12 April 2026
Beranda blog Halaman 42989

Sri Mulyani Jadi Menteri, Golkar: Itu Menjerumuskan Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Kabar masuknya nama bekas menteri keuangan Sri Mulayani Indrawati sebagai calon menteri di kabinet pemerintahan Jokowi-JK, terus menuai kritik.
Bahakan, politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo memastikan jika benar Sri Mulyani masuk dalam kabinet Jokowi-JK, maka parpol yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih akan menentangnya.
“Yang pasti KMP akan menentang kalau Jokowi menunjuk Sri Mulyani karena itu bertentangan juga dengan maktab ekonomi Jokowi,” kata Bambang di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (17/10).
Saat dimintai tanggapan soal pernyataan JK yang menilai Sri Mulyani orang yang penting dan perlu masuk dalam kabinet, Bambang mengatakan pemilian itu bakal menjerumuskan Jokowi.
“Ya itu tidak masalah, tapi kan justru akan menjerumuskan Jokowi dalan semangat Trisakti. Yang sudah kita ketahui kan Sri Mulyani ada masalah di Century dan ini bukan soal kecil, ini serius,” kata dia.
Sebelumnya, Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) mengatakan, nama Sri Mulyani masuk sebagai salah satu yang dibidik untuk mengisi menteri bidang ekonomi di pemerintahan yang akan dijalaninya bersama Jokowi.
JK bahkan menyebut, bekas menteri keuangan itu sebagai orang penting bagi perekonomian Indonesia.
“Orang seperti dia (Sri Mulyani) memang penting untuk ekonomi ke depan,” kata JK di kediamannya Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (15/10).
Mantan ketua umum Partai Golkar ini bahkan mengatakan uji kelayakan dan kepatutan tidak wajib dilakukan terhadap calon menteri yang sudah dikenal rekam jejaknya.
“Calon dilihat track record, tak perlu selalu ada fit proper karena bukan orang baru. Semua dilihat lagi latar belakang, celah-celahnya,” kata JK.

Artikel ini ditulis oleh:

Korut Tuding Korsel Rusak Perdamaian

Jakarta, Aktual.co — Korea Utara menuduh Korea Selatan dengan sengaja merusak usaha-usaha meredakan ketegangan dan memperingatkan bahwa prospek-prospek bagi dimulainya kembali dialog tingkat pejabat tinggi antara kedua negara suram.
Korut melalui KCNA mengecam Korsel dan menawarkan versinya bagi perundingan-perundingan militer yang rahasia berakhir dengan kebuntuan.
Perundingan-perundingan itu bertujuan untuk membahas ketegangan yang meningkat akibat dua insiden melibatkan baku tembak singkat di perbatasan darat antar-Korea dan perbatasan-perbatasan maritim.
Setelah pertemuan di desa perbatasan Panmunjom, Korsel mmengeluarkan satu pernytaan singkat bahwa kedua pihak telah mengutarakan sikap-sikap mreka tetapi gagal mempersempit perbedaan-perbedaan.
Pesan yang disampaikan KCNA itu mengatakan Korut terpaksa mengirim tiga permintaan bagi satu pertemuan sebelum Korsel menyetujuinya, dan mengatakan usul aslinya bagi pertemuan dengan Penasehat Keamanan Nasional Kim Kwan-Jin ditolak.
Korut juga mengeluhkan bahwa Korsel pada awalnya menegaskan tetap merahasiakan perundingan itu, tetapi kemudian memilih membukanya pada publik.
“Sikap pihak Korsel mengecilkan hati pihak Korut dan membuatnya marah,” kata KCNA.
Dalam perundingan itu, Korut meminta Korsel melakukan tindakan untuk mencegah para pegiat meluncurkan selebaran-selebaran anti-Pyongyang yang dibawa oleh balon-balon rakasa melintas masuk ke dalam perbatasannya.
Seoul menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki landasan hukum untuk melarang peluncuran selebaran itu, satu tanggapan yang KCNA sebut sebagai “satu olok-olok dan penghinaan.” 
Penyebaran selebaran-selebaran Jumat lalu memicu baku tembak senapan mesin di lintas perbatasan darat yang dijaga ketat itu setelah militer Korut berusaha menembak jatuh balon-balon raksasa milik para pegiat.

The Jakmania Dukung Nil Maizar Sebagai Pelatih Persija

Jakarta, Aktual.co — Pendukung klub Persija Jakarta, The Jakmania, menyatakan untuk mendukung Nil Maizar sebagai pelatih, jika dibandingkan dengan Aji Santoso. Ini dilakukan untuk mencari pengganti Benny Dollo yang dipecat manajemen.

Wakil Ketua Umum The Jakmania, Richard Ahmad Supriyanto, mengungkapkan alasan mengapa pihaknya lebih memilih Nil Maizar dibandingkan dengan Aji Santoso, karena rekam jejak mantan pelatih Timnas Indonesia itu, ketika menangani klub Semen Padang.

Dijelaskan Richard, meski baru menangani satu klub, kemampuan Nil Maizar dalam membangun sebuah tim dengan materi pemain seperti yang dimiliki Persija, terbilang bagus.

Sementara itu, sepak terjang Aji Santoso, menurut Richard, tidak segemilang Nil Maizar. Namun satu kelebihan Aji adalah pengalamannya menukangi berbagai klub besar di Indonesia. Beberapa klub yang sempat dilatih oleh Aji adalah Persik Kediri, Persisam Putra Samarinda serta Persema Malang.

“Kami melihat Nil Maizar lebih kompeten. Kita juga melihat bagaimana saat Aji melatih timnas U-23. Itu yang jadi tolak ukur kami,” tutur Richard kepada Aktual.co, Jumat (17/10).

Selain itu, alasan lain yang dikemukakan oleh Richard ialah masalah dana untuk mengontrak Nil Maizar, sesuai dengan keuangan yang saat ini dimiliki oleh klub asal Ibu Kota itu.

“Di era kepemilikan yang sekarang, Nil merupakan pelatih yang tepat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pelatih Benny Dollo dipecat oelh manajemen Persija, karena dirinya tidak mampu meloloskan Persija ke babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL), musim ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Sekjen PBB Minta Satu Juta Dolar AS Untuk Perangi Ebola

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Kamis (16/10), meminta masyarakat internasional menyediakan satu miliar dolar AS guna membantu mencapai sasaran pengurangan angka penularan Ebola hingga 1 Desember.
“Puluhan negara memperlihatkan solidaritas mereka. Namun, kita perlu mengubah janji menjadi aksi. Kami memerlukan lebih banyak dokter, perawat, peralatan, pusat perawtan dan kemampuan medis,” kata Ban kepada wartawan sepulangnya dari kunjungan ke Timur Tengah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyarankan bahwa dalam waktu 60 hari hingga 1 Desember, 70 persen dari semua orang yang terinfeksi harus berada di rumah sakit dan 70 persen korban dimakamkan secara aman.
Jika tidak, jumlah penularan Ebola beresiko naik secara dramatis dan secara mengalahkan reaksi secara keseluruhan, demikian peringatan Anthony Banbury, Kepala Misi PBB bagi Reaksi Tanggap Darurat Ebola (UNMEER), di dalam penjelasannya kepada Dewan Keamanan PBB pada 14 Oktober.
Selain itu, Ban di dalam pernyataannya menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga seorang pegawai Misi PBB yang meninggal akibat Ebola pada pekan ini, demikian laporan Xinhua, Jumat (17/10).
Abdel Fadeel Mohammed Basheer, insinyur satu laboratorium Sudan di Misi PBB di Liberia, meninggal setelah dirawat karena terserang Ebola di Jerman pada 14 Oktober.
Ban juga memuji personel medis dan pendukung yang bekerja di garis depan melawan Ebola. Ia mengatakan, “Ebola dapat dikalahkan jika kita bekerjasama secara efektif. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk bertindak.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Golkar Nilai Reputasi Sri Mulyani di Indonesia Buruk

Jakarta, Aktual.co — Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan, jika benar Sri Mulyani Indrawati masuk dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, hal itu bertolak belakang dengan gagasan Trisakti yang dianutnya.
“Saya ingat bahwa Jokowi berkali-kali menyampaikan paparannya bahwa kabinetnnya menjalankan gagasan besar Bung Karno berupa Trisakti sedangkan Sri Mulyani kan maktab-nya pasar bebas, jadi ini bertolak belakang,” kata Bambang di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (17/10).
Bambang pun mengatakan, Sri Mulyani itu memiliki reputasi yang buruk di Indonesia.
“Kita ketahui reputasi Sri Mulyani kan menggantungkan bangsa ini dengan pinjaman luar negeri, bahkan dengan bunga yang sangat tinggi,” kata dia.
Sebelumnya, Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) mengatakan, nama Sri Mulyani masuk sebagai salah satu yang dibidik untuk mengisi menteri bidang ekonomi di pemerintahan yang akan dijalaninya bersama Jokowi.
JK bahkan menyebut, bekas menteri keuangan itu sebagai orang penting bagi perekonomian Indonesia.
“Orang seperti dia (Sri Mulyani) memang penting untuk ekonomi ke depan,” kata JK di kediamannya Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (15/10).
Mantan ketua umum Partai Golkar ini bahkan mengatakan uji kelayakan dan kepatutan tidak wajib dilakukan terhadap calon menteri yang sudah dikenal rekam jejaknya.
“Calon dilihat track record, tak perlu selalu ada fit proper karena bukan orang baru. Semua dilihat lagi latar belakang, celah-celahnya,” kata JK.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Alasan Tim Transisi Jokowi Telat Serahkan Kabinet ke KPK

Jakarta, Aktual.co — Baru saja tim transisi Kabinet Joko Widodo menyerahkan nama-nama calon pembantunya, yang dikemas melalui map berwarna coklat. Penyerahan nama calon menteri itu pun diterima oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Deputi Pencegahan, Johan Budi Sapto Prabowo.
Namun, penyerahan nama-nama calon pembantu Presiden itu terkesan telat, karena tim transisi baru mengirimkan nama menteri jelang 3 hari menuju pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo.
“Karena tadi Pak Jokowi melakukan solat Jumat dulu,” kata Deputi Rumah Transisi, Hasto Kristianto, ketika ditanya alasan tim transisi baru melaporkan nama-nama pembantu presiden kepada KPK, di Gedung KPK, Jumat (17/10).
Terkait pelaporan nama-nama calon menteri itu, pihak KPK, kata Hasto akan menindaklanjuti untuk melakukan pemeriksaan rekam jejak para calon menteri tersebut.
“Pada waktu yang tepat nantinya akan ada respon mengingat seluruh spirit penyelenggara yang dipimpin Jokowi untuk membentuk pemerintah yang bersih dan terbebas dari berbagai macam korupsi,” kata dia.
Dia mengatakan, dengan disodorkan nama-nama menteri itu, bisa menjadi niat bersama dalam menciptakan kabinet yang bebas dari korupsi. 
“Sehingga niat bersama, di satu memperkuat KPK tapi disisi lain menyusun kabinet yang betul-betul terbebas dari berbagai macam korupsi menjadi komitmen yang diwujudukan Jokowi sesuai janji kampanyenya dan harapan rakyat Indonesia,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Berita Lain