Tino Oktaviano
Wakil Ketua Komisi II Arief Wibowo menunjukan data melalui layar saat konferensi pers mengenai kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT), di ruang Fraksi PDIP, Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (12/11/2013). Beberapa waktu lalu, KPU telah menetapkan 186 juta pemilih masuk daftar pemilih tetap (DPT), namun 10,4 juta ternyata tanpa NIK. Setelah disisir, KPU berhasil melengkapi 3,2 juta NIK pemilih sehingga hanya tersisa 7,2 juta pemilih tanpa NIK. Aktual/Tino Oktaviano
Jakarta, Aktual.co —Sutomo atau Bung Tomo merupakan salah satu tokoh dibalik perlawanan rakyat Surabaya terhadap tentara sekutu. Tentara Inggris mendarat di Surabaya pada tanggal 25 Oktober 1945, tentara Inggris tergabung dalam tentara AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) datang ke Surabaya untuk melucuti senjata tentara Jepang dan membebaskan tawanan perang. Tentara Inggris yang diboncengi NICA (Netherlands Indies Civil Administrations) berusaha mengembalikan pemerintahan Indonesia ke pemerentahan Belanda. Maksud inilah yang memicu perlawanan laskar-laskar pemuda di Surabaya. Terbunuhnya Brigadir Mallaby oleh pemuda Surabaya, menyebabkan tentara Inggris lewat penggantinya, Mayor Jenderal Robert Mansergh memberi ultimatum kepada para laskar untuk menyerahkan senjata sampai batas pukul 6 pagi, 10 November 1945. Ultimatum Inggris itu dibalas dengan pidato Bung Tomo yang sangat membakar semangat rakyat Surabaya. Selama pertempuran melawan tentara Inggris pidato Bung Tomo diputar berulang-ulang di radio RRI dan radio-radio Pergerakan. 20.000 lebih tentara Indonesia gugur sedangkan dari pihak Inggris 2 perwira dan 2.000 tentara tewas, serta 300 tentara asal India dan Pakistan desersi ke pihak Indonesia. Inggris yang memperkirakan cukup 3 hari untuk menguasai Surabaya, ternyata butuh waktu 21 hari untuk meluluhlantakan kota Surabaya. Bung Tomo lahir 3 Oktober 1920, Bung Tomo dibesarkan dalam keluarga menengah dan pernah mengenyam pendidikan MULO dan HBS. Bung Tomo mengawali berorganisasi di KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Di KBI nama Bung Tomo mulai terkenal, karena Bung Tomo merupakan Orang Hindia Belanda kedua yang mencapai tingkat Pandu Garuda. Bung Tomo juga pernah bergabung pada Serikat Islam dan tahun 1944 Bung Tomo menjadi anggota Gerakan Rakyat Baru. Di masa kemerdekaan Bung Tomo pernah menjabat Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang Bersenjata/Veteran, Anggota DPR (1956-1959) mewakili Partai Rakyat Indonesia. Pada masa orde baru (1978) Bung Tomo ditahan karena sikap kritisnya terhadap pemerintahan. Pada tanggal 7 Oktober 1981, Bung Tomo meninggal dunia di Padang Arafah – Mekkah, saat beliau menunaikan ibadah haji. Bung Tomo dimakamkan di pemakaman umum ngagel Surabaya. Pada tanggal 10 November 2008 Bung Tomo dianugrahi Pahlawan Nasional lewat Surat Keputusan Presiden Nomor 041/TK/2008.
Sejumlah pekerja melakukan aktivitas di pabrik kemasan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) di Tangerang, Banten, Senin (11/11/2013). DAJK berencana meningkatkan kapasitas produksi divisi offset printing dari 36.000 ton pertahun menjadi 76.000 ton pertahun setara dengan penambahan kapasitas sebesar 111%, sementara itu untuk divisi corrugated carton kapasitas saat ini sebesar 48.000 ton pertahun meningkat dari 24.000 ton pertahun pada tahun sebelumnya. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah pekerja melakukan aktivitas di pabrik kemasan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) di Tangerang, Banten, Senin (11/11/2013). DAJK berencana meningkatkan kapasitas produksi divisi offset printing dari 36.000 ton pertahun menjadi 76.000 ton pertahun setara dengan penambahan kapasitas sebesar 111%, sementara itu untuk divisi corrugated carton kapasitas saat ini sebesar 48.000 ton pertahun meningkat dari 24.000 ton pertahun pada tahun sebelumnya. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah pekerja melakukan aktivitas di pabrik kemasan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) di Tangerang, Banten, Senin (11/11/2013). DAJK berencana meningkatkan kapasitas produksi divisi offset printing dari 36.000 ton pertahun menjadi 76.000 ton pertahun setara dengan penambahan kapasitas sebesar 111%, sementara itu untuk divisi corrugated carton kapasitas saat ini sebesar 48.000 ton pertahun meningkat dari 24.000 ton pertahun pada tahun sebelumnya. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah pekerja melakukan aktivitas di pabrik kemasan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) di Tangerang, Banten, Senin (11/11/2013). DAJK berencana meningkatkan kapasitas produksi divisi offset printing dari 36.000 ton pertahun menjadi 76.000 ton pertahun setara dengan penambahan kapasitas sebesar 111%, sementara itu untuk divisi corrugated carton kapasitas saat ini sebesar 48.000 ton pertahun meningkat dari 24.000 ton pertahun pada tahun sebelumnya. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah pekerja melakukan aktivitas di pabrik kemasan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo (DAJK) di Tangerang, Banten, Senin (11/11/2013). DAJK berencana meningkatkan kapasitas produksi divisi offset printing dari 36.000 ton pertahun menjadi 76.000 ton pertahun setara dengan penambahan kapasitas sebesar 111%, sementara itu untuk divisi corrugated carton kapasitas saat ini sebesar 48.000 ton pertahun meningkat dari 24.000 ton pertahun pada tahun sebelumnya. Aktual/Tino Oktaviano
Jakarta, Aktual.co —Setelah mendapat kunjungan dari Menteri Pertahanan Australia David Johnston(8/11), Menhan Purnomo Yusgiantoro memberi keterangan pers ke puluhan awak media. Kedua Menhan sepakat menyerahkan penyelesaian masalah penyadapan kepada Kementerian Luar Negeri kedua negara, karena masalah ini dianggap terkait hubungan diplomatik antara Australia dan Indonesia. Purnomo juga meyakinkan ke awak media, bahwa Kementerian Pertahanan aman dari penyadapan. Dalam kesempatan itu Purnomo juga menambahkan, pertemuanya dengan David Johnston lebih banyak mendiskusikan kerjasama dalam menangani masalah imigran gelap. Berikut video pers conference Menhan Purnomo Yusgiantoro
Menteri BUMN Dahlan Iskan (kedua kanan), Menteri Keuangan Chatib Basri (kedua kiri), Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin (kanan) dan Ekonom dari Universitas New York Nouriel Roubini (kiri), berbincang saat acara Mandiri Investment Forum 2013 di Jakarta, Senin (11/11/2013). Forum yang mengambil tema Indonesia, Preparing For The New Era ini bertujuan sebagai ajang sharing informasi antara regulator dengan 400 investor dalam dan luar negeri mengenai iklim investasi di Indonesia terkini. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri Keuangan Chatib Basri (kanan), Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin (kiri), saat acara Mandiri Investment Forum 2013 di Jakarta, Senin (11/11/2013). Forum yang mengambil tema Indonesia, Preparing For The New Era ini bertujuan sebagai ajang sharing informasi antara regulator dengan 400 investor dalam dan luar negeri mengenai iklim investasi di Indonesia terkini. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri BUMN Dahlan Iskan, memberikan sambutan saat acara Mandiri Investment Forum 2013 di Jakarta, Senin (11/11/2013). Forum yang mengambil tema Indonesia, Preparing For The New Era ini bertujuan sebagai ajang sharing informasi antara regulator dengan 400 investor dalam dan luar negeri mengenai iklim investasi di Indonesia terkini. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri BUMN Dahlan Iskan (kiri) dan Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin (kanan) saat acara Mandiri Investment Forum 2013 di Jakarta, Senin (11/11/2013). Forum yang mengambil tema Indonesia, Preparing For The New Era ini bertujuan sebagai ajang sharing informasi antara regulator dengan 400 investor dalam dan luar negeri mengenai iklim investasi di Indonesia terkini. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri BUMN Dahlan Iskan (kedua kanan), Menteri Keuangan Chatib Basri (kedua kiri), Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin (kanan) dan Ekonom dari Universitas New York Nouriel Roubini (kiri), berbincang saat acara Mandiri Investment Forum 2013 di Jakarta, Senin (11/11/2013). Forum yang mengambil tema Indonesia, Preparing For The New Era ini bertujuan sebagai ajang sharing informasi antara regulator dengan 400 investor dalam dan luar negeri mengenai iklim investasi di Indonesia terkini. Aktual/Tino Oktaviano