Jakarta, Aktual.co — Taufan EN Rotorasiko merupakan sosok anak muda yang sudah mencapai kemandirian ekonomi di usia yang masih relatif muda, namun penampilanya tetap bersahaja dan jauh dari kesan glamour. Sebagai anak muda yang sudah sukses, Taufan tetap memperlihatkan kepedulianya yang besar terhadap sekelilingnya. Karang Taruna merupakan organisasi yang akan mewadahi niat Taufan untuk mendidik para pemuda untuk menjadi wirausahawan Indonesia.
Wawancara khusus dengan Taufan EN Rotorasiko juga ada di majalah AKTUAL edisi maret 2013 Untuk pemesanan hub. 0812 3302 9000 PIN BB. 21428BEE
Jakarta, Aktual.co — Kompleks dan kusut sudah masalah yang dihadapi bangsa ini, berbagai pranata negara ini sudah tidak berjalan pada relnya dan telah mengkhianati amanah yang diberikan rakyat Indonesia.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mendapatamanah dari undang-undang untuk penyelenggaranpemilu mulaidipertanyakan kredibilitasnya, banyakpihak yang menanyakan independensi KPU beserta jajarannya.
Begitu banyak kasus Pilkada di daerah yang yangberpangkal pada KPUD setempat.Faktor netralitasdan faktor DPT merupakan faktor klasik yang sampai saat ini belumterselesaikan. Rakyat juga tidak menutup mata pada kasus komisioner yang beralihprofesi menjadi politikus dan benar saja para politikus itu akhirnya jugatersandung masalah.
Tidakmenutup kemungkinan sang mantan komisioner itu juga ikut andil dalammemenangkan partai yang akhirnya dijadikan tambatan karir politiknya.
Jika lembaga yang melaksanakan kontes calonpemimpin saja bermasalah, maka pemimpin yang lahir dari kontes tersebut jugaakan bermasalah, ibarat bayi cacat dalam kandungan.
Makin tergopohsaja langkah pemerintahan SBY-Boediono untuk mencapai garis finish di 2014,berbagai masalah di kelembagaan dan kementrian yang dipimpinnya menjadi bukti ketidakmampuan SBY-Boediono memimpin negara sebesar Indonesia ini. Orang – orang disekitar SBY yang seharusnya menjadi motor kesuksesan SBY dalam memimpin bangsaini justru menjadi batu sandungan.
Kita lihat bersama, apakah SBY-Boediono mampu finish di2014 atau terjungkal di depan garis finish.
Jakarta, Aktual.co — MajelisKedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) melakukan aksi pemasangan spanduk sepanjang20 x 2,5 meter di Jl. Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat.Pemasangan spanduk tersebut merupakan bentuk ultimatum MKRI terhadap pemerintahan SBY- Boediono untuk segera meletakkankekuasaan.
Ratna Sarumpaetselaku Ketua Presidium MKRI menyampaikanbahwa kepemimpinan SBY-Boediono dinilai gagal dalam mensejahterakan rakyat dangagal dalam memaknai kebudayaan sehingga memudarkan nilai-nilai moral dan hargadiri serta martabat berbangsa dan bernegara, selama kepemimpinannya rakyathampir tidak menikmati hasil kekayaanalam bangsanya.
Selain masalahnegara, MKRI juga menyinggung soal pemberantasan kasus korupsi. Kasus-kasus besar satu demi satu terkuak yangmelibatkan para elit, bahkan keluargaistana pun terduga terlibat dalam lingkaran mega korupsi.
Jakarta, Aktual.co — “Indonesia belum merdeka,Indonesia masihterjajah”. Itulah sepenggal kalimat yang dilontarkan Salamuddin Daeng dalampemberian materi diskusi dalam rangkaian acara munas BEM-Seluruh Indonesia.
Indonesia memang negara merdeka danberdaulat tetapi kolonialisme neo liberalisme masih mencengkram erat perekonomian Indonesia penguasaan atas tanah, migas dan sumber-sumber mineral lainnya ternyata dikuasai oleh asing.
Pengaruh asing sudah begitu kuat dan sistematis mencekram per ekonomian Indonesia,berbagai kebijakan dan undang – undang sudah dipengaruhi kartel – kartelliberalis untuk mengamankan posisinya di Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia memang tumbuhsignifikan ditengah ambruknya perekonomian dunia tetapi sebagian data – dataterindikasi dimanipulasi oleh pemegang kebijakan guna memperlihatkan keberhasilanpembangunan ekonomi seperti definisikemiskinan dan definisi pengangguran yang dipoles sedimikian rupa sehinggajumlah kemiskinan terlihat turun dan pengangguransemakin berkurang.
Jika hanya ingin menumbuhkan ekonomi dalam angka kartel-kartel ekonomiasing merupakan jalan pintas. Akan tetapi kedaulatan negara akan tunduk kepada para kapitalis, rakyatakan tergusur dari tanah kelahiranya, rakyat akan kehilangan mata pencariannyadan akhirnya rakyat Indonesia akan menjadi budak di negerinya sendiri. Kapankemandirian ekonomi Indonesia akan terwujud ?.
Jakarta, Aktual.co — Di tengah demokrasi yang membingungkan seperti saat ini, diharapkan lahir bibit – bibit muda yang dapat merubah bangsa ini menjadi bangsa yangmemiliki jiwa idealisme serta bangsa yang berideologi. Karena demokrasi hasil reformasi oleh mahasiswa terdahulu ternyatatidak seideal yang dibayangkan. Para elit politik harus memiliki cara bagaimana mewadahi orang – orang idealis demi terciptanyakepemimpinan yang baik untuk bangsa Indonesia.
Kaum idealisseperti aktivis saat ini sudah mampu ikut serta dalam demokrasi, untuk ituharapan kebijakan publik yang akan datang adanya suasana baru yang idealis bukan pragmatis, agar terciptanyaidealisme berbangsa dan bernegara.
Selain dari sisi berdemokrasiyang lebih baik, kaum muda diharapkan juga dapat ikut serta dalam pembangunanekonomi bangsa. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi para pengusaha muda dalam pembangunan danmenciptakan lapangan pekerjaan. Oleh karena itu pemuda harus mempunyai jiwaenterpreneur dan mempunyai kepercayaan diri serta tidak cepat patah semangat.
Di harapkan pemerintahjuga memberi fasilitas kepada para pengusaha muda guna meningkatkankesejahteraan masyarakat lewat kemandirian ekonomi.
Jakarta, Aktual.co — Kondisi negara Indonesia saat ini bak sebuahrumah yang sedang terbakar, namun sang tuan rumah tidak menyadari bahwa rumahnya akan hangus terbakar,pernyataan tersebut disampaikan oleh Fajar Tri Nugroho selaku Badan EksekutifMuda Seluruh Indonesia dalam diskusi bertajuk “Posisi Kaum Muda Di TengahKegaduhan Politik Nasional”.
Dalam diskusi yangdigelar ini pula, Ketua Umum Eksekutif Nasional Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia Khozien Mubarok menambahkan keterlibatan kaum muda dalam tindak pidanakorupsi yang terjadi belakangan adalah bentuk buruknya proses seleksi di badanpartai dan popularitas menjadi hal yang sangat penting bagipartai bahkan hingga mengesampingkan kapabilitas kaum muda tersebut.
Sebagai kaum muda peran pemuda adalah membangunkan rakyat dari ‘Kebakaran Hebat’ tersebutkarena kaum muda sangat mampu untuk menjadi kontrol sosial dalam masyarakat.
Untuk itu kaum muda danmahasiswa diharapkan untuk ikut mengawasi jalannya sistem demokrasi diIndonesia dan membangkitkan semangat mahasiswa serta kaum muda, agar ditahun-tahun mendatang dapat membawa perubahan bagi bangsa ini dan semua harusdiubah sebelum terlambat.