12 April 2026
Beranda blog Halaman 42990

Isran Noor: Pertemuan Jokowi-Prabowo Disebut Islah

Jakarta, Aktual.co — Bupati Kutai Timur Isran Noor mengatakan, presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan perilaku Islami melalui sikapnya yang mengunjung capres lawannya Prabowo Subianto.
“Silaturahmi yang dilakukan oleh Jokowi menunjukkan sikapnya yang Islami. Mau merangkul saingannya dalam pilpres,” kata Isran, di Jakarta, Jumat (17/10).
Politikus Partai Demokrat itu mengatakan, nilai-nilai Islam sudah ada di dalam Jokowi. Dia pun mengatakan, apa yang terjadi antara Jokowi dan Prabowo itu disebut islah.
“Jadi tidak benar, Jokowi akan menomorduakan umat Islam. Jokowi bisa menang juga karena umat Islam,” kata dia.
Kandidat kuat menteri dalam negeri dan kependudukan itu menambahkan silaturahim yang dilakukan Jokowi mampu meredakan ketegangan politik terjadi selama ini.
“Mari kita dukung pemerintahan Jokowi-JK,” kata dia.
Sebelumnya, Presiden terpilih Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto, di kediaman almarhum ayah Prabowo, Prof Sumitro Djojohadikusumo di Jakarta Selatan. Pertemuan itu merupakan yang pertama kalinya setelah 22 Juli. 

Artikel ini ditulis oleh:

Golkar Sambut Baik Pertemuan Jokowi-Prabowo

Jakarta, Aktual.co — Partai Golkar mengapresiasi pertemuan presiden terpilih Joko Widodo dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, siang tadi.
Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar Ade komaruddin, itu adalah sebuah contoh yang baik.
“Petemuan tadi, Golkar menyambut baik. Semuanya harus begitu, itu contoh yang baik,” kata Ade di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (17/10).
Menurutnya, pertemuan seperti itu harus terus dilakukan untuk menjaga komunikasi dalam keberhasilan pemerintahan mendatang
“Komunikasi politik adalah kunci keberhasilan agenda politik, dengan silatuhrami akan bisa dipecahkan dengan baik,” kata dia.
Sebelumnya, Pertemuan Jokowi-Prabowo berlangsung di kediaman Sumitro Djojohadikusumo di Jalan Kertanegara Nomor 4 Jakarta Selatan.
Pertemuan keduanya berlangsung secara tertutup, Jokowi datang pukul 10.05 WIB dan pertemuan berlangsung selama 10 menit. Jokowi di dampingi ketua tim transisi Rini M. Soemarno, Deputi Tim Transisi Andi Wijanarko, dan politisi PDI Perjuangan Aria Bima.
Sementara itu Prabowo didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Edy Prabowo. 

Artikel ini ditulis oleh:

FPI Desak DPRD Gunakan Hak Interpelasi Lengserkan Ahok

Jakarta, Aktual.co —Ratusan massa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) kembali geruduk Gedung DPRD DKI Jakarta.
Aksi yang dimulai usai sholat Jumat pukul 14.26 WIB ini masih berkutat dengan tuntutan yang sama seperti aksi  sebelumnya menolak Basuki Thaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI.
Namun di unjukrasa kali ini massa FPI mengajukan tuntutan agar DPRD DKI segera menggunakan hak interpelasi dan hak angket untuk memakzulkan Ahok.
Selain itu, massa FPI dalam orasinya juga menegaskan kalau aksi mereka tidak ‘dibekingi’ oleh pihak manapun.
“Perjuangan kami tidak ada yang bayar, tidak ada yang bekingi, kami meminta DPRP gunakan hak-hanya tolak Ahok sebagai Gubernur,” kata salah satu peserta demo yang berorasi, di Kebun Sirih, jumat (17/10)
Aksi FPI kali ini melibatkan ormas islam dan perwakilan majelis talim Jakarta, diantaranya adalah Gerakan Reformis Islam (Garis) yang tergabung dalam Forum Umat Islam. 

Artikel ini ditulis oleh:

Capim KPK, Busyro Pasrah Keputusan DPR

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co — Dua nama calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi sudah disodorkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah diterima Presiden, kemudian dua nama calon pimpinan KPK itu siap diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menjawab enteng. Dia mengaku akan mengikuti prosedur yang sudah ditentukan itu. “Ya saya akan mengikuti tes saja, mudah-mudahan terpilih yang terbaik untuk bangsa. Yang penting ngikutin tes saja,” kata dia di Gedung KPK, Jumat (17/10).
Dia mengatakan, meski saat ini dirinya masih menjabat sebagai salah satu pimpinan, dia mengaku akan mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan Panitia Seleksi calon pimpinan KPK yang dilakukan oleh Kemenkumham.
“Gini saja, sejak dulu saya, yang penting mengikuti, mudah-mudahan yang terpilih itu yang terbaik untuk bangsa dalam pemberantasan korupsi bersama temen-temen DPR, pemerintah pusat, pemda,” kata dia.
Dua nama yang akan diserahkan Presiden SBY ke DPR yakni, Busyro Muqoddas dan Robby Arya Brata. Busyro sendiri merupakan calon incumben, sementara Robby adalah Kepala Bidang Hubungan Internasional Sekretariat Kabinet.
Kedua nama ini, menyingkirkan empat orang lain dalam tes wawancara capim KPK yaitu mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah I Wayan Sudirta,  jurnalis dan advokat Ahmad Taufik, dosen hukum Universitas Pelita Harapan Jamin Ginting dan spesialis perencanaan dan anggaran Biro Rencana Keuangan KPK Subagio.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Hakim Tolak Pra Peradilan Mantan Anak Buah Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak Gugatan Pra Peradilan yang diajukan Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono. Menjelis menilai, penahanan yang dilakukan jaksa penyidik Kejagung terhadap mantan anak buah Joko Widodo dinyatakan sah dan sesuai prosedur.
“Hakim menolak secara keseluruhan gugatan pra peradilan yang diajukan pemohon,”kata hakim tunggal Nur Aslam saat pembacaan putusan, di PN Jakarta Selatan, Jumat (17/10).
Pertimbangannya, hakim meyakini surat penahanan yang dikeluarkan Kejagung terhadap Udar, tersangka Mark Up pengadaan bus Transjakarta sudah sah menurut hukum. 
Terpisah Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, R Widyo Pramono menyambut baik putusan hakim tersebut. Menurut Widyo penahanan terhadap Udar memang sudah sesuai prosedur. 
“Menang, sah. Sah penahanan yang dilakukan penyidik,” ujar Widyo di Kejagung.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Nasib Pedagang IRTI Monas, Sudah Berkorban Diancam Ditahan Pula

Jakarta, Aktual.co —Pasca dirobohkan pagi kemarin, para pedagang IRTI tidak diperbolehkan dulu berdagang di sana.
Sampai lokasi binaan Lenggang Jakarta selesai dibangun di sisi barat IRTI, November mendatang.
Ujar Kepala Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Pariwisata, Sri Indriastuti, pedagang harus berkorban dulu sementara untuk tidak berdagang hingga Lenggang Jakarta selesai dibangun. 
“Kan memang harus ada pengorbanan dulu sementara. Kita tidak memaksa, yang tidak mau silakan mundur karena banyak pedagang lain yang antre,” kata dia, di Jakarta, Jumat (17/10).
Selama menunggu itu, kata dia, pihaknya tak lepas tangan begitu saja. Para pedagang akan dibina program CSR PT Sosro di Bekasi. 
Untuk kemudian diperbolehkan kembali untuk berjualan di lokasi binaan Lenggang Jakarta. Namun yang menjalani pembinaan hanya pedagang yang dinyatakan resmi oleh Sudin KUMKMP.
Saat ini, pedagang yang terdaftar adalah sekitar 339 pedagang. 
“Kita akan beri pelatihan selama seminggu. Nanti sejak tanggal 20 Oktober 2014,” ujarnya.
Setelah Lenggang Jakarta dibangun dan pedagang sudah diperbolehkan berdagang, pembina dari PT Sosro akan tetap mendampingi sementara untuk mengawasi cara mereka berjualan. 
Untuk biaya pembinaan akan ditanggung seluruhnya oleh PT Sosro yang menghabiskan dana hingga 8 miliar rupiah.
Sementara itu, Kasatpol PP DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso juga mengatakan pedagang IRTI yang masih nekat berjualan akan ditahan dan hak untuk berjualan di Lenggang Jakarta nanti akan dicabut.
“Tunggu sampai pembangunan Lenggang Jakarta ini selesai. Diperkirakan, akhir November 2014 rampung.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain