4 April 2026
Beranda blog Halaman 43046

Bekas Kepala Bapeppti Bantah Plesiran ke Luar Negeri

Jakarta, Aktual.co — Bekas Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bapeppti) Syahrul Raja Sempurnajaya, membantah telah melakukan perjalanan ke luar negeri dengan menggunakan fee transaksi dari PT Bursa Berjangka Jakarta dan PT Kliring Berjangka Indonesia.
“Tidak, saya pada waktu itu harus membantalkan karena jaga kandang di Jakarta, atas permintaan menteri tak ada satu pun yang pergi keluar negeri,” kata Syahrul ketika memberikan keterangan sabagai terdakwa di sidang lanjutan kasus Bapeppeti di Pengdilan Tipikor Jakarta, Rabu (15/10).
Untuk memastikan lagi, lantas Jaksa Elly Kusumastuti pun menanyakan siapa saja yang pergi keluar negeri tersebut. “Pak Alfon Samosir dan Stafnya,” jawab Syahrul.
Syahrul pun membantah terkait fee yang diperikan dari dua perusahaan tersebut. Dia berdalih, uang tersebut tidak pernah ada. “Tidak ada.”
Sebelumnya bekas Direktur Keuangan PT Bursa Berjangka Roy Sembel menyebut duit fee yang disetor ke Kepal Bapeppti Syahrul Raja Sampurna digunakan untuk perjalanan ke luar negeri. Selain itu juga untuk hiburan bersama istri keduanya Herlina Triana Diehl.
Roy Sembel membenarkan keterangannya pada berita acara pemeriksaan (BAP) nomor 35 yang dibacakan jaksa KPK Sigit Wasesa. “Penyisihan atas fee transaski tersebut ditampung di asosiasi dan penggunaannya diatur oleh asosiasi. Yang saya tahu di antaranya dibuat untuk jalan-jalan ke luar negeri dan acara entertain seperti karaoke Syahrul Raja Sempurnaya bersama istrinya,” kata jaksa Sigit membacakan BAP Roy Sembel pada persidangan.
Tapi Roy mengaku tidak ikut berpergian ke luar negeri. “Saya nggak ikut pak. Saya jaga kandang,” sebutnya.
Dalam dakwaan pertama, Syahrul Raja diduga melakukan pemerasan terhadap I Gede Raka Tantra Asosiasi Pialang Berjangka Indonesia (APBI) dan Fredericus Wisnusubroto Ikatan Perusahaan Pedagang Berjangka Indonesia (IP2BI).
Dua orang itu diminta Syahrul menyisihkan fee transaksi dari keseluruhan transaksi PT Bursa Berjangka Jakarta dan PT Kliring Berjangka Indonesia untuk kepentingan operasional Syahrul yang total duitnya Rp 1,675 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

PT Arun Ekspor Gas ke Korea Selatan

Banda Aceh, Aktual.co — PT Arun NGL Lhokseumawe Aceh, Rabu (15/10) mengekspor gas terakhir ke Korea Selatan. Pengapalan terakhir itu dilakukan di Bandara Khusus milik perusahaan tersebut dan dihadiri sejumlah pejabat daerah setempat.

Presiden Direktur PT Arun, Gusti Aziz menyebutkan sesuai kontrak kerja, hari itu pihaknya mengirimkan kapal berisi gas ke 4.269 sejak pengapalan pertama pada tahun 1978 silam. Kapal Hanjin Pyong Tek, dipercaya selama 35 tahun mengangkut gas ekspor dari Arun ke Korea dan Jepang.

“Selama ini, kami telah menorehkan prestasi diantaranya kami tercatat sebagai perusahaan tanpa kecelakaan kerja dari 35 juta jam kerja. Selain itu, kami juga memberikan perhatian serius di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, budaya dan ekonomi pada masyarakat sekitar,” terang Gusti.

Disebutkan, dengan berakhirnya ekspor tersebut, ke depan Arun akan fokus mensuplai gas untuk kebutuhan domestik Aceh dan Sumatera Utara. Pembangunan proyek regasifikasi di kompleks perusahaan itu, sambung Gusti diperkirakan rampung tahun ini.

“Untuk kebutuhan lokal, kita juga akan suplai gas ke perusahaan PT Pupuk Iskandar Muda dan industri rumah tangga di Aceh dan Sumatera,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

“Yogyakarta Dilanda Gempa Bumi”

Yogyakarta, Aktual.co — Suasana di sekitar halaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Rabu (15/10) pagi tiba-tiba riuh. Sejumlah warga terluka dan tergeletak di jalanan. Para petugas langsung turun tangan untuk mencari dan membantu para korban. Mereka lalu dibawa dengan ambulance yang berseliweran dengan suara sirinenya menuju halaman Balai Kota Yogyakarta.

Hal itu terjadi dalam simulasi dan gladi lapang penanganan gempa bumi yang digelar BPBD DIY. Meski hanya simulasi ujicoba atau pelatihan, namun hampir semua personil maupun peralatan yang dimiliki dikerahkan dalam acara ini.
Sedoikitnya terdapat 600 personel dari berbagai komunitas mulai dari tim SAR, kesehatan, sarana prasarana, logistik, posko dan komunikasi terlibat didalamnya.

Acara simulasi ini sendiri digelar untuk mengasah kemampuan penanganan bencana. Gladi lapang digelar di dua lokasi yang berbeda. Yakni halaman kantor BPBD DIY sebagai tempat simulasi pencarian korban reruntuhan bangunan akibat gempa bumi. Serta halaman Balaikota Yogyakarta sebagai tempat penanganan kedaruratan.

Kepala BPBD DIY, Gatot Saptadi mengatakan bencana gempa bumi merupakan salah satu bencana dengan ancaman yang tidak bisa diprediksi. Ia menyebut wilayah DIY memiliki potensi ancaman itu.  Selain gempa bumi, ancaman lain yang berpotensi terjadi adalah tsunami, erupsi merapi, banjir, longsor, kebakaran serta angin puting beliung.

“Kita sudah memetakan wilayah-wilayah yang memiliki potensi bencana itu. Secara bertahap kita terus melakukan pendampingan sehingga mereka mampu menghadapi bencana secara mandiri. Jumlah anggaran untuk pelatihan dan pembekalan penangan bencana di DIY ini mencapai Rp17 milyar,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Belum Minum Obat, Pemeriksaan Bonaran Dibatalkan

Jakarta, Aktual.co — Bupati Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang, batal menjalani pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini dibatalkan, Rabu (15/10).
Bonaran mengaku sakit dan belum minum obat selama 10 hari sehingga kondisi kesehatannya menjadi kurang baik.
“Ada beberapa, asam lambung, gula, kan gitu ya. Kan saya harus makan obat pengencer darah, jadi saya tidak jadi diperiksa hari ini,” kata Bonaran ditemui saat keluar gedung KPK, Rabu (15/10).
“Sejak saya ditahan saya sudah minta obat saya tapi tidak dikasih,” akunya.
Sebelumnya, Bonaran telah mengirimkan surat ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) Jumat pekan lalu, (10/10). Bonaran merasa sulit menerima kiriman obat dari keluarganya. Merasa dipersulit, Bonaran memberi judul surat yang dibuatnya untuk Komnas HAM dan DPR “Jangan Bunuh Saya”.
Bonaran merupakan tersangka kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah di Mahkamah Konstitusi.
Bupati Tapanuli Tengah itu disangkakan KPK melanggar Pasal 6 ayat 1 a, uu nomor 31 sebagaimana diubah nomor 20 ayat 1. Kasus ini masih dikembangkan. Saat ini ia mendekam di Rumah Tahanan Militer Guntur.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pelantikan Jokowi-JK, Hatta: Saya Insya Allah Datang

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa berjanji akan menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla di gedung MPR pada 20 Oktober 2014.
“Apabila ada undangan (pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih), saya Insya Allah akan datang,” kata dia di ruang Fraksi PAN di DPR, Jakarta, Rabu (15/10).
Dia juga sudah menginstruksikan seluruh anggota Fraksi PAN di DPR dan MPR untuk hadir dalam pelantikan tersebut.
Menurut dia, pelantikan tersebut merupakan agenda politik nasional sehingga harus disukseskan dan didukung penuh.
“Setiap pergantian kepemimpinan nasional harus smooth, berwibawa, terhormat, sukses, dan harus menjadi tradisi bagi bangsa Indonesia sampai kapan pun,” kata dia.
Hatta menilai agenda nasional pergantian kepemimpinan sudah berlangsung sejak berpuluh-puluh tahun. Menurut dia, para pemimpin harus hadir dalam pelantikan presiden mendatang, sehingga rakyat merasa senang.
“Saya tidak tahu beliau (Prabowo Subianto) akan datang atau tidak karena tiap orang memiliki hak untuk datang atau tidak,” kata dia.
Pimpinan MPR pada hari Rabu (15/10) akan menemui beberapa tokoh seperti Ketua Umum Partai PAN pukul 13.00 WIB, dan pukul 17.00 WIB akan mengunjungi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk memberikan undangan kehadiran pada pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2014.
Selain itu pada hari yang sama pukul 19.30 WIB, pimpinan MPR juga akan ke kediaman Pak SBY.
Selanjutnya pada Jumat (17/10) pimpinan MPR akan ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menyerahkan undangan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Sementara itu untuk undangan kepada Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, pimpinan MPR sedang mencari waktu. 

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Tahun Pimpin Jakarta, Jokowi Akui Masih Berhutang Banyak

Jakarta, Aktual.co —Jelang pelantikannya sebagai Presiden RI tanggal 20 Oktober mendatang, Gubernur DKI Joko Widodo mengaku masih berhutang kepada warga Jakarta selama dua tahun menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.
“Utang masih banyak, banyak belum selesai,” ujar Jokowi di Balai Kota, Rabu, (15/10).
Hutang yang belum ‘terbayar’ itu, ujarnya, seperti dalam penanganan masalah banjir di Jakarta. Di mana pengerjaannya hanya beberapa waduk dan sungai saja. 
Begitu pula dengan masalah kemacetan, Jokowi mengaku masih belum bisa mengatasi sepenuhnya. Karena proyek yang digarap untuk upaya mengurangi kemacetan dengan membuat transportasi massal seperti MRT (monorail transportasion) dan LRT (light rapid transit) masih dalam tahap pembangunan.
“Kayak banjir baru dikerjakan beberapa waduk, sungai. Masalah kemacetan, tahun kemarin baru dimulai MRT-nya, monorel, light rapid transitnya. Masih banyak lah. Masalah kota itu tiap tahun bertambah dan berubah,” ujarnya, di Balaikota DKI, Rabu (15/10).
Namun dia mengakui kalau selama dua tahun ini pemerintahannya telah berusaha melaksanakan beberapa program yang dianggap sebagai pondasi bagi pemerintahan ke depan, meski belum sepenuhnya rampung. 
Seperti pembenahan sistem pelayanan, penyediaan rusun bagi warga miskin, serta pembenahan Pedagang Kaki Lima (PKL). 
Sedangkan ditemui terpisah, Wagub DKI Ahok mengakui saat ini masih membenahi persoalan relokasi warga Jakarta yang tinggal di tempat-tempat yang terlarang, serta mengejar pembangunan rusun. Dia juga menyinggung soal penanganan PKL.
Namun ditegaskannya, sistem pertama yang paling dasar dari dua tahun memimpin Jakarta ini adalah penerapan kesadaran bahwa pejabat haruslah bulan dilayani tapi melayani.
“Dan pejabat tidak terkukung oleh protokoler yang sangat kaku dan PNS semua tidak ada sistem kedekatan dalam melayani,” ujar Ahok di Balai Kota, Rabu (15/10).

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain