9 April 2026
Beranda blog Halaman 43003

Pengamat: Hukuman Pelaku Kejahatan Seksual Masih Ringan

Jakarta, Aktual.co —Hukuman yang diatur dalam undang-undang untuk para pelaku kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur, terutama ketika yang menjadi korban adalah darah daging sendiri, masih terlalu ringan, kata pemerhati masalah kejiwaan forensik dan klinis Kasandra Putranto.

“Hukuman maksimal 15 tahun yang diatur dengan Pasal 81 Undang-undang No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak bagi para pelaku kekerasan seksual khususnya kasus yang terjadi di dalam keluarga masih terlalu ringan,” katanya pada Antara, Kamis (16/10).

Kasandra mencontohkan kasus pelecehan seksual di Jakarta Timur yang dilakukan oleh ayah kandung pada anaknya memberikan bukti bahwa penegakan hukum bagi pelaku kekerasan seksual saat ini tidak membuat jera bagi pelaku tindakan tidak terpuji tersebut.

“Dalam satu pekan ada dua kasus pelecehan seksual pada anak kandung membuktikan hukuman yang ada tidak membuat jera dan menimbulkan rasa takut bagi pelaku kegiatan amoral tersebut,” katanya.

Kasandra mengatakan pelecehan seksual yang belakangan marak terjadi dalam lingkungan keluarga telah menghancurkan struktur kejiwaan dari anak yang menjadi korban tersebut dengan sangat parah karena pelakunya adalah orangtuanya sendiri.

“Tentu kejiwaan anak korban pelecehan akan sangat terganggu dan sulit untuk kembali menjalani kehidupan secara normal, terlebih pelaku adalah ayahnya sendiri. Mereka itu lebih rendah dari binatang,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan anak-anak korban kekerasan seksual harus mendapatkan penanganan dalam waktu yang lama dan terus menerus serta dukungan sosial dari masyarakat sekitar karena trauma yang dialaminya tersebut akan membuat emosinya kurang stabil.

“Penanganan yang diberikan pada korban harus dilakukan terus menerus dan berkesinambungan berupa sharing pada orang terdekat agar menimbulkan lagi rasa percaya dirinya karena dengan emosi yang kurang stabil korban ini bisa melakukan jalan pintas seperti bunuh diri,” katanya.

Dengan maraknya kasus kekerasan seksual yang melibatkan anggota terdekat dalam keluarga ini, Kasandra berharap undang-undang yang mengatur hukuman bagi pelaku direvisi untuk ditingkatkan supaya memunculkan rasa keadilan bagi korban.

“Pelakunya pelecehan seksual pada anak seharusnya dihukum minimal 15 tahun bukannya maksimal. Bahkan semestinya lebih berat karena mereka itu orang tua kandung,” katanya tegas.

Mengenai bentuk hukuman bagi pelaku pelecehan seksual berupa kastrasi (pengebirian) yang pernah diwacanakan beberapa waktu silam Kasandra menyepakatinya, tetapi tidak dengan secara fisik berupa pemotongan alat kelamin namun dengan proses kimia.

“Jika dikebiri secara fisik juga tidak manusiawi dan melanggar HAM akan lebih baik jika dikurangi sampai dihilangkan gairah seksualnya sampai mengalami impotensi dengan secara kimiawi mengguanakan obat atau kemoterapi,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

BIN Belum Temukan Potensi Penggagalan Pelantikan Jokowi-JK

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman mengatakan, belum ditemukan adanya upaya penggagalan pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada 20 Oktober 2014.
“Sampai saat ini indikasi dari berbagai upaya untuk menggagalkan pelantikan belum ditemukan namun antisipasi dan pencegahan harus tetap dilakukan,” kata Marciano saat ditemui di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (16/10).
Marciano mengatakan, antisipasi dan pencegahan dini harus tetap dilakukan agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
Selain itu, dalam menyambut pelantikan itu, daerah-daerah juga ikut merayakan dengan berbagai acara namun diharapkan masyarakat tidak takut berlebihan dengan acara tersebut.
“Kita tidak boleh mengecilkan kondisi yang ada saat ini. Upaya ke atas dilakukan agar situasi terkendali dengan baik,” kata dia.
Namun Kepala BIN menjelaskan pergerakan massa dalam arti negatif tidak ada karena masyarakat hanya ingin melihat presiden baru di beberapa rute.
Persiapan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih tidak boleh biasa, karena merupakan hari istimewa.
“Pengamanan disesuaikan dengan massa yang turun ke jalan untuk menyambut presiden baru dan ucapkan terima kasih kepada presiden SBY,” kata dia.
Dia mengatakan pengamanan pelantikan itu diatur Kapolri Jenderal Polisi Sutarman dan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko secara proporsional yang mengamankan acara kirab dan sambut presiden baru. Menurut dia pengamanan harus ada karena semakin banyak orang yang menyambut di jalan maka harus digelar pengamanan yang memadai.
“Imbauannya kepada masyarakat dan media agar tetap kondusif karena tanggal 20 Oktober 2014 merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia dan perkembangan demokrasi,” kata dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

SPN Berharap Upah Buruh Naik 30 Persen

Jakarta, Aktual.co —Buruh yang mengatasnamakan Serikat Pekerja Nasional (SPN) mengharapkan kenaikan upah minimum sebesar 30 persen atau sekitar Rp3 juta per bulan.

“Kami harap pemerintah dapat menaikkan upah minimum karena kebutuhan saat ini semakin meningkat,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat SPN Iwan Kusmawan di Jakarta, Kamis (16/10).

Iwan mengatakan kenaikan upah ini untuk mengantisipasi kenaikan harga sejumlah kebutuhan antara lain kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sejak Maret 2014 sebesar 33-65 persen dan kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

” Kami tidak bisa mengandalkan upah minimum untuk membeli kebutuhan kalau harga terus naik,” katanya.

Selain itu, kata dia, kenaikan gas elpiji 12 kg menjadi pertimbangan karena orang beralih ke gas berukuran 3 kg yang biasa mereka gunakan.

“Kami akan terus memperjuangkan kenaikan upah ini,” ujarnya.

Sementara itu, buruh juga meminta kepada pembeli yang bermerk agar menetapkan upah sama di seluruh Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Messi Berpeluang Lampaui Rekor Zarra

Jakarta, Aktual.co — Lionel Messi akan memiliki peluang lain untuk menyamai atau melampaui rekor 251 gol Liga Spanyol milik Telmo Zarra yang sudah bertahan selama enam dekade, ketika Barcelona menjamu tim promosi Eibar pada Sabtu (18/10).

Kapten Argentina sekaligus peraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia sebanyak empat kali itu telah mengemas 249 gol di liga teratas Spanyol, sejak ia memainkan pertandingan pertamanya pada Kamis tepat sepuluh tahun silam saat masih berusia 17 tahun.

Gol-gol Messi – total ia telah membukukan 361 gol dari 434 pertandingan resmi – telah membantu klub Katalan itu memenangi 21 trofi dalam satu dekade terakhir, termasuk enam gelar Liga Spanyol dan tiga mahkota Liga Champions.

Banyak disebut-sebut sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola, pemain 27 tahun itu dihujani pujian menjelang perayaan satu dekadenya, meski ayahnya, Jorge, menegaskan bahwa putranya tidak terpengaruh oleh sanjungan atau kritikan.

“Terdapat masa-masa ketika ada terlalu banyak pujian dan pada momen-momen lain kritik begitu tajam,” kata Jorge Messi, dikutip Reuters, Kamis (16/10).

“Anda harus berhenti di suatu tempat di tengah-tengah dan melihat ke depan,” tambahnya.

Jika Messi gagal untuk menyamai atau melampaui rekor Zarra pada Sabtu, peluang berikutnya adalah pada pertandingan “El Clasico” Liga Spanyol di markas Real Madrid pada pekan depan.

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Temukan Bom Sisa Konflik Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Sebuah bom rakitan peninggalan masa konflik ditemukan Razali (34) warga Desa Rawang Iteik Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Kamis (16/10) sekitar pukul 15.10 WIB di sebuah kebun kosong dekat areal sawah desa setempat.  
Razali menemukan bom itu ditemukan saat sedang membabat semak belukar yang tumbuh dalam kebun tersebut untuk cetak sawah baru.
Informasi yang diperoleh Aktual.co, menyebutkan bom dalam bentuk pipa besi 3 inch dengan berat 5 kilogram dan panjang 25 centimeter itu ditemukan Razali saat sedang membabat semak belukar di kebun milik Samsul Bahri (49) warga desa setempat yang dijadikan sawah.
Saat sedang membabat semak belukar, sambung Razali, alat babat semak belukar itu terkena pipa besi. Saat itu Razali tidak menaruh curiga kalau benda tersebut adalah bom.
Setelah itu, Razali membawa pulang benda tersebut untuk dijual, setelah diperhatikan ternyata ada pipa tersebut ada kabel, Razali baru meyakini kalau benda tersebut adalah bom.
Warga pun melaporkan kasus itu ke Mapolsek Tanah Jambo Aye. Kapolres Aceh Utara AKBP Gatot Sujono melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye Iptu Teguh Yano Budi menyebutkan, bom yang ditemukan tersebut adalah peningggalan masa konflik dan sekarang telah diamankan ke polek. 
“Kami telah memberitahukan penemuan bom itu ke penjinak bom (jibom) Detasemen Brimob B Pelopor Lhokseumawe. Nanti Jibom yang akan mengamankan bom itu,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dinas Damkar Jakpus Tingkatkan Sosialisasi Penanganan Kebakaran

Jakarta, Aktual.co —Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dalam upaya mempercepat penanganan bencana kebakaran di daerah setempat.
“Meningkatnya pemahaman masyarakat akan mampu mempercepat pemadaman pertama yang dilakukan warga di setiap kawasan,” kata Kasi Operasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat Sudarno saat ditemui di Kantornya di Jakarta, Kamis (16/10).
Ia menjelaskan, peningkatan pemahaman itu seperti cara pemanfaatan alat-alat pemadam kebaran sepeti tabung pemadam api ringan di RT-RW dan pemadam kebakaran motor di setiap kelurahan.
“Berbagai alat pemadam kebakaran yang ada di kawasan itu dapat dimanfaatkan untuk tindakan pertama sebelum datangnnya petugas,” katanya.
Sudarno mengatakan peningkatan sosialisasi kepada seluruh masyarakat setiap tahunnya itu juga sebagai upaya mempersiapkan masyarakat dapat bergerak cepat jika sewaktu-waktu musibah itu datang.
“Memang setiap kebakaran yang terjadi peran serta masyarakat selalu ada dan dengan meningkatnya pemahaman maka akan makin cepat penanganan yang dapat dilakukan,” katanya.
Data Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat menyebutkan jumlah kasus kebakaran sepanjang tahun 2013 berjumlah 134 kali dengan kurugian ditaksir Rp26 miliar dan dari medio Januari-Mei 2014 musibah kebakaran di wilayah itu terjadi 44 kali dengan kerugian Rp9,7 miliar.
Ia mengatakan pihaknya juga terus melakukan pelatihan kepada anggota bantuan sukarela kebakaran (Balakar) yang bekerja tanpa ada bayaran dalam penanganan musibah kebakaran di setiap kawasan.
“Kedepan kita berharap para Balakar tersebut juga mendapat perhatian,” kata Sudarno.
Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat memiliki personil berjumlah 462 orang. Personil itu dibagi dalam dua grup yakni A dan B dengan setiap grup jaga berjumlah 154 personil piket setiap harinya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain